
DENNY INDRAYANA MAKIN BERINGAS: SALAH BOCOR PUTUSAN MK. KINI SERANG JOKOWI 'BEGAL' ANIES
sayayangitutidakdaninikitaadaandadengankalaupada
Les dislikes sont une estimation du projet Return YouTube Dislike, YouTube ne les publiant plus. returnyoutubedislike.com
ya kalau saya ditanya pribadi saya akan berbeda dengan Bang Dendi mengenai dinamika yang terjadi Demokrat menurut saya kalau mau pakai istilah pembegal nih ya saya pinjam istinya Bang pembegal Demokrat itu jny Allen Marbun Bukan mldoko gitu saya berbeda yang membegal bukan e jny Allen Presiden Jokowi di mana-mana saya katakan di mana-mana saya katakan Anda mengatakan tadi sebagai akademisi juga politisi tapi tidak Fair tidak
hanya membela di mana anda mendapatkan sesuatu dari SBY Sementara saya juga sangat dekat ke SBY 10 tahun jadi presiden ya saya tidak bisa caruk seperti [Musik] anda [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] saya berbeda dengan banyak orang
ee tentang penyikapan Prof Dr Deni Indrayana SH MH LLM seorang guru besar dan sekarang membuka praktik di Australia menyangkut dengan banyak pertanyaannya saya baru akan bersikap Apabila saya mendengarkan sendiri apa alasan dari seluruh argumennya sebab ada banyak pula orang yang kemudian langsung membencinya pada saat belum mendapatkan penjelasan yang cukup dari dia maka kemudian saya undang beliau melalui Zoom
ada tiga narasumber saya yang kemudian Harus hadir melalui Zoom karena ini betul-betul perencanaannya sangat mepet saya sapa dulu Prof eh Deni dari e Melbourne dari Australia Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bang Akbar apa kabar eh terima kasih telah bergabung Prof anda sudah mendengarkan pembukaan saya tadi sebab e begitulah penyikapan kami di akar sensor tidak bersikap sebelum kita bercakap dan dalam
bersikap pun kami memilah mana yang harus kami tempatkan pada bejana a bejana B dan bejana c bukan hitam dan putih begitulah kami mengajari diri kami berdemokrasi di tempat ini yang kedua Eh saya undang pula seorang yang tampaknya akan berbeda dengan Prof Deni Indrayana Eh saudara Jonny Alen Marbun eh mantan elit DPP Partai Demokrat dan kemudian memilih untuk bersama dengan Pak muldoko di Partai Demokrat e yang pasti bahwa mereka berbeda berbeda cara pandang
untuk mengkonfirmasi beberapa hal yang menyangkut dengan Demokrat tetapi hal yang lainnya nantinya e Saya akan berbicara ee dengan eh Deni sendiri setelah tidak lagi dengan Pak Joni yang ketiga agar kemudian terukur kita punya dan kemudian ada jalan tengah selain dari saya saya undang sahabat saya saudara eh Muhammad qodari dari indobarometer yang juga Zoom dari Kalimantan Tengah e langsung rusak Saya punya memori karena tiba-tiba dia
menawarin duren tapi ya sudah kita tunggu nantinya Apakah benar ada duren yang akan dibawa ke Jakarta saya ke Prof Deni dulu Prof ee Anda hari-hari ini mengambil porsi yang luar biasa pada pemberitaan kita Anda mengeluarkan sergapan yang eh Itu bandwid-nya lebar mulai dari soal pengambil alihan Demokrat kemudian soal bocoran profesional tertutup bukan terbuka ternyata berbeda kemudian macam-macam yang kemudian Anda berdampak
ada ancaman akan dilaporkan kepada polisi dan segala macam atau bahkan ada permintaan agar Kemudian Anda tidak lagi beracara di Mahkamah Konstitusi ee sebuah ancaman yang menurut saya berisiko kepada anda karena anda seorang lawyer terkhusus lagi anda seorang ahli tata negara saya serahkan dulu ke Prof Deni mau jawab yang mana dulu terserah Terima kasih Bang Akbar jadi begini ee pertama saya ini Bersikap apa adanya
apa yang ada di pikiran saya itu saya sampaikan saya tulis dengan bahasa terang dengan bahasa yang tidak diplomatis gitu beberapa teman menyarankan agak agak diplomatislah tapi gaya saya ya begini apa adanya saja saya katakan ini bahasa jujur 2014 Saya memilih Presiden Jokowi he Bang Akbar juga ada di sana saya malah menyampaikan salam dua jari setelah melakukan pencobosan Oke jadi ada ada
tinta di dalam di atas dari saya dan saya itu akibatnya saya dapat surat teguran Cinta dari Presiden SBY yang waktu itu SMS ya Eh beliau Netral sebagai presiden dan seharusnya anggota net dalam hal ini wakil menteri hukum dan HAM juga Netral kenapa saya memilih Presiden Jokowi saya selalu menggunakan dua parameter konstitusi karena saya dosen akademisi dan anti korupsi Karena itulah aktivisme saya dengan pusat kajian anti
korupsi Fakultas Hukum UKM dan seterusnya nah asesment saya pada saat itu 2014 bahasa Presiden Jokowi ingin menguatkan KPK ingin menambah anggaran dan seterusnya dalam proses Berjalan seiring waktu Ternyata apa yang disampaikan itu dalam bacaan Saya tidak terpenuhi Oke bahkan kalau kita bicara Silakan kita berbeda pendapat KPK sekarang ada dalam titik nadirnya dilumpuhkan perubahan undang-undang KPK ada tiga ada tiga fase
2019 dengan perubahan undang-undang KPK kemudian pimpinan KPK yang dimaksudkan bermasalah etikanya justru sekarang diperpanjang 1 tahun melalui keputusan MK dan ada tes wawasan kebangsaan yang menggeser para pejuang-pejuang yang bahkan sudah merelakan matanya novel Baswedan dan kawan-kawan itu tiga fase yang terjadi dan Presiden Jokowi tidak melakukan apa-apa nah sejak itu saya sudah mulai mengambil sikap kritis terhadap Presiden Jokowi
ditambah ditambah menjelang Pilpres 2024 kan saya di punya kantor di Jakarta Jadi saya ke Jakarta setiap kali landing saya wa Pak mahf Pak saya di Jakarta Iin ketemu bertemu kami bertukar informasi saya ketemu teman-teman media bertukar informasi ketemu beberapa teman-teman eh apa konsultan Politik teman-teman Politik bertukar informasi dan seterusnya informasi yang saya dapat merisaukan saya Kesimpulan saya adalah dan ini Saya sudah sampaikan dalam
banyak kesempatan hukum hanya dijadikan alat instrumen strategi pemenangan pemilihan umum dengan cara yang justru tidak berkeadilan dia dijadikan alat untuk ee menjegal calon dia dijadikan alat untuk legal partai dia dijadikan alat untuk berbagai macam hal yang kemudian saya Tuliskan mulai Saya turun itu setelah lebaran 24 April dengan satu artikel agak panjang Bagaimana Jokowi mendukung
Ganjar mencadangkan Prabowo dan menolak Anis saya tulis ada sem strategi 10 sempurna langkah Jokowi dan itu sekarang satu-satu mulai terlihat Bang saya katakan a sekarang mulai kelihatan saya katakan B sekarang mulai kelihatan Saya menulis Soal e mldoko yang saya menggunakan istilahzi di podcast Bang Akbar dia katakan kalau Demokrat berhasil dicopet Moko maka Anis tidak bisa Kurang lebih begitu kalimatnya Jadi kenapa saya
menggunakan istilah yang dipakai musik karena ini bagian dari Koalisi mengakui itu itu pencopetan meskipun sekarang di perhalus dengan pencopetan konstitusional katanya apapun itu itu adalah pencopetan Nah itu sebabnya saya kemudian menyampaikan konsen saya 24 April itu saya gunakan istilah cawe-cawe Pak belum ramai saat itu itu ada di tulisan saya baru kemudian wartawan menanyakan itu kepada presiden presiden menolak tidak
