Lượt không thích là ước tính của dự án Return YouTube Dislike, vì YouTube không còn công khai con số này. returnyoutubedislike.com
Presiden Jokowi punya ruang manuver politik atau mengambil keputusan yang sangat besar tinggal [Musik] [Tepuk tangan] keberanian informasi yang saya kan saya ingin menggunakan kata informasi presisi tinggi saya tidak mau menggunakan kata A1 tiba-tiba menjadi A2 kan enggak bagus tapi intinya begini informasi yang saya dapatkan besok tanggal
Desember akan ada resavel atau pergantian posisi menteri ada yang keluar dan ada yang masuk hak prerogatif Presiden tapi bagi kita sebagai rakyat ya selalu menarik untuk membahas soal itu kenapa karena ini menyangkut dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang berdampak pada kita sebagai rakyat baik buruknya kualitas seorang yang masuk menjadi menteri atau pembantu utama Presiden itu berdampak pada kita
itulah kemudian kenapa sampai selalu menarik untuk membahas ini dan ini adalah Em kalau jadi dan informasi saya tadi Seperti yang saya katakan di bagian awal Insyaallah jadi besok tanggal 8 itu adalah resapel pertama Jokowi di periode keduanya maka menarik untuk memahami ini Untuk itu saya mengundang eh Bos Pul tracking sebuah lembaga riset dan kajian e politik sekaligus pengamat hantayuda sahabat saya sudah lama untuk
membahas soal ini Adinda hanta siap Selamat datang di Dias sensor kita kita bermain bermain podcast sekarang siap karena sebagai pensiunan kan butuh kegiatan gitu ya kira-kira seperti itu bagus kreatif makin populeris Makasih em sebelum kita ngobrol Saya ingin menunjukkan beberapa ee catatan ini riset indikator politik Indonesia Iya ini mengeluarkan survei baru ini survesveai terakhirnya
indikator menteri dan k atau Kementerian dengan kinerja terbaik menurut Indikator nomor urut pertama adalah Menteri Sosial Tri rismah Harini dengan eh posisi poin 12,5 eh apa pada skala 100 ya i i pers persen Kemudian yang kedua Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati eh kurang 0,2% yakni 12,3% urutan ketiga Menteri Pertahanan prabuo Subianto keempat sandiaga Uno kelima
Mi keen netu Menteri Agama y khil Komas khil Komas keedel Menteri Keuangan Menteri Kelautan dan Perikanan Mas Sakti wahogono selanjutnya adalah Menteri Kesehatan Bu Gunadi Sadikin dan Anda bisa melihat yang paling terakhir ini urutannya paling terakhir adalah kinerja Menteri ESDM yang dianggap 0,00 itu adalah persepsi lembaga Anda lanjut lembaga
Anda full tracking membuat riset juga ini hasilnya tingkat kepuasan masyarakat pemerintahan e pemerintahan Jokowi jadi dua berdasarkan bidang untuk politik dan stabilitas nasional itu agak tinggi angkanya 64,1 kemudian sosial Bu budaya 60,5 kesehatan 60% selanjutnya pendidikan 58,0 kemudian ekonomi dan pertahanan dan keamanan berikutnya yang terakhir adalah penegakan hukum itu hanya 52,8% tapi
tetap di atas 50% Iya jadi kan kita bisa lihat untuk politik dan stabilisasi itu kan ada ada e kepolisian apa namanya ee mkopolkam di situ dan segala macam I kalau penegakan hukum di situ ada Polisi ada Kejaksaan ada Kementerian Hukum dan HAM segala macam selanjutnya ini riset Anda juga mayoritas publik setuju terhadap resapel Kabinet sangat setuju ada dua ada dua klustter Iya klustter yang setuju 59,3% dibagi menjadi sangat setuju 10,5%
setuju 48,8% yang tidak setuju itu ada dua kluster juga yang tidak setuju ee 28,1% sangat tidak setuju 4,7% bisa disimpulkan Kayaknya lebih banyak yang setuju betul Maka kalau kemudian ternyata betul besok itu adalah resavel maka sesuai dengan sesuai dengan prediksi Anda gu ya asasi publik yang kita rekam Iya yang direkam pertanyaan pertama saya begini menurut anda sebagai seorang
pengamat memang kabinet ini harus ada yang diganti ya Ada tiga ee basis untuk mengevaluasi menjawab pertanyaan Bang bar yang menarik itu satu basis teknokratik kalau teknokratik yang paling punya ee apa indikator untuk menilai itu adalah presiden dia punya alat ukur kalau dulu Pak SB punya UKP 4 Kalau tidak salah sekarang punya kantor staf kepresidenan evaluasi harusnya presiden punya yang kedua adalah evaluasi publik jadi teknokratik publik
dan politik nah publik yang kita bahas berusan yang dipaparkan oleh Bang Akbar Faisal itu adalah evaluasi publik penting juga tetapi tidak bisa dijadikan satu-satunya ee sebagai parameter variabel untuk menilai kinerja e per menteri Nah yang kedua yang ketiga adalah evaluasi Politik Politik tidak bisa dihindari dengan sistem presidensial bercita rasa parlementer ini di mana kita menganut sistem presidensil tetapi eh kadang kala
parlementernya sulit dihindari karena multipartai tadi Nah untuk menjawab pertanyaan itu kalau dari sisi evaluasi publik ini sudah menggambarkan ini bukan Sebenarnya bukan kata saya dan Pol tracking bukan indikator dan sebagainya tapi kita merekam persepsi publik Indonesia yang bagian dari populasi kemudian kita ambil sampelnya dan itu merekomendasikan memang membutuhkan resapel kabinet nah diturunkan tadi dari sisi evaluasi bidang juga ternyata
memang tidak begitu tinggi ya Ada terutama di pegakan hukum hanya 52% itu paling rendah Nah itu saya kira ini jika presiden kan dua kalau bernegara itu berkonstitusi Presiden itu pegangan taat pada konstitusi dengan kepentingan R rakyat aspirasi publik menghendaki memang perlu ada resapel kabinet untuk apa resel kabinet untuk meningkatkan performa para menteri ujungnya performa kabinet ee pemerintah kalau kinerja pemerintah naik tingkat kepuasan kepada
Presiden meningkat kalau tingkat kepuasan presiden meningkat Itu otomatis menguntungkan presiden sendiri dan menguntungkan rakyat Nah karena itu saya kira berdasarkan data ini sebenarnya safel itu sebuah kebutuhan bukan hendak mendikti presiden yang punya hak prerogatif tetapi saya kira rakyat punya hak untuk urun rbuk ternyata memang dibutuhkan asalkan racikannya tadi itu tiga jangan terlalu kuat di dosis politiknya politik misalnya satu ada
