Eko Kuntadhi & Kang Sobary : KEMANA JOKOWI AKAN BERLABUH ⁉ (Masuk Pak Eko #164)

Eko Kuntadhi & Kang Sobary : KEMANA JOKOWI AKAN BERLABUH ⁉ (Masuk Pak Eko #164)

2045 TV

itudiayangapakitaenggaktapikaniyainijokowiorang

617,4 k
visualizações
7,8 k
Curtidas
386
Não gostei (est.)
1.3 %
👍 / 👁
25:30
Duração
14 déc. 2024
Publicado
2,8 k
palavras
id · automáticas
Legendas

Os “não gostei” são uma estimativa do projeto Return YouTube Dislike, já que o YouTube deixou de publicá-los. returnyoutubedislike.com

Transcrição completa

Bagaimana bertemu dengan perdana menteri luar negeri negeri asing H bertemu muka-muka begini baca dialog terbuka bisa B akan baca bisa baca jug akan baca ini Yes eh your excellency I think Indonesia will Eh gimana itu itu Wapres itu jadi Pak Jokowi itu kalau enggak salah anggota kehormatan Golkar sekarang Oh tapi ditolak Bung satu pihak ngomong begitu pihak lain langsung menolak bukan bukan Enggak ada

enggak ada enggak adaitu iya oh gitu oh terus jadi piye tuh Kang l sak karepe kono lah Semenjak pples itu titik baliknya Jokowi ngamuk Oh Jokowi ngamuk sesumbar kowe iso ngalahke aku ampuh pada 2014 awal-awal pemerintahan dia l ya awal-awal pemerintahan dia Di mana bngeko adalah seorang pendukung mati-matian Wah pendukung garis keras saya ya garis keras Iya ya tapi ya gue

juga pendukung garis keras karena saya Saya pengin tanya apa yang bikin jenengan kemudian berubah dan dia selalu berkuar-kuar ngomong kelas tinggi saya nasionalis nasionalis itu jangan dikatakan wujudkan dalam tindakan saya anti korupsi ya bagusnya bukan mainlah itu tapi wujudkan itu dalam tindakan jangan diomongkan saya TNI lebih dari TNI ya ya itu bagusnya Bukan main tapi wujudkan dalam

tindakan jangan jangan [Musik] ngomong itu sekarang Pak Jokowi katanya sudah bukan lagi anggota PDI otomatis otomatis juga Mas Gibran Mas Gibran sudah bukan lagi anggota PDI mantunya juga Oh mantunya memang sudah pindah Kan sudah sudah punya kartu anggota apa grindra ya mau-maunya gerinda ya kalau Mas kaisang dia PSI ketua jadi Pak Jokowi itu kalau enggak salah anggota kehormatan Golkar sekarang Oh

tapi ditolak bng satu pihak ngomong begitu pihak lain langsung menolak bukan bukan Enggak ada enggak ada enggak ada Oh gitu Iya Oh terus jadi pi tuh Kang sak karepe kono lah Apa urusannya kita mikirin Jokowi Iya mau jadi gelandangan apa mau jadi apa ya itu nasib dia tapi kan dia dulu kan di ketika masih Walikota dicalonkan oleh PDI sampai e pil presiden terakhir dia tetap dicalonkan oleh partai yang sama kok menurut jenengan apa sih Kang latar

belakang Dia kemudian ber bukan konflik ya Ya mungkin konflik ya berkonflik dengan bdi dengan partai yang sejak awal supporting dia itu apa iya iya iya itu orang beranilah Pak Jokowi I orang berani berani karena orang berani karena berani bertindak Durjana segala rupanya loh iya kalau orang itu mempunyai sesuatu yang barangkali sebutannya etika lah an santun menjaga menjaga kepantasan hidup he

kecewa kecewa tapi enggak akan berani frontal melawan Mbak Mega begitu bagi orang yang yang punyalah he punya hormat pada diri i ya ya lalu punya kehormatan bagi orang lain itu enggak akan H tapi Jokowi melampaui batas itu batas dia bukan sekedar orang yang punya kehormatan bagi dirinya lalu punya rasa hormat pada Mbak megang Enggak dia marah karena minta tiga periode enggak boleh Oh ya Mbak Mega kan orang yang benar itu