di Sarin baru pada saat pertemuan dengan pem presiden mengakui I memang caw-caw koma untuk kepentingan bangsa dan negara B ada di sana dengan Bang tantoahya Saya menonton klarifikasinya tapi bagi saya cw-caw yang dilakukan itu terkonfirmasi dengan terutama dari sisi hukum Kalau hari ini adaemiksa terhad matak pemberitaannya itu makin mengkonfirmasi siapun yang korupsi di mana pun kapanp harus
diberantas tapi pada saat dia memberantas lawan oposisi dan e dia dia memukul lawan oposisi tapi merangkul kawan koalisi Karena pada saat yang sama saya mendapatkan informasi ada pimpinan KPK datang ke menteri senior ini ada pimpinan partai kasusnya satu 2 3 4 tolong diizinkan kepada Presiden supaya kami bisa tersangkakan sudah siap dan sampai sekarang karena dia di barisan koalisi ya tidak dilakukan langkah apa-apa dan tidak tidak hanya satu
partai ini sudah menjadi rahasia umum rahasia publik Romi mengatakan Mas Deni saya adalah contoh orang koalisi yang dekat presiden dan ditangkap lupa timeennya KK lumpuh dan tidak bisa diu lagi itu setelah tiga hal tadi undang-undangnya diubah pimpinannya diganti dengan yang lebih tidak punya etika bermasalah etikanya dan twk menggeser kawan-kawan
yang dulunya berani jujur hebat menjadi berani jujur pecat Romi eh apa set Fanto di 2017 eh apa menteri KKP Edi Prabowo Menteri Sosial eh PDIP batubara itu terjadi semuanya sebelum novel dan kawan-kawan digeser itu adalah kerja yang masih dilakukan oleh kawan-kawan itu sehingga belum kontrol itu belum jatuh KPK belum dikuasai sehingga ya belum bisa dikatakan kalau dalam koalisi aman Saya
menulis puisi korupsilah dalam pelukan koalisi itu setelah kpk-nya memang sudah dikuasai inilah Bang yang mengkhawatirkan Kenapa kemudian eh impeachment muncul bukan hanya sekali ini saya menulis surat Abang tahu kepada Presiden Jokowi pada saat Presiden datang ke pabrik biodiesel oligarki di Kalimantan Selatan pada saat yang sama grup usahanya dan yang bersangkutan disebut memberi suap kepada
pegawai-pegawai pajak KPK ini kasus konstruksi hukumnya aneh Bina ajaib Bang Akbar suapmenyuap penerima suapnya sudah divonis bersalah beberapa orang menyebut nama siapa yang memberi pemberi suapnya jangankan jadi tersangka dipanggil saksi saja tidak I dan presiden datang meresmikan pabriknya di 2021 tanggal 22 Oktober 21 Oktober 2020 datang meresmikan pabrik
guranya di bombana dengan grup yang sama saya menuliskan surat Pak Presiden ini bagaimana itu sudah saya bicara saya bicara IMP pada saat ada masa periode karena melanggar ktitusi Kenapa juga IMP sederhana bangh supaudah kitaandingkan sistem impachment Indonesia dan Amerika Serikat empat hal yang sama prison kejahatan terhadap e eh kan tap negara bribery penyuapan other High
Crime kejatan tingkat tinggi lainnya dan misdeminer perbuatan tercela Indonesia menambahkan korupsi dan tidak memenuhi syarat yang dua ini kita simpan empat ini itu sama dan kita ambil sebagai impachment artikel di Indonesia kita bandingkan watergate dan mate watergate menyebabkan Richard Nixon memilih mundur karena takut dipecat karena apa itu terlibat dalam hal
cawcaw memasang alat sad di kantor yang terkait dengan partai Demokrat karena terkait kampan bukan mengambil alih memasang alat sadap saja di kantor yang terkait dengan partai Demokrat NDC tahun2 2 tahun kemudian setelah Meli proses penyelidikan memilih mundur bukan memasangadang mengambil partainya Apakah Presiden terlibat atau
tidakp Moko KSP kepala ST presid presidli tah tidak tahu tidak mungkin kantornya sama satu istana satu gedung satu Kompleks tidak setuju paling tidak secara konsep kalau ini adalah hak berorganisasi hak berpolitik hak asasi manusia maka presiden melakukan byion membiarkan karena pelanggaran HAM itu adaion pembiaran danion dengan tiakan tidak presiden melakukan pembiaran sampai di situ dulu Prof baik
Jadi kalau dilihat dua hal ini Do itu lebih parah pelanggarannya karena mengambil alih partai yang yang berdolat dan menyebabkan Demokrat bisa tidak ikut pemilu menyebabkan Anis tidak bisa maju dibandingkan waterget yang hanya menaruh alat sadap saja Oke oke kalupun ternyata secara politik tidak mengarah ke impement itu karena dpr-nya tidak melaksanakan fungsi kontrol Oke saya ee telah memberikan waktu yang cukup untuk
kemudian ee kepada Prof Deni untuk kemudian kita mendengarkan argumennya dari awal sampai akhir tadi pada beberapa bagian tentu saja saya juga mendengarkan Prof kita merasakan itu saya harus jujur mengatakan kepada anda tetapi pada beberapa bagian pula saya harus mengkonfirmasi ada beberapa yang tampaknya tidak seperti yang anda katakan satu tentang ee soal tertutup ya kan yang kemudian mahkamah konstitusi itu bereaksi keras ee kepada anda ee
juga soal beberapa yang lain yang tampaknya anda itu hanya mengungkapkannya ke publik tapi tanpa melakukan sebuah tindakan yang cukup untuk itu contoh misalnya soal beberapa kasus Kenapa misalnya tidak dibawa masalah itu ke para pihak yang memang ee merupakan domainnya Katakanlah ke polisi barangkali Kejaksaan atau KPK di mana Kemudian Anda pernah menjadi salah satu pendekar e pembela korupsi soal korupsi misalnya ada beberapa catatan korupsi
Apakah sudah dibawa ke KPK atau bagaimana baik pertama soal MK ya bang Akbar ya ya ya soal MK MK mengatakan tidak benar jika sudah ada putusan pada saat saya mengunggah ya ee apa eh pandangan saya ke sosial media ya unggahan saya kalau tidak salah 28 Mei ya ya dan rph-nya baru 7 Juni Loh memang saya tidak mengatakan MK sudah memutuskan Bang Akbar ada tiga kalimat yang saya ingin highlight ya yang
kemudian secara publik itu dibelokkan satu saya pada saat menulis itu dengan sadar memilih diksi Abang wartawan ini saya mengatakan mendapatkan informasi saya sengaja tidak menulis mendapatkan bocoran karena bocoran itu berkonsekuensi dari pihak di dalam bocor dan itu bisa berbahaya saya mengatakan mendapatkan informasi informasinya dari mana Prof informasi dari mana itu Biar saya
simpan Bang nanti pada saatnya saya sampaikan kepada yang berw tetapi ya karena yang bersangkutan meminta enggak usah ikut-ikutlah saya nanti malah tambah ramai oke saya hormati oke oke sebagai sebagai apa bagaimana juga wartawan punya hak untuk melindungi narasumber Ya sudah yang kedua saya sengaja menggunakan kata Mahkamah Konstitusi akan tidak telah memutuskan saya menggunakan kata akan artinya belum
belum ada keputusan betul profor pada saat mengatakan ada keputusan yang mengatakan sudah siapa saya mengatakan akan akan berarti Will belum ada yang ketiga saya dengan sadar dengan apa penuh eh pertimbangan tidak menggunakan kata A1 itu terlintas pada saat saya menulis itu drafnya dan saya kesampingkan saya menggunakan istilah dari sumber yang kredibel dan kemudian Prof mud dalam twet nya mengatakan A1 itu pilihan kata
Pak Mahfud dan kemudian di banyak pemberitaan kemudian berkata informasi bocor A1 ya saya tidak bisa mengenalikan orang menggunakan disi-disi yang tidak saya gunakan H satu yang kedua Bang Akbar jadi saya memang sedari awal berharap informasi saya itu berubah dan tidak menjadi kenyataan jadi tidak ada soal sekarang sebenarnya agar jangan sampai tertutup ya justru saya ingin dengan terbuka saya katakan di banyak kesempatan yang saya advokasi adalah
