PEREMPUAN PARLEMEN - DPR RI - RIBKA TJIPTANING

PEREMPUAN PARLEMEN - DPR RI - RIBKA TJIPTANING

DPR RI

ituyangkansayakitajadiadanahakukalauinibisa

515,3 k
visualizações
4 k
Curtidas
846
Não gostei (est.)
0.8 %
👍 / 👁
34:02
Duração
25 févr. 2020
Publicado
3,8 k
palavras
id · automáticas
Legendas

Os “não gostei” são uma estimativa do projeto Return YouTube Dislike, já que o YouTube deixou de publicá-los. returnyoutubedislike.com

Transcrição completa

kita tuh harus jujur jujur termasuk mengakui kita siapa Nggak boleh jujur bukan jujur karena uang saja jujur mengakhiri kita siapa Nah itu yang orang kadang tidak banyak sama BPS beda datanya BKKBN pemerintah daerah anak saya aja kerja masih punya BPJS tenaga kerja bisa dobel aku bisa menikmati suasana enak jadi anak priayi itu cuman sampai 6 tahun terlahir dari keluarga ningrat Jawa dan hidup serba berkecukupan namun peristiwa

Gerakan 30 September 1965 merubah hidupnya 180 derajat di mana sang ayah tidak kembali pulang sifat kisah lengkapnya hanya di perempuan parlemen bersama saya nah dia kan ayah [Musik] lahir di Surakarta pada tanggal 1 Juli 1959 sebagai anak ketiga dari lima bersaudara ini termasuk yang paling beruntung karena masih sempat mengenyam pendidikan formal hingga mampu menjadi

seorang dokter dan membuka Klinik di daerah Ciledug dari situlah ia mulai berkenalan dengan para aktivis muda di Jakarta dan mulai mengenal dunia politik [Musik] dan ini adalah persiapan buat nanti mengikuti rapat selanjutnya banyak sekali nikiprahnya di DPR sudah 4 periode bahkan sebenarnya awalnya ceritanya Seperti apa sampai akhirnya gurita bisa masuk ke Senayan menjadi salah satu anggota dewan yang cukup

viral kemarin ya ini luar biasa nih wawancara sama aku biasanya wartawan atau pemrate-nya takut kan udah bicara Bagaimana ceritanya bisa jadi caleg pasti agak sedikit mundur dong aku ceritain ya dengan latar belakangku waktu itu presiden Gus Dur sama mbak Mega Wapres terus mencabut masalah kita harus jilidsus begitu tidak ada litsus saya bisa jadi caleg dong karena

latar belakang politik bapakku kan Nah begitu dicalek kan karena saya dulu wakil ketua DP dpdi perjuangan Jawa Barat aku ditaruhlah Sukabumi secara manusia sangat sulit aku itu kan dianggapnya bukan Sunda bukan Islam tanda kutip Katanya anak PKI Nah di situ Sukabumi itu kan basis Masyumi jadi sulit ya tapi dengan satu keyakinan Nah tadi kan kalau memang di Jawa Barat susah tapi akhirnya bisa diterima Bu

sama masyarakat dan akhirnya bisa menjadi justru dari Dapil Jawa Barat ya sekarang ini jadi itu kan kalau kita berjuang itu bermodalkan satu keyakinan jadi kalau kita melangkah tidak boleh ragu-ragu ya kan Satu keyakinan perjuangan itu dasarnya dari satu keyakinan bahwa perjuangan itu bagian dari iman yang kita yakini nah waktu itu terus karena saya dokter nih Apa sih kamu mau ngapain Ya udah Mas

aku beliin deh obat Aku mau keliling dulu kan sama Cianjur selain Sukabumi Cianjur 85 Kecamatan terus aku keliling bakti sosial dengan teman-teman dokter anakku juga dari dokter dan terus kecamatan-kecamatan terus aja Akhirnya sampai juga periode pertama nah berikutnya dicalonkan dicalonkan lagi sampai sekarang sampai sekarang 4 periode terlewat Oh berarti itu awal mulanya sampai akhirnya Ibu Rika aslinya dari Jawa Solo Putri Solo walaupun

