KH. PROF. NASARUDDIN UMAR: "POSISI TIMUR TENGAH SEBAGAI PUSAT KEKUATAN ISLAM TELAH BERAKHIR".

KH. PROF. NASARUDDIN UMAR: "POSISI TIMUR TENGAH SEBAGAI PUSAT KEKUATAN ISLAM TELAH BERAKHIR".

Akbar Faizal Uncensored

itusayakitayangadakanjadiinijugaorangkalauenggak

384 k
görüntülenme
6,7 k
Beğeni
245
Beğenmeme (tahmini)
1.8 %
👍 / 👁
01:06:20
Süre
Sortie le 3 avr. 2022
Yayınlanma
8 k
kelime
id · otomatik
Altyazılar

Beğenmeme sayıları, YouTube artık yayınlamadığı için Return YouTube Dislike projesinin tahminidir. returnyoutubedislike.com

Tam transkript

kita hanya memahami kulit-kulitnya agama itu yang bikin orang itu ekstrem Saya rasa itu intinya Pak intinya di situ Itu [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] I asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam em berbahagia sekali rasanya karena kita memasuki bulan puasa eh bagi Akbar Faisal uncensor acara kita

ini ini menjadi berbeda sebab ini adalah bulan puasa yang pertama dan pada masa seperti ini karena ini adalah podcast politik saya harus eh sedikit agak pandai- and agar kemudian bulan puasa Ini juga membahas tentang politik tetapi dengan pendekatan yang bagaimana kemudian politik itu berguna bagi kita semuanya untuk itu sekaligus membuka bulan puasa Saya mengundang orang yang sangat terhormat orang yang saya hormati orang

yang kita hormati semuanya imam besar Masjid istikqlal Pak k. H nasaruddin Umar Pak Kiai Terima kasih sudah berkunjung ke Alhamdulillah eh podcast kita ini sengaja memang saya undang pak Kiai sebagai pembuka karena itu tadi yang saya katakan kita perlu mendengarkan tausiah eh satu du tahun terakhir ini kita mendengar banyak kemarahan-kemarahan banyak Emm hal-hal

yang tampaknya harus kita turunkan tensinya tapi lagi-lagi Pak Kiai ee sebelum kita membahas itu masih banyak orang yang bertanya sebenarnya ya Pak kiai itu ee asalnya dari mana kemudian latar belakang intelektualitas dari mana catatan yang saya terima itu bahwa Ah ini sebenarnya Pak Kia ini sekampung Saya dari Kabupaten Wajo orang Bone sebenarnya tapi di Kabupaten Wajo di sebuah pesantren yang besar di kampung

saya tapi lebih baik Barangkali Pak Kiai menjelaskannya Pak Kiai silakan iya saya sebetulnya orang kampung ya Iya nasibnya terdampar di Jakarta ya Iya tapi alhamdulillah itu garis kehendak tuhan semuanya sejak kecil memang saya di pelosok desa namanya saja Desa saya itu Desa ujung ujung itu ujung ujung beneran ujung beneran Kalau mau keota Kecamatan itu harus naik perahu kalau mau lewat

gunung juga ada tapi jauh nah mau naik perahu tapi apa ya lumpur jadi juga perahunya juga enggak bisa jalan jadi mau jalan juga enggak ada jalan jadi namanya Desa Ujung lihat ibu kota kecamatan saja susah He nah akhirnya Bapak saya dulu guru SD di kampung Jadi Bapak saya itu hanya sendirian untuk mengajar enam kelas jadi merangkap kayak tukang cukur membuka sekolah membersihkan sekolah mengajak kelas 1 sampai kelas 6

gu ya I kasihan enggak ada guru pada waktu itu kan di zaman grilia waktu itu takut semuanya orang Bapak saya nekat itu ya sudahlah Saya belajar kesabaran ketabahan dari bapak saya nah dibawa saya ke pondok pesantren asadiah ka di situ kan murah bayarnya ya Nah di pondok itu ya saya kelas 3 di kampung ya Ee pindah ke Sengkang ya kelas 6 jadi lcat 3 tahun Hm ee terus jadi sampai kelas alias saya di sana H saya merangkap ya SD ibtidaiah

kemudian Tsanawiyah PG 4 tahun baru ada Aliah dan tsanawiah ahahliah dan PG nan tahun jadi waktunya tuh penuh di masjid karena kita juga harus menghafal Quran kan Nah nanti saya kenal perguruan tinggi negeri itu di eh Alauddin Makassar fakultas Syariah nah di sana pun juga karena kita enggak punya keterampil apa tidak punya cukup uang untuk membiaya sewa rumah segala macam nah saya tinggal di masjid penjaga masjidlah jadi

diengkan Dulu pun juga saya tinggal di masjid ya karena sewa rumah kan susah jauh-jauh jadi saya tinggal di masjid kemudian juga di Makassar juga tinggal di masjid dan pindah lagi ke Jakarta saya juga tinggal lagi di samping Masjid jadi menjadi pengurus Masjid jadi nasib saya itu dari Masjid itu saya ke ke Amerika pun juga tinggal di masjid ya Dan pada akhirnya kita beli gereja eh unau jadi masjid sekarang ini Imam Center di di

