
Eko Kuntadhi: JIS JUSTRU BUKTI KEGAGALAN ANIES ‼️ (Masuk Pak Eko #45)
yangituadanggakinisusahorangrumahdanjadijakartagua
Los «no me gusta» son una estimación del proyecto Return YouTube Dislike, ya que YouTube dejó de publicarlos. returnyoutubedislike.com
lebaran kemarin teman-teman yang mendukung Anies Baswedan itu rame-rame bersorak-sorai menyebarkan foto-foto tentang bangunan jeans Jakarta internasional Stadion Mereka bilang inilah prestasi Anis Baswedan yang Wah banget di mata gue ini di mata gua loh justru Jus itu menandakan ketidakmampuan aneh sebagai pemimpin Nah gua mau bahas di acara masuk Pak Eko [Musik]
kemarin lebaran di lapangan parkir Jakarta internasional studio ada sholat Ied bersama pegawai Pemda di Surati kabarnya diwajibkan untuk datang sholat Ied bersama di situ kemudian difoto dan diviralkan bahwa ini adalah prestasi Anis Baswedan mungkin ini mungkin karena pada variabel atau pekerjaan-pekerjaan lain agak susah nyari prestasi Anis makanya ketika jis sudah jadi kemudian mereka mengambil gambarnya dan setiap kegiatan itu diviralkan sedemikian rupa
agar rakyat semua seperti kaget Wow Anis bisa juga kerja buktinya ada tapi ya di mata gua Kenapa sih mereka bilang itu prestasi kadang-kadang Gua suka berpikir Apakah dalam proses pembangunannya itu ada sebuah proses yang panjang sekali ada kesulitan yang luar biasa misalnya dia harus mencari pendanaan kemana-mana atau ada membangun sebuah sarana ekonomi sehingga bisa digunakan oleh masyarakat banyak membantu pembangunan apa seperti itu
tingkat kesulitannya pada saat membangun Yesus kan gini kalau lo ingin menilai karakter atau keberhasilan seorang pemimpin ya jangan cuma ngeliat apa yang tampak tapi sebetulnya karakter seorang pemimpin atau kemampuan seorang pemimpin dilihat dari rangkaian kerja sehingga menghasilkan sesuatu makin mudah cara menghasilkan sesuatu pasti karakternya nggak teruji tetapi makin sulit cara menghasilkan sesuatu karena prosesnya sangat ribet maka kita
bisa menilai karakter seorang pemimpin inget nggak waktu Pak Jokowi ingin memindahkan pedagang kaki lima di Solo karena memang mengganggu ketertiban ingin dipindahkan ke sebuah tempat yang memang sudah dibangun pemerintah pedagang kaki lima di Solo itu nggak mau loh Mereka menolak dipindahkan karena mungkin ketakutan kalau dipindahkan nanti dagangannya enggak laku dan macam-macam bahkan pada saat itu waktu itu Pak
Jokowi Adalah Walikota Solo dan terus-menerus dilakukan audiensi mereka diundang makan siang ke kantor walikota Pak Jokowi datang ke pasar terus-menerus audiensi sampai akhirnya pedagang kaki lima itu semuanya ikhlas rame-rame pindah dari tempatnya yang lama ke tempat yang baru gue ingin bilang bukan soal pasar yang dibangun itu yang kita nilai karakter kepemimpinan seorang Jokowi tapi proses
penolakan proses perpindahan pedagang itu justru yang membutuhkan karakter kepemimpinan ketika berhasil meyakinkan pedagang kaki lima dipindahkan ke lokasi yang baru itu kelihatan karakter kepemimpinannya artinya Apa artinya kita tidak tepuk tangan dengan bangunan pasarnya kita tepuk tangan dengan proses perpindahan itu kita tepuk tangan Bagaimana seorang Walikota Solo pada saat itu menangani aspirasi pedagang kaki lima dan memberi mereka keyakinan