mukanya kayak Batak ya kan [Tertawa] saya juga saya dari Jogja tapi terlihatnya kamu sih masih ada lembut-lembutnya Terima kasih terus habis itu pindah ke Dapil Jawa Barat di situlah mulai akhirnya dipilih sebagai salah satu anggota rumahnya di Tangerang gitu orang Solo tinggal di Banten dapilnya Jawa Barat nah itu berpindah-pindah jadi agak-agak pusing ini ya kan Tapi aku kalau kita

ngebahas Kemarin kan kita sempat tahu ibu viral sekali dengan permasalahan BPJS sampai akhirnya begitu kita melihat kita ketik aja Ribka Cipta nih langsung keluar semua soal Ribka cinta ini tidak menginginkan data yang terpenting adalah Bagaimana masyarakat tercover Sekarang pokoknya Bagaimana warga negara punya hak sehat yang sama maupun sama dulu soal akhirnya kita tidak pakai sekarang anggota DPR kita pakai Jasindo kita

punya yang sama dulu terus argumentasinya iklannya di tv saya muat kalau lihat gotong royong dengan gotong royong yang sehat memberi yang sakit semua tertolong gotong royong itu yang kata Bung Karno bukan begitu saya bikin got Oh ada yang Puncak Teh ada yang punya singkong rebus ada dengan sukarela dan punya itu konsep gotong royong benernya dari Pancasila Itulah gotong royong orang dipaksakan itu pemerasan

nah Seperti apa apa yang seharusnya pemerintah lakukan perjuangkan dengan BPJS ini apa yang Ibu ingin lakukan sampai itu viral ngomong siapa adanya dalam rapat Itu sebenarnya dari tahun ke tahun sudah biasa ngomong seperti itu mungkin momennya pas tuh saat itu meradang masalah orang kesulitan di rumah sakit ditolak seperti itu kan historisnya di BPJS kan aku juga ngomong di situ dulu kan ada skin sktm apa saja kok tapi bisa orang Pandeglang berobat

di Bandung nggak laku orang Papua di Aceh Indonesia Nah mimpi kita ada jaminan kesehatan nasional memangkas birokrasi kesehatan supaya jangan berbelit-belit tapi sekarang terjadi juga gitu loh jadi malah makin sulit Nah itulah yang membuat aku jadi marah kan Posisiku sebagai sulit ya kan sekarang ini kan aku untuk di partainya pemerintah seolah-olah Kok suaranya kayak orang oposisi tapi untuk persoalan rakyat

Sudahlah Bagaimana ya kalau memang kondisi sehari-hari yang kulihat seperti itu Pak Jokowi bagi Kiss di mana-mana kissnya ditolak di rumah sakit Kelas 3 penuh Pak kelas 3 penuh Bu Bagaimana kan kayak mencoreng mukanya Pak Presiden pertanyaannya apa ini sengaja menterinya menjatuhkan nama presiden atau enggak ngerti gitu kan Nah ini kan persoalan yang harus dipertanyakan defisit lah apa loh waktu bahas undang-undang BPJS itu memang namanya jaminan beda dengan

Asuransi udah hibah sebagai tanggung jawab negara 26 triliun itu sudah diberikan memang BPJS itu dibikin untuk defisit dan itu sudah sudah jadi tanggung jawab negara itu ada tertuang dalam undang-undang Dasar 45 pasal 28 pasal 34 sesuai dengan Pancasila sesuai undang-undang kesehatan sesuai undang-undang rumah sakit dengan sumpah dokter hipokrates soalnya udah semua cocok sebetulnya itu gitu loh Tapi kan masih nakal-nakalnya ada

itu jadi sebagai wakil rakyat aku juga tetap aja masih ngotot aja nggak mau lah kita ngelihat sehari-hari Nah jadi jangan dong kita dibelok-belokkan terus data-data data nggak pernah bener sesuai dengan video yang lagi viral Saya tidak butuh data karena berani kelas 3 semua diumumkan saya dorong kemarin Menteri Kesehatan coba saudara menteri berani sekarang berstatement secara politik bahwa kelas 3 baik itu Rumah Sakit negara maupun

swasta ditanggung oleh negara jadi kita punya hak yang sama dulu untuk sehat gitu dulu yang penting itu yang harus ditekankan ya bu Nah kalau melihat dari dulu ini kan permasalahan sebenarnya pemerintah ini ingin memudahkan layanan seharusnya ya tidak terkotak-kotak si orang Jawa Barat harus berobat di Jawa Barat orang Jawa Timur tapi kalau memang dia sudah berada di satu lokasi dia bisa mendapatkan kesehatan pelayanan kesehatan yang sama Nah kalau kita lihat