Washington Washington Ya saya di Belanda juga pernah studi Ya saya juga meminta Pak salah seorang tokoh orang kaya kita lah ee untuk belikan anak-anak Indonesia itu masjid Kara Ketika pakai ruko ya ruko itu sempit Jumatan enggak sampai meluber ke jalan ya Pak Probo Sutejo eh beli e Tempat untuk kita Bangun masjid ya alhamdulillah dari masjid ke masjid pulang saya di Washington itu Pak SBY pulang negara kita juga membutuhkan anda

jadi saya di Amerika itu sebagai visiting visiting scholars di Jon university di Washington DC saya bersama keluarga anak-anak semuanya di situ ya Eh ketemu Pak k Pak nasar di sini Iya Pak pulang negara kita membutuhkan Anda ya Jadi sebetulnya bukan hanya ajakan beliau yang membuat saya pulang tapi Ibu saya tuh sudah tua dan sakit keras Saya tidak ingin orang tua saya meninggal Sementara saya di Amerika pasti gak bisa

lihat mayat kalau misalnya saya enggak ada saya bercita-cita di pangkuan saya ibnda saya itu Subhanallah eh ya Saya ingin melihat wafatnya itu karena dialah betul-betul saya menyaksikan seorang ibu ya tidak tamat SD tapi bantin tulang untuk menyekolahkan anaknya saya delapan bersaudara ya Jadi Bapak saya Pegawai Negeri enggak mungkin membiayai enam orang itu eh delan orang itu meninggal dua orang jadi ibu saya yang pontang-panting ibu saya sakit keras

enggak saya harus pulang kalau saya di Jakarta Ibu saya saya panggil ke Jakarta akhirnya benar tidak lama setah pulang ke Indonesia Ibu saya meninggal di paha saya ya saya menyaksikan betapa nikmatnya tapi berapa di tengah kesedihan tapi saya menikmati betul kalau saya di Amerika enggak mungkin saya bisaang memangku kedua apa Bapak Ibu saya seperti ini Bapak saya juga seperti itu ya Saya merasa sangat puas ya orang yang paling berjasa dalam hidup

saya saya itu saya menyaksikan menghembuskan napas terakhir tersenyum menyaksikan Anaknya ya itu puncak kebahagiaan saya sebagai seorang anak Ya jadi saya di lahir di Bone tapi istri saya Cirebon ya kemudian juga ya anak-anak semuanya di Jakarta ya Alhamdulillah dua-duanya mungkin cita-cita saya dulu ingin jadi dokter Paman saya ada t Mantri itu tu suntik-suntik orang kan saya bawakan

tasnya kan woh setiap habis nyuntik kasih uang Aduh saya mau jadi mantrii kitaita jadi MRI ah enggak dimasukkan ke pondok pesantren Waduh sedih banget saya berarti aku enggak bisa jadi dokter nih ya sudahah anak saya saya terserah Ma lulus di Australia beasiswa tapi ekonomi mampir tes di fakultas kedokteran lulus dia nah adiknya pun juga sama lulus juga di Australia ee Coba deh Tes juga masa Abang bisa saya enggak bisa akhirnya dua-duanya

dokter sekarang ini Oh sudah selesai sudah selesai Alhamdulillah nah ini mau ke harfat ini lagi mungkin bulan depan barangkali ini untuk ngambil s2-nya di Harvard Iya eh adiknya pun juga nanti Insyaallah mau ada si bungsu satu itu karena kami di Amerika dulu Enggak istri saya enggak mau melahirkan di sana enggak ada pembantu susah pulang ke Indonesia dapat bonus satu perempuan ya tapi Insyaallah ini rencananya juga mau ikut nanti Abahnya di sana Nah jadi

itulah perjalanan nasib dari anak anak pedesaan seperti itu ya tahun 3 itu saya dapat beasiswa superers Semar maka itu saya tidak bisa melupakan Pak Harto ya dengan segala catatannya orang bilang apa tapi seandainya bukan beasiswa suers Semar Barangkali saya enggak bisa lanjut benar-benar beasiswa itu dulu cukup untuk membiayai SPP dan sebagainya saya malah disuruh dagang oleh orang tua carikan uang untuk adik-adikmu tapi