bahwa Kalau pindah ke sini ekonominya juga akan tambah maju bukan tambah tidak laku dagangannya itu yang gua maksud dengan proses kepemimpinan dan kita bisa menilai seorang pemimpin nah kembali ke jis itu apa yang paling merepotkan dari pembangunan Jazz dana biasa kan untuk membangun sebuah proyek paling ribet soal dana dan najis dari mana untuk membangun Jess dananya dari pemerintah pusat namanya dana pen pemulihan ekonomi
nasional pemerintah pusat menggelontorkan ke DKI Jakarta 3,6 triliun dan sebagian besar dana itu digunakan untuk membangun bisnis jadi soal Dana nggak repot sudah selesai lahan sudah ada kalaupun beberapa kali itu konflik lahan tetapi sudah selesai pada saat proses pembangunan pada zaman Pak Jokowi juga sudah diselesaikan proses lahannya dana ada lahan ada terus susahnya Apa susahnya mungkin nunjuk kontraktor eh
kontraktornya kan juga BUMD simple ternyata pekerjaan yang paling susah itu adalah milih gambar gambar yang disiapkan oleh arsitek arsitek dan masa bodoh ah ini aja sesimpel itu kenapa duitnya ada lahannya ada yang ngerjain ada pasti ada dong yang ada duitnya jadi susahnya di mana Apakah karakter seorang pemimpin dilihat dari hasil kerja yang simpel kayak gini nah itu dia kan sama juga kayak lo bisanya anak-anak ABG SMA nih ya
membangga-banggakan cowok yang paling keren tuh kalau cowok pakai motor Ninja misalnya padahal motornya yang beli mungkin bapaknya terus kemudian yang beliin bensin bapaknya dia cuma tinggal pakai apa kerennya ya mungkin di mata teman-teman ceweknya Wih keren karena pakai ninja tapi di mata orang yang rasional apa kerennya anak ini nah ini sama kayak pembangunan Gis apa kerennya duit ada proses Gampang tinggal tunjuk kontraktor makanya gua heran ketika
digembar-gemborkan sebagai prestasi Anis di mata gua ketika mereka menggembar-gemborkan itu justru ingin menunjukkan bahwa kalau pekerjaan yang susah-susah Anis pasti Gagal lo mau tahu pekerjaan susah-susah misalnya membangun rumah susun yang dijanjikan DP 0% itu susah pertama karena memang nggak rasional yang kedua memindahkan masyarakat dari tinggal di rumah tampak ketinggal ke rumah susun itu juga nggak gampang Anis di awal-awal menjanjikan
akan membangun 200.000 rumah DP 0% lo tahu realisasi yang sudah dibangun 1000 unit itu artinya cuma 0,6% yang berhasil yang gagal berapa 99,4% tidak berhasil dicapai satu yang kedua lo bisa aja dengar kan konsep naturalisasi Sungai dulu yang Anis gembar-gemborkan karena menentang soal proses normalisasinya Ahok digembar-gemborkan sedemikian rupa seolah-olah naturalisasi itu gampang Lu
mau tahu hasilnya saat ini di Jakarta 1 meter pun sungai tidak ada kalian di naturalisasi 1 meter pun sementara untuk proses normalisasi yang dilakukan oleh paok sudah mencapai misalnya 16 KM Kenapa karena konsep doang omong doang nggak bisa direalisasikan itu susah Yang ketiga apa gembar-gembar pada saat kampanye Wah dikit-dikit Oke Oce lo lagi sakit perut jalan keluarnya oke Oce lu lagi pusing Oke Oce lagi bokek oke oke
sekarang oke Oce ke mana Nggak tahu kan lu gak jelas programnya gagal artinya apa karena Oke Oce kan membangun orang untuk jadi pemimpin atau jadi pengusaha pada saat itu susah kenapa harus ngajarin orang harus detail harus detail harus serius ini susah pekerjaannya itu yang menjadi ukuran Kalau mengerjakan sesuatu yang susah itu pasti gagal tapi ngerjain Yang Duitnya sudah ada proyeknya tinggal jalan Tinggal tunjuk kontraktor itu ya Baim