MK memutuskan sistem proporsional terbuka tetap dilaksanakan karena satu open legal bukan kewenangan MK dua kalau dipaksakan bisa menimbulkan g l kebuntuan karena parlemen tidak mau KPU pada saatuubah aturan pelaksanaannya itu menurut undang-undang Pemilu wajib berkonsultasi dan mengikat kata undang-undang pemilunya saat Del partai menolak mengatakan tidak setuju terjadilah deadlock dan bisa menunda Pemilu itu salah satu saja akibatnya
karena itu saya mendorong ini tidak menjadi tertutup dan kapan kita bisa mendorongnya Bang Akbar tentu sebelum putusan dibacaanah saya saya saya akhirnya bisa memahami sekarang jadi memang saya baca Tentu saja Anda akan berhati-hati anda seorang Profesor anda seorang pengacara gitu ya saya yakin berhati-hati dan saya sudah mendapatkan jawabannya Oke Prof saya harus fair dengan pembicara yang lainnya yang telah antri sejak tadi ada poin yang paling
mendasar dari seluruh gugatan Anda ini menyangkut dengan Demokrat tentang e begal yang dilakukan oleh kekuasaan banyak sekali argumen soal itu banyak sekali catatan soal itu ya dan pada beberapa tampaknya mendapatkan pembenaran kalau melihat Seperti penjelasan Anda tadi kalau melihat Bagaimana posisi Pak mldoko sebagai KSP orang yang hanya 1,2 met dari Presiden kira-kira seperti itu saya tentu saja agak konsern menyangkut ini karena
sejarahnya Ya saya juga menjadi bagian dari pendiri partai ini ya pada masa awalnya Saya tidak ingin berbicara tentang diri saya kebetulan di sini ada Pak Jonny Allen Saya mau menggugat Anda dulu sebelum memberikan kesempatan kepada ee anda untuk menjawab jawab apa yang disampaikan Prof Deni eh Tidakkah memang Sebenarnya anda sedang membegal Partai Demokrat yang e secara resmi memiliki aturan main tapi dengan kemudian jaringan yang anda
miliki e eh dan bersama teman-teman Anda kemudian mencoba membegalnya apa bantahan anda Pak Joni i terima kasih Bung Fais Akbar pertama Selamat sore menjelang malam Deni ini memang beberapa kali bicara baik melalui Zoom dari Australia terhadap saya itu selalu memberikan penjelasan-penjelasan halusinasi sensasional sementara fakta-faktanya adalah terbalik fakta yang pertama dia
bilang dia anti korupsi sementara Dia sedang proses bahkan sudah ditetapkan menjadi tersangka daripada salah satu waktu dia di Wamen yang kedua saat saya ber bincang beliau dengan menyampaikan bahwa pemegal Partai Demokrat adalah yang jelas saya hadir di situ adalah saat Pak SBY membegal Anas rubaringru di mana Anas menjadi masih ketua umum di dibentuk presidium padahal itu tidak ada di dalam anggaran dasar
anggaran rumah tangga di situlah Anas tidak berfungsi melakukan apapun yang ketiga pada saat SBY maju menjadi katakanah pengganti Anas dia ngomong di publik hanya mengantarkan pada saat itu saya pimpinan sidang Pak ini fakta bukan halusinasi bukan kata-kata diksi bukan fakta ya lalu kongres berikutnya dirabaya dia lanjutkan lagi itu pun juga kita protes tapap kita hargai yang paling fatal Pak
Deni yang kau tidak bilang tak mau tahu anggaran dasar anggaran rumah tangga padahal sampaian itu orang hukum anggaran dasar anggaran rumah tangga itu adalah hukum tertinggi di partai politik sebagaimana undang-undang partai politik nomor 2 tahun 2008 yang diperbarui tahun 2011 ya itu faktanya bukan diksi ya di ayat pasal 5 bahwa dalam anggaran dasar anggaran rumah tangga yang dilakukan pada saat BCC yang
menghantarkan ahy anaknya untukuskan ketua Um pasal 20 SBY otomatis menjadi Ketua Majelis tinggi padahal sudah demisioner mana ada istilah otomatis harusnya dipilih Yang kewenangannya Pak kalau kau baca bacaang pun satu menentukan calon ketua umum Pada kongres maupun kongres luar biasa menentukan rancangan anggaran dasar anggaran rumah tangga yang disahkan di
Kongres k itu tertulis ya yang pasal 17 kewenangan ketua umum dan anggaran dasar Rah tanggal 15 mengangkat dan memberhentikan dewan pimpinan pusat ini semuanya bertentangan dengan undang yang mengangkat dewan pimpinan pusat itu adalah forum tertinggi melalui kongres atau kongres luar biasa atau rapim mengangkat dan memberhentikan dewan pimpinan daerah makanya Musda walau padahal itu harusnya Musda makanya
yang menang Musda pun akhirnya dibegal sama dia ya yang tidak menang yang banyak suaranya yang dikalahkan di beberapa daerah demikian juga Dewan pimpinan cabang ini faktanya diini bukan diiki bukan permainan kata-kata bukan seperti anda yang ketiga permainan kata-kata Anda misalnya ya toh Anda bilang bahwa anda taat aja stat aturan ya Mohon maaf ini fakta Anda pada saat Katakanlah menteri pada saat itu adalahen yaen anda jawab
kalau memang saya salah adalah golongan 3C padahal amamen pada saat itu adalah jabatan karier yang Sevel dengan direnon 1A minimal 4C tapi dibuatlah Peru walaupun tidak menyabkan itu anda menjadi Wamen yang sensasional yang hanya cari sensasional ke lafaz-lafas sidak tetapi enggak ada hasilnya itulah yang faktanya dan jadi tidak berkata-kata tidak apa namanya e diksiksi bukan Anda juga kan gak ada masalah
sebentar saya Arahkan pembicarannya Pak J soal apa yang and sampaikan tadi sudah tampaknya sudah anda sampaikan sejarahnya tetapi sekarang saya mau maju tentang gugatan ini kalau Kemudian ini kan belum diputuskan ya di Mahkamah Agung ya tentang gugatan anda Ya saya tidak tahu juga Apa alasannya Mahkamah Agung belum menyelesaikannya tapi kita maju Pak kita ayo kita dewasa berpolitik ya kalau kemudian nantinya Mahkamah Agung menolak Iya menolak itu apakah EE
itu otomatically Anda menerima atau masih akan melakukan berbagai gugatan berikutnya pertama kita tahat Ajas hukum tahat keadilan oke tidak mencari sensasional tetapi kita yakin dan percaya bahwa keadilan itu kalau sudah keterlaluan berbuat berbohong berbuat diksi berbuat kata-kata kita yakin dan percaya Tuhan akan memberikan keadilan Oke kita kita tunggu tu ini ini penting Pak ini penting karena Begini saya tentu saja tidak ingin mengulang-ulang apa
yang telah diperdebatkan oleh forum yang lainnya Saya tidak menyebutnya media forum yang lain termasuk podcast ini tentang gugatan Seperti yang anda sampaikan saya sampai hafal juga tuh gugatan anda itu tadi ya karena begitu seringnya Tapi menurut saya itu adalah hak Anda untuk menyampaikan dan saya hormati gitu ya Nah sekarang Saya pengin mengatakan itu tadi Kalau kemudian ternyata Mahkamah Agung telah e memutuskannya Apakah kemudian ini
berhenti ee kepada Prof Deni juga dan Mas kodari juga perlu saya sampaikan bahwa di beberapa memori orang politik putusan ini nantinya dan bahkan sebelum jadi putusan itu sudah dianggap sebagai komoditas politik ada yang mengatakannya ini adalah bergaining agar kemudian Demokrat ini bisa diarahkan dan segala macam eh forum ini saya gunakan bahkan sejak hari pertama muncul itu untuk memastikan setidaknya memberi sedikit
kepastian kalau tidak ingin memastikan banyak informasi yang berkembang di luar Saya ulangi pertanyaan saya Pak Joni Kalau kemudian ternyata nantinya Mahkamah Agung memutuskan Bahwa ini tidak layak untuk diteruskan alias andakala Apakah Kemudian Anda menerimanya atau akan ada langkah Berikutnya sebelum Saya pindah ke e isu yang lain Pak Akbar Saya kira sebagai Katakanlah partartawan relatif Saya kira apa yang dikatakan Pak Dini pun