dapat beasiswa itu sampai selesai nah kemudian Pak Qurais pembimbing mengajak saya ke Mesir saya sudah siap mau ke Mesir sudah mau keterima di situ tapi tes jadi dosen nah saya minta pandangan ke ibunda saya bu saya lulus dosen tapi juga saya lulus diterima ke Mesir kamu anak pertama jadi sebaiknya anda anak-anakmu jangan egois kalau kamu sekolah sendiri anak-anak adik-adikmu gimana nanti saya Enggak sanggup ya udahlah kalau begitu saya korbankan saya

enggak usah ke Mesir saya jadi pegawai negeri dosen membiayai adik-adik saya di Sarif Hidayatullah di Makassar Oh di Makassar Iya Makassar di Makassar semua di Unhas ya He ada saya di Unhas Nah sudah selesai adik-adik itu saya pindah ke Jakarta karena Pak Qurais pindah ke Jakarta saya asisten beliau pindah juga ke Jakarta di jakartal saya mengapply itu kan dulu saya enggak jadi ke Mesir teman-teman saya ke luar negeri Masa saya enggak bisa ke luar

negeri jadi tahun 93 saya mengajukan e aplikasi ke beberapa perguruan tinggi Masyaallah saya menikmati betul pertama saya di Tokyo University dapat tapi di situ saya coba ur remediannya 1 tahun ada panggilan juga ke mekil jadi saya tinggalkan Tokyo saya ke mekil saya 1 tahun di meil Kanada Kanada eh panggilan lagi lulus lagi di leiden University jadi saya 1 tahun di situ ada panggilan lagi ke shorbon University Paris pindah ke sana semester ganjil hanya ke swas

saya benar-benar enggak ada keluarga kan belum kawin saya ke swas University of London Nah setelah dari Paris kemudian saya kembali ke Mesir menyusun disertasi saya di Mesir Nah jadi anak-anak saya itu saya perlihatkan ini nak kenapa bisa menyusun disertasi di Mesir ya kan jurusan saya Tafsir ya Islam Oh oke nah Bi seimbang ilmu-ilmu baratnya sudah cukup ya ilmu Timur tengahnya juga harus ada kan jadi nyambung di situ ya Nah

itulah ceritanya sampai sekarang ini ya terus saya meraih dokter terbaik ya karena kebetulan disertasi saya gender perspektif Ind Quran ya itu memang saya yang pertama katanya yang menulis tentang gender itu maka itu langsung saya ke swas selesai pengakuhan guru besar ya termudah di e UIN Jakarta pada waktu itu hari ini saya ee mempresentasikan apa ee orasi ilmiah guru besar besoknya luta besar Inggris mengundang saya ke Inggris di

soas untuk melakukan ya poslog di situ jadi saya waktu itu masih Tony Blair Tony Blair Nah jadi saya ke sana dan setelah itu 3 bulan pulang dari Inggris 3 bulan panggilan lagi ke Jon saya untuk melanjut apa diminta untuk visiting scholars dalam bidang studi gender di was Saya bangga betul di situ ya karena saya ya bisa masuk itu kan salah satu perguruan tinggi yang high class Di Amerika ya Nah kemudian di situlah saya

ketemu Pak SB disuruh pulang Nah tapi ada juga lucu saya disuruh pulang mau jadi apa hampir 1 tahun di Jakarta enggak di apaapain ya he jadi saya pamit lagi ke Pak SBY Pak saya mau kembali ke Amerika kenapa Iya Pak saya masih diperlukan juga komunitas Amerika itu mumpun masih ada rumah dan masih ada kontrak ya belum ya saya kan full break ya masih cukuplah nah terus eh udah jangan-jangan ke sana Teleponlah pak menteri agama kenapa Pak Nasar

enggak diangkat e ya kan sudah diberikan tinggal di mejanya Bapak belum pernah sidang tpa-nya itu kan karena dulu waktu pengusulan pertama cuma saya sendiri diuskan pengusulan sebagai ee Dirjen Dirjen Oke I Dirjen tapi ditolak karena menurut undang-undang harus tiga kan ada pendampingnya Jangan hanya satu nah disusul ke sana sudah enggak ada lagi TP hampir 1 tahun enggak ada TP pada waktu itu oke Akhirnya saya di tpakan itu

sendirian langsung supaya nasaruddin Jangan pulang ke Amerika ee udah angkat Segera ya USA diilantik sendirian Dirjen pada waktu itu yang lainnya di Kementerian enggak ada saya sendiri diminta untuk diji Mas Islam supaya Jangan pulang ke Amerika ini Nah itu ceritanya setelah ya setelah itu ya enggak tahu kok pak Jokowi juga ya mungkin karena dia juga teman lama ya waktu jadi gubernur itu saya diminta sebagai penasihat spiritual di DK