oh mungkin karena kalau anak kecil tu dulu dimanja minta dulu apaa dikasih dikasih Minta Jadi ini dikasih tapi kan ee batas terakhir ada batas konstitusi kan Kalau kau mau minta ini dan itu sepanjang hal itu tidak melukai tradisi tidak melukai aturan tidak melukai konstitusi bagi PDI oleh Boleh boleh aja Oh tapi berhubung kau melawan dan ingin membuat kehancuran bagi konstitusi Mbak Mega tidak lagi punya tanggung jawab aku enggak bisa tanggung jawab lagi he jadi

hanya satu kata tidak boleh Oh Jokowi kecewa oh nah Jokowi kecewa karena biasa biasa di di permintaannya selalu dipenuhi ya ah dia merasalah dia kan orang gede ya kekuasaannya gede di seluruh Indonesia semua orang takluk Iya ini Mega itu harus takluk sama gua kan gitu impian dalam dirinya itu model gitu tapi memang terkesan ya Pilkada kemarin misalnya di Jawa Tengah Apa itu kesan dalam tanda kutip persaingan atau konflik pak ee

wakilnya Pak Jokowi atau orangnya Pak Jokowi dengan Bu orangnya PDI yang bersaing sangat keras di berbagai daerah itu kentara sekali Kang ya itu kentara kentara dan dalam hal itu malah semenjak Pilpres Oh ya ya kalau Pilpres kan memang itu titik baliknya kan heah semenjak Pilpres itu titik baliknya Jokowi ngamuk Oh Jokowi ngamuk sesumbar kowe iso ngalahke aku ampuh Oh Ning kowe I sopo H ya wi wi Mul kowe II sopo

Oh Mes mesti ada orang yang bisa menanyakan gitu kowe I sopo kok sesumbar koy ngono setidaknya mantan presiden lah Oh iya Waktu itu malah presiden iya io Presiden itu formil posisimu Ning dibakang kamu yang mendukung kamu tuh siapa jadi perlu ini para penjilatnya itu ya to acacung-acungnya Jokowi itu he perlu paham ketika dia menjadi presiden tahun pertama Iya tahun 14 itu Iya 2014

2014 kemenangan itu dilihat Bung he loh kemenangan ini tetap karena mesin partai Oh tap jadi kewibawaan Jokowi sendiri sedikit kontribusinya bagi kemenangannya Oh Jokowi yang namanya pengaruh Jokowi kepada pemilihan umum tahun itu itu tidak nampak ya kita punya sebutanlah orang bilang tidak signifikan oh karena sebenarnya itu lebih merupakan suara partai iya iya i i nah kemenangan itu karena mesin partai Jokowi sendiri ya menyumbang

tapi sumbangannya enggak signifikan itu pada 2014 awal-awal pemerintahan dia lah ya 201 awal-awal pemerintahan dia Di mana bungeko adalah seorang pendukung mati-matian Wah pendukung garis keras saya ya garis keras Iya ya tapi ya gua juga pendukung garis ker karena nah saya Saya pengin tanya apa yang bikin jenengan kemudian berubah ah sama enggak sama saya ini kira-kira samaalah apa apa yang bikin G yang

membuat Jiwa Saya berubah karena Jokowi sudah mengkhianati Jalan politiknya sendiri apa itu k kiblat politiknya I urusannya nabrak apa saja oh yang terlarang h i berani ngelawan PDIP karena PDIP enggak boleh he Engkau Minta tiga periode tidak boleh lagi kau minta perpanjangan tapi dia nekat H bahkan kemudian secara menyolok he mengangkat anaknya itu melalui si osmanosman itu oh barang yang sangat memalukan heah Nah kalau kita berada di barisan orang yang

memalukan seperti itu apa kita ini sejenis tikus yang manut saja enggak kita manusia Merdeka punya pemikiran Oh iya i kita punya sesuatu yang namanya political wisdom iya iya iya dalam aku jauh lebih tua dari Jokowi Iya di muka bumi ini aku membaca membaca membaca mengalami mengalami mengalami yang Jokowi tidak baca Jokowi tidak alami he gima H jejak kehidupanu lebih keren lah

dalam menghimpun menghimpun ilmu-ilmu kehidupan Iya di Jokowi enggak punya ilmu kehidupan adanya ilmu pemerintahan Ilmu Politik Politik Politik di mana menipu agak diizinkan di mana melakukan sesuatu penyimpingan penyimpangan-penyimpangan yang memalukan diizinkan di dunia politik karena kan kita dulu saya lah ya mungkin Kang Sobari sama membela Pak Jokowi Karena nilai yang dia bawa itu sesuai dengan nilai kita karena Jokowi