kembali kita flashback kembali sebenarnya pelayanan kesehatan dulu Jamkesda dan yang lainnya dibandingkan dengan BPJS sekarang itu tuh Seperti apa perbandingannya jauh lebih bagus yang dulu atau justru yang sekarang ini sudah bagus cuman haruslah ada yang diperbaiki di titik pelayanannya mungkin pemerintah daerah kan langsung tetapi kendalanya itu orang Bali nanti berobat di Sumatera nggak laku kartu jaminan

kesehatan Bali itu makanya perlu jaminan kesehatan universal coverage itu seluruh Indonesia bisa kepakai cuman tidak carut-marut seperti ini gitu loh Nah makanya harus dipangkas birokrasinya makanya itu tidak lagi ada rujukan yang mempersulit misalnya harus rujuk ke rumah sakit tipe C ke b ke ini Jadi sehingga kemarin saya ke rumah sakit Binjai Walikota Binjai aja pusing dia punya rumah sakit tipe B rakyatnya mau sakit beda kamu paten balik lagi ke b

dia bilang aduh gurita Saya pusing dah Saya mau seorang rakyat saya berobat di rumah sakit saya sendiri enggak bisa apa beda saya ke situ Ah itu yang salah itu jadi Udahlah enggak usah ada lagi rujukan pokoknya sekarang pasien boleh berhak menentukan mau berobat ke rumah sakit mana saja dokternya siapa saja dan itu memang perintah konstitusi itu rakyat untuk sehat semua harus dilaksanakan sesuai dengan tepat juga ya teman-teman Jadi kalau kita lanjutin

obrolan di ruangan Ibu boleh boleh kemana-mana tetap di perempuan parlemen Mari bu [Musik] kemari kisah hidupnya berliku perempuan yang kerap disapa Ning ini harus merasakan diskriminasi lantaran diketahui sebagai Putri mantan anggota partai yang terlarang di Indonesia pengalaman masa lalunya yang keras justru ia jadikan sebagai bekal hidup

untuk berhasil mendapatkan gelar dokter dan lolos sebagai wakil rakyat berbagai macam buku ia Tuliskan bukan untuk menentang negara ini melainkan dirinya hanya ingin membuktikan masih ada harapan bagi orang-orang sepertinya [Musik] hilangnya si embun pagi [Musik] ku sadar cinta tak selamanya bersatu bagai pelayan layang-layang dengan

masyarakat Oh iya di Pasar Senen itu dulu kan susah hidupku ya bapakku ditahan zaman Soeharto ibuku juga sehingga aku sama kakak-kakakku berpisah aku cari duit supaya bisa sekolah ya jadi pengamen jadi kondektur bis lah di Senin jadi dulu sih lagu-lagu Koes Plus jadi bisa lah bisa gitar bukan kursus otodidak aja Ya gitulah riwayat hidup jadi sekarang pun kalau lagi bete di rumah ya main gitar tapi sempat bikin album ya itu

albumnya untuk curcol tapi juga kadang-kadang soal keluarga soal nah ini saya mau membicarakan soal ayah nih Nah kalau kita browsing kita cari siap Kak Siapakah Ribka ciptaning langsung keluar dengan backgroundnya seperti apa sih kalau ibu melihat sosok seorang ayah ya kalau buat aku sih bapakku segalanya orang paling baik ajarannya baik kepada anaknya Bapakku bilang jangan pagar besi jangan pagar herder pagar piring artinya

sensitif dengan penderitaan rakyat ya kan jadi kita tuh jangan cepat puas diri karena puas diri itu adalah lonceng kematian juga diajarin juga idealisme seseorang itu Bisa bergeser cara hidup sehari-hari makanya saya untuk tetap belajar untuk konsisten yang susah itu kan konsisten karena kita tadinya mungkin aktivis di jalanan begitu udah duduk DP DPR kita lupa dengan kita dulu begitu duduk di parlemen nyaris tak terdengar suaranya Nah karena itu saya