kepentingan untuk mengakomodasi datangnya pendatang baru yaitu partai amanat nasional itu basisnya pasti politik pasti menjadi evaluasi kita ee bicara rasional saja itu mustahil ada partai mendukung kemudian tidak mendapatkan Jata dalam pemerintahan yang kedua yaitu basis publik kalau ada menteri-menteri yang menjadi beban politik bagi presiden menjadi sumber kekisruhan keributan menjadi beban elektoral bagi presiden itu perlu
dievaluasi juga eh tahan dulu soal beban politiknya I Saya dengar anda kan juga melakukan riset ya survei juga dan eh seperti yang dilakukan oleh indikator tadi kan tidak tidak enak kalau aku tanya soal risetnya indikator saya bawa pada e apa namanya itu e pendekatan full tracking meskipun di sini Yang kita tampilkan hanya berdasarkan ee bidang Ya pembidangan tapi kan kita lihat di sini yang paling tinggi itu adalah politik dan stabilitas nasional yang paling
rendah adalah penegakan hukum dalam riset anda itu dengan melihat pembidangan ini Siapakah sebenarnya yang menteri yang paling diinginkanh masyarakat untuk diganti eh kita memang tidak menanakan langsung menteri permenteri ya Pang Akbar jadi ee sebenarnya kita punya data juga mirip dengan e yang indikat yang saya sebutkan tadi yang ada beberapa ee nama-nama meskipun biasana nama yang populer itu
relatif tinggi seperti ini ya Eh bur Risma Sri Mulyani Probo Subianto sandiga Unu Erik Tohir itu eh apa namanya mereka muncul di medianya relatif lebih tinggi dan dikenal apalagi Prabowo dan E dan sand dieaga Uno pernah tarung di Pilpres jadi ada basis itu jadi dari data-data ini menurut saya kalau kembali dari tiga hal tadi Bang Akbar Siapa yang paling layak saya kembali kepada tiga indikator saya tadi tiga parameter tadi satu yang kinerjanya bermasalah kinerjanya
bermasalah itu basisnya teknokratik tadi basis tokratik itu tingkat kepuasannya Jadi buka dari sisi hukum Siapa pretelin nama sebelum masuk ke nama-nama siapa yang layak diganti yang jadi beban presiden yang kisru secara politik yang kemudian itu juga masuk kemudian kinerja penyelesaian di menghadapi pandemi itu kan ada beberapa menteri-menteri yang jadi beban bagi presiden beban itu artinya harus diganti secara kinerja dia memang problem problematik siapa dalam
catatan Anda siapa yang menurut ee pol tracking itu ee menteri yang menjadi beban presiden kami tidak menanyakan satu persatu nama jadi saya tidak bisa menyampaikan ee satu persatu nama tentunya tetapi juga ada ee saya bikin indikator Mungkin Bang Akbar sebagai Apa alat bantu analisanya mereka-mereka yang EE secara politik dulu sebelum masuk ke kinerja secara politik itu yang ada masalah dengan loyalitas kepada Presiden
itu penting loh bagi presiden dulu sebenarnya di jilid pertama santer disebut berapa nama yang dianggap Punya agenda politik sendiri saya sebut saja seang Gubernur Jakarta Anis pas Wedan Katanya punya agen PO kemudian kena resle itu salah satu faktor tapi ada politik yang kedua dia soal loyalitasnya kepada ketua umum partainya jadi ada dua kan yang dari basis Dar partai politik juga ada kemungkinan untuk diganti kalau ada suara-suara dari ketua umumnya
menginginkan diganti Nah jadi kelompok ini yang tidak tegak lurus dengan eh visi misi presiden tidak tegak lurus dengan program Presiden itu yang layak dievaluasi Siapa yang masuk di situ tentu presiden paling tahu dan publik bisa melihat Siapa yang biasanya Punya agenda politik Kecuali Dia memang diberikan ruang presiden untuk running ke 2 2024 dalam catatan anda sebagai e pengamat dan ee apa bisa membaca ee apa
pergerakan-pergerakan persepsi di masyarakat ee karena punya lembaga survei yang paling rentan sebenarnya itu dalam peristia resavel itu siapa yang jalur partai atau jalur orang menyebutnya profesionalah segala macam saya non partai yang akan paling rentan Kenapa saya punya data buka saya Saya punya catatan pola risapan dilakukan oleh Pak Jokowi itu selalu dari jilid satu itu ada berapa kali resapel jilid dua ini kan mau kedua yang pertama pun
itu kenanya sem semuanya adalah yang nonpai Oke karena itu paling aman bagi presiden paling aman tidak perlu berkomunikasi lagi dengan para ketua umum dan bisa diganti Nah kalau ada ee dari partai politik yang diganti itu Jika ada masalah dengan ketua umum parttainya ingin mengganti atau kalau kita perhatikan polanya presiden tidak cocok lagi atau kinerja rendah dari partai politik itu pasti penggantinya dari partai yang sama atau ada kasus
hukum iya ya itu biasanya kasus hukum ya tapi pertanyaannya begini dalam catatanmu itu Hanta dalam hal kinerja menurutmu itu yang bermasalah kinerjanya itu menteri dari dari partai politik yang lebih banyak kalau mau jujur seben partai politik tapi kan Soal keberanian presiden I keberanian satu hal saya masih bicara tentang kinerja nih Boleh dong kita kita menuntut hal yang terbaik kan gitu ya betul sekali partai politik
punya hak untuk itu tapi yang disodorkan membantu kita enggak sebagai Iya betul pertanyaan saya itu tadi dan sudah dijawab bahwa ternyata menteri-menteri dengan latar belakang partai ini yang dalam hal kinerja tidak terlalu bagus Menurutmu Iya ada beberapa tapi yang non parpol juga keduanya hampir sama tapi lebih banyak dari partai politik tanpa Saya menyebut nama Bang Akbar ya itu dari partai politik lebih banyak karena presiden bisa jadi yang dari partai
politik itu bukan Menteri pilihan presiden pilihan ketua umum atau kombinasi antara ketua umum dan presiden Nah itu ada ketika ingin mengganti dulu misalnya ada Menko PMK orang kuat di partai terbesar apaah berani misalnya untuk menggantinya kan sulit dalam situasi seperti semacam itu apa namanya situasinya oke nah yang paling mungkin dilakukan Presiden dugaan saya adalah yang di luar partai yang harus hati-hati paling rentan itu apa yang ini misalnya