Adalah Kita iya sesuai dengan Jokowi rakyat kampung tapi bisa jadi presiden dan kelihatannya seperti membawakan sesuatu yang membuat kiblat kita itu sama dengan dia Iya ya mula-mula begitu tapi sesudah dia punya Ambisi politik intinya memuliakan dirinya sendiri tapi ketahuan dia dulu namanya si Mul ya aku manggil Mul lah Mbah Mul itu sesuatu yang namanyaan bung Oh Jokowi kita semuanya meny Jokowi dikritik apa saja tidak marah ya

tidak marah tidak jawab I Apakah anda mengira itu karena dia orang bijaksana dulu saya ketika orang mengkritik Pak Jokowi yang menurut saya mulia itu saya membela di depan itu membela di depan tapi ada suatu jeda politik tertentu Iya suatu jeda politik di mana kita berpikir kok orang ini dikritik tajam kayak gini kok Puh diam diam saja sabar Apakah dia orang sabar W tidak Bung ketahuan bagi orang yang mengamati secara seksama dan mendalam

apa silakan kau ngritik apa saja kau ngomong apa saja silakan gua enggak akan marah yang penting anak gua ini jadi wapres itu bung tukarannya bung jadi dia Bu yang baik he karena dikritik penuh kesabaran menerima kritik kok bukan bukan dia menukar kritik itu dengan jabatan anaknya nah anaknya yang enggak bejaji itu apa itu kang bejaji itu aku aku dewe or uh Ki engak penting ini banak orang enggak ngerti juga berjaji aku juga enggak ngerti enggak berjaji

itu ya kira-kira enggak ada maknanya begitulah Bung ilmunya enggak ada I hah jadi Walikota jam malam sudah tidur begitu kelar dari jabatan walikota apa yang ada di kantornya dikeluarkan semua tidak ada satu buah pun buku yang ada mainan-mainan loh mentah mentah ya tapi barangkali dengan begitu dia bisa menikmati hari-harinya main gitu kan I terserah bisa menikmati Kepalsuan

sebagai pemimpin sekarang kan kita tahu Bung apa-apa itu kelihatannya blusukan niru bapaknya persis dikira blusukan di zaman bapaknya dan blusukan di zamannya dia itu masih satu makna sudah tidak relevan lagi Belum lama ini dia mimpin rapat bng membaca Bung Oh baru baca dia membaca itu omongan e kalau kita kan ngomong bapak-bapak yang mulia nah sore ini kita membicarakan persoalan pokok isinya kehidupan nasional kita di bidang ekonomi politik nah yang ingin kita

bicarakan dalam hal ini ialah ini ini ini bagaimana kita tetap memiliki Wibawa di dunia internasional I tapi bagaimana pula secara ekonomi kita ini masih melindungi Golongan pekerja-pekerja kita nah persoalan inilah yang ingin kita bahas H sekarang Menteri Keuangan tolong omongah sudah gitu menteri apa menteri apa menteri apa dan itu dikomentari bung dia enggak mungkin komentari H dia kan enggak pernah Bung jadi ketua senat mahasiswa atau mengalami

Oh Bel dia di Singapura enggak ada senat di Singapura ya pertama itu yang kedua itu artinya bahwa dia enggak punya aktivis sebagai mahasiswa Iya dia tidak digodok dikawah he Candra di muka dalam kehidupan politik ya orang yang tidak melalui pendidikan macam gitu ya hampa itu hidupnya itu Tapi realitanyaanya kan dia Wapres kita realita realita dia wakil presidennya Pak Prabowo Iya kan mau enggak mau kan kita harus kalau ditanya kita misalnya

ke luar negeri siapa wapres Indonesia kan harus kita jawab juga ya aku akan jawab kalau aku iya dengan bangga dengan Wah I don't know frankly speaking I don't know who is the first president of my country I I really don't know terus dia kan akan nanya ini ini segala rupa akan nanya seperti tempo hari ada momentum saya ketemu wartawan-wartawan Malaysia Iya Ee Kita mau ke negeri Jepang bersama-sama oh itu di airp itu ada yang nanya Eh enk Suari

