
Denny Siregar: TABLOID ANIES MERUSAK MASJID (Gaspol #166)
yangitudenganibadahpolitiktabloidtempatdanadakarenabaswedandari
Os “não gostei” são uma estimativa do projeto Return YouTube Dislike, já que o YouTube deixou de publicá-los. returnyoutubedislike.com
[Musik] baru aja baca berita ada tabloid yang isinya tentang Anies Baswedan pengen jadi calon Presiden di sebuah masjid di Malang jijik nggak sih ternyata model kampanye dengan memanfaatkan tempat ibadah itu masih saja dipakai tempat ibadah seharusnya jauh dari urusan dunia ketika orang sudah masuk ke tempat ibadah mereka sedang berusaha mendekatkan diri pada Tuhannya dengan
khusyuk jadi ketika ada model tabloid tabloid politik begini yang digerakkan di tempat ibadah karena dianggap sesuai dengan target marketnya maka protes keras harus kita Suarakan pihak atau organisasi Yang menaungi seluruh masjid di Indonesia seperti Dewan Masjid Indonesia itu juga harus keluarkan larangan keras supaya politik nggak kembali masuk ke tempat ibadah begitu juga dewan gereja dan dewan-dewan dari agama lain harus punya sikap bahwa
rumah ibadah itu harus dijauhkan dari politik karena sebersih-bersihnya politik cara mereka selalu ada kotornya dan itu akan menodai kesucian tempat ibadah pilgub DKI tahun 2017 seharusnya sudah jadi peringatan keras untuk kita semua bahwa politik yang menggunakan tempat ibadah sebagai panggungnya akan merusak keutuhan umat beragama ketika agama yang suci dikotori dengan cara yang kotor maka itu akan
menjadi fitnah buat agama itu sendiri orang yang beragama akan berubah menjadi keras kasar intimidatif Arogan dan membangun sikap-sikap yang bertentangan dengan nilai-nilai agama itu sendiri kalau melihat siapa dibalik tabloid bergambar Anies Baswedan itu diduga pengelolanya adalah Ramadhan Pohan mantan wartawan yang sekarang bergabung di Partai Demokrat Ramadan Pohan tahun lalu melawan sing media bernama KB a
news dan dari berita yang saya baca Ramadan Pohan yang pernah ditahan karena Kasus penipuan itu memang katanya dekat dengan Anies Baswedan dan dia meluncurkan tabloid Anis Baswedan itu tentu dengan konsep kampanye bukan sekedar tabloid biasa Oke kampanye sih boleh-boleh aja bagi deh tuh tabloid di terminal di pasar di keramain manapun ada yang protes tapi jangan tempat ibadah dong karena itu akan membuat agama yang suci menjadi
kotor karena segelintir orang yang nafsu berkuasa masa pilgub DKI tahun 2017 nggak sedikitpun memberi pelajaran dan seharusnya semua partai politik semua ketua partai semua calon pemimpin baik nasional maupun daerah sudah sama-sama kompak mengeluarkan statement bersama untuk menolak politik identitas karena politik identitas itu kejam dan merusak keutuhan bangsa biarkan hanya ada satu bapak politik identitas jangan ada dua apalagi 3 Kalau
saya jadi Anis Baswedan Wah saya pasti sudah marah besar nama saya dibawa-bawa dalam tabloid yang disebarkan di masjid itu tapi gimana lagi Beliau juga cuman pandai berkata-kata dan pas ditanya jawabnya pasti we don't know what we don't know seruput dulu kopinya kawan gaspol cita-cita kita di tahun 2045 satu abad Indonesia merdeka mestinya Insya Allah Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas
menengah ke Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan 320 juta per kapita per tahun atau 27 juta per kapita per bulan dengan kemiskinan mendekati 0% kita harus menuju ke sana [Musik]
Comentários
Os comentários ainda não foram carregados.