
POLITIK ISLAM & JOKOWI: "KEPUTUSAN MK HANYA BERGUNA UNTUK SATU ORANG"
yangadaitutidakpakkalaudandengantapilebihdariislam
Dislikes are an estimate from the Return YouTube Dislike project, since YouTube no longer publishes them. returnyoutubedislike.com
walaupun tidak menjadi negara Islam dengan namanya tapi negara yang berprinsip Islam dan itu harus dihargai dan harus diakui ini merupakan kecapaian yang luar biasa di negara-negara lain di dunia tidak ada yangap seper memang Indonesia sampai sekarang merupakan telaran yang paling baik yang terjadi di Mahkamah Konstitusi itu Saya kira banyak orang ikut kecewa Pak Jokowi merupakan seorang presiden yang hebat sekali sayang sekali mahu campur dalam urusan
keluarga e kalau bisa lebih sabar ee Pasti orang tidak ada keperataan kalau anaknya dikasih kan pada masa [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] depan kadang kita harus mengambil jarak dengan objek terutama sekali Jika itu menyangkut dengan penilaian kita
tentang politik atau politik sebagai objeknya untuk itu eh Saya mengundang eh seorang Profesor politik dari Australia untuk e berbicara dengan kita ee Prof Greg Barton dari decken University beliau sudah 35 34 35 tahun mempelajari tentang Indonesia ee Kami menyebutnya sebagai indonesianis salah satu bukunya ini nih jadi beliau e menulis buku tentang Gus durur detail sekali dan sekarang e
ada beberapa isu yang saya ingin bicarakan dengan Eh Pak Grek Pak Grek Terima kasih loh Oh sama-sama saya senang sekali I eh saya itu sudah membaca tulisan-tulisan e bapak itu sudah sejak saya masih mahasiswa ya kan waktu itu ee ada banyak ee pemikir eh luar yang mempelajari Indonesia termasuk Pak lidal juga termasuk ya betul ya Eh ada dua isu yang akan saya bahas dengan Eh Pak Greg di sini yang pertama tentang eh politik
Islam yang kedua Tentu saja tidak asik kalau kita tidak berbicara tentang Pilpres memang dan bapak bahkan lagi ada di Indonesia sekarang dalam rangka itu oke Pak Grek ini saya mau menunjukkan satu catatan dari ee seorang ahli Islam yang juga adalah Imam Besar istiklal Profesor nasaruddin Umar saya undang ke sini ini beliaunya ini thumbnail dari tayangan itu Pak nasarudin Umar mengatakan posisi Timur Tengah sebagai pusat kekuatan Islam
telah berakhir He kalau dilanjutkan kalimatnya adalah sekarang orang melihat Indonesia He pada beberapa bagian tulisan dari Pak Greg itu saya baca itu bahwa posisi Indonesia dengan jumlah umat Islamnya yang sangat besar dan kelindan politik e politik Islam itu yang sangat dinamis di Indonesia itu sebenarnya bisa mempengaruhi ee demokratisasi di Timur Tengah yang hari ini eh hancur gitu mungkin Eh Pak Grek bisa menjelaskan kepada kita menyangkut
itu ya memang Indonesia punya potensi yang luar biasa eh itu ini karena sangat berkaitan dengan sistem pendidikan karena ada sistem eh Madrasah di pesantren dilengkapi dengan eh IAIN menjadi UIN sekarang ada ui3 Universitas Islam Indonesia internasional Iya nah ini Pak Kamaruddin Hidayat memang i ya Nah Ini potensinya luar biasa apalagi kalau ui3 itu kan berbahasa Inggris Oh oke Nah itu kan merupakan terobosan sampai sekarang walaupunensi e bukan
saja potensi tapi juga kecapaian luar biasa masih menjadi petih hitam orang di luar tidak tahu karena pasan bahasa He tapi dengan memakai bahasa Inggris memang ada baik buruknya seerusnya orang belajar bahasa Indonesia kan tapi di Timur Tengah di Eropa di Afrika sedikitnya lewat bahasa Inggrisnya bisa mengakses kalau ditanyakan pada orang sana apa sudah dengar namanya abdman wahidus Majid rahajud yang lain pasti ada yang tahu Syafi marif eh mungkin
perah perkenalan He tapi membaca buku tidak tidak bisa pikiran-pikirannya gitu ya karena dalam bahasa Indonesia ini merupakan batasannya jadi Mulai sekarang saya kira ada terabosan sedikitnya dengan Universitas Islam Indonesia International itu Eh kalau bisa diakses bukunya lewat pasing Inggris orang ya bisa mulai ee menjadi sad bahwa sebenarnya ee ee khzana intelektual di Indonesia begitu luas dan begitu dalam e apa yang
EE bisa e kita jadikan semacam alat ukur bahwa politik Islam di Indonesia itu punya potensi untuk mewarnai politik ee Islam atau bahkan demokrasi di Timur Tengah Pak Grek Iya yang yang paling penting ya Eh politik Islam di Indonesia sudah tidak terbatas lagi pada partai politik Islam e Sekarang semua partai kan mengakui Islam memang sangat penting jadi semuanya bisa memberi sumbangan eh yang modelnya misalnya eh PKS itu kan
PKS dari Eh gerakan tabiah I dari eh Al muslimin di di m itu kan sangat sangat wajar tapi daya tariknya terbatas tapi eh teladang dari eh PKB atau P3 atau Pan itu tidak sebegitu sempit itu itu penerapannya lebih luas bisa kerja sama dalam koalisi dengan partai yang lain Jadi ada yang nasionalis ada yang yang partai islam tapi partai islam tidak terlalu sempit memang kalau Partai Bulan Bintang atau partai adilan Sejahtera lebih sempit