Jakarta Saya masih ingat beliau ketika menjadi gubernur Apun yang akan lakukan kegiatan keagamaan di Jakarta itu harus konsultasi pakanasar jadi saya diminta jadi resmi bahwa eh Kita Jakarta ini perlu semacam eh konsultan religi ya Nah katanya Pak Nasar yang paling tepat untuk kita angkat Nah setelah menjadi gu dari Presiden Pak eh aho pada waktu itu Pak Nasar itu jawabatannya belum di di dilebur loh masih berlaku sampai

sekarang ini jadi sampai zamannya Pak ah pun juga masih sering saya diajak konsultasi soal-soal keagamaan di DKI Jakarta ya Nah kemudian ada ee masjid apa eh Istiqlal ini yam udah periodenya habis Imam besarnya ya saya diminta untuk jadi imam besar oh P ada rencana mau balik lagi ke Amerika kan Iya karena di sana juga teman-teman masih menunggu ya terutama komunitas muslim di situ ya karena waktu itu saya

menempati Center Indonesia jadi kita melayani empat state Di Amerika ya di New York eh bukan eh Washington maryland Virginia dan separuh eh philadelfphia banyak orang Indonesianya kan di situ itu nah di situlah saya berkiprah tapi diminta untuk menjadi imam besar di masjid Istiqlal ya kemudian satu tahun berikutnya kan di Istiqlal itu kan manajemennya tradisional jadi saya bilang Pak ini enggak efektif kalau

begini ya akhirnya Istiqlal itu dirubah strukturnya menjadi ada kepresnya dan ada perpresnya Jadi selama setara dengan badan yang lain Nah jadi punya struktur dibawa langsung presiden sekarang ini bahkan Beliau mengatakan bahwa itu kalau di Mesir itu imam besar itu setara dengan Perdana Menteri jadi jadi Pak apa pokoknya kita percaya Pak Nazar fungsi masjid istiklal itu untuk memberikan eh konsultasi konsultanlah untuk seluruh

masjid di Indonesia terutama BUMN masjid-masjid BUMN dan pemerintahan dari Istiqlal itu pun juga Pak Pak Jokowi mempercayakan untuk ee memberikan tugas pokoknya Istiqlal Jangan hanya menjadi tempat peribadatan saja bagaimana supaya Masjid Istiqlal ini bisa memberdayakan masyarakat nah kata-kata ini saya pegang betul jadi akhirnya sekarang ini Masjid Istiqlal itu kiprahnya bukan hanya tempat ibadah ya tapi bagaimana memberdayakan dan

diberdayakan oleh masjid Alhamdulillah kita dipercaya sekarang ini menjadi ketua Asosiasi imam-imam masjid internasional imam besar ada asosiasi masjid-masjid ibu kota internasional Istiqlal juga diminta jadi kita di Jakarta apa istikqlal sekarang sudah menjadi gua internationional jadi kita koordinator masjid ibu kota internasional kemudian juga imam besar ditunjuk sebagai ketua Asosiasi Imam internasional

Nah sekarang ini tugasnya Istiqlal kita mendirikan pendidikan kader ulama Dan satu hal yang sangat istimewa belum pernah ada di dunia lainnya pendidikan kadar ulama perempuan kami kerja sama dengan lpdp Jadi seluruh mahasiswa eh pendidikan kadar ulama ini dibiayai oleh lpdp he dan program khususnya itu Ya kita ada shock cost-nya nanti itu di alazhar university di Kairo Mesir dan ada satu kerja sama kita juga dengan Al

apa eh Harvard University di Amerika Serikat ya Eh karena ini nanti kita akan mensupplai ee ulama-ulama atau imam-imam di negara-negara lain Jadi Amerika kami sudah mengumpulkan Kemarin kami undang 40 duta besar datang ke Istiqlal itu saya kira satu prestasi tersendiri Istiqlal bisa menghadirkan 40 duta besar di negara barat dan di Amerika Latin Amerika jadi kita bermou supaya nanti imam-imam masjid mereka itu itu disuplai dari Indonesia ulama-ulama mereka itu

kataakan lah guru agama Islam mereka itu ee dari Indonesia Jadi saya juga heran kenapa kok Indonesia tertuju pilihannya untuk meminta guru-guru agama atau imamnya dia katakan mereka katakan kami percaya bahwa Indonesia itu Eh pertama moderat ya Yang kedua juga ada akulturasi ada ada percampuran ada penyerasian antara adat istiadat karifan lokal dengan ajaran agama Islam Jadi tidak dipertentangkan antara agama dengan eh