paling bawah tadi Bang Akbar sudah menyebutkan menteri SDM tanpa saya kita lihat ke bawah kalau tidak punya topangan pol politik dukungan publiknya lemah kinerjanya tidak moncer ini Paling rentan tapi kalau kinerjanya rendah tapi topangannya politik kuat dia vet player orang kuat di partai politik mungkin masih bisa itu tidak akan diganti tuh itu yang sulit karena stabilitas politik kan H stabilitas politik ini kita bicara hari ini ya I hari
ini yang paling dianggap berkineja paling baik oleh Mas masarakat sesuai dari apa namanya itu potretan dari persepsi publik oleh indikator politik Menteri Sosial Tri Risma hari ini tapi kalau anda baca hari ini media sosial kan luar biasa kan tentang ibu ini marah di sini Marah di sana marah di sini Marah di sana Sebenarnya apa yang terjadi dengan pemahaman masyarakat kita masyarakat kita menyangkut dengan orang-orang yang harusnya melayaninya
sebagaim Itulah sebabnya Bang Akbar tidak bisa sepenuhnya kinerja menteri itu ditanyakan kepada publik sepenuhnya harusnya ke mana pertan presiden jadi harus ada racikan tadi teknokrat presiden kalau mau terbuka misalnya memberikan ee apa eh laporan eh kinerja capaiannya dulu si A dipanggil di menteri kan dikasih target-target bagaimana dia melakukan target Apakah Memi target dia sebagai Menteri Setelah 1 tahun itu kan tekno teknokratik kerja
teknokrat cara kerja yang berbasis akademis ada datanya dan seterusnya kalau ditanyakan kepada publik pada umumnya berat juga ditanya kinerja menteri ya paling yang dia paling ingat yang dia senang sering muncul di media Nah basnya di situ ada bias popularitas yang harus dihindari tetapi memang dari sisi itu mereka yang pandai yang yang kuat dalam komunikasi publik diuntungkan paling tidak bisa membantu mempersepsikan ee presiden dan
pemerintahan menjadi positif positifnya di sana Nah jadi ee Saya kira evaluasi semacam ini yang paling aman itu kalau misalnya gini Ibu trismahari ini ya yang paling tinggi publik tinggi terlepas Bang Akbar pasti punya cacatan dar Kan kisru satu ternyata hasil publik tinggi tinggi yang kedua dari partai n Pak Jokowi sendiri dari PD perjuangan yang ditunjuk langsung oleh ketua umumnya Saya kira agak susah menggantikan Ibu Risma kecuali Bu Mega yang mau
menggantikan di situ yang menyebabkan sistem presidensial kita itu hak presiden itu realitasnya tereduksi dalam catatan dalam apa Secara teoritis iya akogatif presiden sepenuhnya tapi dalam pelaksanaannya tidak bisa diterapkan sepenuhnya ketika presidensial itu dijalankan dalam sistem multipartai seperti saat ini ada banyak analisis yang berpendat di antara kita itu dari para pengamat dari para politisi yang mengatakan
begini Ini kan periode ked Pak Jokowi Ya seharusnya enggak ada ya apa namanya itu lagi hambatan-hambatan psikologis terutama yang tadi Hanta bilang partai ya Iya karena legasi harus ditinggalkan mestinya kalau sudah menjadi beban apa persoalannya kan gitu ya eksekusi saja I dalam kenyataannya kita tunggu besok besok ini besoknya hari ini gitu ya kita bisa melihat nantinya Apakah Presiden ee senfas dengan
apa narasi yang berkembang tadi itu atau tidak kalau ternyata tidak apa yang bisa Hanta simpulkan Bang ini adalah betul saya setuju periode di mana presiden ini data ya bukan kata saya bukan kata Bang Akbar sedang dipuncak sebenarnya datanya ya kemarin eh kita Mer survei politnik Indonesia kemudian indikator juga tingkat kepuasan publik kepada Presiden Jokowi itu 72% terakhir itu masa dari publik Saya ingin jawab jawab Itu dari sisi
elit parlemen berapa 82% hanya meninggalkan Demokrat dan PKS di luar 18% 72% 82% sudah bersama dengan sangat kuat sekali sangat kuat dan bisa melakukan keputusan apapun termasuk melakukan resaple kabinet ini saya kira ada jalan tengah untuk partai kalau yang non partai Presiden Jokowi punya ruang manuver politik atau mengambil keputusan yang sangat besar tinggal keberanian Saya kira itu tidak ada beban
dan itu sudah terbukti ganti Menteri Kesehatan segala macam sebelumnya kita ingat di Jil di jilid dua yang di era pandemi ada pernah resavel Ya I ternyata ada ya yang pertama itu itu dari ini semua dari nonppol semua yang dikeluarkan beberapa orang kan kecuali yang ada dari dari ee PDIP karena kasus hukum satu diganti dengan Ibu Risma Menteri Sosial kemudian ee menteri KKPI dari Gerindra digantilah oleh sandig unung hanya itu itu pun bukan karena
kinerja basisnya karena mereka kasus hukum di luar itu semuanya adal nonppol yang masuk nah saya masih menyaksikan meragukan bukan soal keberanian mungkin karena presiden melihat stabilitas politik tadi itu dari orang-orang partai yang akan diganti kecuali ketua umumnya yang ingin menggantikan misalnya dari NasDem Pak suapulo mau ganti si A itu mungkinganti dari PD perjuangan Ibu Mega mau ganti si B Mungkin nah atau bisa sebaliknya Pak
Jokowi yang mengirimkan nama meminta nama ini tidak cocok lagi itu Tetap komunikasi partai tapi yang nama-nama di luar partai politik Saya kira presiden Enggak usah banyak pertimbangan macam-macam lagi tinggal cari orang yang terbaik yang tadi meninggalkan Legacy beliau bisa mencari orang terbaik dan basisnya Harusnya teknokratik sekarang saya harus menanyakan pertanyaan yang lebih jauh Hanta karena kan you betul-betul membacanya ya I kita bicara
non partai duluah Siapa yang menurutmu yang paling harus diganti saya pakai data tadi aja ya dulu oke C tampilin enggak kalau kita lihat paling bawah kalau itu bang dari bawah ng lihatnya dokun publik kedua kita buka juga ee kinerja teknokratiknya ee apa namanya basis-basis tidak terlalu terdengar misalnya tidak terlalu komunik politiknya tidak terlalu besar nah yang di bawah-bawah ini agak rentan ya saya
melihat lihat yang nonppol kemudian Ee tidak terlalu moncer tidak terlalu besar ee apa namanya kinerjanya tidak terlalu terdengar ini ada empat nama ya ada empat menteri loh ini itu ee yang dari bawah ya yang dari bawah itu Ini yang dari bawah itu juga orang partai juga sebenarnya gitu ya Iya dari partai ngirimkan tapiur partai bet meskipun dia bukan belakangai tapiai jugairim tapi empat nama itu adalah elit dari partai