tapi yang lain lebih lebih luas jadi pada tahun 70 bilang KH Majid Islam yes P Islam no maksudnya ini kan masih so baru itu Zaman pak Maksudnya jangan-jangan kita jadi terobsesi dengan pzi yang sebelum itu masumi yang punya visi yang agak sempit yang visi yang dari alikwan Al muslimin bahwa secara langsung harus menguasai pemerintahan supaya ada penerapan Syariah supaya ada Negara
Islam ini menurut C No terlalu sempit dan kurang sihat lebih sihat kita berjuang sebagai bangsawan memberi apa namanya input dari segi agama ada nilai-nilai dan segalanya dan kita perhatikan demokrasi karena ada masih ada impian itu eh sebelum ada eh lengsennya pak hatto dan kita juga membela minoritas dan membangun toleransi dan saling menghorat Eh ini bagi saya merupakan sesuatu yang cantik dan sangat-sangat praktis
bayangkan e perang di Gaza pada saat ini sangat mengharukan sangat buruk sekali baik untuk orang Palestina maupun untuk orang Israel tidak ada jalan keluar kecuali ada eh solusi politik yang adil dan bisa bertahan lama nah Mana mungkin kan susah bangetnya tapi Insyaallah dari yang sangat tragis Ini akhirnya orang kembali pada iktiar untuk mencari solusi politik yang adil dan mungkin entarlah Indonesia bisa berperang dalam proses itu sampai di situ dulu e Pak Grek kita
akan membahas tentang eh Seberapa jauh eh potensi dan atau ruang bagi politik Islam seperti yang kita bahas pada bagian awal tadi untuk mempengaruhi demokratisasi di Arab yang kita katakan sudah fail gitu ya oke masih berbicara tentang karakter politik di Indonesia menyangkut dengan apa yang dilakukan oleh partai-partai politik Islamnya eh banyak orang yang bingung sebenarnya melihat perilaku partai-partai politik Islam di Indonesia
eh Katakanlah misalnya PKS dengan PK B di mata banyak analis dan saya percaya itu susah tuh membayangkan mereka bersatu sekarang mereka bersatu di kubunya pakis untuk sementara itu dia jadi eh ketika Kemudian sejak dari awal orang meragukannya maka kemudian juga orang pasti meragukan hasilnya iya pak Greg tadi mengatakan untuk sementara mereka bersatu siapa tahu bisa menang tetapi ketika sudah menang kita bisa
membayangkan risiko yang kami hadapi di dengan perkawinan dua entitas politik Islam yang tidak pernah bertemu ini sebenarnya so pada bagian ini bagaimana Pak Greg bisa menjelaskannya ya sangat masuk akal kalau kita lihat sistem Pilpres bahwa Ein tertarik membawa PKB kerja sama e dengan Pak Anis ya nah sudah ada PKS memang beda sekali PKB sama PKS itu entahlah mungkin pak B B menang atau kalau tidak Tapi kalau Kandas bulan
Februari kan pada babak pertama untuk babak kedua puturan kedua ya suara dari PKB akan dipindah karena tidak ada lagi kalau Kandas tidak lagi Pak Anis lagi Jadi ada pilihan ke ganja atau keau eh dan pada saat itu memang posisi PKB memang sangat menentukan E dan mungkin PKS juga mungkin PKS bisa tetap dengan pilihan yang lebih konservatif atau menjadi lebih berani bergabung dengan nasionalis ya memang Pak ganja sama Pak Pero keduanya nasalis tapi Pak perbawa
nasionalis yang cenderung ilberal Pak ganja punya potensi nasionalis yang lebih lebih progresif Lah iya menarik ini saya jadi tertarik dengan analis Pak Grek mengatakan kalau misalnya padaaran pertama pakand perlu juga kita pikirkan itu ya bahwa setelah itu ke mana mereka khususnya yang sedang kita bahas ini adalah PKB dengan PKS feeling Saya mungkin PKB akan
keganjar ya karena mereka telah berpisah dengan Prabowo ee dan kalau PKS tampaknya akan lebih potensi kemungkinan merapat ke ke Pak prabowa tapi kita belum bahas itu Pak Grek saya masih berpikir bahwa betapa rumitnya eh kita-kita yang sedang mencoba untuk memahami politik Islam di Indonesia sebab sejak dari tahap awal saja sudah menimbulkan kebingungan Tadi saya sudah katakan Bagaimana bisa PKB yang nota B basisnya adalah NU itu bisa
bersama dengan PKS Nah dari situasi itu maka kemudian Ee kita akan melihat bahwa tidak cukup banyak yang bisa ditawarkan secara ee logik bagi pertumbuhan demokrasi sebab sebenarnya kan tujuannya hanya bagaimana untuk menang kan tapi tak ada sesuatu em tawaran ide tentang Oh iya ee Dari perkawinan dua partai yang berbeda ini akan melahirkan format demokrasi Seperti apa lah apa yang kita bisa kirim atau kita ee apa tawarkan kepada Timur Tengah
dengan situasi seperti itu Pak sebab topik kita ada di situ sekarang memang memang Nah kita harus lihat ee unjungnya ya Kalau Pak Anis tidak Kandas untuk putaran pertama berarti ya mungkin Pak Prabowo atau Pak ganja yang nah eh untuk putaran kedua kalau masih ada Pak Anis mungkin knya lebih lebih tinggi Kalau akhirnya dipilih menjadi presiden pasti ada koalisi yang lebih luas Iya kan sudah hampir sudah pasti e ada puturan ada kedua puturannya putar-putaran kedua