budaya budaya lokal Nah itu poin yang sangat penting jadi Tony BL sendiri ketika jadi perdana menteri itu datang terbang ke Inggris ya bukan untuk kerja sama ekonomi tapi malah justru kerja sama untuk kerja ee pembinaan keagamaan itu saya masih ingat itu waktu Pak SBY itu ditunjuklah tujuh orang Advisor itu ya Eh saya Eh Pak zumardi Asra pak Hasyim muadi yang dari perempuannya itu ada

eh Marwa Daud Mbak Yeni Wahid pak Din Syamsudin eh ya itu kita ada tujuh orang dari Indonesia di sana juga tujuh orang dari ee Inggris Jadi imam-imam mereka itu ditraining di Indonesia dan kita pun juga diajak ke sana tuh nah eh Amerika pun juga Amerika juga minta supaya kita mensuplai imam-imam di sejumlah masjid di Amerika nah persyaratannya harus ee kekuatan bahasa Inggrisnya jadi pendidikan KAD Ulama di Istiqlal ini ya

bahasa Inggris dan bahasa Arab karena ini untuk konsumsi luar negeri maka itu tesnya itu ada standar tufel yang harus dipenuhi jadi ulama kita selain hafal Quran ya dia juga harus mengusai bahasa Inggris kalau bahasa Arab Insyaallah dari Pondok ya itu saya he Nah inilah yang kita harapkan nanti ke depan ada ulama perempuan tidak ada sekolah ulama perempuan selain di Indonesia dan itu beasiswa dari lpdp itu dari S2 sampai S3 kerja sama dengan ptq Institut Perguruan

Tinggi Ilmu al-quran zat Kebetulan saya masih rektornya jadi Nah inilah eh satu hal yang sangat menggembirakan Ya kami juga berterima kasih kepada eh Ibu Sri Mulyani kampus itu kita diberikan ya Jadi ada Lokasi dekat istikqlal nah kemudian memang tidak ada biaya rehabilitasinya kan gedung tua itu harus di dibangun kembali nah saya kerja sama dengan kerajaan Saudi Arabia yang moderat sekarang ini kan ya Insyaallah

dalam waktu dekat ini kita akan membangun eh tower di di tidak jauh dari istiklal itu nanti kampus pendidikan kadar ulama kita sampai seserius itu ya Iya luar biasa pak Kiai Apa penjelasan yang sangat runtut dan tampaknya belum banyak orang yang tahu bahwa Istiqlal betul-betul apa ya Berg mungkin kata yang tatnya bukan berganti wajah ya tetapi melakukan banyak hal untuk itu sampai katanya itu akan ada

apa itu jalurowongannya terowongannya gitu ya itu luar biasa ya itu juga pertama di soroti dikritik ngapain dana sebesar itu kalau kita bangun Masjid berapa Masjid itu dibangun tapi saya bilang enggak kita harus membuat sesuatu yang baru belum pernah ada tadi kan Pendidikan kadar ulama perempuan kita yang pertama Nah trowo kan menghubungkan dua rumah ibadah ini kita juga yang pertama ternyata ditiru juga di beberapa

negara sekarang ini penonton ee yang sedang kami bahas ini adalah akan ada terowongan menghubungkan antara Istiqlal dengan Gereja Katedral katedal he luar biasa itu belum jadi Pak Kiai ee sudah jadi tapi kita perbaiki sempurnakan karena itu kan persiapan tu j20 nanti itu di Jakarta ya Jadi kita lagi sayembarakan sekarang ini karena kita akan menampilkan ornamen-ornamen intervate di dalamnya ya tidak terlalu panjang si tanelnya itu

tetapi ada ilmu di situ ya Ada dioramanya ada video tronnya yang bisa memberikan informasi tentang toleransi di Indonesia ya Iya dan Saya kira nanti itu akan menjadi salah satu ikon Jakarta l mungkin ikon nasional juga saya akan sedikit bertanya betul-betul bertanya Karena sejujurnya saya bukan seorang ahli tafswir ahli perbandingan agama gitu ya Eh sebagai warga negara e Kami sering di sini di negara Institut ini lembaga penelitian di sini ee

mendapatkan banyak masukan agar Kemudian kami meneliti tentang apa yang terjadi dengan kita di mana radikalisme ee apa namanya semakin ee mengemuka ee intinya kira-kira Kenapa sih kita sebagai orang yang beragama tiba-tiba menjadi beringas gampang marah sebenarnya Islam seperti apa sebenarnya kita ini di Indonesia Pak Kiai Kalau boleh tanya Iya saya harus berani mengatakan bahwa eh ada yang salah Di Dalam pengajaran

keagamaan kita di Indonesia ini Oke terutama Islam ya saya sudah berkali-kali menyampaikan juga kepada para pihak Ya mestinya kan kita belajar agama itu dari ya pohon itu tumbuhkan dari akar terus ke Batang ranting daun e kemudian bunga sampai buah Nah kita itu sama di Alquran itu kan juga turun di Makkah dulu apa yang diturunkan Allah pertama itu kan akidah ya ya Pangkalan penderatannya dulu kan nanti di Madinah itu kan baru turun ee fikihnya turun