sebenarnya sudah berulang-ulang bahkan sudah tertulis dibalik-balik sebenarnya itu jadi maksud saya Pak Akbar juga harus seimbang ya sebang makanya beran kesempatan nah jangan jangan lihat seimbang itu dari sisi waktunya tapi substansinya betul substansinya ini juga bicara yang saya bicarakan tadi substansi ya kan kenapa apa substansinya yang sayaatakan tadi bahkan substansi dan fakta ya oke substansi dan fakta artinya terbukti substansi itu nah
tentunya k bilang saya tadi kami mengatakan bahwa kita taat Ajas hukum bukan menakut-nakuti seperti stempel darahlah mau apalah ee ee apa namanya itu mau kudet lah mau power Lah ini kan sesuatu hal yang tidak baik dalam pembelajaran politik padahal fakta faktanya jelas jelas ya Sekali lagi saya katakan jelas saya adalah deklarator sampaian Saya kira juga pernah menjadi kader Demokrat sampean tahu persis bagaimana perjuangan
kita di Demokrat dulu tidak ada seperti yang sekarang ya tidak ada seperti yang sekang itu yang mau kita luruskan di dalam proses keadilan yang mencar keadilan bukan menuduh orang bukan nakut-nakutin orang bukan membuat sensasi bukan membuat diksi-diksi bukan itu loh Bung Akbar Anda pernah di Demokrat tahu persis bagaimana sebelum SB ketua umum bagaimana kita berdemokrasi di Demokrat dari Sabang sampai murauk termasuk ke daerah-daerah
saya kira demikian Terima kasih bentar Makasih Pak Joni saya ke Mas kodari dulu Mas kodari Anda saya undang ke bagian tengah diskusi kita ee untuk kemudian ee sedikit memberikan catatan menyangkut dengan ya terutama menyangkut soal Demokrat ya tadi saya mengangkat sebuah ee catatan ya yang tampaknya bisa anda berikan ee notes untuk ee kali ini bahwa isu Demokrat itu pada beberapa elit dijadikan semacam isu utama ee setidaknya untuk ee
keberadaan koalisinya perubahan ya Di mana Di situ ada tiga partai di situ Kalau saya tidak salah Pak Prof Deni juga pernah mengungkapkan soal ini dan saya mendengarkannya juga selain juga hal-hal yang lain kalau soal yang disampaikan pak Ji kan bahkan sudah dua kali kita membicarakan di sini bahkan gitu lah sebelum Saya pindah ke yang lainnya dulu ke Mask dari dulu apa catatan Anda bagian ini pertama soal Demokrat ya saya enggak
ingat persis Kapan konflik di Demokrat ini mulai terjadi tetapi mungkin meminjam istilahnya bang Deni kalau kita lihat time frame-nya sebetulnya ini sebetulnya kasus Demokrat ini kan kasus yang bukan baru hari ini saja ya tetapi sudah berproses beberapa lama dan ya dalam konteks itu bahwasanya kemudian ee peristiwa di Partai Demokrat ini sekarang dilihat dari kacamata politik bukan hanya dari kacamata hukum ya merupakan sesuatu yang tidak
terhindarkan ketika proses politiknya sudah dekat dengan pemilu pada hari ini tetapi supaya untuk lebih proporsional koinsidensi seperti ini sebetulnya sudah terjadi dan seringkiali terjadi dalam konteks yang berbeda yaitu Pilkada begitu kita menghadapi atau melihat dinamika konflik Partai politik ini kan bukan baru kali ini saja hampir semua partai politik sudah pernah mengalami contoh misalnya yang besar nih ya Partai Golkar itu antara kubu abuakri
dengan kubu Agung Laksono itu konsekuensinya sangat besar itu karena apa Karena pada waktu itu e semuaaikhadapan atau menysong Pilkada serent sempat terjadi sebuah situasi di mana ya terjadi buntah di mana sempat ada ada ada ada kemungkinan bahwa eh semua kubu tidak bisa mengajukan calon dan pada waktu itu justru diskresinya muncul dari KPU ini satu topik tersendiri sebetulnya KPU
memutuskan bahwa eh Setahu saya ini tidak ada dalam undang-undang ya pada waktu itu bahwa eh calon dari Partai Golkar itu bisa terima kalau kubu dari kedua belah pihak itu sama-sama tanda tangan terhadap ee calon yang sama begitu kalau hanya salah satu calon saja maka kemudian calon itu tidak diterima begitu itu satu preseden di mana konflik Partai politik terjadi dan kemudian berimplikasi terhadap pertarungan politik ya yang saya juga Ingat tidak
kalah apa tidak kalah penting kebetulan karena mungkin karena lagi di Kalimantan Tengah dinamika atau konflik di P3 antara kubunya Yan Farid dan eh eh lupa saya satu lagi Ya intinya begini pada waktu itu Pilkada serentak di Kalimantan Tengah akhirnya ditunda Akibat apa akibat eh satu kubu mengajukan nama a satu kubu lagi mengaju suryaadarma Ali ya mengajukan satu nama lagi gitu loh sehingga akirnya kemudian
proses pilkadanya ditunda beberapa bulan dan pilkadanya tidak jadi serentak bersama dengan dengan yang lain begitu nah saya enggak bisa bicara lebih jauh daripada itu ya Bung Deni punya argumentasinya dan mengatakan bahwa ini begal begitu ya sementara Bung Joni juga punya argumentasinya untuk mengatakan yang tadi beliau sampaikan begitu dan Ya kembali lagi bahwa semua proses ini kan e Suka tidak suka kan ujungnya forumnya itu kan ada di lembaga peradilan kan
begitu kan di lembaga peradilan semua proses eh konflik ee partai politik yang saya tahu juga ujungnya kan diselesaikan di pengadilan Golkar selesainya pengadilan P3 selesainya di pengadilan ee partai-partai lain selesai PKB selesainya di pengadilan gitu ya Walaupun memang di luar proses pengadilan Akhirnya ada proses-proses yang EE bersifat lebih eh personal begitu di mana dalam kasus P3 misalnya terjadi yang namanya Islah gitu ya kalau
di PKB sampai sekarang Setahu saya antara Muhaimin Iskandar dengan y Wah tetap tetap gak bisa ketemu begitu tetapi pada hari ini kita lihat bahwa partai politik yang berperan dalam proses-proses pemilu dalam proses pemerintahan yang diakui oleh semua pihak adalah partai PKB begitu Jadi saya tidak tidak bisa saya tidak bisa diajak untuk menyimpulkan Siapa yang benar Siapa yang salah masing-masing punya argumentasinya dan karena itu ya
keputusannya adalah nanti di pengadilan ya betul betul Bro maksud saya begini sebenarnya E saya mengajak anda untuk e maju termasuk tamu-tamu kita yang tadi itu untuk maju lebih jauh pada isu yang saya sampaikan tadi bahwa e tidak lagi hanya sekedar pertarungan antara kubu ahy ee di satu pihak dengan kubu Pak muldoko dan EE Pak Joni Allen sebagai pemain utama di kubunya Pak mldoko tetapi sudah sampai Pada tahapan soal positioning pihak lain dalam hal ini
capres ya kita kan pernah sempat mendengarkan bahwa ada yang mengatakan begini eh keputusan di Mahkamah Agung tentang gugatannya Pak Jonny Allen dan kawan-kawan kepada MK itu tidak dikeluarkan atau ada menggunakan kata digantung ini saya sebagai masyarakat politik ya saya mendengarkan itu digantung agar kemudian pihak ahy yang berada pada posisinya Pak Anis itu sebagai koalisi itu tidak bisa terlalu
jauh melangka apapun penerjemahan kita soal itu nah ini menjadi penting Pak jadi saya sebenarnya sudah mulai meninggalkan pertarungan antara kubu Pak ahy dan Pak muldoko sudah sampai Pada tahapan itu sebab kalau itu ternyata terjadi ee apaak kari Prof Deni apalagi ya dan seharusnya juga Pak Joni itu Ya kita harus bersama-sama agar kemudian kualitas demokrasi kita menjadi matang ini maka B Akbar Faisal harus mengundang