ya Berarti ada sebagian partai atau e pengikut partainya akan pindah ke ke siapa jadi kalau nanti ada koalisi dengan PKS akan menjadi lebih luas oke nah ada baik buruknya yang baik itu bikin PKS lebih lebih moderat mungkin ada ada ada cenderung begitu daripada kalau PKS tetap sebagai partai oposisi lebih gampang tetap eh lebih puritan lebih lebih apa murni tapi bisa lebih radikal tapi kalau terpaksa bekerja sama dengan p yang lain mungkin menjadi lebih
Murat itu itu baiknya ya kalau buruknya ee mungkin pengaruhnya visi politik yang lebih sempit e bisa merugikan mitra-mitra yang lain tapi kalau mitra-mitra yang lain itu partai besar dan PKS cuma merupakan sebagian relatif kecil mungkin e pengaruhnya terbatas juga jika eh kita berpikir sebangun dengan pikiran dari Pak nasarudin Umar e tadi itu bahwa ee masa depan Islam politik Islam Katakanlah seperti itu di Timur Tengah telah berakhir dan akan
digantikan oleh Indonesia Kalau boleh tahu dari dari survei atau riset-riset ee yang Pak Greg lakukan pada bagian mana kira-kira Eh Timur Tengah bisa belajar banyak tentang eh politik Islam di Indonesia dengan situasi kita hari ini di sini ya yang pokoknya ee ya kita bicarakan politik Islam he dan orang sering memikirkan apalagi kalau ditemutengah politik Islam cuma politik islamist maksudnya pai yang punya visi
yang radikal kayak PKS atau di Malaysia ada pas ya I tetapi ee pada umumnya politik Islam di Indonesia lebih luas dan mendukung demokrasi Hm Nah kalau PKS memang ada ada syarat-syarat tertentu tapi kalau PKB P3 Pan ya sama dengan Gok PDP eh Gerindra atau lebih lebih moderat ya mereka sudah sudah setuju bahwa Demokrasi merupakan sesuatu yang kalau tidak sempurna sedikitnya untuk sementara merupakan sistem yang paling baik yang harus diperjuangkan dan bukan
saja apa namanya mekanisme demokrasi tapi nilai-nilainya nah ini terbosan di Indonesia Islam dan demokrasi memang bisa kerja sama sangat compatible duluan Samuel H bilang bahwa ada civiliz of Civilization sudah sudah terbukti Bukan saja di Indonesia di mana-mana tapi sudah terbukti di Indonesia kalau di negara lain ada kesannya kelihatan bahwa ada Clash of civilizations itu kan kaitan
dengan keadaan politiknya bukan karena ada sesuatu yang inti dengan agama Islam di ee negara yang EE penduduk e dari umat Islam yang paling banyak Indonesia ini sudah terbukti bahwa ee prinsip-prinsip demokrasi memang sesuai dengan ee nilai-nilai agama Islam Oke kalau saya ingin ee tahu lebih banyak Pak Grek karena Bapak melakukan riset yang dalam menyangkut itu Kalau boleh tahu di antara negara-negara di kawasan Timur Tengah setidaknya pasca Arab
spring ya itu negara mana yang terlihat memang mencoba untuk mempelajari dan atau mengadop ee sistem ee politik di Indonesia dengan basis Islam itu tadi Iya sayang sekali tidak ada yang sempurna dulu kalau dibicarakan 2 tahun yang lalu saya akan menyebut Tunisia Oh oke tapi sayang sekali tunesia sudah sudah sudah dibajak oleh Pak presidennya oke yang menjadi sangat authority sangat despotic ya sayang sekali ada semacam ku konstitusional di bawah President saat
itu kalau negara-negara lain memang negara yang paling terbuka ialah uie atau sekarang sudah ada perubahan di Arab Saudi juga tapi masih jauh dari demokrasi tapi sedikitnya prinsip-prinsip dari nilai demokrasi sudah masuk jadi eh sedikitnya ada pendidikan untuk perempuan ee dikasihkan untuk memberi sumbangan para masyarakat yang lebih luas eh perbedaan ide sudah sudah diterima ya memang kalau di Arab
Saudi masih masih jauh ya alanan sebelum belum selesai tapi sudah ada permulaan yang memberi optimisme sedikitnya ee sedikitnya mereka berjalan ke arah yang positif eh dibandingkan ya dulu saya akan 10 tahun yang lalu eh Turki merupakan salah satu negara Islam yang eh demokratik yang baik tapi tidak lagi sama dengan Tunisia dibajak oleh pak presiden atau Pak Perdana Menteri Erdogan tampaknya melangkah terlalu jauh untuk itu Iya itu kan seorang narsisist
yang hanya memikirkan kepeningan pribadi sangat sangat sangat kurang aja oke eh pada saat yang bersamaan Pak Greg I terjadi hal yang sebaliknya setidaknya pada beberapa penyikapan ee elit atau bahkan partai di Indonesia kalau kita tadi sedang membicarakan ee Negara mana kira-kira yang kemungkinan atau potensial atau sudah mulai mempelajari demokrasi di Indonesia tetapi ada beberapa partai di Indonesia atau
elitnya yang tampaknya masih tetap berpikir bahwa e politik yang terjadi atau masyarakat atau negara yang terjadi terutama di Arab Saudi itu masih menjadi patron yang tepat pada saat Arab Saudi sudah berubah he itu Bagaimana itu Pak Grek itu ya mereka harus lebih banyak belajja kan kalau tidak kedtinggalan zaman jug juga iya iya kalau saya masih ada banyak kritik terhadap MBS dan Arab Saudi Ya jelas ada ada banyak kekurangan tapi sedikitnya sudah mulai ke arah yang