syariahnya ya turun hukum-hukumnya nah nah kita di Indonesia mempelajari Islam itu dari apa ya dari rambut ke kaki itu ya Dari dari buah langsung baru kita masuk ke pohonnya Seharusnya kan kita mempelajari Islam itu mulai dari basiknya dulu akidahnya dulu supaya nanti terakhir itu baru kita masuk kepada hukum Nah sekarang kita belajar fikih dulu baru belajar akidah Nah jadi apa jadinya kalau fikih sekarang seperti menghakimi

tauhid perah tauhid itu kan yang harus menjadi pokoknya kan Nah kita karena belajarnya langsung fikih Coba kita lihat anak-anak kita di SD itu langsung disuguhi fikih rukun Islam kemudian syarat itu batal itu haram itu dan seterusnya kan padal itu kan ada pangkalan pendaratannya dulu yang harus diberikan kepada anak garis universalnya agama itu apa itu kan kalau kita lihat dalam ayatat pertama Tuhan turunkan itu sangat plural ayat-at yang turun di ayat

yang turun di Makkah itu jarang sekali menggunakan kata Allah ka enggak populer Allah di pada saat itu semua menggunakan rabbon Coba kita lihat Juz Amma itu ya Eh Qul auzuabbinnas malikinas jadi kata rabon eh Alhamdulillahi rabbil alamin ya jadi rabon itu semuanya ituh sabhismabi Iqra Bismi rabbik Enggak bukan Iqra eh bismillah ya kan Iqra Bismi rabbiik karena rabon itu kan universal diketahui Tuhan Ya kan Tapi kalau Allah itu kan

lebih eksklus Nah nanti di di Madinah itu baru eh kata Allah itu banyak dipakai ayat-ayat hukum barak turun di Madinah kan nah kita langsung memperkenalkan masyarakat kita mulai dari kecil sampaian tingkat perguruan tinggi fikih Apa akibatnya ya Kita terlalu hitam putih pokoknya black white kita melihat Eh kalau kamu bukan begini berarti kamu bukan kami jadi kita terbiasa untuk berbicara black white di sini ni Harusnya kan kita bicara tentang

universalitas kemanusiaan itu karena bagi kita bagi saya pribadi ya humanity is only one Dar no ya kan kemanusiaan itu satu sih sebetulnya jadi persamaan kemusiaan ini yang harus ditekankan dulu bolehlah Boleh kita berbeda agama tapi kita humanity-nya pasti sama cuma ada beda agama nah jangan Wah ini agama lain seperti agama lain itu najis tidak boleh bersentuhan pokoknya harus dihilangkan harus diapain jadi nah Celakanya guru-guru agama kita yang

mengajarkan seperti ini juga di diprovokasi warga kita masyarakat kita untuk seolah-olah orang yang berbeda dengan kita itu ee bukan kita ya jadi sangat hitam putih dan agama lain juga seperti itu he jadi apa jadinya kalau masing-masing guru agama itu mengajarkan keistimewaan agamanya sendiri dan seolah-olah agama lain itu sesat yang keliru Salah jadi menenamkan rasa-rasa ee permusuhan di dalam benak kita yang masih kecil ini ya kan jadi Sampai tua

nanti itu Pokoknya lu lu gua-gua ya kan agamanya lain Jadi seolah-olah orang beragama lain itu tidak berhak untuk ya untuk di diajak ke mana-mana jadi seperti separuh hati ya itu bukan hanya Islam tapi juga ternyata agama-agama kita yang di tempat lain juga guru agama-guru agama agama lain itu betul-betul hanya mengajarkan agamanya yang paling baik dan yang paling benar Nah maka itu saya pernah mengusulkan ya Jadi kita perlu ada

semacam dosis-dosis tertentu ee perbandingan agama dari bawah ya kan Saya juga tidak ingin perbandingan agama itu diajarkan sejak dini nanti semua agama sama akhirnya bebas bebas pindah-pindah agama itu bukan juga itu ya bukan itu yang kita maksudkan tapi bagaimana menyentuh bahwa anak didik kita ini ya seperti dalam Islam kan walqad karamna Bani Adam Allah memuliakan anak cucu Adam tidak pernah ada ayat yang mengatakan walqad karam

Nal muslimun Allah muliakan orang-orang Islam ya yang ada itu Bani Adam Bani Adam itu saya kira kosakata yang paling bagus diperkenalkan Quran itu Ya Bani Adam itu siapun merasa anak cucu Adam apapun agamanya Apapun etniknya kan Ya apapun budayanya apapun kewarganegaraannya siapapun basa Bani Adam itu satu nah enggak ada itu Allah memuliakan orang Islam Innamal mukminuna ikhwah ada lagi ayatnya itu kan tidak dikatakan Innamal muslimuna ikhwah