juga bisa maafin Baim Tuhan itu bisa dia tinggal tunjuk duitnya ada sama kayak Baim mau beli permen du ada tinggal ke warung nggak susah mangkanya gua heran ketika orang-orang mengatakan bahwa Juz adalah simbol prestasinya Anis ya nggak susah justru Ini adalah simbol ketidakmampuan kalau ini yang ditonjolkan cari dong atau Cari Project lain atau simbol-simbol lain yang membuat masyarakat yang biasa berpikir-mikir Oh
iya bener Anis punya kepemimpinannya luar biasa program yang susah ini saja bisa terealisasi sama ketika orang melihat Ahok Oh iya Ahok itu luar biasa punya kepemimpinan kenapa enggak pakai dana APBD bisa bangun Simpang susun Semanggi dananya loh mau tahu berapa 360 miliar nggak pakai HP ini duitnya dari mana Jadi di Jakarta itu kalau orang mau bangun bangunan bertingkat itu ada yang namanya perhitungan kok efisien bangunan misalnya lu luas tanah 1000
yang diijinkan total bangunan yang dibangun itu misalnya 2000 meter persegi bertingkat misalnya total 2000 meter persegi kalau mau lebih misalnya tingkatnya jadi 33 tingkat 4 tingkat dan seterusnya itu pengusaha harus bayar namanya denda koefisien bangunan ini dananya Nggak jelas nih sekarang nih tapi waktu zaman Ahok itu dananya beneran diambil dari pengusaha dan diwujudkan untuk membangun Simpang susun Semanggi Susah dong pertama nggak pakai
duit APBD artinya pemerintah enggak keluar duit banget yang kedua nego sama pengusaha bagaimana mereka mau keluarkan uang karena ada denda koefisien bangunan yang ketiga yang biasanya atau dananya Biasanya jadi Bancakan pejabat-pejabat Pemda dan Ahok meyakini pejabat Pemda ini bukan hak lo ini hak rakyat harus Dikembalikan pada rakyat Susah dong meyakinkan orang yang biasanya nilap kemudian mereka nggak dapat lagi diserahkan kepada rakyat dan dibangun
itu proses kepemimpinan ketika misalnya dulu pada saat sebelum Anis Baswedan kalau rumah lo banjir atau got di rumah lu mampet di Jakarta lu tinggal telepon atau tinggal masuk ke website clue besok pasukan Orangnya sudah ada dan membereskan gua tuh sekarang boro-boro clue blue yang ada lem Aibon yang ada jadi itu yang terjadi kenapa yang susah-susah ini nggak mau ditampilkan karena memang tidak mampu menyelesaikan sesuatu yang sedikit rumit
saja buktinya apa buktinya Bagaimana pembangunan Jakarta yang Wah ditunjukkan oleh Stadion ini tidak berdampak bagi masyarakat Jakarta kemiskinan di Jakarta makin lama makin meningkat tahun 2019 di Jakarta Utara itu ada 5,4 orang miskin tahun 2020 naik jadi 6,78% tahun 2021 naik lagi jadi 7,24% itu di Jakarta Utara di Jakarta Jakarta yang lainnya sama trennya naik dari 19 tahun 2020 tahun 2021 trennya naik di Jakarta Selatan aja anak-anak
Jaksel itu yang ngomongnya campuran antara bahasa India bahasa Korea dan bahasa Inggris itu ada tingkat ada orang miskinnya jumlahnya 2,73% pada tahun 2019 eh tahun 2020 naik jadi 3,43% orang miskin di jakarta selatan tahun 2021 naik lagi jadi 3,56% gua hafalkan angka-angka kan Di situ ada tulisannya nah gue ingin ngomong begini Itu yang susah bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat Bagaimana melatih orang atau
mendistribusi kekayaan mendistribusi hasil-hasil yang diambil dari Pemda untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat itu yang susah itu butuh skill management itu butuh perhatian itu butuh kerja yang rutin bukan cuma bacot bukan cuma omong doang seperti ketika kampanye rumah DP 0% masyarakat Jakarta itu itu rumahnya nggak punya rumah maka kita harus siapkan rumah DP dengan DP murah ternyata yang bisa mengambil rumah DP 0% itu sekarang dengan gaji 14 juta