belajar untuk konsisten itu jadi bapakku mengajarinya nggak pernah mengajari yang jelek ya kan pengajiannya bagus ya bapakku segalanya gitu orang bilang apa bapakku adalah yang ku banggakan sebenarnya Ibu Rifka ciptaannya adalah seorang keturunan bangsawan yang hidupnya sudah tercukupi dari kecil sudah enak gitu tapi di sini tadi ibu bercerita kalau ibu sempat menjadi pengamen Berarti ada sesuatu yang berubah ada yang

berubah entah mungkin itu karena Ayah yang pergi kemudian tidak kembali lagi ke rumah dan bisa diceritakan momen itu yang Ibu ingat di masa kecil yang membuat Ibu merasa tidak Terlupakan mau peristiwa tersebut sampai hari ini aku bisa menikmati suasana enak jadi anak priayi itu cuman sampai 6 tahun Bapakku itu Raden Mas suriptocondro Saputro turunan kesunanan Solo

terus Ibuku masih bantu ro Raden Ayu Lastri Suyati Kesultanan Yogyakarta jadi memang aku bangsawan gitu kan Darah Biru lah tapi terjadi peristiwa 65h hilang semua Itulah kalau Tuhan sudah mau ambil jangankan mobil BMW sepeda BMX juga diambil Jadi nggak bisa buat buat sombong lah seperti itu Nah jadi karena peristiwa 65 itu kami saya masih kecil dibawa larilah ke Jakarta sama ibuku tetapi nggak lama ibuku juga masuk kita

berantakan semua sehingga saya dengan kakak saya juga tidak bertemu ada sedikit cerita tidak bertemu itu dalam artian terpisah semua aku masih umur 9 10 tahun waktu itu masih Genting atau 68-an begitu ya kan karena aku lahir 58 68 10 tahun lah ya bapakku juga di dalam semua itu aku ketemu sama kakakku nomor 2 Saya lagi jadi kondektur bis terus kakakku jadi tukang parkir di gereja Santa Blok S Kebayoran Baru saya bilang ini kayak kakak gue nih yang

nomor dua gitu ya terus aku turun Mas itu kalau dibikin film Lebih sedih dari Laskar Pelangi langsung itu ketemu Kakakku itu ya kan kakakku yang nomor satu juga kemana entah tapi puji tuhan Lah Alhamdulillah kami 55 masih dalam keadaan hidup terus Ibu duluan bebas bapakku terakhir ya kan masih sempat dikembalikan tapi dalam keadaan sudah sakit-sakit parah Nah kita dalam keadaan itu hidup itu ya masing-masing Bagaimana

cara bisa hidup bertahan hidup sekolah diikutin sama aparat diganggu dianggap Mbak ideologi Bapak Pokoknya kita masih kecil-kecil belum tau sebenarnya itu karena jadi tukang ngepel di gereja Battle Indonesia di Mampang Prapatan Nah itulah jadi bisa di situ Tinggal dikasih lah pekerjaan itu nah terus sambil kita ngamen lah gitu kan di Pasar Senen udah ngamen untuk dibawa sukacita aja jadi dulu kita bergaul itu dibuat happy Dan

itu aku ceritakan sama anakku dulu aku pernah tinggal di ke Terminal Cililitan sekarang kalau lewat situ kubilang marah aku dulu mama pernah di sini dan ketemu temen bapakku di situ oh misalnya anaknya situasinya bawanya berhenti sekali nah terus perjalanan politik terus terus tahun 80-an lah saya dibawa selamanya Om Simon Tiranda kenal Pak Taufik kemas Nah itulah Pak Taufik dibilang Eh Mas Taufik

ini anak PKI belum bisa selesai dokter Nah aku untuk sampai situ kan juga nggak gampang waktu itu terus nggak bisa sekolah negeri Nah akhirnya Pak Taufik di biaya lah sekolahku gitu loh teruslah akhirnya berkarya di ikut PDI menjadi PDI Perjuangan jadi aku masuk di PDI itu juga masih PDI segi lima 83 saya udah Pengurus ranting ya 89 Kecamatan Ibu kalau bercerita soal keluarga sebenarnya kalau kita ingin ada lorong waktu ada yang bisa mem flashbackkan kita kembali

apa yang ingin ibu lakukan apa yang Ibu rindukan dari keluarga yang utuh yang sebelum ada peristiwa itu apa yang kalau aku tetap menanamkan kepada anak-anakku harus jujur dengan apa yang ada dalam keluarga sebelum anak-anakku menikah yang patah aku bilang kau kalau punya pacar Bilang Siapa kakekmu Siapa nenekmu Siapa orang tuamu tidak boleh ada yang ditutup-tutupi ngomong aja gitu dan nggak boleh itu bahwa kita itu harus jujur jujur termasuk mengakui kita siapa