loh Iya Pak Li Ida Faus menteri Eh koordinatorusia ini bukan partai tapi kan ormas ini publik lemah politiknya kuat Pak yasona Lauli Pak ID Ibu Ida Fauziah itu tidak sepenuhnya hak progatif presiden di sana Ada Pak yasona Ada ibu Mega enggak mungkin tanpa ada Ibu Mega kemudian Ibu Ida Fauziah ada Cak Imin dari PKB pak Muhaimin Iskandar enggak bisa langsung ee menteri Kato PMK misalnya itu reprensasi Muhammadiyah harus ada bicara dengan Muhammadiyah
variabel-variabel itu kemudian ee menteri Desa tertinggala itu dari PKB Nah itu ituah kalau Pak Jokowi misalnya punya ini kita kan enggak punya ya Pak Jokowi punya misal saja ini mereka ini kinerjanya rendah menurut Pak Jokowi dalam catatannya tidakungan dari nama-nama 10 di atas itu dibuka lagi Yang kedua Pak Jokowi pasti buka data dukungan publik dong Ini contohnya rendah juga harusnya ya tinggal karena fatsunnya mungkin Panggil ketua umum
tinggal ngomong ketua umum harusnya berani untuk ini memutuskan ee mengganti menteri apalagi sekarang Pak Jokowi kan penentu kuat I dalam koalisi beda dengan era Pak Pak SB dulu wah terserimung manuver termasuk bank Akbar kan yang berperan luar biasa di parlemen sekarang enggak ada iya parlemennya menjadi apa parlemennya menjadi sangat baik ya I sangat baik sangat baik ya Terus apa yang harus dikhawatirkan oleh Pak Jokowi Iya
makanya ee apa ya Ada ya Saya ulangi lagi tadi ada yang mengatakan informasi yang saya dapatkan kemarin bahwa tidak jadi resavelnya mau jadi mau tidak ee itu adalah satu hal itu progatif Presiden tapi kita juga layak untuk membicarakannya yang saya ingin mengatakan begini kalau melihat reaksi presiden terhadap kinerja menterinya yang selalu marah berarti kan ada masalah iya marahnya Presiden itu ganti marah
tertingginya kalau marah ke publiknya sudah diingatkan se kira segera diganti kalau enggak ada masalah enggak mungkin dong beliau memberikan ee peringatan-peringatan keras kepada publik seperti apa peringatannya yang e hantai catat ya sering kan Berapa kali di publik Saya mungkin tidak menyebut satu persatu ada saya kasih seri kesempatan saya Beri waktu dan seterusnya tapi kalau saya misalnya Pak Presiden aja tadi tiga tadi buka saja
dari yang tadi data 60% 59 sekian persen itu publik ini rekaman survei yang setelah ini itu mengingink resle H ingin resle resle ini kan instrumen ya alat bagi presiden untuk memacu meningkatkan kinerja Nah kalau resapel ini diganggu dilakukan eh kekhawatiran kan mengganggu stabilitas politik kalau pemerintahan sebelumnya Kalau sekarang saya yakin enggak set g enggak ada seperti dulu kalau kemudian ternyata yang nantinya
akan diresavel adalah yang nonppol sementara pembicaraan kita tadi mengatakan bahwa kinerja orang-orang parpol menteri dari berasal dari parpol sebenarnya yang bermasalah berarti kan tidak menyelesaikan masalah hta iya harus ada keberanian saya Harap harapan saya di resavel kedua ini tidak seperti resel pertama resel pertama itu bang Saya ulangi dikit yang diganti adalah nonppol semua yang parpol tidak ada diganti kecuali yang kasus hukum
tadi dua dari dua partai karena ada kasus hukum diganti tidak ada di nah ini kesempatan dukungan Pak Jokowi dukungan publik tinggi saya ingin dukungan publik Kepada beliau itu 72% bilang puas Kalau parlemennya macam-macam 82% ada di dalam H tinggal keberanian saja sebenarnya jadi sama sekali enggak ada hambatan Sebenarnya ya hampir tidak ada hambatan Seharusnya seharusnya tapi mungkin presiden id juga punya pertimbangan
[Musik] eh stabilitas politik cara berpikirnya mungkin ya stabilitas politik ini kalau yang menarik itu Eh ini gaya Pak Jokowi Ini Gaya ya era itu Mirip yang dibangun oleh Pak Harto di luar ini Pak Harto butuh 30 sekian tahun membangun stabilitas politiknya itu di era otoriter tidak demokratis sekarang di era demokrasi ingat i pembangunan stabilitas
politik pertumbuhan ekonomi dan pemataan dengan bahasa yang lain Pak Jokowi yang saya baca menganut itu sangat mengepan stabilk nah ini yang agak menarik cara Pak jokobi membangun stabilitas politik ini salah satu ingin menjawab pertanyaan mengapa sepertinya yang dari partai tidak terlalu diganggu Peran ekonomi selalu pertumbuhan pertumbuhan ekonomi selalu disebutkan ya itu menjadi salah satu konsentrasi beliau ketiga Indonesia sentris bahasanya Bil merataan dulu
Indonesia sentris ke Papua dan sebagainya Nah dari dari situ sebenarnya ee dari stabilitas politik yang diinginkan pola yang diinginkan oleh Presiden itu Saya melihat sebenarnya sudah sangat stabil ya Kenapa pola yang kedua Saya lagi baca e selain soal resapel ini Jokowi ini Presiden Jokowi ini penentu Bang kenapa dulu keinginan ada membuat setgup semacam setgap ya dulu pak pak SB kan ketuanya Pak abdurzal
Bakri ya pokoknya lah abang salah satu luar biasa yang dulu di DPR lah dulu saya kita ingat Pisa sekarang kan tidak ada dorongan dari partai kan cukup kuat tapi Pak Jokowi tidak mau bikin membuat setgap itu dibiarkan semuanya dan semuanya masuk poin saya apa untuk menjawab itu orang-orang kuat seperti Ibu Mega suryaapalu itu ditarungkan tanda petik Jadi dimasukkan ke dalam koalisi itu orang kuat orang kuat orang kuat yang saling mengimbangi
sehingga tidak ada orang yang terkuat kalau dulu kan ada ada aburuzal Bakri ketua setgap Repot juga Pak SB kalau sekarang ada ketua setgap ada dilembagakan koalisi itu Pak Jokowi itu paling susah berhadapan dengan parttainya sendiri b perjuangan ketimbang Golkar kalau Golkar itu paling gampang malah sekarang paling susah berhadap partaiin sendiri nah dengan demikian banyaknya Pak Surya Bu Mega Pak sekarang adaapat Prabowo tambahannya
semakin kuat diajak orang kuat orang kuat orang kuat menjadi Apa kesimpulannya tidak ada yang paling kuat yang kuat dan penentu tetap Jokowi akhirnya Nah itu strategi yang menarik sebenarnya dikaji cuma Apakah berani kemudian tadi basis kinerja kan keinginan publik nih kita ingin berubah ingin meninggalkan ee warisan politik kinerja yang luar biasa sudah meninggalkan politik pencitraan politik elektoral sudah bergeser ke politik