he who will be your next president Well I don't know but I think he it will be two people either Pak mahatir or Pak likwanyu aku bilangnya begitu Presiden Republik Indonesia itu siapa mungkin pak mahatir Mungkin Pak likuan woh mereka ketawa seperti anda ituitu y ketawalah mereka isasi enggak ya Ah engak usahah ngomong kayak gitu-gitu tapi bahwa aku punya humor politik karena di negeriku itu Zaman kan

tidak ada itu momentum ketika si sbysby itu itu nipu Mbak Mega dengan telikungan politik dan sebagainya e kita kan itu masih zamannya Mbak Mega Iya tapi kan itu akan ada perubahan akan ada pemilu dan sebagainya Ya itu pertanyaannya Encik subari presid ya aku bilang it will be either Pak Pak mahatir or pakw senanglah mereka Bung senanglah mereka dan aku juga senang aku juga senang you tah akibatnya apa apa aku

ditawari jaket kulit sama mereka Encik submari kalau Encik itu senang lah sama jaket kulit itu ada di tempat kita itu nanti saya kasih kirim itu tapi sampai dari zaman Mojopahit sampai zaman Mataram sekarang belum dikirim Enggak dikirim dan saya tidak mikirkan lagi kayak gitu kan i i kayak gitu ya itulah heroin-iro ini dalam pergaulanku tapi yang menarik nih Kang eh apa menurut jenengan ya teropongan jenengan ya dalam konteks apa ya amatan jenengan soal eh

Indonesia ke depan ini kan pasti ya Mas an kan enggak mau dong karir politiknya berhenti jadi wapres dia juga pengin juga kan seperti bapaknya jadi presiden dan lain apa alasannya alasannya karena dia mau mau ke situ tuh Apa alasannya karena kekuasaan kan kekuasaan itu harus dibekap oleh kemampuan Oh kemampuan mimpin rapat aja moco Hm Bagaimana bertemu dengan perdana menteri luar negeri negeri asing H bertemu muka-muka begini dialuh terbuka akan

baca bisa baca jug akan baca ini Yes eh your excellency I think Indonesia will Eh gimana itu itu Wapres itu i y Sekarang gini Mari kita bikin bandingan ya memang Generasi Indonesia ini generasi kepemimpinan itu makin merosot sesudah tahun 45 makin merosot ya makin merosot seorang Bung Karno yang demikian terpelajar he diganti oleh Suharto orang yang enggak sekolahan H bahwa Soeharto bisa jadi presiden itu soal lain H tapi

faktanya dia bukan orang sekolahan H lalu terusmenerus lah diganti begitu-begitu Bung Hatta sebagai wakil presiden itu orang yang sekolahannya di negeri Belanda ilmu ekonominya doktorandusnya itu doktorandus dari negeri Belanda jelas sekolahnya jadi generasi itu generasi yang namanya intelektual oh sebagai pemimpin juga intelektual jug intelektual merekalah iya i hancur kita punya model kepemimpinan itu karena

dipimpin oleh generasi makin memble makin memble Oh dan seterusnya barangkali kecuali ya kecuali Al R Gus Dur kalau Gus Dur kan perkara intelectuality atau kecerdasan atau apa atau Pak Habibi Pak Habibi kan Profesor tapi dia profesornya pesawat terbang Habibi kalau aku enggak pernah mengkalkulasi Habibi sebagai sesuatu yang penting dalam dunia politik kita Habibi itu enggak ngerti dunia politik dia hanya punya Ambisi Di birokrat lah

ya dia kan sebagai teknokrat Bung he Nak bisa he bukti juga bukti kuat dia jadi presiden ya momentumnya lebih panjang dari harapan dia dia itu ngomong Pokoknya entah sehari entah semalam yang penting gua presiden nyatanya untuk beberapa bulan toh dan melepaskan timortimur itu karena Ambisi besar Bung jadi dia punya bayangan kalau timur-timur itu dibebaskan Merdeka

sendiri dia akan mendapat kesempatan dipuja sebagai orang demokratis yang kedua dia akan mendapat hadiah Nobel Perdamaian pikirannya seperti itu tapi kenyataannya Pak prabuo kan termasuk orang yang kabarnya juga rajin mengkonsumsi ee apa namanya referensi-referensi ilmiah atau apa gitu Jadi apa referensi Katakanlah pada posisinya dia sekarang sebagai presiden kemampuan dia atau kata kecukupan teoritis di kepalanya mungkin sudah Ee

