
Mazdjo Pray: AHY PIDATO LAGI ‼️ AHY DIKETAWAIN RAME-RAME LAGI ‼️ (Bletak #343)
ahyyangdiadanitukalaujokowiinibumnuntukdengannggak
Дизлайки — оценка проекта Return YouTube Dislike, так как YouTube их больше не публикует. returnyoutubedislike.com
Beredar video yang viral, dan dalam video itu Ribuan kader Partai Demokrat kumpul di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Maret. Mereka kumpul untuk mendengar pidato politik AHY, sosok yang jadi jagoan Demokrat untuk 2024 nanti. Pidato AHY terlihat sekali sebagai sebuah pidato yang dilatih puluhan kali sampai bisa tampil memukau keluarganya sendiri itu. Persis seperti Bapaknya, kalau nggak ada undangan pidato, maka dia bakal bikin evenet sendiri, pakai biaya sendiri, pidato sendiri, teriak-teriak sendiri, meremehkan pak Jokowi, lalu turun panggung, dan baru sadar kalau Presidennya belum ganti, lalu mulai lagi berhalusinasi. AHY memang lagi nyari panggung di mana-mana, selain buat cari nama tapi juga cari suara. AHY soalnya gak punya pengalaman berpolitik yang banyak, dia nggak punya rekam jejak memimpin sebuah lingkup masyarakat. Paling rekam jejaknya sebagai militer aja, tapi itu pun dengan pangkat dan prestasi biasa.
Meski nggak pernah punya rekam jejak memimpin, AHY banyak omong. Dia dalam pidato politiknya ini mengkritik-kritik dan nyinyirin pemerintahan Jokowi. Kritiknya mulai dari isu penundaan pemilu, utang negara kita, krisis ekonomi, pembangunan, dan lain sebagainya. Sebenarnya apa sih yang dia kritik? Padahal, dia cuma anak kemarin sore, dia bahkan gak punya pengalaman memimpin masyarakat di lingkup kabupaten! Tapi, malahan banyak omong dan nyinyir…. Memang AHY punya rencana apa? Kenapa dia serang-serang Jokowi dengan segala tuduhan dan argumen mentah itu? Cari muka, cari panggung, atau cari suara? Pidato itu memang sandiwara politik, seakan-akan mulut AHY memang mengucap kebenaran. Karena, sedikit-sedikit AHY bicara langsung ditepuk tangani dan diapresiasi dengan riuh. Bisa saja penonton bayaran kan? Padahal, itu ribuan orang ya cuma kroco-kroconya… Kayanya, AHY ini udah kadung dikultuskan,
udah kadung jadi dewa sesembahan mereka… Padahal apa yang AHY omongin itu ya cuma omong kosong. Omong kosong AHY dimulai dari argumen sok tahunya tentang pembangunan ekonomi kita. Menurut AHY, Indonesia lagi menghadapi masalah ekonomi yang sulit, karena keuangan negara kita tak terkelola dengan baik. Baginya, anggaran terlalu banyak digunakan untuk membiayai proyek-proyek mercusuar. Proyek mercusuar itu kata AHY tak berdampak pada kehidupan wong cilik. Ini omongan apa? Dia bilang, akibat banyaknya anggaran yang digunakan untuk proyek mercusuar, utang Indonesia naik tiga kali lipat. Omong kosong ini menarik untuk dikulitin. Proyek mercusuar ini apa emangnya? Jokowi itu membangun infrastruktur, membangun basis untuk pembangunan ekonomi yang luas. Tau apa AHY soal jalan tol di Papua, pembangunan Kereta Api di Sulawesi, pengadaan kereta cepat, Tol laut, pembangunan bendungan di banyak area krisis air?! Yang AHY tahu hanya strategi untuk cari muka, dia nggak pernah benar-benar tahu siapa itu wong cilik yang ia pakai sebagai dekorasi pidatonya….