kinerja nah ini kesempatan mestinya bagi presiden untuk mengambil keputusan kalau melihat ee suara parlemen yang telah memilih bergabung dengan pemerintahan sampai 82% Kalau enggak salah iya iya itu berarti betapa solidnya pemerintahan ini Betul tapi pakai betapa setuju saya tapi apakah anda yakin bahwa para kingmerer yang berada di belakang itu tetap Solid satu sama lain dan juga
kepada Presiden apalagi tinggal 2 tahun loh ini tinggal 2 tahun ini tahun 2000 bahkan mungkin tahun depan sudah mulai Solid banget tapi semu ini ibarat apa ya dia dia yang dibuat oleh Pak Jokowi ini kan multipolar polarnya banyak kekuatan-kekuatannya kalau ada setgap dibentuk koalisi terbentuk itu kan bipolar dulu paksb agak bipolar ada set gap yang dipegang dimainkan all go carard dia berhadapan Peta politik itu presiden bisa terserimpung secara
politik kapanpun a Oke atau tripolar agak lumayan Nah sekarang dibikin multipolar enggak kita enggak jelas kan kekuatannya siapa sekarang Ibu Mega sama Pak Surya palu juga enggak dekat lagi dibandingkan dulu kemudian Cak Imin dan mereka pun enggan membuat pertemuan-pertemuan partai nah ini ini nanti akan seperti Kotak Pandora nanti keluar menjelang 2024 Kalau Pak Jokowi enggak maju lagi kecuali Pak Jokowi bisa maju lagi nah
kalau itu sudah dilepas tidak dipegang lagi barulah itu jawabannya akan Punya agenda politik sendiri semuanya sepanjang belum ada dan posisi presiden masih kuat menurut saya semuanya agak menunggu Jadi menjaga e apa namanya karena multipolar tadi tidak ada polar-polar yang terkristalisasi kekuatan politiknya kemudian dia masing-masing Jokowi juga begitu Itulah sebab enggak maembuka bayangkan kalau satu misalnya Sebenarnya bukan mengganti
orang partai yang paling sensitif yang harus dihindari ini realitas ya kalau orang bilang sistem presidensial tapi nyatanya enggak bisa mengurang Jata kursi menteri di setiap harai itu saya yakin hampir mustahil dilakukan oleh presidenahil hampir mustahil misalnya JAT PDIP dikurang sat JAT Nasdem dikurang sat atau PKB 1 Saya tidak yakin tapi kalau diganti Masih Mungkin atau malah bertambah ya misal atau malah bertambah
bertambah Janganlah itu maunya mereka semua tapi itu itu komposisi yang dibuat oleh presiden kalau diperhatikan lebih jeli di jilid ee dua ini itu yang yang partai 47% Bang komposisi menteri dari partai ini ingin mengesankan bahwa masih tinggi yang profesional saya tahu kemudian dari sapel yang pertama itu di pandemi lagi tinggi itu menjadi 42% sekarang yang parpol yang non parpol itu lebih tinggi sebenarnya sekitar berarti sisanya 58
pers ee saya membatin saya tidak boleh saya memilih untuk menggunakan kata membatin jangan menganalisa tiba-tiba saya jadi pengambat lagi nantinya begini tampaknya konsolidasi pemerintahan Pak Jokowi yang sedang direncanakan yang kita bicarakan ini bernama resaval itu sekaligus juga tampaknya akan Apa itu di
kondisikan tentang bagaimana apa kekuatan politik yang ada terkusus kekuatan politik Pak Jokowi nantinya untuk persiapan 2024 yang saya maksud itu begini h h ini M mungkin sudah mulai diuji coba Iya Nyambung untuk 2024 I untuk diuji coba ini saya tidak berbicara tentang Pak Jokowi akan tetap jadi presiden nanti ya enggak tapi setidaknya beliau potensi jadi kingmerer Iya itu yang saya maksud minimalanim seperya sesuatu yang wajar
menurut saya apakah kita sepakat menyangkut eh tergantung Pak Jokowi maunya lebih ke mana saya kembali ke tiga saya tadi ingin memuni aspirasi keinginan publik puasja atau tadi Bang Akbar Faisal mengistilahkan punya Legacy dengan basisratik atautik yangtik ini itu tadi dengan masuknya pan pan harus diberikan kemudian menguji dan seterusnya kalau yang disebutkan Bang Akbar saya sih
yakin tidak bisa lepas dari itu tidak bisa lepas tidak bisa lepas dari perjaman politik itu Jadi kalau mungkin sepertinya begini terpaksa presiden ada yang memang untuk kerja beneran ee ada wakil menteri di backup ada di slonnya dan seterusnya tapi ada memang untuk keperluan politik menteri itu saya baca itu jujur ra itu kan bukan pilihan presiden semua ya Iya I saya enggak tanpa menyebut Bang Abar mungkin sudah punya gambaran siapa orang-orang partai
enggak mungkin pak Jokowi pilih yang bersangkutan itu pasti karena dititipkan oleh ketua umumnya nah artinya ada menjaga stabilitas politik sekaligus betul itu menarik menguji apa menyambungkan dengan 2024 ini dengan stabilitasnya hingga 2024 nanti di 2024 kan ada peta koalisi baru H nah di peta koalisi baru ini akan teruji nanti akan kelihatan resuffel ini setuju sekali mengkondision bagus bagus Bang Akbar enggak bisa orang baca resavel ini
kinerja saja enggak betul kinerja tapi saya yakin itu yang disebut Bang Akbar faisali itu yang paling itu paling logis itu ya paling logis tidak bisa dihindari tapi sembariah apa E sekali dari 2 t Pulau terlampaui stabilitas politik menguji ee koalisi politik tapi kalau bisa kinerja meningkat kalau bisa ekspektasi publik terpenuhi jadi itu apa maapel ini sebenarnya Pak Jokowi Ma mau apa dulu mau sekedar karena ada kisru di publik menolak si A si B si C berarti
kan pertimbangan publik atau tadi politiknya atau basis kinerja kalau kinerja sebenarnya enggak sepenuhnya Bang memang ada tapi kan kinerja tinggi tapi politiknya menurut saya lebih kuat untuk menguji itu Iya kalau kita lihat ya Ini kabar-kabarnya yang akan masuk ini kan tadi kan sudah bicara tentang Van Saya dengar bangan bangul khas akan masuk ya Saya tidak ngerti belum pasti si e portofolio mana nantinya yang akan beliau tempati
juga Pak mantan Panglima TNI Pak Hadi Cahyanto hm akan masuk juga kabarnya seperti itu belum lagi siapa gitu ya saya tidak bisa terlalu detail Setidaknya saya menyebutkan dua nama dari latar belakang parpol dan latar belakang nonppol He kalau dilihat di ramu tanda petik akhirnya kan sebenarnya Ya seperti yang saya sampaikan tadi bahwa eh Memang presiden mau tidak mau harus melakukan itu dan itu wajar menurut saya