Hakim dari Mahkamah Agung untuk hadir di podcast ini atau alternatif lain Bung Akbar kemudian mencari informasi dari seseorang yang sangat Kredibel atau sangat A1 begitu untuk mendapatkan bocoran kan begitu kan enggak itu itu soal putusan Bro itu soal putusan maksud saya adalah ini sama aja bukan cuman sekedar bukan cuman sekedar keputusan akhirnya tetapi mengenai Kapan keputusan itu akan diambil kan He iya kan sebelum bicara
Siapa Apa keputusannya kan Tapi kapan keputusan akan diambil seperti kasus eh judicial review apa judicial review sistem ter tertutup atau terbuka orang kan bukan cuman sekedar dalam tanda kutip mempertanyakan atau menebak mengenai hasil keputusannya tetapi mengenai Kapan timingnya betul Eh selama ini kan selalu disampaikan atau banyak yang mengatakan ini kok MK lama banget mengambil keputusan kenapa enggak enggak cepat-cepat mengambil keputusan walaupun
e pertanyaan seperti itu juga berlaku untuk kasus-kasus lainnya ada kasus-kasus yang dianggap terlalu cepat ada yang dianggap terlalu lambat Walaupun ada juga yang rasa nya dianggap pas-pas saja kan begitu Jadi ee ya begini kalau kalau buat saya si ruang diskusi itu memang harus diletakkan dalam sebuah kerangka normatif tertentu begitu karena kalau kita tidak bersepakat mengenai kerangka normatifnya kita enggak akan pernah ketemu gitu
artinya Anda Anda mendukung Prof Deni mengeluarkan pernyataan itu yang sebenarnya tujuannya adalah menggagalkan kalau memang ternyata tertutup tadi penjelasannya kan Kalau saya jadi kalau saya jadi Prof Deni saya enggak akan seberani Prof Deni dengan mengatakan menurut informasi yang kredibel menurut informasi A1 atau apapun juga ini nanti keputusannya akan tertutup saya enggak berani karena karena saya walau menggunakan terminologi apapun juga
seolah-olah saya itu sudah tahu mengenai sesuatu yang di dalam padahal sesuatu yang di dalam itu itu jelas-jelas menurut undang-undang tidak boleh diketahui sebelum sampai pada waktunya sebelum diumumkan begitu dan oleh sebab itu juga Makanya mungkin itu yang menjelaskan kenapa seorang sal di Isra yang notae itu sahabat akrabnya bang Deni Indrayana Setahu saya nih ya dulu kalau ke Jakarta itu ya ya saya kalau ketemu Bang saldi itu ada bang Deni ada
bang Deni ada Bang saldiitu tetapi kemudian sekarang mau melaporkan bang Deni itu kepada asosiasi advokat begitu saya paling akan mengatakan ya bahwa ini keputusannya harusnya bersifat ee tertutup beg eh harusnya bersifat terbuka enggak boleh tertutup begitu Jadi ee menurut saya Ya ada ada batasan normatif-normatif tertentu ya Di mana kita itu bisa ee berbicara gitu loh Nah karena kita kalau kita keluar dari batasan normatif itu maka kemudian eh
dinamikanya akan menjadi lain dan akan menjadi berbeda begitu dan dalam konteks itu juga Mengapa saya dengan berat hati mengatakan ya kita tunggu saja apa Keputusan Mahkamah Agung gitu kalau saya yang ditanya nih boleh nih pribadi ya kalau saya yang ditanya pribadi saya akan berbeda dengan Bang Dendi mengenai dinamika yang terjadi Demokrat menurut saya kalau kalau mau pakai istilah pembegal nih ya saya pinjam istilahnya Bang pembegal Demokrat itu Johnny Allen
Marbun Bukan mldoko gitu Kenapa menurut yang saya tahu yang bergerak itu Johnny Alen Marbun gitu Ya bukan muldoko gitu nah kenapa Pak muldoko itu tidak bisa jadi pembegal partai Demokrat karena Pak muldoko itu menurut saya memiliki keterbatasan a keterbatasan C keterbatasan d bukan pengurus ya Iya Begini saya sudah punya pengalaman dengan beliau itu untuk urusan organisasi lain yang lebih kecil organisasi lain yang lebih kecil beliau
itu tidak tidak punya apa ya tidak punya e dalam tanda kutip kapasitaslah untuk untuk menggerakkan itu gitu loh apagi untuk partai politik gitu ya sayaak Saya berusaha mencoba menahan diri untuk menggunakan istilah yang lebihit Tetapi kalau yang kalau Bang ya Yang Kecewa paling kecewa itu Bang Kemudian beliau ada di dalam orang-orang yang yang bergerak kemarin Setahu saya itu bang Joni dan teman-temannya begitu sehingga kalaupun misalnya ada pembegal
pembegal itu Jonny Alen Marbun bukan mldoko begitu nah kalau kalau saya yang ditanya pribadi ya gitu dan dalam konteks itu saya mau mengatakan ya Kalau mau marah marahnya jnny Allen Jangan mldoko gitu mohon maaf yang ngatur mldoko itu Jonny Allen ya ini Enggak apa-apa nih viral yang ngatur mldoko itu Johnny Allen bukan mldoko jny Allen gitu ya Nah kalau okeendendend oke oke Saya ke Prof dulu Prof tentu saja kita punya Keterbatasan
waktu di sini ya soal itu tadi ya ini menarik ini karena kari mengeluarkan sebuah argumen baru bahwa Sebenarnya pembegal bukan jny Alen jadi ya sudahlah nanti diselesaikan nanti diselesaikan anu Bang dengan pakend lah saya mau ee ke Prof Deni menggunakan irisan dari ini bahwa e Sebenarnya ya menurut saya seorang politisi ya seorang politisi itu harus bersikap seperti Prof Deni dia harus mencari cara agar kemudian perhatian publik itu lari
kepadanya dan seluruh isu yang dikeluarkan dari isi hati isi pikirannya melalui narasinya itu mengasih ruang publik itu politisi menurut saya oke nah pada bagian ini kemudian saya mau bertanya kita harus memahami Prof Deni pada beberapa bulan terakhir ini sebagai apa sebagai seorang pengamat hukum tata negara sebagai seorang pengacara atau sebagai politisi Tadi saya sudah ungkapkan ya bahwa ini Seharusnya
politisi itu cemburu pada Prof Deni ya apalagi kan kita tahu bahwa Prof Prof Deni sekarang Eh akan menjadi calek dari Partai Demokrat untuk Kalimantan Selatan gitu ya Nah agar kemudian menjadi fair permanen ini Prof Tolong jelaskan kepada kita kita harus memahami anda sebagai apa sekarang agar kemudian masuk barang ini kita kita menempatkannya pada format yang sebenarnya Silakan Bang Ya saya akan jawab itu saya akan gunakan waktu saya sedikit saja untuk mengomentari
yang tadi sudah disampaikan sedikit aja Pak silakan silakan dua hal saja ee pertama kalau kita bicara fakta jadi tidak mundur ke belakang fakta baru ee yang diperlukan untuk menguji PK itu adanya legal standing legal standing daripada pemohon pengaju PK mldoko bukan orang Demokrat berbeda dengan tadi P3 goldlkar PKB itu semua pertarungan internal ya pakk benar pada saat mengatakan ini bukan internal ini orang luar mau
ngambil ibarat ibar orangga negara asing ininuduk sebagai presiden jadi negara Indonesia belum Ini detik pun dan pada fakta yang kedua Bang Akbar P Pak tentang pematnya sudah ditolak P punyaing untuk bicaraakta tidak punya tidak punya lagi standingnya dua orang ini menurut hukum eksternal daripada Demokrat berbeda dengankar PKB P3 yang tadi disampaikan oleh
Pak yang kedua saya berbeda yang membegal bukan all Presiden Jokowi di man- saya k di kalau orang mengat yangegal ini Presiden Jokowi membiarkan orang mencopet partai orang lain membiarkan orang membegal partai orang lain bagaimana bisa dikatakan itu hak politik pembegalan itu kejahatan pencopetan itu kejahatan pembiaran itu artinya kesalahan dan yang membegal