Nggak boleh jujur bukan jujur karena uang saja jujur mengakui kita siapa Nah itu yang orang kadang tidak banyak bisa jujur seperti itu Ibu saya boleh bertanya sampai saat ini apakah Judgement masyarakat terhadap background ibu itu masih sering masih aku caleg kemarin aja dia Sukabumi beredar masih itu stop ku juga tahu Hawa itu kampanye hitam masih besok tusukan masih ada yang nempelin di mana-mana jangan pilih anak PKI tapi aku

ditanya teman-teman wartawan di sana ya di Sukabumi gimana mbak Ning nah udah biasalah terus gimana langkah-langkah ini untuk menang ya kerja rakyat aja mereka lagi bilang kafir anak PKI komunis aku lagi ngobatin orang dibilang kita lagi meresmikan Balai Latihan Kerja begitu aja menang juga 4 periode Setiap Pemilu itu isu muncul dalam mobil yang lebih dahsyat kemarin memang dan itu artinya masyarakat Indonesia sudah cerdas dia tidak akan termakan dengan

eee pemberitaan baking dia lebih melihat apa sih gerakan dari si calon yang akan dia pilih dan yang sudah terbukti seorang ibu ku ceritain dia gendong Anaknya ya kan dia bilang bu dokter ada yang masih manggil dokter ya saya sama Pak Kades enggak boleh loh berobat kan aku punya rumah sakit karena walaupun tidak ada tidak diizinkan Nah itulah saya yang bikin rumah sakit tanpa kelas padahal itu sesuai dengan ideologi Pancasila sesuai dengan undang-undang

siapapun nah tapi dibilang itu kan ideologi sosialis komunis padahal istilah tanpa kelas itu nah seorang ibu dokter Kenapa Bu kata bu dokter teh anak PKI gini saya nggak bilang Oh enggak biar dia nusuk saya nggak saya bilang menurut Ibu gimana Ah masa bodoh teuing lah Bu Dokter komunis kek yang penting anak saya waras Nah itu Bu jawabannya rupanya seorang ibu ketika kita berbuat dia akan mengakar di dalam hatinya dan dia tidak lupa ketika anaknya ditolong

itu dan dia ngomong ke orang-orang ibu-ibu lain dan itu satu pelajaran yang indah buat saya dan itu saya tularkan kepada generasi-generasi muda dan saya juga mendapatkan pelajaran yang indah sekali Pada kesempatan ini tapi sebelum kita ya tapi Sebelum kita lanjutkan Bu kita sebentar kita akan kembali setelah Pariwara tetap di perempuan parlemen [Musik] masih di perempuan parlemen tadi setelah

kita main musik ya ibu sekarang kita sudah ada di ruangan kerja ibu Ribka Nah kita kembali ngobrol lagi nih Bu kan sudah 4 periode berada di DPR sudah bekerja sepenuhnya untuk rakyat apa sih sesuatu atau cita-cita yang belum tercapai yang masih ingin diperjuangkan kembali banyak banget banyak dan Komisi 9 itu memang dari awal mungkin Ibu Megawati kan taruh saya di situ karena latar belakangku dokter ya

bahkan pernah dua periode menjadi ketua komisi waktu partaiku oposisi itulah politik giliran berpuasa malah anggota biasa tapi itu politik jadi mimpi saya ke depan itu tidak boleh satu orang pun yang tertolak dari rumah sakit sesuai dengan perintah konstitusi berarti itu yang ingin diperjuangkan kembali suatu saat itu nggak rakyat itu tidak ada lagi yang rumah sakit itu yang mimpi-mimpikan jadi masih panjang kalau sekarang pun sudah ada BPJS jaminan

