Lượt không thích là ước tính của dự án Return YouTube Dislike, vì YouTube không còn công khai con số này. returnyoutubedislike.com
Selamat datang di konten saya silahkan tonton sampai habis biar nggak salah paham terutama Kadun hahaha [Musik] ya Kalau hari ini Anis diantitesakan oleh Nasdem ke Pak Jokowi jadi seolah Anis Itu adalah kebalikan dari Pak Jokowi dalam semua hal Ya tentu masyarakat jadi cekikikan apa enaknya diumpamakan kebalikan dari orang baik dan pintar kok malah seneng Kalau Anda diumpamakan kebalikan
seseorang yang nggak berprestasi Anda pasti senang karena artinya Anda adalah orang yang berprestasikan gitu simpel soal antitesa ini tapi kalau Anis diumpamakan kebalikan dari Pak Jokowi yang rendah hati orangnya tuh Jawani anak-anaknya Mandiri pekerja keras irit bicara bukan pendendam Ya anda bayangkan sendiri seperti apa aneh sebenarnya di mata Nasdem kalau ada orang diumpamakan kebalikan dari Pak Jokowi berarti orang itu kan
seolah ya sombong dan songong nggak menjawani males kerja ngomong melulu dan pendendam Apakah Ani 100% seperti ini [Tertawa] 180 derajat ini yang bicara elit Nasdem loh dan tentunya sesuai dengan yang dia bilang sudah sesuai dengan analisa dan kajian filosofis nggak main-main bahkan Anis adalah kebalikan atau 180° dari Pak Jokowi [Tertawa] mungkin Anis masih kebayang waktu pilgub
2017 di mana saat itu Anis mencoba sebagai antitesa dari Ahok Ahok yang waktu itu dikenal sebagai figur yang rajin pekerja keras tegas tanpa basa-basi berani yang kebetulan dari etnis Tionghoa saudara kita dan Kebetulan juga dia beragama Kristen melihat profil Ahok seperti itu waktu itu saya juga Anis dan juga konsultan politiknya saat itu yaitu Fatah saya duga lagi nih berpikir keras mencari antitesannya Apa ya kira-kira Kelemahan
Ahok gitu kira-kira dan dari semua sifat Ahok Anda sudah punya semua kebalikannya tapi tapi ada dua hal yang Ahok gak punya tapi Anis punya yaitu adalah soal asal usul atau trah atau keturunan dan juga agamanya dan akhirnya kita semua tahu sejarah mencatat dua hal itu yang kemudian menjadi gorengan gurih dan Gak cuma mengalahkan Ahok tapi juga menghempaskan karir Ahok karir politiknya hingga masuk
penjara karir Ahok terluka tapi yang lebih mengenaskan adalah kerukunan kita terkoyak oleh ambisi Anis yang Bahkan politisi Nasdem sendiri loh yang mengakui bahwa Anis mengkonsumsi Apa yang dinamakan politik identitas dengan dosis yang tinggi katanya karena terpaksa saking tingginya dosis yang dikonsumsi saat itu mabuknya sampai sekarang
apa-apa pendukungnya pasti bilang penistaan lah apa-apa pendukungnya Anis pasti bilang kafirlah mabuknya sampai sekarang itu adalah kejadian 5 tahun lalu Bos Anis masih punya mainan waktu itu sebagai anti teh Ahok bahkan hanya untuk membedakan ia dengan Ahok biar 180 derajat berbeda saja pidato awal Anis sebagai gubernur itu sangat menyakitkan saudara-saudara kita dari etnis Tionghoa
masih ingat kan Apa isi pidatonya Anis waktu itu masih begini kira-kira [Musik] dan Jakarta ini satu dari sedikit kota satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat penjajahan di depan mata itu di Jakarta Selama ratusan tahun dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan kini telah merdeka kini
saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri [Tepuk tangan] jangan sampai Jakarta ini Seperti yang dituliskan dalam pepatah Madura ayam sing ngeremi katanya itik yang bertelur ayam yang mengerami kita yang bekerja keras untuk merebut kemerdekaan kita yang bekerja keras untuk mengusir kolonialisme Kita semua
harus merasakan manfaat kemerdekaan di ibukota ini ini pidato macam apa dia ngomong soal penjajahan dan pribumi di saat pelantikan pertama sebagai Gubernur Jakarta telah mengalahkan Ahok kalah dalam arti sebenarnya Padahal semua juga tahu aneh sendiri itu juga warga istilahnya juga keturunan kalau saya keturunan dari orang-orang Jawa dan sebenarnya kita find-fans aja loh nggak masalah soal itu
tapi justru lewat pidato yang berbahaya itu seolah Anis Lupa kacang akan aslinya ya Pidato pertama Anies Baswedan dalam pelantikan sebagai gubernur DKI Jakarta yang menggunakan kata pribumi jelas banget syarat dengan politisasi identitas publik saat itu melihat visi politik Anis adalah rasisme yang sewaktu-waktu bisa membahayakan jalannya pemerintahan di ibukota kedepannya waktu itu loh dan ternyata Setelah 5 tahun hari ini Anies
masih belum kapok Saya masih ingat pidatonya Anis ini memang lihai dia dalam memutar-mutar kata itu jago banget dia pidatonya itu penuh paradoks satu sisi mengutip pernyataan Bung Karno tentang negara semua untuk semua tapi di sisi lain menggelorakan supremasi etnisitas dengan berkali-kali menegaskan pribumi dan non pribumi sebagai diksi untuk membedakan sang pemenang dengan
Ahok yang kalah sejak 2017 sudah membangun segregasi baru atas dasar ras perpecahan Selain itu Anis juga telah mengabaikan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 98 yang melarang Penggunaan istilah pribumi dan non pribumi dalam menjalankan roda pemerintah dan saat itu kenceng tuh teriakan bahwa Anis Harusnya bisa didiskualifikasi sebagai pemenang
Gubernur karena terbukti melanggar apa yang kita sebut sebagai semangat etis undang-undang tahun 40 undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis Harusnya kan Di Hari pertama kerja sebagai gubernur yang memang kita tahu semua Dia itu menang maksa pakai isu agama Anis seharusnya melakukan pidato yang bernuansa emosional Healing atas keterbelahan Warga Jakarta akibat politisasi identitas
emosional healing penyembuhan secara batin dan saya sepakat kalau sikap aneh saat itu dan bahkan sampai hari ini Aris mencerminkan sosok pemimpin yang tidak kompatibel dengan demokrasi dan Pancasila karena mengutamakan supremasi golongan dirinya dan mengoyak kemajemukan bayangkan kalau misalnya kalau misalnya saat itu Anis tersadar
bahwa cara yang digunakan waktu itu tidak baik lalu dia bilang jangan jangan penjarakan Ahok jangan sampai Pilkada ini menjadi ajang untuk memenjarakan seseorang saya lebih baik tidak ikut Pilkada apabila harus menggunakan cara-cara busuk seperti itu kalau kalau misalnya aneh sampai bilang seperti itu dan juga ditindaklanjuti dengan segala hal apalagi misalnya ada nenek Hindun yang tidak dimakamkan hanya karena Ahok
langsung turun tangan anda jangan meskipun Anda adalah pendukung saya tapi ini tidak baik tidak baik perlakuan ini berada di bumi Indonesia kalau saat itu anda sekarang sudah presiden Tapi itu tidak tidak dilakukan malah menikmati mimpi kalau anda menjadi presiden ingat itu kejadian 2017 lawan Anis adalah Ahok masih bisa dicari antitenya dan memang terbukti saat itu