lebih positif yang progresif maksudnya progresif itu lihat ke masa depan masa depan bisa lebih baik daripada masa dulu ada Sekian banyak orang di Arab ee di dunia ee negara Arab itu hanya memikirkan zaman Mas zaman Mas yang merupakan mimpinya he yang tidak pernah ada ee mereka tidak mau melihat ke depan dengan optimisme ee tapi sedikitnya ee sudah ada ee perubahan di Arab Saudi mereka mau melihat ke depan dengan optimisme e
belum belum selesai ada banyak pekerjaan rumah tapi ini merupakan e langkah pertama yang baik nah Indonesia Memang jauh ke depan he jadi Saudi Saudi Arab Saudi itu bisa belajar dari Indonesia tidak sebalik iknya ya dalam beberapa hal ada ada kelebihan di Arab Saudi tetapi Indonesia merupakan teladan yang lebih lengkap sebagai negara demokratis Saya tidak percaya bahwa Arab Saudi akan menjadi demokrasi dalam ya 10 tahun atau 20 tahun tapi sedikitnya menjadi
masyarakat yang lebih terbuka sama juga dengan United Arab Emirates dan memang sudah ada sudah berbuah sudah ada hasilnya sudah ada perubahan yang menjadi lebih moderat yang lebih terbuka Eh ada potensi di oman yang sejak dulu sangat moderat ada potensi di Jordania yang sejak dulu sangat moderat mudah-mudahan Insyaallah bisa ada ada masa depan yang lebih baik untuk irakq tapi Irak masih ada banyak masalah dan Suria kan masih di dalam perang sibil eh
Tunisia mungkin kalau ganti presiden ada ada ada ada kansnya bisa menjadi lebih baik sama dengan alger sama morocco eh ya tapi Indonesia jauh lebih ke depan di Asia Tenggara pun eh Malaysia sudah melihat ke Indonesia sedikitnya Pak Anwar Ibrahim Perdana Menteri dia beliaan sering ke Indonesia berkenalan dengan chakno dan teman-teman yang lain sekarang pakai semboyang Ee Malaysia Madani dipinjam dari Indonesia hm Jadi sudah ada
ee apa namanya pengaruh lewat teladannya di di Malaysia dan ada kemungkinan bisa jadi juga akhirnya di Bangladesh di India Pakistan dalam keadaan sangat sulit pada saat ini tapi lebih lama mungkin belajar juga dari Indonesia ada banyak pertanyaan Pak Grek menyangkut soal Bagaimana sih sebenarnya kita harus memahami Islam masa depan itu tadi kita membahas dalam sudut pandang demokrasinya dan itu biasanya berhubungan dengan bagaimana proses
election dan segala macam tetapi ada beberapa pandangan yang mengatakan kan setidaknya kita mendekati ee masa depan islam itu tidak semata-mata hanya dari mekanisme elektoral ee dari e Negara Islam itu kita harus melihat hasilnya yang dimaksud di sini adalah bagaimana negara itu menuju masa depan di mana Di situ ada teknologi di situ ada kesejahteraan ekonomi dan segala macam Katakanlah misalnya Indonesia ditempatkan sebagai ee salah satu ee
barometer Islam sekarang tapi pada saat yang bersamaan orang melihat bahwa sebenarnya Indonesia belum cukup siap untuk itu itu bagaimana harus memahami situasi ini Pak Greg ya Saya kira masuk akal dan Fe juga tapi kuncinya pendidikan sistem pendidikan sistem pendidikan ya Eh untuk sekian lama universitas di Indonesia eh tidak diberi bantuan yang secukupnya eh apalagi dalam era Eh pak pak sohato pak sohato ada baik buruknya tapi karena tidak ada
sistem pajak yang lengkap jadi dana dari pihak pemerintah sangat terbatas dan tidak ada banyak yang dikasih untuk kesihatan atau ataupun untuk pendidikan sekarang sudah berubah apalagi dalam e di era Pak Jokowi sudah sudah kelihatan Eh tapi masih work in progress masih perlu waktu eh Tetapi kalau ada sistem pendidikan yang lebih lengkap termasuk juga sistem e research and development Yes yang harus dikasih dan yang secukupnya sampai sekarang Indonesia
sangat sangat sangat miskin itu di sekor itu sangat kecilang Nah harus hari itu ee mungkin ada ada baik membandingkan Indonesia dengan salah satu negara yang dianggap cukup sukses yang bukan negara Islam tapi tidak begitu jauh juga dan punya sejarah yang ya dalam beberapa hal Mir Indonesia apa itu Korea Selatan Oh iore Korea Kenapa memang Kan sudah jelas J dulu ada sistem di bawah pihak milit tidak banyak kebebasan juga ekonomi sangatangat lemah tapi dengan relatif
cepat menjadi salah satu raksasa ekonomi dengan teknologi yang yang hebat sekali teknologi tidak kalah pada Jepang atau Amerika Serikat atau Cina kan sudahatif luar biasa di mana-mana di Jakarta sayaat dari dari itu hundai hundaiahun lalu tidak dibayangkan bahwa salah satu mobil yang paling canggih itu yang hianda ya Tapi itu sudah perubahan eh dan ada juga soft power lewat Kpop dari makanan dan segalanya ini merupakan paket yang lengkap e ada perubahan total
di Korea Belum selesai juga ada banyak e ada banyak kekurangan juga Tetapi kalau Kya bisa begitu kenapa tidak Indonesia eh 30 tahun yang lalu Sisi Korea sangat Ya lumayan jelek Sekarang hebat ee Indonesia lebih besar eh mungkin lebih mampus lebih terbuka eh Saya kira potensi Indonesia harus sama dengan potensi Korea salah satu keluhan dari eh kaum akademisi di Indonesia Pak Grek mungkin juga anda
