
Eko Kuntadhi: PENGARUH GIBRAN SUDAH HABIS ⁉ (Masuk Pak Eko #153)
yangcalondiadariinipartaijugaataudalampilkadauntukbisa
Los «no me gusta» son una estimación del proyecto Return YouTube Dislike, ya que YouTube dejó de publicarlos. returnyoutubedislike.com
Pilkada ini seru banget nih calon-calon kepala daerah mulai bertumbangan padahal pencoblosan Pilkada belum mulai pendaftarannya juga baru dibuka tapi begitulah Ini semua karena dampak dari keputusan MK [Musik] kemarin mulanya syarat threshold atau ambang batas untuk memajukan kepala daerah dari partai politik itu minimal 20% suara untuk parpol jarang ada daerah yang satu parpol bisa memajukan calonnya
sendiri atau dia menguasai 20% suara di daerah tersebut kebanyakan mereka harus berkoalisi bersama partai yang lain lalu terjadilah gerakan memborong partai-partai itu agar tujuannya apa agar tidak ada calon lain yang bisa maju jadi cuma ada satu calon satu calon ini berpotensi melawan kota kosong Atau paling tidak dibuatkan calon boneka nah pasca keputusan MK yang menurunkan ambang batas pencalonan itu kini partai-partai merasa bebas dari belenggu
mereka mulai berpikir ngapain gua gabung dengan Koalisi kalau sebenarnya bisa memajukan kadernya sendiri mendorong calonnya sendiri akibatnya Apa akibat nya orang-orang yang tadinya diset menjadi calon tunggal dalam koalisi yang besar sekarang jadi ketar-ketir kepercayaan diri mereka ambruk sistem yang tadinya dirancang untuk memenangkan dirinya dalam dalam pilkada Ini akhirnya enggak bisa
menopang lagi jika mau maju beneran mereka harus bertempur atau bersaing dalam proses kampanye yang mungkin agak keras di Tangerang Selatan misalnya ada Ahmad Riza Patria calon walikotanya kemarin dia digandengkan bersama komedian Marcel sebagai calon wakil walikota Rija ini adalah politisi senior yang pernah menjabat sebagai wakil gubernur Jakarta dia dari Gerindra sementara Marcel kita juga tahu dong profesinya baik profesi yang sekarang
sebagai komedian maupun profesi yang dulu sebagai kurir saya enggak tahu dari mana nama marshel ini nyelonong sampai kemudian dia mendapat rekomendasi sebagai calon walikota kalau kita lihat kampanye presiden kemarin Marshall ini paling rajin dampingi Gibran Dan saya yakin yang menitipkan adalah orang yang berpengaruh sampai partai-partai koalisi Kim enggak bisa terbuka matanya ngelihat sosok Marcel ini meski Pasangan calon ini sering menjadi bahan tertawaan
publik tapi karena mereka yakin sistem Pilkada yang sebelumnya akan memenangkan dirinya Mereka pdpd aja untuk maju wong sebetulnya tinggal dilantik kok tapi nyatanya enggak gitu sekarang setelah aturan berubah Riza yang lebih memahami situasi politik memilih mund dari pencalonan apalagi demo-demo anti Jokowi juga sudah mulai merebak ke mana-mana pilihan yang pas si menurut gua pilihan Rija ini ketimbang Dia menderita lu bayangin dia harus bertarung dengan
keras untuk memenangkan persaingan di Tangerang Selatan melawan pasangan yang lebih tangguh secara politik misalnya calon dari PKS atau calon dari partai-partai lain sementara pasangannya marel bukannya ngebantuin malah ngegandulin dirinya untuk menjadi bahan tertawaan publik lihat aja gaya Marcel menyeembah kaki Gibran saat dia bertemu atau mengantarkan Gibran ke mobilnya nonton deh videonya yang bikin perut mual mules perih kembung sampai
tenggorokan gatal dan bibir pecah-pecah kini marel ditinggal sendirian sama udah mundur di kini tinggal menunggu perintah dari orang yang dulu ngejorokin dia untuk maju sebagai calon wakil walikota harus mundur juga atau bengong aja di tempat Ya semua Tergantung bosnya sih bukan cuma di Tangerang Selatan informasi calon yang mundur juga terjadi di Semarang misalnya tadinya ada Diko ganinduto kader Partai Golkar yang juga bupat
dari satu daerah di Jawa Tengah yang disebut-sebut bakal meramaikan bursa ibu kota di Jawa Tengah itu Diko adalah Bupati Kendal kemudian dia ingin dilantik besok sebagai Walikota Semarang kabar yang beredar sih majunya dia di Semarang juga di-upport habis sama Gibran beberapa waktu lalu misalnya kita nonton tuh video Diko sama Gibran sama-sama ngubek-ngubek Semarang beredar luas bagi-bagi sembako atau berkenalan dengan masyarakat dia diendorse Gibran
dan kemudian Diko percaya diri Wajar dong ini wakil presiden terpilih apalagi Diko sudah memegang rekomendasi dari semua partai kecuali PDIP nah kondisinya berubah entah alasan Apa yang membuat Diko harus mundur dari pencalonan di Semarang oh mungkin Kini dia enggak bisa lagi tinggal nunggu dilantik kan tetap Harus bersaing beneran dalam pilkada bertempur beneran basisnya dikendal tiba-tiba dipindahkan ke Semarang dan dia mulai enggak percaya diri dia mundur
dari proses pencalonan yang mundur bukan cuma Diko sama Riza di Solo ada juga Gusti brey nama panggilan dari mangkungaran sebagai raja Mangku negaran dan Gusti bre ini juga memilih mundur dari proses pencalonan Walikota Solo udah jadi rahasia umum sih Mas brey ini adalah calon yang didorong juga oleh Gibran di Solo untuk posisi Walikota tapi perubahan angin politik membuat penguasa Mangku negaran itu deg-degan memang kemarin dia kayak ada
jaminan untuk menang semua partai mendukungnya Wapres terpilih menjadi sponsor utamanya semua kekuatan akan ditumpahkan buat kemenangan Gusti bre Tapi kini situasi berubah keadaan memaksa sekali lagi Dia harus bertempur beneran di Pilkada Harus Melawan calon-calon yang lain capek dong dan juga beresiko baginya gimana Misalnya nasib istana Mangku negaran yang berada di pundaknya kalau dia kalah gimana nasib
Jika dia kalah dalam pilkada Raja kalah di Pilkada kan jadi malu-maluin dalam catur saja atau dalam permainan catur kalau rajanya Udah kalah berarti permainan selesai gua rasa dalam pikirannya Gusti bre ketimbang lapak caturnya itu diacak-acak mendingan buru-buru ditutup sebelum rajanya tumbang dalam pilkada Solo tapi itulah serunya politik Indonesia perubahan aturan yang dibuat MK memporak-porandakan skenario koalisi
besar yang disebut dengan Kim kita enggak tahu itu Kim kadarsian atau Kim Jong un meskipun ya wpres terpilih enggak bisa lagi men-setting-setting sembarangan Kenapa tidak bisa mensetting-setting sembarangan karena keputusan MK sudah mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat sekarang benar-benar rakyat yang menentukan siapa yang akan menjadi pimpinan daerahnya pertempurannya pertempuran nyata bukan
pertempuran antara Orang melawan boneka beruang gue Kadi masuk terima kasih [Musik]
Comentarios
Los comentarios aún no se han cargado.