berarti Presiden Jokowi sesimpel itu dan itu bisa dibaca dengan berbagai langkah Kenapa presiden ingin Hanya dua dua capres saya tulis tuh Bang pertemuan dengan seorang tokoh bangsa beliau bilang capres dengan seorang pengusaha dua capres dan seterusnya jadi memang skenar memang skenarionya itu tadi saya mendengarkan Pak J Allen jadi mudah-mudahan Pak Pak J pak Ji nanti saya kasih
kesempatan Pak Joni kita ke Prof dulu baik Nah sekarang saya menjawab Abang Bang pertanyaan soal MK tadi kita ini hidup di ruang hampa atau di ruang yang sedang tidak normal Bagaimana hukum kita ini pada saat bicara tambang ba Bara nikel bagaimana itu hukum sedemikian diobrakabrik pada saat kita bicara sekarang pada detik ini di Mahkamah Agung sedang berkeliaran Mafia Hukum yang kasusnya sedang proses di KPK dari
hakim agung sekretaris Mahkamah Agung diakui berapa ee standar harganya dan seterusnya pada saat kita bicara saat ini kita punya Ketua Mahkamah Konstitusi hakim konstitusi sedang menjalin hukuman tindak pidana korupsi di Lapas suka miskin kita baru selesai dengan skandal pengubahan putusan MK kita baru selesai dengan Ketua MK yang mengeluarkan kata bce melanggat kode etik dan seterusnya maka di situlah saya bertelepon dengan Prof Jim Prof Jim mengatakan Den ini MK
yang saya bangun makin rusak kalau begini saya bilang Prof Jim MK itu bukan rusak karena satu cuitan tapi karena kualitas putusannya dan integritas hakimnya yang harusnya negarawan itu yang harusnya dijadikan patokan nih karena itu bang Akbar menurut saya meaningful participation yang dikatakan MK partisipasi yang bermakna yang dikatakan MK pada saat menguji undang-undang ciptaker dan lain-lain itu
harus ditingkatkan dosisnya kalau tadi modelnya gaya normatif bangkodari sahabat saya Eh saya eh ingin tertutup tidak terbuka ya tidak akan ada dampak yang kemudian itu memberi pengaruh terhadap tujuan advokasi kita bang Akbar saya ini tiap hari saat ini sedang punya perkara di MK yang kami lakukan bukan hanya menyampaikan permohonan memberikan jawaban menghadirkan ahli bukan di luar itu kami membuat rilis setiap kali
sidang saat ini Kami sedang membantu warga Pulau wawuni karena kasus nikah yang kami lakukan bukan hanya menyampaikan gugatan menjawab replik duplik menghadirkan saksi kami menghadirkan juga rilis agar publik paham dosisnya tidak cukup Bang hanya dengan berkata normatif dan kita aman kita harus menaikkan dosisnya melihat bahwa mafia peradilan ini masih demikian rusak dan ini Bang konsen saya sejak lama ya saya 30 April tahun
2000 Kenapa saya ingat karena angka nya 30400 30 April 2000 membuat Indonesian court monitoring karena diskusi kami di UGM mengidentifikasi yang merusak dunia hukum kita ad mafia peradilan pada saat saya ST khusus konsep yang sama saya ajukan ke presiden sbyj dan hadirlah subges pemberantasan Mafia Hukum ketika hukum sekarang masih saja diperjual belikan tidak cukup Bang Kita hanya bicara normatif harus harus ada dosis yang lebih karena itu meskipun saya
paham ada risiko disalahpahami saya tetap lakukan Bang ya Demi apa bukan demi politisi kalau demi politisi kepentingan Bang saya masih ada akademisinya Bang kalau saya ditanya yang mana menguntungkan saya sebagai calon anggota legislatif Demokrat di Dapil 2 Kalimantan Selatan yang menguntungkan sistem tertutup Bang saya saya nomor urusat itu bang I Iya dan orang seperti saya yang Abang tahu persis logistiknya terbatas itu tidak
cukup hanya nomor satu tanpa logistik Dengan sistem terbuka karena yang menang adalah yang punya logistik Abang paham Abang sudah beberapa kali maju ya orang seperti saya yang logistiknya terbatas itu akan lebih diuntungkan jika yang di e terapkan adalah sistem proporsional tertutup Kenapa saya tidak mengambil itu sebagai politisi karena saya sebagai akademisi masih punya pemikiran rakyat 80% menurut Sur indikator ingin terbuka Del dari
Fraksi masih ingin terbuka artinya mayjoritas aspirasi ingin terbuka dan tadi Kalau tertutup ada Riko deadlock itu analisis akademisi saya bahwasanya kemudian ada laporan ke lembaga keorganisasiukat Saya justru melihat itu harus diapresiasi dalam artian MK sahabat saya saldi dan kawan-kawan di sana lebih memilih tidak menggunakan tangan paksa negara dengan hukum pidana yang sebenar bisa juga mereka pilih tapi mereka membuka ruang berarti bagi
kebebasan berpikir berpend menyampaikan pandangan kontrol publik karena itu yang saya lakukan public control and media control public camp media camp untuk kemudian memberikan semacam pengawalan kepada MK supaya memutuskan sistem profesional terbuka jadi Bang kalau abang tanya ya saya pada saat menulis itu sebenarnya lebih sebagai akademisi oke ya sebagai akademisi saya saya saya tidak dalam posisiat Saya tidak berpikir saya k atau
karena menguntungkan terentu ya oke ya Prof tentu saja saya paham tapi kan ini ini forum saya harus mewakili pertanyaan publik ya eh itu tadi saya kat n Iya jadi eh Saya harus melanjutkan pertanyaan publik kepada itu dan anda sudah menjawabnya eh Saya kenal Anda ada beberapa pertanyaan ini saya sudah tahu jawabannya dari seorang PR Deni Rayana kita bersahabat tapi kan tentu saja saya harus menanyakan itu dan anda pasti paham itu oke eh sebuah sebuah sikap
yang harus kita hormati Nah sekarang saya ke Pak Jonny Allen dulu supaya saya fair anda jangan sampai mengatakan Oh Akbar Faisal tidak fair Anda saya harus berikan waktunya Anda Malah dapat dua gugatan hari ini ya kan gugatan dari profi bahkan juga dari K silakan begini P pertama kan tadi kan dia nomor s Dari kalel kapan dia Demokrat kan bole-oja kapan Demokrat dia Demokrat engak bisa nomor
tahun yang l G jawab Nanti ya toh kam tidak pernah membahas menjawab bahwa pasal yang dirubah SBI adalah pasal keluarga di mana bapaknya adalah apa majelis tinggi apabila majelis tinggi meninggal Dianti oleh anaknya ahy apabila ahir berkalangan tetap diganti oleh Ibas sebagai wakil ketua yang ditunjuk Ketua Majelis tinggi Anda tidak pernah menjawab itu sama kewenangan itu sementara anda bilang Anda akademisi
anda selalu berkelit yang berikutnya PK saya adalah PK di mana dalam PW di mana Pada saat itu dari mulai Pengadilan Negeri itu urusan partai bukan ditolak adalah NU karena itu urusan partai dan seterusnya sampai memperkuat PPK itu sat Yang kedua bahwa KLB dilakukan jauh sebelumnya saya masih anggota DPR Sementara saya kemarin itu melalui kasasi sudah dipw artinya apa akan bicara bahwa saya deklarator terus sesuka-sukanya itulah yang saya
bilang tadi bahwa Anda mengatakan tadi sebagai akademisi juga politisi tapi tidak fair tidak hanya membela di mana anda mendapatkan sesuatu dari SBY pada saat hanya membela itu ya Sementara saya juga sangat dekat ke SB 10 tahun jadi presiden ya saya tidak bisa caruk seperti anda Ya saya jelas ya sesuatu yang saya tidak pas paling tidak saya diam Saya tidak mau ya tahu anda