ya yang melihat Indonesia dari dari luar adalah Islam dalam hal politik itu sebenarnya hanya dimanfaatkan oleh EE kaum elit para politisi untuk kepentingan elektoral karena Ya wajar ini penduduk muslim terbesar di dunia kalau bisa dekat dengan kelompok muslim he maka bisa dipastikan anda memenangkan e pertarungan he tetapi dalam sejarah ee Pemilu sejak reformasi tahun 98 yaitu tadi yang dikatakan oleh dekom akademis
itu Islam hanya dijadikan semacam alat saja sebab dalam kebijakan-kebijakan pemerintahan Siapapun dia yang pernah memenangkan itu itu tampaknya ee lebih memilih untuk bekerja sama dengan Para pemilik modal orang menyebutnya oligark gitu ya oligarki ekonomi Bagaimana pak pak Greg melihat ini dari satu segi memang masuk akal dan benar tapi dari segi lain ini kan ee ini tidak merupakan cerita yang lengkap narasi yang
lengkap pada waktu Pak leng ada orang bilang ya sayang sekali Indonesia seharusnya ada democratic Transition tapi tidak mungkin kenapa sih tidak mungkin karena masyarakat sipil terlalu kecil dan analisa mereka ya kelas menengah kelas menengah ke atas itu sangat terbatas jadi tidak secukupnya supaya ada Civil Society yang cukup besar tetapi pal civilet Indonesia jauh lebih luas masanya jauh lebih besar daripada kelihatan orang karena ada nu
ada muhammadiah adaas Islam ada CSO Islam dapat inspirasi ada begitu banyak anak cs LSM itu dapat inspir dari agama Islamnya nah Indonesia pada waktuak sebenarnya adaivilet yang cukup besar Kak Islam Jadi kalau tidak ada kira Tidak mungkin bahwa proses democraatation bisa tetap berjalan Lagi pula kalau bicarakan politikus atau pemimpin dengan waktunya Pak hau kasih tahu pada Pak Habibi Besok saya akan link saya ya J pesannya kan
sudah jelas pesannya begini Besok kita lengsir tapi Pak Habibi Alhamdulillah tidak mendengarnya kiranya oke sekarang itu tugasnya saya sebagai wakil presiden untuk meneruskannya oke dan Pak Hi Pak Habibi menjadi eh seorang presiden transisional yang luar biasa memperjuangkan nilai-nilai demokrasi dan diteruskan di bawah gusu e gusu juga merupakan pemimpin atau President transitionional ya mereka keduanya
percaya bahwa tidak bisa bertahan begitu lama Eh ada pilihan Kalau mau tahan lama harus berkompromis tapi kalau tidak siap berkompromis mau memperjuangkan reformasi yang harus siap untuk dijatuhkan tidak apa dan Pak Habibi sama gusu merasa lebih baik berani ya katakan neka tapi berani memperjuangkan reformasi supaya ada kemajuan ee menaik ekspektasi rakyat mengangkat ekspektasi supaya mereka sudah sadar tentang poensi demokrasi kalau esok hari dijatuhkan
tidak apa dan syukurnya begitu karena sudah ada landasan yang yang cukup Cup kuat untuk demokrasi sampai sekarang Nah ini merupakan sumbangan dari Islam kan Pak Habibi walaupun orang Jerman tapi orang Jerman yang yang separunya orang Jawa orang Makassar ya Bagi beliau Islam itu sangatsangat penting dan bagi Pak Habibi tidak ada tentangan antara agama Islamnya pemahaman agama Islam dan sistem demokrasi Allah sistem di jmany di
Jerman yang yang yang dialaminya Eh sama juga Gus du kan berbeda dengan Pak Habibi Gus kan dari NU tapi Gustu juga punya keyakinan bahwa Islam and democraasy memang compatible dan menjuangkan atas kepercayaan itu Eh ini merupakan sumbangan yang luar biasa digabungkan dengan adanya masyarakat sipil yang cukup besar Nah kalau partai politik kan partai politik Memang begitulah eh agak-agak masih masih agak apa Nam namanya kurang matang kurang
lengkap masih eh cukup dangkal dan sinis dan menurut survei sosial kan orang sangat percaya sampai hari ini para demokrasi tapi kalau papau ataupun kalau sosok politik enggak terlalu percaya juga saya tidak membantah itu Pak Grek ya bahwa Islam adalah faktor penentu bertahan atau tidak nya sebuah rezim H tadi Pak Greg sudah menggambarkan dengan sangat ee detail dan jelas kejatuhan Pak Harto Siapa
elemennya itu adalah elemen Civil Society di mana Islam atau kelompok Islam atau e elit Islam beradab di garis terdepan tapi yang saya maksud adalah ee dalam banyak catatan kami di sini itu tadi pada saat election kelompok Islamnya yang dipakai tetapi di dalam perkembangan dan atau ketika kekuasaan telah didapatkan itu komunitas Islam ee hanya cukup dengan ditambah misalnya
anggaran pendidikan di pesantren berapa persen gitu ya tetapi dalam realitas ekonomi itu tampaknya itu tidak cukup terjadi perubahan itulah alasan kemudian pernah Kalau saya tidak salah Pak JK Pak Yusuf ka mengatakan ya Coba lihat konglomerasi-konglomerasi yang memutar perekonomian di Indonesia itu enggak berubah berapa sih konglomerasi dari kelompok Islam Saya tidak sedang mencoba untuk ee apa namanya itu mendramatisasi keadaan ini tetapi realitasnya memang