untuk dua hal itu yaitu dari faktor salah adalah kebalikan daripada Ahok bahkan dari sisi kemampuan teknis Anis memang kebalikan daripada Ahok Ahok dikenal jago soal membanggakan Warga Jakarta lalu Benarkah Anis bakal keok kalau cara yang sama dia gunakan saat Pilpres yang akan datang kita sambung setelah yang satu ini Selamat datang di oposisi 69 FM bersama saya
Ani saya ramal bakal keok kalau tetap menggunakan jurus ala pilgub 2017 melawan Jagoan dari partai lain apalagi dari PDIP Perjuangan kenapa ya karena soal antitesis yang diungkapkan Nasdem kemarin bahwa Anis dipilih Nasdem jadi capres karena kebalikan dari Pak Jokowi atau sederhananya Anis kebalikan dari orang baik dan sederhana apa enaknya coba nah saya bilang Anis bakal
karena kali ini lawan-lawannya bukan seperti Ahok dulu siapapun lawannya ya Apakah itu Prabowo Puan Ridwan Kamil Bu Risma Gibran Airlangga Muhaimin apalagi Ganjar pranowo mereka bukan Ahok yang mudah dicegah lewat narasi Sarah calon-calon yang saya sebutkan tadi beragama yang sama dengan Anis dan bahkan kalau pakai istilah pidato Anis pada 2017 lalu itu calon-calon itu lebih pribumi
Ayo jus apa yang bakal dia mainkan jurus apa yang bakal dimainkan masalah dengan KPK Anis lebih banyak masalah mangkrak Anis jelas lebih mangkrak masalah ideologi Anis lebih nggak jelas masalah kedekatan dengan radikalis alis yang terbukti berpelukan dengan mereka erat lagi yang mana lebih Alim ya jangan nyapres lah mendaftar lah jadi ketua MUI misalnya
lebih ganteng Ini bukan lomba cover majalah Bang atau lebih bermasalah nah ini doang kelebihannya nih konten ini sebut saja sebagai reaksi atas pidato perdana Anis ketika menjadi gubernur DKI Jakarta 5 tahun lalu konten saya ini adalah semacam pidato kisah sambut untuk anis yang tinggal Beberapa jam lagi bakal keluar dari balai kota yang ia cemari dengan aroma anyir Pilkada paling jahanam di muka
bumi politik identitas sejatinya adalah kanker dalam demokrasi ketika demokrasi mengagungkan persamaan hak dan juga kesempatan bagi semua orang tapi justru lewat Anis demokrasi di Indonesia dibawa ke era kemunduran zaman Jahiliyah Ahok adalah korban politisasi identitas salah Anis dan Jangan mimpi Anis akan dapat menggunakannya lagi di pilpres dan pilgub di manapun yang ia ikuti
Kenapa kita harus waspada karena lihat aksi Anis mendatangi Rizieq Shihab kemarin yang disambut dengan puja dan puji Rizieq dan juga pengikutnya Anis yang selama Rizieq di penjara boro-boro menjenguk mendadak kemarin bersatu dan akrab kembali ya itulah kalau perlu pasti disamperin nggak perlu dibuang perlu dukungan kalau Nasdem mulai ditinggalkan kader dan juga pendukungnya maka harapan satu-satunya Anis adalah
mendapatkan dukungan yang bermain di wilayah-wilayah yang salah dan kelompok mana yang punya pengalaman bermain di wilayah Sara itu tadi tentu geng Petamburan selain politik identitas saya sih sama sekali nggak yakin Ya namanya aja kecanduan kecanduan politik salah ya namanya kecanduan apalagi kecanduan politik jangan lengah menjaga demokrasi Pancasila kita jangan lengah menjaga apa
yang kita punya saat ini jangan Abai ganyang semua paham-paham yang merusak ideologi negara Indonesia Saya masih [Tertawa] salah Jokowi kita dukung aksi melawan intoleran radikalisme dan juga terorisme Demi Indonesia yang lebih baik dengan cara subscribe di channel 245 TV makasih [Musik]

Bình luận
Bình luận chưa được tải.