Sesungguhnya orang beriman itu bersaudara enggak dikatakan Sesungguhnya orang Islam itu bersaudara jadi yang diperkenalkan Quran itu Bani Adam dan EE persaud soliditas orang beriman ya kan nah jadi kita harus lebih mengedepankan aspek persatuan antara agama-agama ini jangan menekankan aspek pembedaannya perbedaannya kan jadi aspek encountersnya perjumpaannya kan Nah kalau kita menyuguhi pendidikan agama

sejak dini anak kita itu berbeda dengan yang lain ee jadi sampai nanti tua itu nanti tekanannya itu adalah perbedaan Mestinya kan dibalik tekanannya itu persamaan lebih baik orang itu aktif beragama pada agamanya masing-masing daripada mereka itu anti agama sama sekali itu yang saya maksud Pak Kiai dan kemudian sempurna situasinya dalam format yang tidak menyenangkan maksud saya adalah atas nama media sosial atas nama

teknologi muncullah orang-orang saya gunakan kata orang-orang itu berceramah itu bahkan menambah kemarahan dengan bahasa provokasi Yang Sejujurnya meskipun saya bukan orang ahli agama sejujurnya juga enggak terlalu dalam pemahaman agamanya gitu makanya kemudian ada orang mengatakan Inilah susahnya katanya kalau muncul Kiai Facebook apalah namanya gitu

kan Iya dan EE kemudian ee dampaknya luar biasa Apa yang harus kita lakukan atau barangkali bersikap Bagaimana menghadapi hal seperti ini Pak Kia kalau saya sih ya m ini agak sedikit statement saya agak kontroversi ya tetapi Lebih baik saya ungkapkan daripada ya tidak ini mungkin saya belum tentu benar loh ya mungkin juga saya tidak benar ini tapi saya menghendaki ya perlu ada peninjauan kurikulum kurikulum pembelajaran

keagamaan kita bukan saja dalam Islam ya tapi juga agama-agama lain saya juga sudah meneliti kurikulumnya agama-agama lain Jadi saya melihat ada persamaan ini jadi mengajarkan perbedaan terhadap para murid bukan mengajarkan aspek-aspek encountersnya persamaan ya pada Quran itu kan menganjurkan kepada kita itu lakum dinukum waliin ya kan agamamu agamamu agamaku agamaku kan jadi al-qur'an itu luar biasa 17 kali kata Yahudi disebutkan 15 kali Nasrani atau

Kristen disebutkan bahkan agama yang mungkin dianggap Sin aliran sesat itu itu juga disebutkan dalam Quran jadi Quran itu memberikan pengakuan terhadap agama lain walaupun tidak memberinya pembenaran ininaah Islam agama yang paling benar adalah Islam tetapi jangan menafikan keberadaan agama lain he ya laikrahfiddin tidak boleh memaksa orang lain masuk agama Islam atau

sebaliknya kan tidak boleh ada saling memaksa karena kalau kita paksakan itu kan juga enggak efektif g kan agama itu harus from Within dari dalam sendiri ini ya jadi saya memang menghendaki ya kalau boleh kita perlu duduk bersama ya bagaimana menciptakan suatu kondisi ke depan bangsa Indonesia ini agar bisa menjadi bangsanya sendiri ya kan ee pelajaran-pelajaran keagamaan kita kan juga mohon maaf ya itu kan banyak

kita Terjemahan atau mungkin buku aslinya dari Timur Tengah misalnya fikih kita itu kan kebanyakan fikih yang kita pelajari di sekolah-sekolah kita itu di pesantren-pesantren juga ya adalah eh kitab-kitab fikih yang disusun oleh eh ulama-ulama dari Timur Tengah ya yang punya struktur budaya tersendiri ya kan dan itu terus kita akan pelajari di Indonesia yang notab ini kultur kita sangat berbeda kultur timur tengah itu kan kultur

kontinental masyarakat daratan ya memang susah untuk diajak orang UN apa ya egaliter itu kan masyarakat daratan itu berkasta-kasta itu ya stratifika sosialnya itu berlapis-lapis ya sosial structure pada masa nabi hidup itu ada 12 tuh ya ada 12 kasta itu mulai dari ee Arab apa mulai dari budak ajami yang paling rendah itu budak perempuan non Arab Coba bayangkan sudah perempuan budak lagi Non Arab lagi nonab Nah itu diasosiasikan TKW Oke TKW