tetap saja ketika kekuasaan telah didapatkan oleh satu rezim yang memenangkan pertarungan di election itu eh kebijakan ekonomi atau eh apa itu namanya mazhab ekonomi yang kemudian bertahan itu ya sama dengan yang kemarin-kemarin saja so wajar jika kemudian ada yang bertanya Islam ini hanya dipakai saja sayangnya memang tidak cukup banyak yang menyadari hal ini gimana catatan Pak Greg ya memang Eh benar juga kan tidak bisa ditolok ya
tetapi itu tidak merupakan eh semuanya dari dari apa namanya realitas i ya memang kalau kita barakan klomerat atau perusahaan besar memang tidak ada banyak perubahan dan syukurnya ekonomi Indonesia berjalan dengan baik sudah 15 tahun lebih e tiap tahun kan sekitar perkembangannya 5% inflasi tidak selalu ini kan sudah merupakan sangat sangat sangat bagus karena kumulatif ya tapi harus ada investasi pada eh sistem
pendidikan lagi kesehatan di lama-lamanya ee perubahan akan akan terasa tapi kalau kita harus hanya pakai lenza identiti politik ya Ada umat Islam ada politik umat Islam dapat apa itu Saya kira tidak begitu berguna juga tidak terlalu helpful karena umat Islam kan ya hampir 7 90% dari dari dari rakyatnya jadi yang poketnya perubahan sesuai dengan nilai-nil Islam sejauh mana diterapkan
dan saya memang bicarakan jaraknya dan pikir objektif memang Saya berusaha sejauh mungkin objektif tapi ini juga sangat harus diakui sangat subjektif bagi saya eh dengan memperjuangkan demokrasi dan masyarakat eh yang terbuka ini sesuai dengan nilai-nilai Islam Jadi walaupun tidak ada eh hubungan yang langsung antara ya katakan politik dan politik Islam dan dan dan eh anggota umat Islam itu Eh tapi ada ada manfaat dan ada manfaat yang sangat berarti
bahwa Indonesia makin lama makin baik menjadi negara yang berprinsip Islam yang yang lebih lengkap yang lebih dalam walaupun tidak menjadi negara Islam dengan namanya tapi negara yang berprinsip Islam dan itu harus dihargai dan harus diakui ini merupakan kecapaian yang luar biasa di negara-negara lain di dunia tidak ada yang ada yang mencapai seperti Indonesia memang Indonesia yang sampai sekarang merupakan telaran yang paling baik Oke menarik saya sebenarnya
masih punya banyak pertanyaan untuk ini Pak gre karena eh eh kami di sini di negara Institute Eh pada akhirnya memang menemukan banyak Eh catatan-catatan yang beririsan dengan apa yang kita bahas tadi ya meskipun sedikit agak saya apa saya Sensitif ya Oke saya masuk pada bagian ee fase kedua dari diskusi kita menyangkut dengan Pilpres tentu saja tetap ada hubungannya dengan politik Islam sebab ee hari ini memang kita lihat Bagaimana kemudian
ee kelompok pemilih Islam lebih baik kita gunakan kelompok pemilih Islam itu tampaknya lebih cerdas memobilisasi diri terlihat itu ee di di di apa di lapangan Gitu tetapi saya mau berbicara tentang penyikapan Pak Jokowi hari ini saya pengin melihat mendengarkan dari sudut pandang orang lain dari jarak jauh eh apa catatan dari orang atau kelompok atau para pengamat di luar tentang
eh fase-fase terakhir pemerintahan Pak Jokowi Pak Grek dengan apa yang terjadi hari ini saya yakin anda memahami apa yang sedang terjadi belakangan ini ya saya masih ingat ee apa namanya mukanya dari majalah Tempo H yang minggu ini dari Lion King oke anak diangkat ya dengan janjinya sebentar lagi ini kan semuanya merupakan kerajaan e eh kamu itu kan dari Lion King oke ya Yang yang duduk di belakang
itu Pak perbowo yang yang mau tidak mau harus membantu ee itu memang analisa yang yang bercanda tapi benar juga [Musik] Pak Jokowi sampai hari ini merupakan seorang presiden yang luar biasa popular karena kecapaian yang memang sangat signifikan tetapi harus diakui dalam beberapa hal ada pemerosatan demokrasi di bawah pemerintahan Pak Jokowi mungkin tidak Sekian banyak ada orang yang bilang demokrasi sudahanda saya tidak
saya tidak percaya begitu saya masih yakin demokrasi masih masih ada yang memperjuangkan ee ada ee ada pertarongan ada pergumulan tapi demokrasi masih maju di Indonesia tetapi memang dalam beberapa hal ada hal yang mengecewakan ee dengan misalnya dengan KPK itu sangat kecewakan eh dengan beberapa isu yang lain eh kalau dengan apa namanya eh yang terjadi di Mahkamah Konstitusi
itu Saya kira banyak orang orang ikut kecewa karena kelihatan ada manipulasi untuk tujuan politik untuk mendukung dinasti Jokowi Nah dari satu segi kan ya wajah juga eh dan mungkin lihat ke depan ada baik juga kalau tidak ada batas usia pada orang menjadi calon presiden atau calon presiden ya ya kalau usianya yang paling paling baik Saya kurang tahu tapi di di
kebanyakan negara tidak ada batas begitu Jadi kalau eh pihak mahkamah eh konstitusi mau mengadakan perubahan tidak apa tapi akhirnya yang terjadi tidak ada perubahan tapi ada pengecualian yang hanya ada gunanya untuk satu orang eh dan akhirnya kan saya kira Sayang sekali ee mungkin e Gibran itu punya tensi yang yang luar biasa mungkin tapi belum terbukti kalau bisa lebih sabar mungkin Gibran ada kans untuk e apa