cukup Karena kan orang tuanya dari keluarga terpelajar Iya tapi orang tuanya adalah orang tuanya Oh gitu sendiri Prabowo keren Sebagai pribadi keren he lulusan Akabri I mimpin Kasus apa namanya pak Panglima e komando Kopasus ya di tingkat itu keren sebagai pribadi sebagai pemimpin di bidang itu he tapi sebagai presiden kayaknya Prabowo agak keduduran kenapa Agak keduduran ya Mari kita lihat

langkah-langkahnya ini H ketika tiba-tiba dia manut saja mengikuti arahan Jokowi seperti orang yang belajar di bawah guidance Jokowi manut kita tidak tahu apakah dia manut dalam arti sebenarnya at Apakah ini suatu suatu periode eh yang namanya historical transitional Politics kita enggak tahu apa apakah itu yang sedang ditempuh tapi

saya ragu-ragu saya ragu-ragu Prabowo tidak terlalu sensitif secara politik keduduran banget secara politik he dan dia selalu berkuar-kuar ngomong kelas tinggi saya nasionalis nasionalis itu jangan dikatakan wujudkan dalam tindakan H saya anti korupsi ya bagusnya bukan mainlah itu tapi wujudkan itu dalam tindakan jangan diomongkan H saya TNI lebih dari TNI ya ya itu bagusnya Bukan main tapi wujudkan dalam

tindakan jangan jangan ngomong he tidak boleh ngomong pemimpin tidak boleh hanya membuat janji dia harus terealisir dengan tindakan ya dalam bahasa Jawa dia hanya ngeyemyemi membikin tentram he anu menentram-nentramkan orang tapi tidak membikin tentram ngeyem-yemi tapi ora gawe ayem he jadi ya orang di diberi omongan yang menentramkan menentram tapi pada tingkat omungan bukan pada tingkat yang kita sebut ini Iya bukan pada

tingkat political praxis ya berarti kan kita ini kan baru aja ya baru berapa bulan ya baru 2 bulan ya 2 3 bulanan kita nanti akan lihat realisasi beliau kan apa yang tunggu kita tunggu kita belum tahu mudah-mudahan ke depan jadi jauh lebih bagus wapresnya belajar jadi wapres presidennya belajar jadi presiden dengan fast learning gitu kan mudah-mudahan jadi jauh lebih bagus gitu ku kira bukan itu apa ku kira bukan itu Wapres ini tidak akan bisa

merepresentasi dirinya sebagai Wapres Iya kan dia bisa belajar k bisa tapi kapasitasnya itu rendah lain hal kalau orang itu punya kapasitas untuk belajar itu the capacity to lear gitu we cipnya apa Nah cipipnya itu cipnya itu terbatas Bung cipnya terbatas pokoknya the capacity to lear itu learnya itu hanya sesuatu yang sederhana Iya J learning capacity dia itu hanya blusukan dikira urusan waappres itu

terus Cuma blusukan terus ngomong dengan anu pedagang pasar ngomong dengan Apalah apa ngomong itu juga tidak menjadi catatan perenungan ya ngomong yang cuma ngomong dia lupa itu membuat satu kesimpulan bahwa hasil omong-omong ini akan menjadi kebijakan saya persembahkan kepada Presiden saya ini hanya mewakili presiden saya persembahkanlah perenungan saya begini kalau diterima kalau enggak diterima gak apa-apa tapi dia sudah keren di mata publik ya dia belusukan

tapi enggak ada kesimpulan Bung itu sama dengan Kita ngomong-omong di warung kopi itu bubar ya bubarlah oke ya kita frustrating ini frustrating moment sebagai bangsa Indonesia punya wakil presiden semacam itu k thank you ngobrolnya Thank you luar biasa kita ketemu lagi minggu depan dengan obrolan yang lebih [Musik] seru than

Capítulos

  1. 00:00Introdução
  2. 03:14Orang, Yang, Jokowi
  3. 06:23Yang, Jokowi, Karena
  4. 09:34Yang, Kita, Enggak
  5. 12:45Kita, Yang, Enggak
  6. 15:57Juga, Yang, Generasi
  7. 19:10Sebagai, Yang, Tapi
  8. 22:21Ngomong, Kita, Tapi

Tags

Este vídeo não tem tags.

Comentários

Os comentários ainda não foram carregados.

← Voltar às ferramentas