
Baru Saja Tiba! Jet Tempur Siluman Pesanan INDONESIA Langsung Buat Australia Panas?
indonesiaakanudaramusiktempurjetpadaangkatantahunyangravalekorea
Dislikes are an estimate from the Return YouTube Dislike project, since YouTube no longer publishes them. returnyoutubedislike.com
[Musik] Indonesia semakin dekat untuk menerima jet tempur Ravale pertamanya pada tahun 2026 nanti. Menurut laporan antara news pada 3 Februari 2025 dalam artikel berjudul TNI Angkatan Udara akan terima 6 jet tempur Ravale pada tahun 2026. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madia TNI Muhammad Toni Harjono mengumumkan bahwa TNI Angkatan Udara akan menerima en unit jet tempur Ravalei
dari Prancis pada 2026. Tiga unit Ravale akan mulai diterima sekitar Februari hingga Maret tahun depan. Sedangkan sisanya akan tiba 3 bulan kemudian," ujarnya seusai rapat pimpinan Angkatan Udara. Lantas seperti dikutip dari artikel zona Jakarta yang berjudul Vietnam buka-bukaan kekuatan Angkatan Udara Indonesia akan semakin mengerikan. Ada jet tempur lain dan drone yang akan datang sebelum
Ravale. Benarkah seperti yang diberitakan laman artikel tersebut, benarkah ada jet tempur lain sebelum Rafale tiba? Setelah ini kita kupas berita lengkapnya satu persatu. [Musik] Persiapan menyambut kedatangan pesawat tempur Ravale telah dilakukan oleh timnya, termasuk menyiapkan home base bagi en unit jet tempur Rafal. di pangkalan TNI Angkatan Udara Rusmin Nurjadin, Pekanbaru,
[Musik] Riau. Di home base tersebut, kami juga membangun simulator hanggar yang disebut smart building. Peningkatan fasilitas dalam penerbangan dan penyiapan sistem logistik. kata Harjono. Ia menambahkan, TNI Angkatan Udara juga telah melakukan seleksi personel untuk program pendidikan calon pilot [Musik] Ravale. Seleksi ini berdasarkan berbagai
aspek termasuk posisi mereka di pesawat yang kita miliki saat ini," ujarnya. Namun sebelum kedatangan Ravale, sejumlah alut sista udara juga akan diterima oleh Indonesia. Beberapa sumber pun juga memberikan kabar tersebut. Misalnya media Vietnam, Vietnam Plus VN pada 31 Desember 2024 dalam artikel berjudul Indonesia membeli sejumlah jet tempur dari Korea Selatan. Mengungkapkan bahwa pada 30
Desember 2024 lalu, Kepala Staf Angkatan Udara Indonesia TNI Angkatan Udara Muhammad Toni Harjono mengumumkan rencana untuk memperkuat kemampuan pertahanannya. di mana Indonesia akan membeli banyak jet tempur T50 yang diproduksi oleh Korea Aerospace Industries asal Korea Selatan pada periode tahun 2025 dan 2026. [Musik] Berbicara kepada wartawan, Bapak Harjono
mengatakan bahwa industri kedirgantaraan Korea sangat luar biasa. Indonesia sudah menggunakan jet tempur buatan perusahaan Korea Selatan dan akan menerima lebih banyak lagi mulai tahun 2025 hingga 2026. Namun, Harjono belum membeberkan secara rinci berapa jumlah jet tempur yang akan diterima maupun nilai kontrak pengadaannya. Menurut perwira senior ini, pembelian pesawat baru dari Korea Selatan
bertujuan untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara Indonesia. Untuk memperkuat angkatan udaranya, Indonesia akan membeli pesawat dari negara lain, termasuk jet tempur multiperanda Travale Perancis pada tahun 2026. Menurutnya, Kementerian Pertahanan Indonesia juga telah menyetujui kontrak pembelian 12 unit kendaraan udara tak berawak, Wave, angka yang diproduksi oleh perusahaan Dirgantara Turki.
Kontrak tersebut menetapkan bahwa separuh dari UAV akan diproduksi di Indonesia dan sisanya akan dikirim ke negara tersebut dalam waktu 32 bulan sejak kontrak berlaku. Pada tahun 2021, Indonesia menandatangani kontrak senilai 240 juta Do dengan Korea Aerowpace Industries untuk membeli beberapa pesawat T50. Berdasarkan kontrak, jet tempur yang dipesan akan dikirim secara bertahap ke Indonesia antara 16 Desember 2021 hingga
30 Oktober 2024. Sebelumnya pada tahun 2011 Indonesia juga menandatangani kontrak pembelian 16 pesawat T50 dari Korea Selatan senilai 400 juta dolar AS. Pada hari yang sama, pemerintah Jakarta mengumumkan rencana untuk mengadakan pertunjukan dengan 800 wave di Jakarta Pusat selama perayaan tahun baru 2025. Sejumlah alut sista pertahanan udara tersebut dianggap akan membuat kekuatan
angkatan udara Indonesia semakin kuat, apalagi setelah menerima Ravale pada tahun 2026. [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik]
Comments
Comments have not been loaded yet.