namanya mkti diri kalau ee kalau kaisang berbeda kan kaisang sudah sangat sudah lama aktif di di medsos dan segalanya jadi boleh dikatakan sudah membukti diri tapi sedikitnya dengan campuran dari bapaknya kan memberi kesan yang yang kurang enak dan sayang sekali Pak Joko merupakan seorang presiden yang hebat sekali kecapaiannya sudah luar biasa banyak ada perubahan yang sangat terasa di Indonesia sayang sekali mau campur
tangan dalam urusan keluarga kalau bisa lebih sabar Pasti orang tidak ada keprataan kalau anaknya dikasih pada masa depan tapi seolahnya terlalu banyak berburu-buru I dan memang akhirnya tidak terlalu dampaknya tidaklalu serius juga Tetapi kalau di ditanyakan apa Ada Yang Kecewa Ya jelas Ada Yang Kecewa Nah harus diakui yang kecewa itu orang yang relatifnya lebih tua seperti kita ya yang lebih muda mungkin tidak tidak
peduli atau mungkin kalau mereka sudah apa namama menjadi Sada mereka juga ada keberatan tapi pada saat ini anak muda pada pada umumnya cenderung mendukung e perbao daya tariknya luar biasa dan dengan tambahan gibrbran mungkin ada untung juga tetapi belum pasti kalau giburan dianggap kurang siap untuk posisi itu inian merupakan liability ataupun kalau eh para eh eh para vouter itu sudah paruh memilih sudah menjadi Sada atau sesuatu yang agaknya kurang
baik yang terjadi men dinasti kalau istilah dinasti Jokowi sudah sudah apa namanya take off ini mungkin ada efek samping yang tidak diduga sebelumnya Eh ada beberapa catatan yang bisa kita jadikan e bahan penilaian Apakah kita-kita eh cukup fair untuk menilai Gibran bahwa dia masih muda dia masih ahah pengalaman dengan membandingkannya para pemimpin-pemimpin dunia di barat sana ee Pak Greg yang
bahkan pada usia muda tapi ternyata berhasil betul i di di di New Zealand yang negara yang barusan Anda datang dari sana Eh Arden ya di Norwegia Finland i di Norway kemudian even itu adalah di misalnya di Prancis ya makcron juga termasuk usia muda Meskipun tidak semuda Gibran eh Apakah kita bisa gunakan eh pendekatan ini untuk memberikan penilaian kepada Gibran sebenarnya kalau usianya itu memang tidak fair juga ee harus dikasih kans
tapi cara cara masuknya diberi kesempatan itu memang yang dianggap kurang fair bahwa harus ada ada campur tangan dari mahkamah konstitusi dan kelihatan ada ada campur tangan dari bapak itu memang yang memberupakan kesan yang yang tidak positif nah beginilah nasi nasi sudah jadi buboh mau tidak mau Gibran harus membukti diri mungkin terlalu awal mungkin kurang kurang fair juga tapi mau tidak mau dalam kamp ini Gibran dikasih kesempatan untuk bukti
diri kalau gagal ya sayang juga karena mungkin kalau lebih sabar dalam jangka waktu 5 tahun mungkin jadi lebih siap tapi sekarang kan usia baru en relatif mudah memang tidak berarti tidak bisa menjadi wakil presiden atau presiden pun tetapi ini kan merupakan keadaan yang sangat high pressure bisa cepat gagal kalau ya Ada statement yang tidak cocok kalau jadi marah misalnya kadang-kadang kan kbran jadi marah Eh kalau terpancing kan politik itu kan tidak gampang
ee gipran akan akan rugi eh ya kalau bisa diulang lagi lebih baik jangan e eh buru-buru untuk dapat posisi lebih baik tidak usah dikasih intervensi dari bapak tapi sudah jadi Oke sudah terjadi campaign sudah mulai coba lihat mungkin gebran di luah akan menjadi jauh lebih baik daripada ekspektasi Hm oke ya Ada beberapa W ee dia berpidato pada saat pendaftaran itu itu banyak yang kaget ya tapi lagi-lagi memang E saya setuju
dengan Pak Greg tadi mengatakan eh nasi sudah jadi bubur tak ada lagi e ruang bagi Pak Jokowi bersama dengan putranya untuk kembali he telah didaftarkan di KPU maka e ya pertarungan menjadi terbuka dalam hal ini antara Pak Jokowi meskipun dia selalu mengatakan bahwa Gibran sudah dewasa kan gitu ya tetapi apapun namanya ada faktor PDP di situ Itu adalah satu hal tapi saya lebih tertarik karena waktu kita terbatas saya lebih tertarik
untuk menanyakan kepada anda sebagai seorang yang mempelajari dan memahami Indonesia bahkan sejak dari zaman Habibi dan Pak Harto menyangkut dengan potensi dari pertarungan ini nantinya kalau Pak Prabowo dan Gibran menang maka tentu saja seperti itu yang diharapkan oleh Pak Jokowi H Katakanlah seperti itu tapi bagaimana kalau kalah apa kira-kira risiko yang akan e dihadapi oleh keluarga Pak Jokowi ya mungkin ya kalau
kalau mengingat eh pengalaman Pak SY eh para term pertama ee ada banyak yang merasa kenerja Memang luar biasa dibantu itu Pak yusof kala kalau term keduanya ada kesan bahwa tidak sebaik yang yang pertamanya sekarang pengaruhnya sangat terbatas dari salah satu segi ini merupakan sesuatu yang sihat di Indonesia bahwa orang eh dikasih kans menjadi President eh publik juga punya hak untuk eh Bik I