sosial yang tingkat nasional tapi kan malah tambah carut-marut karena bukan salahnya undang-undangnya jadi jangan dibubar undang-undang lainnya jadi jangan disalahin BPJS nya tapi yang menjalankan itu mungkin kurang paham atau kurang menjiwai roh BPJS nya itu sendiri nah jadi kadang-kadang orang salah bubarkan bpj bukan BPJS nya tapi sebetulnya Orangnya kurang pas karena banyak juga orang yang menemui saya Oh kalau itu diserahkan saya 2 tahun

selesai aku konsultasi juga pada ahli-ahli asuransi Bahkan dia bilang itu memang jaminan yang untuk siapa tapi dia itu mampu jangan kelas 3 dibeli sama negara sampai kelas 2 pun sanggup menjalani beli dengan kondisi seperti sekarang artinya kan kenapa bisa seperti ini artinya yang menjalankannya nggak bener nah Menteri Kesehatan sebagai Leading sektor kesehatannya juga kurang itu Aku dorong menteri minta sama Pak Jokowi rapat

kabinet khusus BPJS Ada semua itu harus ada nah ini kan atau orang Jawa gimana ya gayaku untuk tuntas karena kesehatan ini Hakiki banget yang pertama dan kedua pendidikan Kalau dana desa aja bisa 77 triliun masa untuk kesehatan kalau udah dana desanya bagus Jalan Desa bagus kalau orangnya pada idiot oon gini-gini gimana ya kan Nah itu mimpiku ke depan jadi masih itu aja yang tak

pikirin gimana sih masih ada orang wa jam 02.00 malam mbak Ning udah di UGD ditolak mbak Ning ini kan sedih sedih banget gitu loh jadi itu yang mimpi saya yang kedua buruh ya kan selalu kalau ini bus slow gitu kan ada yang bisa di omnibus laukan ada yang tidak juga tidak bisa dihantam promo aja begitu kalau untuk burung agak hati-hati Guru itu bisa tahu mana undang-undang yang bisa buat dia nyaman Okelah untuk kepentingan pengusaha untuk kepentingan

juga buruk negara tapi jangan lupa bahwa negara ini bisa aman kalau tiga-tiganya nyaman 33 bukan militer mahasiswa dan buruh itu yang bikin negara aman kalau udah buruh bergerak hati-hati dia seminggu nggak kerja aja semua pengusaha bangkrut investor dan kajian-kajian dulu akbc zaman menolak undang-undang 13 2003 untuk direvisi saya ketua polisi itu bukan penyebabnya bukan buru lho yang bikin investor itu

Tapi kan persoalan hukum penyelesaian di bawah meja Jadi jangan disalahin Bu nggak apa-apa gara-gara burung nih terus investor-investor kita itu kadang-kadang main ngancem aja ini kalau ini sekarang ini investor akan hengkang dari Indonesia kemarin semua Bung Karno bilang hasil bumi adalah boleh kita untuk kita dan dari kita bahkan

itulah kan dan itu trisaktinya Bung Karno berdaulat di bidang politik ya Mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya investor itu kalau investor akan kita ikut-ikut ketakutan jadi kita yang panik sih dan sampai sekarang lah ada investor yang takut yang yang tetep aja orang bumi Indonesia itu kaya raya Koes Plus bilang kan Nusantara nyanyian Nusantara sampai berjilid 5 Nusantara masih kecil nyanyi Nah itu

mimpi saya buruk Sejahtera ya kan menurut KHL kebutuhan hidup layak kok ada sih celana dalam crocodiles pakai celana dalam crocodile orang undang-undang Setiap warga negara berhak punya lelaki yang sama parfum memang bener nggak boleh pakai parfum soal dianya satu milis seribu anggota DPR 2 juta silahkan tapi boleh pakai parfum banknya juga dulu terus tidak boleh ini tidak boleh nggak dia punya hak yang sama kenapa nah jadi bagaimana

dia juga manusia dia juga warga negara yang sama punya sehat harus Sejahtera harus ini jadi masih ada mimpi itu sebelum saya mengakhiri perbincangan kali ini yang sebenarnya saya tidak ingin berakhir Saya mau kasih beberapa pertanyaan kuis harus jawab dengan cepat ya Bu Dan nanti saya akan menanyakan apa alasannya yang pertama adalah dokter atau wakil rakyat cita-cita rakyat keinginan rakyat perjuangan rakyat itu melalui di