pada saat menjegal Anas ya menjegal Anas Saya ditelepon mudah-mudahan SB mengangkat ini supaya saya tidak boleh bicaraja saya tidak mau ditelepon pasti saya bicara azas praduga tak bersalah untuk Anas dibegal dari ketua umum menjadi wakil ketua presidium ya Anda akademisi atau Anda politisi atau Anda orang caruk untuk membalas Budi membi buta Oke Pak Pak Pak Joni Pak Joni Oke pertanyaan terakhir kepada anda saya lagi-lagi harus mengembalikan pada
format yang saya tanyakan tadi Kalau kemudian saya tidak tahu Saya tidak tahu sekali lagi apa putusan Mahkamah Agung kalau keputusannya mengatakan diterima Berartikan pasti anda lanjut tetapi atas nama kedewasaan berpolitik Saya mau tanya kalau ternyata Keputusan Mahkamah Agung mengatakan gugatan Anda ditolak Apakah anda akan menghentikan ini untuk kemudian fokus pada hal lain yang agar demokrasi kita barangkali lebih kuat atau apa segala macam seperti itu Pak
Joni Pak Akbar Anda tahu saya bidang organisasi saya tahu betul sayaat Ajas Taat Hukum dan taat keadilan Apun keadilan itu akan muncul dan tidak membuat berbalik-balik kata-kata atau membuat kata-kata Diksi dan segala macam dengan anak analisis-analisis untuk membenarkan dirinya sendiri ya itu jelas itu saya tahu Rikonya makanya waktu saya pun apa ke cas berdebat dengan SB di rumahnya yang moderatornya apa Ben Harman saya sampaikan apa adanya dan
saya siap akan semua resiko ya untuk kebenaran Dari Sabang Sampai karenaang betul anda tahu bahwa SB bukan pendiri SBY bukan pendiri istilah saya simbiose mutualistis bahwa Demokrat ada SB jadi presiden SB presiden Demokrat besar selama presiden tidak memberikan apa-apa kepada Demokrat kantornya gak punya and tah itu Pak saya sambil mendengarkan Anda ini saya membaca link berita ini ma tolak p
kitaan b to fair sekarang saya ke ee Pak kudari Bro Eh soal begal anda sudah bersikap tadi ini soal ee hal yang paling mendasar dalam demokrasi kita ini menyangkut dengan keberanian seorang Profesor Deni Indrayani bersikap yang sampai saya katakan tadi harusnya para politisi itu cemburu atau barangkali e perlu belajar dari beliau karena dia mencoba memain kan dirinya dalam konteks politik Ya
saya akan tanyakan kepada dia tentang risikonya nantinya tapi kepada anda pertanyaan ini apakah Prof Deni perlu diganjar dengan pidana misalnya karena tadi kan kita tahu kan sudah ada beberapa ancaman tuh menyangkut dengan sikapnya itu sikap ee yang dinyatakannya banyak yang kontroversil dan bahkan katanya dianggap itu membocorkan Rasia negara apakah dia lajak diganjar dengan pidana ee Mas skodari pertama sekarang ada enggak
Pasal pidananya itu dia dia kalau pasal pidananya enggak ada ya enggak bisa begitu Itu yang pertama yang kedua Memang mas Deni ini bang Deni ini kan Eh multitalenta kalau saya lihat ya berawal dari seorang akademisi ya masih muda tapi sudah sangat terkenal sangat fasih berbicara di publik menulis salah satu penulis ee bidang hukum di Kompas yang paling produktif begitu ya saya ingat karena pada fase-fase itu saya
juga seorang penulis bidang politik kemudian juga seorang aktivis ada fase di mana beliau menjadi seorang aktivis dan karena aktivismenya itu kemudian ya barangkali menarik perhatian Pak SBY lalu diajak masuk ke dalam pemerintahan sebagai seorang eh Wamen ya dengan latar belakang akademisi dan aktivis dan pada hari ini ya beliau menjadi seorang anggota calon anggota Partai politik dan menjadi calek dan ya harus saya tambahkan ee beliau ini pernah jadi
calon gubernur Walaupun waktu itu belum berhasil dan boleh jadi akan menjadi calon gubernur lagi di tahun 2024 yang akan datangitu I Nah kalau tadi Bang Akbar mengatakan eh ya politisi harus jealous kepada Deni ya ya saya sepakat untuk itu e jarang-jarang seorang ee politisi bisa merebut atensiik seluas eh Deni Indrayana begitu barangkali Saingannya pada hari ini saya kira cuman Mahfud MD saja nih kalau bidang hukum ya gitu jadi
ya ya kita melihat bang Deni ini kalau saya pribadi ya eh Memang melihat beliau sudah sudah sebagai seorang politisi begitu dengan energi seorang aktivis dan tool seorang akademisi begitu ya saya rumuskan ulang rumuskan lagi beliau seorang politisi dengan semangat seorang aktivis dan tool seorang akademisi nah seorang politisi yang punya semangat aktivisme itu pasti punya energi lebih Dan keberanian lebih seperti bang Deni gitu ya kayak saya saja kan Kok dari
gila ngomong peroda kan gitu kan Iya karena ada jiwa akisnya kalau Akademi biasa atau peneliti biasa kayak teman-teman suveor yang lain berani ngomong periode kan begitu dan terusang saya juga mengalami jugaodi tangkapodari gitu kan pernah dilaporkan juga ke polisi gitu cuman kan tinggal pasalnya ada atau tidak Gitu loh jadi terusang saya ngomong ada pasalnya atau tidak Itu pengalaman pribadi ada pasal begitu ada pasalnya yang gak bisa
diproses gitu loh e ya jadi paling tantangan tantangan tantangan paling nyata menurut saya pada hari ini bagi bang Deni karena beliau punya satu baju lagi yaitu baju advokat ya baju advokat nah kelihatannya baju advokat ini yang mendapatkan Apa tantangan yang cukup serius karena kabarnya mahkamah Ke mahkah Apa Ke as advokasi Nah mungkin fase berikutnya yang akan kita lihat yang akan menarik adalah Apakah kemudian Lembaga Advokasi apa asosiasi advokat
yang e Deni Indrayana bergabung di dalamnya akan memproses itu Dan katakanlah membuat semacam pengadilan atau klarifikasi atau Apun namanya sesuai dengan adrt dan di titik itulah kita akan menanti putusan berikutnya yausan berut yang kita tunggu-unggu adalah apakahr bersalah atau tidak menurut asosiasi advokat Indonesia gituan Saya akan berusaha mencari bocoran dari asosiasi advokat tersebuters at dan kalau saya sudah
dapat bocorannya nanti saya akan sharing dengan Bang Akbar supaya didiskusikan pada topik berikut Oke makasih nah saya ke pertanyaan itu ungkapkan ke kodari tadi itu mengatakan Apakah dia layak dipidana karena ini sikap saya supaya Anda paham Saya tidak pernah setuju orang dipidana karena pikirannya bagaimana saya dulu berkelahi dengan sahabat kita Rocky Gerung
menyangkut dengan Apakah kitab suci itu adalah Fiksi itu eh Kemudian ada beberapa eh aparat penegak hukum mendatangi saya untuk mencari tahu soal itu dan saya katakan saya jelaskan tapi saya katakan Rocky sangat tidak layak dipidana karena pikirannya E ini standing ini perlu saya sampaikan lebih dulu supaya eh apa Prof Deni dan masyarakat tahu bagaimana sikap kami di Akbar Faisal sensor Prof Deni eh tidak layak untuk menerima risiko soal itu
jadi meskipun saya bertanya nantinya Apakah Prof Deni bersiap untuk menghadapi kemungkinan itu tapi anda sudah tahu standing kita di sini Barangkali memang yang perlu kita kita pikirkan itu atau Anda jawab adalah apa yang dikatakan oleh kodari tadi karena ini menyangkut dengan sebuah profesi di mana Banyak aturan mainnya selain soal demokrasi semata soal misalnya apa anda diancam untuk tidak lagi beracara di Mahkamah Konstitusi sementara Setahu
saya integrity itu itu e banyak Punya agenda di sana silakan e Prof Deni Iya makasih Bang Faisal terkait dengan dengan risiko hukum ee baik pidana maupun etika ya itulah apa garis perjuangan kita ya bang pada saat kita mengambil padar ee apa ini obat dosis yang lebih tinggi makan juga high risk itu juga ada muncul higher risnya eh mudah-mudahan eh apa yang saya alami Ini bisa