sebulan kalau gajinya 14 juta sebulan ngapain dipikirin dia bisa cari rumah sendiri bank pasti akan memberikan kredit yang baik gembar-gembornya luar biasa tetapi ternyata hasilnya cuma 0,6% saja yang realis ya gua sebetulnya males tapi gue ingin ngasih gambaran gini lo tau nggak di Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah itu nggak pernah menggembar-gemborkan misalnya akan membangun rumah masyarakat nggak itu
bukan termasuk program unggulan tetapi lo tahu ada berapa banyak rumah yang sudah diperbaiki rumah masyarakat loh yang sudah diperbaiki di Jawa Tengah atas inisiatif Pemda satu juta unit lebih selama kepemimpinan Pak Ganjar Iya satu juta unit lebih tanpa bombastis tanpa woro-woro Bagaimana cara membangun Perumahan masyarakat jadi rumahnya sudah ada memang tapi tidak layak bangun pemerintah Jawa Tengah kan nggak punya
duit banyak bahaya DKI Yang Duitnya berlimpah-limpah sampai mau bikin Jazz aja harus pinjam dari pusat Jawa Tengah duitnya sedikit tapi bagaimana membangun agar perbaikan rumah masyarakat itu terjadi disiapkan bantuan dikasih bahan bangunan dikasih beberapa hal untuk pembangunan rumah dan yang menarik adalah pada proses perbaikan rumah itu melibatkan tetangga-tetangga sekitar orang-orang tetangga yang dari rumah orang miskin ini mau membantu itu
sukarela loh nggak dibayar mau membantu untuk ngebangun rumah tetangganya pemimpin seperti ini menggerakkan orang untuk mau merealisir program pemerintah orang-orang tidak dibayar bantu bangun rumah tetangganya itu pertama menggerakkan masyarakat untuk bergotong-royong yang kedua yang paling menarik adalah orang bisa ikhlas ngebantuin realisasi program pemerintah ini yang menarik akan berbeda sekali dengan DP 0% itu orang pindah aja nggak
ikhlas sekarang rumahnya dari 1000 unit yang ada paling berapa persen yang terisi Kenapa karena memang orang yang punya gaji 14 juta males lah di rumah yang ukurannya 4 l lo lagi lo lagi di dapur ketemu lo di kamar ketemu lu karena ukurannya cuma segitu meluncur dia lagi kenanya nggak gede gede banget katanya ukuran kamarnya panjangnya 1,8 tidurnya harus ngeringkok mimpinya pasti buruk nah itu yang ingin gua Gambarkan jadi ya ketika para pendukung Anis
teriak-teriak soal jeans bagi gua dan di mata gua itu tidak menunjukkan prestasi seorang Anis Baswedan Justru itu menunjukkan ketidakmampuan Anis Baswedan karena dia cuma bisa merealisir program-program yang gampang duitnya ada dapat dari Pak Jokowi prosesnya Gampang tinggal tunjuk kontraktor nggak susah sama sekali dan mereka teriak-teriak wih gila prestasinya luar biasa Karena dia sudah terbangun itu gak ada Seujung
kukunya dibanding misalnya Simpang susun yang nggak pakai uang publik atau nggak pakai dana APBN satu rupiah pun itu yang gua lihat jadi semakin ramai-rame lo kampanye soal jis semakin menunjukan bahwa hadits Baswedan prestasinya ia cuma segitu jadi gitu ya teman-teman yang selama ini support manis cari deprestasi lain kalau nggak ada prestasi lain ngomong sama publik maafin Baim Ya Tuhan terima kasih di acara masuk Pak Eko
[Musik] [Musik]
Comentarios
Los comentarios aún no se han cargado.