Iya tapi itu tadi problemnya Apakah ini berbicara tentang kinerja atau semata tentang politiknya setidaknya pada tahun 2024 Saya tidak ingin menyimpulkan soal itu sebab Menurut saya itu adalah hak presiden dan boleh saja I tapi lagi-lagi ada ruang yang tidak boleh dilupakan yaitu pelayanan publiknya Mbok tawarkanlah kepada kita menteri yang memang layak untuk itu pada bagian itu apa catatan Hanta Iya tadi kan sudah kelihatan dari
nama yang Abang Bang Akbar bilang itu berarti kan Soal pertimbangan politik lebih kuat ya biasanya resavel itu kan ada para kondisi he para kondisi yang paling mutlak di depan mata itu bergabungnya partai amanat nasional lagi nunggu giliran nunggu JAT santer terdengar memang ee Pak Ketum depan surki priasan itu faktor satu yang kedua itu bisa disembarikan oleh Presiden ada menteri-menteri yang
kinerjanya memang kurang baik kan Nah itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jadi tiga-tiganya bisa dilakukan yang ketiga ada juga yang jadi beban presiden tadi disebut Pak mantan Panglima TNI Pak Hadi misal menggantikan Pak muldoko Pak muldoko Memang agak Ramai kan salah satu menjadi catatan ee kekisuruhan di Partai Demokrat Nah saya kira Eh kalau saya ya Dari dari publiknya
Bang Akbar kita kita menginginkan terpilihnya menteri-menteri terbaik orang-orang yang pandai bekerja orang-orang yang terbaik yang bagus basis teknokratik yang paling kuat Pak Hadi misalnya Muncul nama Oke tapi yang paling kita juga tidak bisa mengatakan dari partai otomatis tidak profesional dong bisa jadi dia partai politik yang dicari memang basisnya presiden memang memilih orang itu persoalannya kan ada orang partai politik itu pilihan ketua
umum apa Pilihan Presiden kalau pilihan Presiden kemudian minta persetujuan ketua umum Oke tapi kalau ternyata itu presiden tidak punya pilihan memang harus itu nah itu yang agak makanya Em coba di tampilin yang satunya lagi kalau ini kita lihat ya ya yang mendapat apresiasi masyarakat itu yang paling tinggi adalah politik dan stabilitas nasional I yang paling rendah adalah penegakan H Meskipun tidak bisa un dong bahwa yang
politik Aman semua Iya tapi kan ini gambaran Ya ini potretnyaoke apa yang harus kita katakan Apabila ternyata pada resavel Katakanlah besok betul-betul terjadi justru yang menteri yang berada pada bidang politik dan stabilitas nasional itu yang diganti apa yang harus kita katakan Ya ternyata tidak ter apa namanya tersimpang dengan opini publik aspirasi publik harusnya presiden mendengarkan opini publik ini S terdengar misalnya main kupolukam kena
misalnya padahal kan bidangnya stabilitas politik ini Politik Politik ini dua makna ya bisa bisa dari sisi pertahanan keamanan bisa juga stabilitas politik ee koalisi tadi evaluasi itu itu masuk di sana yang paling buruk memang di penegakan hukum I kan logikanya kan kalau seperti ini gambaran masyarakat dan pak Jokowi itu orang yang sangat membaca apa namanya itu keinginan publik yaan publik betul ee yang digantikan harusnya yang berada
di penegakan hukum I dan ekonomi juga termasuk ekonomi pertahanan keamanan ekonomi ada tiga yang paling an ni yang paling sedikit tapi lagi-lagi saya katakan kalau ternyata yang diresavel adalah bukan dari tiga ini kita harus ngomong apa ini alat ukur tetapi memang tidak bisa ee masuk ke orang perorang menteri tentunya perorang per menteri ya kita berharap Pak Presiden tentu membaca yang
lebih dalam kan yang tadi data nama-nama tadi Pak Presiden pasti punya basis itu karena seorang presiden kan gampangnya gini Pak Bang sekarang saya tingkat kepuasaan 70% Saya pengin 75 setelah ini habis 75 Saya mau 80% ya sederhana ya kalau merekam opini publik kan Bagaimana cara meningkatkannya berarti performanya di bidang ini ujungnya soal pelayanan publik soal soal kinerja bidang per bidang dan dari data-data ini tapi yang paling ini yang data setelah ini nih
data yang setelah ini itu yang paling dengar 60% menginginkan per resavel makanya publik kan enggak punya waktu untuk melihat Siapa yang perluelak eh saya mencoba apa menautkan apa yang saya katakan tadi konon kabarnya saya kan tidak ada di dekat presiden dengar-dengar aja Presiden itu Marah dongkol undang-undang ciptaker yang ya kan jadi undang-undang Cipta kerja
Heeh dibikin dengan susah paya oleh pemerintah disepakati dengan DPR masuk lagi kan tadi pan ada kebutuhannya makin banyak memang harus rle se ya makanya presiden ee kira-kira begitulah pandangan banyak orang ini menteri-menteri gua bikin apa sih kita capek-capek bikin undang-undang Cipta kerja yang dianggap sebagai Suah terobosan dan kemudian ditentang habis-habisan oleh pekerja dan banyak orang gitu kan terutama oleh kaum oposan
kok tiba-tiba ketika sudah diketok Palu dan berhasil eh kalah di Mahkamah Konstitusi bahasa kekuasaannya begini kalian bikin apa wahai para menteri kok enggak menjagain kira-kira begitu apa catatan Hanta Iya itu salah satu evaluasi Kalau Bang Akbar lah tadi atau saya jadi Presiden kalau pembantunya enggak bisa menjalankan tugas kan Presiden itu pembantu apa menteri itu kan pembantu
presiden pembantu presiden Totally melayani presiden mau ganti kapan pun iya mau besok mau lusa mau siangnya mau malam Ganti lagi ya tapi Tapi maksud saya ekstremnya mau diganti lagi besoknya juga boleh harusnya ganti kalau dia tidak tidak layak tidak pandai menjalankan tugas amanahnya dianggap gagal saya kir ganti ini kesempatan momentum iya oke kalau tingkat kepuasannya lagi rendah stabilitas politik dukungan koalisinya rendah agak
ngeri hati-hati ini lagi di puncak lagi Puncak ya Iya lagi di puncak 82% di di elit di masa 72% par tinggal bahkan di periode kedua ya periode kedua betul dan dulu ada variabel Pak JK aku kan susah wapresnya orang politik sekarang Pak Maruf Amin Saya kira bukan variabel yang bisa ngerecok jadi sama sekali seharusnya tidak ada hambatan hampir tidak ada tinggal Kani tinggal kemauan kemudian dan I kemauan dan kemudian itu tadi ada faktor kemarahan tadi tanda