menilai dan akhirnya menjadi presiden jadi mantan presiden itu tidak berarti menjadi dewa e akhirnya kan orang biasa juga eh dan mungkin pak Jokowi kan potensi Pak Jokowi Saya kira masih sangat tinggi untuk memberi ee sumbangan buat bangsanya sesudah periodanya Sayang sekali Kalau tidak terjadi karena ada apa namanya ada efek dari ini kalau beliau lebih lebih Arif dan memang beliau cukup pintar
eh biar aja kalau perbawa sama gibrra menang Oke tapi kalau kalau tidak kalau Kandas eh warasan eh legasinya harus lebih dari itu fokus pada isu yang lain dan memang sampai sekarang kita harus bersyukur sudah sejak tahun 99 ada Pemilu akhirnya ada sistem p yang disesuaikan ada transisi kekuasaan tanpa ada oke ya pada akhirnya Gus kan itu kan
saat yang buat Gus tapi tidak ada keresuhan masa tidak turun ke jalan lagi dengan Mega lagi dengan Pak SP sekarang dengan Pak Jokowi ini merupakan teladan yang sangat baik bahwa ini merupakan bangsa yang sudah cukup matang untuk memahami demokrasiukup Arif kadang-kadang dianggap Bah rakyat sangat tidak tahu apa-apa tapi kadang-kadang juga mereka lebih lebih pintar lebih Arif daripada dibayangkan Nah kalau sebentar lagi Pak
perbaowau sama Gibran Kandas tidak apa diterima dengan cara yang baik dan EE di mendukung yang yang yang jadi presiden ya Ee dan kalau jadi begitu memang itu merupakan eh sesuatu yang yang sihat juga e kalau Pak perbaau jadi presiden ya pasti beliau harus diback up dengan team teknokrat yang lengkap karena ee Pak perbawau punya baik buruknya tapi dalam hal kebijakan dan segalanya memang sangat terbatas dengan Visi eh apa namanya eh polisi dan segalnya terbatas
tapi kalau ada team yang tekrate Oke lumayan jangan-jangan ada menjadi seorang populist nasionalisme yang yang illiberal itu dulu Memang ada risiko akan jadi begitu tapi mungkin sekarang menjadi lebih lebih merorat itu harapannya tapi kalau gagal harus diterima ee Apakah anda dari apa yang Anda pahami tentang masyarakat kita di Indonesia terutama perilaku elitnya apakah itu bisa
terjadi ya ya Coba lihat dengan kasusnya gerakan 212 Oke pada saat itu ada masa turun ke jalan memang tidak ada keresuhan ee semuanya Damai Tapi ada perasaan sekarian yang kurang sehat apalagi kalau nasibnya Ahok Ahok kan bisa kasa tapi kasa si tidak sama dengan blasfemy eh kurang ajaar dipakai hukum blasfemi untuk mencegahnya lebih baik Kalau e ada pilihan gubenur menang atau tidak menang dalam cara yang demokratis jangan pakai hukum blasfemik k Di
Pakistan itu tidak sihat tapi akhirnya Walaupun ada ratus Ribuan Orang yang berdemo dan segalanya adaemusia yang begitu tinggi akhirnya untuk eh apa namanya pilihan Gubernur faktor sektanisme tidak terlalu menonjol dan pada saat ini kan ada ada kaitan juga dengan Pak perbowo bahwa ini kelihatan merupakan persiapan untuk campaign pilpress 2019 akhirnya untuk kampa Pilpres 2019 Pak perbaowo menonjol sebagai seorang
statesement tidak lagi memakai Front Pembela Islam atau perasaan searian dan ini merupakan perubahan yang yang positif yang saya kita kaget dengan itu gitu ya oke ah Pak Grek eh saya merasa nyaman berbicara dengan anda karena anda melihatnya dari dari orang luar ya Dan saya yakin e Anda bisa membuat sebuah batas yang cukup ee bisa dipercayai bahwa anda menjaga dengan ee objek itu tadi apa yang kita bahas tapi memang lagi-lagi ee ada
banyak catatan dari pembicaraan kita termasuk tadi soal Apa potensi yang akan kami hadapi di Indonesia Kalau kemudian ternyata pil presen nantinya tidak seperti yang dibayangkan oleh beberapa orang yang sekarang ini sedang mengendalikan situasi katanganlah Pak Jokowi tapi ya Saya berharap tidak terjadi apa-apa sebab ee Indonesia ee memang diakui sebagai sebuah negara yang EE demokratis dan pembicaraan kita hari ini adalah bisa saja menjadi contoh atau
patron bagi negara-negara Arab tapi kan itu belum selesai Masih ada banyak fase yang harus kami matangkan agar kemudian ee sampai pada sebuah titik di mana demokrasi Indonesia ala Islam di Indonesia itu menjadi Paripurna sekali lagi pak grek Terima kasih telah berdiskusi dengan kita Iya baik eh pemirsa eh itu diskusi saya dengan Prof Greg barden dari eh deken University Australia yang memang e telah mempelajari Indonesia sejak 34 35 tahun
lalu ada banyak catatan dari Pak Greg ya Eh dengan bahasa Indonesia yang sangat sempurna ada banyak catatan yang bisa kita pikirkan tapi yang lebih penting dari situ adalah kita bisa melihat dari sudut pandang orang yang e cukup jauh dari problem atau e apa peristiwa sedang berlangsung jadi kita berharap e apa yang dikatakannya adalah sebuah pandangan yang cukup fair untuk kita semuanya Apun namanya kita telah bercakap-cakap lagi seperti biasanya
Terima kasih telah menyaksikan acara [Musik] ini [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] than
Comments
Comments have not been loaded yet.