membantulah memberikan apa sedikit ya Eh derajat kebaikan sistem hukum kita saya coba akan akan akan Jelaskan kenapa kenapa ini menjadi menjadi pilihan saya terbuka peluang untuk saya dipidanakan Iya dan sudah ada yang melaporkan ee menjadi terlapor ini malah derajatnya lebih rendah karena sampai sekarang betul Paken saya masih tersangka sudah 8 tahun Bang Akbar sejak akhir Februari 2015
eh yang dikenal dengan payment Gateway saya mengambil Riko Bang Akbar pada saat melihat bisnis proses pembuatan paspor itu macet Antan dari subuh Jakarta Selatan yang paling bagus j sudah banyak saya review salah satunya adalah model pembayaran saya cari caranya dan kemudian muncul istilah yang disebut dengan paining Gateway pada saat itu berjalan muncul ke saya singkat aja supaya saya Gambarkan singkat saja ini Eh Pak Deni ini ada peraturan Menteri
Keuangan baru keluar kalau pembayaran online tidak boleh ada biaya administrasi saya bilang baru keluar iya kita ada biayaasi berapa 5.000 ini yang manual yang sekarang sedang berproses bayar berapa r.000 Bapak Dilarang tidak tidak Bapak jadi pembayaran manual antri berjam-jam bayar r.000 tidak dilarang tidak ada aturannya pembayaran online tidak tidak antri lebih cepat baru ada aturan keluar dan dilarang Coba bayangkan apa yang saya lakukan Saya
bilang ini enggak masuk akal Oke jalan terus saya akan bicaraan keuangan itu yang saya pilih bang saya mengambil risiko dan kemudian itulah yang diolah pada saat kami eh melakukan advokasi menolak salah satu calon kapore bangersangkakan Abraham Sam ditersangkakan novel basped ditersangkakan saya juga jadi tersangk Sudah 8 tahun usianya jadi terlapor bagi saya justru derajatnya lebih rendah daripada sekarang posisi saya adalah
tersangka mudah-mudahan tidak muncul tersangka kedua Kenapa karena sama posisi kita bang saya juga pada saat memberikan advice kepada Presiden SB dalam banyak kesempatan waktu saya ST khusus presiden ataupun wakil menteri hukum dan HAM setiap ada ucapan tindakan kritik yang kemudian itu lewat batas Sebenarnya ada kebo dan mm lain-lain kita selalu dalam posisi tidak mengambil langkah pidana kita menganggap ya itulah risiko
demokrasi e sekali bebas bebas sekali kadang-kadang begitu nah kalau soal pidana kita tidak bisa melarang orang melaporkan Eh tapi saya mengapresiasi satu sisi mengapresiasi MK ada dua presis saya satu putusannya putusan ini jika dibandingkan dengan putusan perpanjangan pimpinan KPK yang pimpinan KPK itu kacau balau saya bisa jelaskan panjang lebar tapi yang sistem proposan terbuka ini ini lebih runtut lebih mudah dibaca satu
persatu mematahkan argumentasi pemohon tentang konstitusionalitasnya dalil-dalilnya dipatahkan dan karenanya layak untuk diapresiasi sebagaimana layaknya putusan KPK dikritisi jadi kita fair saja yang bagus kita apresiasi yang menurut kita tidak bagus ya kita kritisi itu apresiasi pertama apresiasi kedua adalah rekan saldi Isra MK itu mengatakan tidak melaporkan ke polisi menempuh jalur melaporkan ke lembaga
organisasi advokat Menurut saya lagi-lagi itu adalah ee satu langkah yang eh menarik dan mestinya juga diberikan ruang apresiasi karena tidak menggunakan tangan paksa negara untuk membungkam saya secara pidana Tetapi lebih memilih masuk ke wilayah etika tentu saya akan punya argumentasi-argumentasi bahwa pun tidak ada pelanggaran etika pada saat saya menyampaikan itu saya tidak sedang menjalankan tugas profesi saya sebagai
advokat Saya tidak memegang surat kuasa dari pihak manapun kait dengan perkara yang sedang berguar di MK jadi saya sedang tidak sedang melaksanakan tugas profesi saja sebagai lawyer dalam perkara itu saya tidak dalam posisi sebagai advokat Okelah walaupun dilihat Saya melaksanakan fungsi karena saya memang advokat punya kantor di Jakarta dan juga di Melbourne dan karenanya katanya juga akan dilaporkan ke Australia itu hak Mahkamah Konstitusi
kongres advokat Indonesia tempat saya bergabung presidennya Pak Cucu Hernanto saya di sana adalah salah satu Vice presiden salah satu Wakil Presiden di DPP jadi nanti surat MK datang tentu teman-teman yang akaneview dan menyikapinya karena saya pihak yang akan dilap Apa sikap teman-teman dan bagaimana Tentu saya tidak bisa jawab tetapi lagi-lagi ee risiko tentang itu bagi kantor dan lain-lain Ya tentu
teman-teman juga dakdikuk waswas tapi dari awal saya katakan inilah Jalan Perjuangan yang yang kita tempuh ya integriti bukan hanya menegakkan integritas moralitas integriti bukan hanya tempat kita mencari rezeki integrity adalah tempat kita berjuang menegakkan hukum yang adil menegakkan pemilu yang jujur adil dan demokratis karena itu kalau ada riko-resiko perjuangan itu harus kita hadapi dengan Tegar dengan
tentu menyampaikan argumentasi yang runtuh yang mudah-mudahan itu kemudian berkontribusi kepada publik begini sebenarnya harusnya sistem hukum itu dibangun begini sebenarnya cara berargumentasi hukum yang baik sehingga hukum kita ke depan mudah-mudahan bisa lebih nyaman dilihat karena yang hadir adalah pertarungan logika oke kan pertarungan ya kata-kata Bunyi cari muka dan sejenis itu yang ya bagaimana ya mendengarnya
menurut saya Mari kita bertarung logika Mari kita bertarung ee apa ee cara berpikir berargumentasi yang sehat sehingga yang yang kita yang kita apa perhadap-hadapkan adalah argumentasi bukan menyerang pribadi-pribadi ya oke Prof Deni eh tentu saja saya memberikan kesempatan pada anda untuk menjelaskan banyak hal sebab Anda juga mengatakan banyak hal tapi ee saya ee berharap semuanya
baik-baik saja ya Ee tidak semua kita bersepakat Prof anda tahu itu tidak semua kita bersepakat tapi saya tidak merasa perlu untuk berhadap-hadapan secara apa ya untuk saling menyakiti antara saya dengan anda e dalam perbedaan itu begitulah saya membangun e persahabatan dengan dan bukan cuma dengan di dengan semuanya dengan semua teman-teman e khusus kepada Mas kodari ee jangan asal ngomong saja saya tunggu durennya di
Jakarta enggak enak kalau dibawa ke sana Saya justru sebaliknya mengundang Abang ke sini cuman dengar dengengar aja enggak Fa Ini abang ke sini kalau abang di sini saya layanin mau makan sampai berapa biji saya layanin tapi kalau dibawa ke S Bany Oke dan EE tampaknya Mas Pak Joni Alen tadi sudah Ee keluar karena mungkin saja baterainya habis karena beliau berada di ruang ee apa di outdoor tadi ee sekali lagi bapak-bapak ee terima kasih telah menyiapkan waktu
untuk ini E saya memberikan kesempatan anda berbicara banyak tadi agar kemudian narasi kita di ruang publik itu menjadi semakin matang Eh para pemirsa itu kita hari ini anak-anak Indonesia yang tadi diwakili oleh empat orang bersama saya untuk saling bercakap tapi Sekali lagi saya perlu menyampaikan pikiran kami sikap kami di ak bahwa pikiran tidak layak dipidana Mari kita saling bercakap agar kemudian kebudayaan kita menjadi semakin
tinggi kearifan kita menjadi semakin tajam Terima kasih telah menyaksikan acara [Musik] ini [Musik] [Tepuk tangan] foreign
Commentaires
Les commentaires n’ont pas encore été chargés.