petik itu ya Eh jadi betul-betul memang harus di aduh ya harus ada apa namanya resel resel mungkin tunggu waktu kalaupun Besok enggak jadi jadi saya punya keyakinan ak dari sampel Pak akan ada dalam waktu dekat ya keyakinan kita enggak tahu mungkin karena ada bencana Semeru mungkin tertunda bisa jadi eh atau bisa jadi saya punya keyakinan akan dari S karena Presiden Jokowi jadi Pak Jokowi ini kelemahannya tanda petiknya menjadi kekuatan beliau Enggak banyak
ketika ngambil keputusan kadang berani juga itu Nah kalau ketika mengambil keputusan-keputusan ini cara gini aja sederhananya dulu Kita kan ragu Pak SB aja dulu Ketua Umum Partai terbesar Pak Jokowi bukan siapa-siapa dalam struktur partai saya harus objektif mengatakan Siapa Jokowi di PDIP Sebelum menjadi presiden kemudian partainya dulu cukup eh kemudian di seberang ada Golkar seberang tapi sekarang tanda petik takluk semua nah kelemahan itu ya tanda
petik kelemahan kita lihat orangnya santun nyampai tapi jadi kekuatan karena mengambil keputusan langsung kemudian cepat ya ternyata jadi ketika jadi itu ya khawatir juga partai kemudian ee diganti kemudian dikurangi misalnya ya Saya berharap dikurangi yang tidak yang tidak perform ya dikurangi aja tapi kan kita harapan saya terlalu berlebihan ya paling enggak enggak dikurangi gantilah orang-orang dari partai politik bahwa pak presiden sekarang didukung oleh
publik Kalau anda melakukan yang terbaik bagi republik ini mau dari partai politik ada di teori itu kan eh eh going public larinya ke ee ke publik ngadunya ke masyarakat kalau parttainya ee bersama apa namanya menyerang duk parlemennya menghantam terus larinya ke publik sekarang enggak ya kalau ada oposisi suarasara bembang wajar ya negara demokrasi tapi tinggal kepuasannya tinggi kemudian yang dukung pemerintah 82 malahapan juga
gabung tinggal keberanian sekarang untuk mengambil keputusan yang terbaik Jadi kalau ada resapel satu menurut saya perlu ada resapel dari di sisi kita secara kualitatif secara data publik juga menghendaki 60% perlu resapel yang kedua harapannya jangan resapel kayak kemarin tanggung Jangan hanya masuk di level non partai politik mau partai politik non partai politik sama kalau kinerjanya kurang bagus ganti oke Jata partai tidak dikurangi tapi
bisa ganti orangnya bisa komunikasi ke ketua umum Saya yakin ketua umum juga enggak punya pilihan banyak sekarang asal Pak jokowinya berani aja ee e para ketua umum Begini saya keluar cukup toh masih 50% lebih beda kalau ternyata dukungan hanya 55% hanya 60% ke pemerintah dengan cabut satu partai dia menentukan kalau saya keluar kata partai X lemah pemerintah enggak cukup 50% searang mau keluar satu pun masih cukup Demokrat juga mungkin
diajak gabung mau kalau karena PDIP aja tidak mau Mungkin nah ini saya kira tinggal keberanian tapi saya membaca memang ada stabilitas yang dijaga yang tadi Bang Akbar bilang ada kaitan dengan 2024 juga Apakah beliau SeBUAI kingmerer atau atau lanjut atau tidak Kita tidak tahu perkembangannya itu yang mau dibaca jadi tidak jangka pendek kalau saya membaca politiknya kalau ja pendeknya sudah selesai cukup lakukan tapi ingin
membangun stabilitas ini Kalau mungkin ja menengahnya akan ada agenda internasional eh di Indonesia perus stabilitas politik tapi lebih jauh pandang itu menarik itu bang Akbar eh karena ee apa namanya praktisi dulu jadi paham memang dikaitkan ke 2024 jadi resuple ini yang yang bukan bukan bukan ruet dan susahnya tapi komposisi skemanya skemanya tidak bisa sampai 2004 ada agenda-agenda agenda-agenda politik jelang dan 204 yang tidak bisa
dipisahkan dengan agenda rapel yang saya baca eh saya baca DPR telah setuju bersama dengan pemerintah Pemilu itu Februari tahun 2024 He kalau kita hitung hari ini praktis tinggal 2 tahun ya oke Mengikuti alur pembicaraan kita tadi menyangkut dengan catatan-catatan politik atau pertimbangan-pertimbangan politik itu Apakah menurut anda kalau memang Katakanlah dilakukan resel besok
apakah itu resel ter ir atau tidak enggak Saya yakin tidak kemungkinan akan ada resuffel lagi dan EE ada tiga kebutuhan tadi Bang yang tidak bisaari kan kalau ada dinamika publik keras sekali penolakan menteri ini masih ada rel tidak bisa dihindari ya apalagi misalnya ada yang yang punya agenda tersimpang dengan Presiden menjud 24 dia bukan didukung oleh Presiden mau nyapres tapi sudah menyap diri mematut Mip cabres kemungkinan ada rapel itu
kemungkinan Kenapa saya bilang kemungkinan besar masih ada rapel yang kedua faktor kinerja faktor kinerja meskipun agak kecil dan ketiga faktor politik faktor politik kalau ada yang keluar ada keluar masuk dan di perjalanan mana kita tahu ternyata ada partai nambah lagi habislah nambah lagi nah kemungkinan ada resffel saya tidak begitu yakin resel terakhir meskipun kita menginginkan resel yang terus sering ee untuk dilakukan itu kan hanya
instrumen kalau resle itu kan sebenarnya Bang ee boleh tapi kan sebenarnya mengoreksi Pilihan Presiden sekali ternyata pilihan saya kemarin keliru loh ini saya ganti lagi yang bagus yang seperti era Pak Harto jarang sekali sampai hafal semua dalam kaitan dengan itu saya juga kok merasa bahwa kayaknya bukan yang terakhir ya I Apalagi kita sudah membahas tadi tentang agenda 2024 Betul tapi pertanyaan utamanya itu Begini apakah
resel itu nantinya kalau memang terjadi itu adalah keinginan Pak Jokowi sendiri atau adalah penyikapan ekstrem dari partai-partai atas pertimbangan 2024 juga bisa dua-duanya yang menarik yang kedua ada partai yang pergi di ujung dia enggak mikir Pak mikir sekarang lagi dia sudah mikir 2004 apalagi ada figur capres kuat yang misalnya tidak seperahu dengan yang sekarang ada kemungkinan lompat Nah