parlemen Oke Walaupun waktu awalnya juga kan bisa diperjuangkan melalui wakil rakyat kemudian Surakarta atau Cililitan Surakarta bukan Cililitan walaupun itu menyakitkan tapi harus tetap ku kenang karena aku lahir [Musik] walaupun sedikit trauma aku kalau lewat Solo jayanya bapakku Raja paku Solo tuh masih ada yang sampai sekarang Raja paku Solo

juga di Karanganyar yang belum bisa kembali untuk berkunjung ke Solo kemudian kayak napak tilas gitu sering ya walaupun menyakitkan lah tapi ya bercerita anak-anak ini dulu pabrik eyangmu begini-begini ya tapi itu sejarahlah walaupun juga Cililitan sebagian dari sejarah itu sejarahnya apa kalau di Cililitan dalam pelarian itu kemudian ilmu politik atau ilmu kesehatan ilmu kesehatan

walaupun tadi di awal memilihnya adalah wakil rakyat kemudian di belakang karena aku bisa sampai jadi wakil rakyat karena aku jadi dokter dulu Tetep aja dulu jadi dokter praktek jadi caleg ditanya Mas Taufik apa nih saya pengobatan gratis keliling mengobati rakyat-rakyat dan itu tetap dikenang orang tahunya bu dokter saya di komisi 9 kalau ketemu ibu [Tertawa] panjang perjalanan Ibu dari Surakarta

Cililitan kemudian menjadi dokter sampai akhirnya menjadi 4 periode menjadi anggota dewan pasti ada orang yang berjasa ada orang yang sangat mendorong ibu satu orang saja Siapa yang ingin diucapkan terima kasih dan apa yang yang membuat dia begitu spesial buat ini kalau satu orang susah oh banyak berarti kalau satu kalimat keluarga kok kalau satu kata keluarga kalau untuk internal varian tapi kan juga ada dari partai ya

kan Tapi yang paling berjasa dia mendoakan anak-anak juga korban tidak pernah didekati mamanya ya kan hilang waktu berbilang waktu bersama anak-anak kan tetapi juga semua jalannya juga ada perannya bus itu ada peran Mas Taufik ada peran Mbak Mega ya kan yang paling R1 yang sekarang satu kemenangan yang sudah saya dapat yang kemarin jadi gunjingan lagi mesti tahu nih Kemarin saya membantu anak keempat presiden datang satu kebanggaan saya orang enggak

nyangka saya jelas begitu Waduh dengan hidup saya yang seperti itu dan akhirnya bisa juga aku mantu orang ri1 datang itu kan suatu keajaiban kau ingat dulu seperti itu gitu ya itulah harus bisa teman-teman ini harus bisa semangat hidup lihat hidup saya yang dulu bukan apa apa bukan siapa-siapa sekarang jadi apa-apa ibu boleh dong Satu kata buat siapa saja yang nonton buat ibu berpesan kepada mereka buat semua para pemirsa

saudara-saudara khususnya anak-anak muda nih maju ke depan Jangan lihat ke belakang bersemangat dan jangan putus asa bahwa semuanya itu ada waktunya dan pasti kita bisa ada kemenangan merdeka Terima kasih tadi untuk waktunya Terima kasih untuk cerita-cerita yang sangat menginspirasi maju terus perempuan Indonesia Tuhan adalah menentukan nasib bangsa kedepan [Musik]

[Musik] dengan badanku [Musik] [Tepuk tangan] menga rungi Samudra cinta bukanlah hal yang biasa tak semudah [Musik] mengucapkan janji

[Musik]

Capítulos

  1. 00:00Introdução
  2. 04:16Yang, Dengan, Kita
  3. 08:32Yang, Saya, Sakit
  4. 12:45Jadi, Yang, Bapakku
  5. 17:01Yang, Masih, Kita
  6. 21:16Yang, Saya, Tapi
  7. 25:33Yang, Investor, Saya
  8. 29:46Yang, Anak, Saya

Tags

DPR RIPEREMPUAN PARLEMEN 2020RIBKA TJIPTANINGPEREMPUAN PARLEMEN - DPR RI - RIBKA TJIPTANING

Comentários

Os comentários ainda não foram carregados.

← Voltar às ferramentas