AHY juga mengkritik kebijakan tentang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat milik Presiden Jokowi, salah satunya program food estate. Baginya ini adalah program grasa-grusu yang mengandalkan pembukaan lahan-lahan baru saja. Banyak program Jokowi yang AHY tuduh terburu-buru dan kurang perhitungan. Padahal, dia nggak tahu apa-apa soal kebijakan itu. Dia cuma tahu data-data yang tim ahlinya berikan, tanpa benar-benar melek isu dan berjumpa dengan wong cilik. Pidato politik AHY pada dasarnya hanyalah sandiwara politik untuk membaca data-data dengan cara yang berbeda. Tanpa menawarkan alternatif terhadap apa yang Jokowi bangun dengan luar biasa. Tanpa menawarkan kritik yang berkualitas. Selain nyindir Jokowi, AHY juga nyindir Erick Thohir dan BUMN. Kayanya, AHY udah mulai nyadar kalau suara untuk Erick Thohir di 2024 mulai kencang dan deras. AHY dalam banyak survei juga tertinggal elektabilitasnya dari Erick Thohir. OOO.. ini ceritanya ngiri bos? udah coba nganan?
AHY menuduh kalau dalam delapan tahun terakhir ini, kenaikan utang pemerintah mencapai tiga kali lipat. Belum lagi hutang BUMN yang semakin menggunung sebesar 1.640 triliun rupiah. Seakan-akan angka ribuan triliun ini dosa besar yang harus Erick Thohir tanggung sendirian! Padahal, kesan kalau BUMN banyak utang itu sebenernya cuma persepsi. Modal konsolidasi BUMN itu 3150 triliun rupiah, kenaikan pendapatan BUMN itu 2.613 triliun, dan juga kenaikan aset BUMN bisa sampai di angka 9.867 triliun. Kelihatan kalau tuduhan AHY tentang utang BUMN sangat mudah kita patahkan dengan data valid, karena memang omongan AHY bertentangan dengan prestasi yang Erick Thohir torehkan sebagai Menteri BUMN. Sepanjang sejarah BUMN, sepertinya belum ada menteri yang menorehkan profit BUMN sebesar saat ini! Dalam masa kepemimpinannya itu laba BUMN melonjak dari Rp 13 triliun menjadi Rp 126 triliun di 2021 dan menjadi 179 triliun di 2022. Itu hasilnya kalau punya Presiden sekelas Pak Jokowi,
ngerti soal usaha, ngerti soal cari cuan buat memakmurkan negara. Bukan presiden yang cuma memakmurkan kelompoknya aja, AHY paham tidak? Memang ada kesan AHY ini menyerang Jokowi lewat BUMN, lewat Erick Thohor, karena AHY nggak paham, Erick Thohir nggak perlu cari muka soalnya dia udah disorot oleh seluruh Indonesia hingga dunia. Selain soal pembangunan ekonomi, AHY mempermasalahkan masa jabatan 3 periode atau penundaan pemilu. AHY berspekulasi dengan lebay kalau Indonesia bakal jadi 'Banana Republik', artinya negara korup yang salah kelola. Dia khawatir kalau Pemilu 2024 ditunda dan seluruh jabatan diisi tidak melalui pemilu yang demokratis. Apalagi, dia mungkin hanya khawatir kalau nggak kebagian kursi, kalau kursinya nanti malah diisi orang-orang yang kualitasnya lebih bagus. AHY mungkin khawatir kalau suara rakyat ke Jokowi masih kuat. Sehingga Jokowi masih jadi pemimpin yang rakyat mau untuk jadi Presiden tiga periode. AHY anti Jokowi 3 periode, tapi lucunya
AHY sendiri kan bakal ngelanjutin "trah SBY" jadi 3 periode! AHY si pewaris dinasti politik SBY adalah boneka SBY aja. Kalau dia beneran jadi presiden atau wakil presiden, tetep aja SBY yang jadi otaknya. Toh, selama ini kan AHY memang gak bisa lepas dari bayang-bayang SBY sebagai patron. Dia si anak kemarin sore yang prestasinya hanya pewaris tahta. AHY bakal susah untuk ngembangin karir politiknya. Selain karena dipatronin, dijadiin boneka, dia juga nggak punya prestasi yang layak dibanggakan. Udah kayak gini, tetep banyak nyinyinir... Harusnya kalau udah tau kurang bagus, ya nyadar diri sedikit dong! Saya Mazdjo Pray Salam Bletak!
Комментарии
Комментарии ещё не загружены.