kalau dia keluar lompat ya mau diganti mau enggak saya sudah keluar itu kemungkinan besar apa parttainya ada beberapa partai saya sebut saya potensi-potensi kalau potensi-potensi yang paling mungkin pertama yang paling ekstrem dulu ya yang paling ekstrem mungkin saja PD perjuangan paling ekstrem dulu kenapa kalau ternyata pak Jokowi dukung misalnya PDIP ini saya sebut nama aja
langsung santter disebut PDIP misalnya memutuskan tetap Prabowo Wan Maharani Sementara Pak Jokowi punya sebagai kingmerer kan punya daya cengkerraman juga ke partai ke Golkar dan lain-lain punya nama lain sebut saja Misalnya sekarang Ganjar lah ya atau bersama Erik thhir atau siapapun yang orang-orang dekat yang yang kita baca ee dari analisa tendensilah kecenderungan presiden terpisah Nah kalau itu yang terjadi kemungkinan sudah tersimpang
besar kemungkinan yang kedua Nasdem Partai Nasdem mungkin juga tidak bersama lagi dengan PD perjuangan nah ini variabelnya rasdem bukan hanya dengan Pak Jokowi saja ada variabel dengan merah dan biru ini dengan PD perjuangan mungkin tidak bersama kalau PDP mendukung entah Pak prabowa atau Ganjar ternyata ini misal saja ya Ada kemungkinan variabelnya banyak nasd duukung lain Entah Anes was Wedan atau siapa Bersama partai di luar pemerintah
ada PKS dan e Demokrat mungkin saja bagian ujung akan e keluar gitu belum lagi partai lainnya cakimin biasanya kan cimin juga manuver politiknya juga kita tahu dia punya posisi tawar PKB kemudian ada posisi-posisi itu entah gabung dengan Gerindra misalnya itu mungkin saja itu yang paling paling menarik itu itu sebenarnya diskusinya E pembahasannya itu e perginya itu karena sudah punya sudah punya di perahu yang sama tapi punya mimpi yang sudah berbeda
arahnya sudah beda itu sangat mungkin terjadi maunya Pak Jokowi pasti dari sisi presidennya kita sama di kapal sama tujuannya sama tapi kan sulit sekarang nunggu saja signalnya dari pak Sur Paulo kan kalaupun ditakdirnya saya Saya takut khawatir salah ya mengutip kalimat beliau terakhir di ulang tahun kalau forumnya Nasdem kalaupun ditakdirkan ee nanti tidak sudah beda ya di sudah ada kode-kode juga sebenarnya ada
kemungkinan-kemungkinan itu ya kecuali misalnya ya Misalnya misalnya ee apa Ganjar dan Anis disatukan Nah lain lagi cerita kita kita bicara data survei yang elektbilitasnya relatif paling yang masih tinggi sekarang Nah ini ini dinamikanya masih Siapa yang paling tinggi di survei P tracking ada tiga besar satu eh Ganjar Prabowo dan aniswedan ketiga-tiganya punya potensi karena elektivitasnya tinggi tapi
ketiga-tiganya juga punya problem punya problem yang sama Ganjar dengan pdp-nya Anis dengan strateginya belum punya partai Begitu juga dengan ee apa namanya Prabowo kalau paling menarik tentu Ganjar dan Ped perjuangan Apakah sama nanti seperti ee cerita Jokowi 20144 akhirnya Jokowi bukan Puan marani bersama Prabowo juga waktu itu ya Tapi sekarang kan beda dulu mbak Puan belum mku belum ketua DPR sekarang Puan mahani
sudah ketua DPR sudah menku sudah mentok karir politiknya nya mau jadi apa lagi kalau bukan RI 1 atau minimal ri2 sudah menyiapkan Bali Hunya sudah di man-mana dipasang semua mau mau ke mana Dan yang kedua yang paling penting ini posisi ketua umum PD perjuangan setelah Ibu Mega kalau lepas Misalnya ini Mas Ganjar jadi presiden siapa jadi ketua umum lepas lepas dua-duanya Nah itu agak berbahaya dilemanya di situ kalau mereka gabung PDIP dukung Ganjar Ganjar maju
dua-duanya Solid pemilihnya basis Ganjar di Jawa engah basis PDP sama-sama Jawa Tengah terkristalisasi utuh tapi mereka juga sadar kalau mereka pisah dua-duanya rugi suara Ganjar di Jawa Tengah pecah itu kan kandang banteng tapi suara PDP juga melorot mereka tahu ini ini dilemanya luar biasa Jadi kalau mereka gabung kalau mereka pisah kondisinya seperti itu kalau memasangkan Ganjar dan puan marani agak susah bahasisnya sama-sama di Jawa Tengah kan Dilema bisa
kalah Kalau Anis berpasangan dengan orang kuat lawannya bisa kalah mereka Nah kalau Ganjar yang yang diusung bukan Puan Nah tadi itu Ganjar menang kemudian jadi presiden masa Mak Puan jadi menteri lagi yang paling bahayanya ketua umum PD perjuangan Eh bisa diambil alih pask Ibu Mega bisa presiden yang terpilih dan bukan tra Soekarno bukan tra Soekarno betul jadi tra Soekarno terancam lepas dari tra Soekarno kalau ternyata dikasih ke non
Tras Soekarno menjadi presiden dari PD perjuangan kalau sebaliknya eh di dikasih ke Ganjar enggak didukung dikasih ke Prabowo dan puan misalnya ya tadi itu belum tentu menang menang kemudian dikalahkan juga bahaya kan gitu dilemanya di situ kita tunggu beberapa jam dari sekarang Iya kalau jadi itu kita bisa membaca Ke mana arahnya seperti pembicaran kita terutama pada bagian-bagian akhir betul Eh tapi mudah-mudahan buat kinerjaang buat
rakyatlah Tadi pelayanan itu yang saya katakan tapi kan kita kan enggak bisa bicara normatif-normatif realitasnya ke politik i d tah pasti agenda 204 itu tapi kan ini podcast ini adalah pembelajaran kepada P Iya perlu kita sampaikan betul setuju Hanta Makasih ya sama-sama Pang Terima kasih juga atas undangannya semakin sukses podcastnya luar biasa Iya kami menygunakan banyak data dari full tracking juga sekaligus saya menyampaikanon memohon izin Kalau
kami gunakan full tracking dengan senang hati buat publik Kan semuanya sudah Pilik publik saya sudah senang sekali Terima kasih baik baik makasih makasih an Yuda luar biasa pengamat yang sangat tajam pemilik ee P tracking demikian e diskusi kita kita tunggu beberapa jam dari sekarang Apakah benar ee seperti informasi yang saya dapatkan bahwa resapel akan berlangsung besok tanggal 8 hari Rabu tanggal 8 Desember Rabu Pon ya Rab iya ee kenapa sampai perlu kita
membicarakan Ya karena memang selalu menarik kalau bicara politik tapi di ujung dari itu bagi bagi acara Akbar Fal on sensor adalah Bagaimana posisi publik dalam keputusan-keputusan politik itu Terima kasih telah menyaksikan acara [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] ini

Bình luận
Bình luận chưa được tải.