Itu kan bahasa Arab sananya itu ee Khadam Khadam itu masih dipahami oleh sebagai orang Arab itu sebagai ya Budak ya jadi psikologisnya itu ya KH paling rendah gitu kan kas rendah Jadi agak susah karena tidak semuanya orang Arab itu kan intelek Ya ada juga masih mewarisi eh vokabuli lamanya itu bahwa yang namanya Khadam itu ya ya tetanggaan atau istilah lain daripada budak gitu ya nah jadi jadi saya juga ingin menyampaikan ya bahwa TKW yang kita akan

kirim ke timur tengah itu ya mungkin vepnya jangan jangan dipakai tenaga kerja tenaga kerja itu bahasa Arabnya itu nanti dianggap itu Khadam Khadam itu kan konotasinya jelek nah kalau kita kan di sini nih ada asisten rumah tangga ya vep itu sangat menentukan psikologi orang itu ya jadi pekerja profesional di dalam rumah tangga itu kan memang cuci itu kan juga memerlukan profesionalisme masak itu kan juga Oh pekerjaan profesional ya kan

jadi dianggap itu jangan pembantu itu ya jongos gitu kan itu paradigma seperti itu harus dirubah itu bukan hanya kita tapi di sana juga harus diakinkan akhirnya kan digaji standar dibawa upah minimumnya orang di sana kan Iya hampir samasama hampir mirip l di kita di sini gitu jadi ee apalagi orang kita kan enggak bisa bahasa asing ya orang Filipin itu di luar negeri itu kan dihargai gajinya lebih mahal karena bisa bahasa Inggris kan Nah kita enggak bisa

bahasa Indonesia juga enggak ya jadi saya kira kita mulai bahwa kasta pada masyarakat kontinentar itu bertingkat-tingkat kasta yang paling tinggi itu adalah laki-laki bangsawan Quraisy Bani Hasyim kan ada 12 tuh kan jadi budak perempuan non Arab atau ajami lalu kasta yang keduanya laki-laki sudah bukan perempuan perempuan budak non non arabab ada lagi Arab perempuan budak ada lagi di atasnya laki-laki ee laki-laki Arab budak budak itu tinggi

itu ada lagi Arab perempuan non budak tapi Non bangsawan Arab biasalah laki-laki nonraa non budak a biasa kan nah di tingkat atasnya lagi itu perempuan bangsawan tapi Non Quraisy sama-sama bangsawan tapi ada Quraisy Bani Quraisy Bani Hasyim ada lain-lain maam macam-macam tingkatnya itu nah kemudian di atasnya lagi laki-laki bangsawan Eh non Quraisy di atasnya lagi ada perempuan

bangsawan Quraisy Bani Hasyim itu seperti Khadijah istrinya Nabi itu bangsawan matang tuh itu Darah Biru banget itu dan yang paling tinggi laki-laki ya bangsawan Quraisy Bani Hasyim Bani Hasyim Wah itu di atasnya itu itu paling top itu nah jadi yang bisa pakai jilbab itu hanya garis level 6 ke ke atas tu ya jadi perempuan Budak itu enggak boleh pakai simbol-simbol Raja jadi jilbab itu

penutup kepala itu itu pakaian untuk orang-orang Nobel orang terhormat bangsawan tapi Quran turun pokoknya bangsawan atau nonbangsawan dianjurkan pakai jilbab pakai penutup kepala ya kan ada ayatnya ituik ya Kenapa itu harus pakai penutup kepala itu supaya perempuan itu di dihormat mati dihargai karena kalau orang enggak pakai ee kerudung itu kalau diganggu hukum adatnya itu rendah tapi kalau orang

pakai kerudung dilecehkan oleh orang hukumnya itu berat Kenapa karena kelasnya pasti tinggi nah Islam ini menghargai perempuan dengan cara menyuruh untuk menggunakan pakaian kehormatan Nobel TR itu kan Nah itulah antropologinya jilbab itu seperti saya ada buku ya itu tetapi poinnya ee Islam itu betul-betul mengangkat perempuan nah pemahaman-pemahaman seperti ini perlu kita juga pahamkan kepada masyarakat kita anak didik kita ya bahwa tidak

mesti harus menjadi orang mirip Arab for the best Muslim kita bisa menjadi orang Indonesia orang Jawa orang Batak orang Bugis tapi pada saat bersamaan kita bisa juga menjadi debes muslim nabi pakai gamis kita pakai sarung Enggak ada masalah orang sana itu pakai abaya kita pakai mukna Enggak ada masalah Tidak boleh kita mengatakan yang paling Islami itu adalah gamis yang paling Islami itu adalah ee hijab berkah eh berkah ya Dan kita pakai mukna seperti e second

class muslim lah jadi jangan diimajinasikan muslim second Clas itu kalau pakai mukna Kalau Pak pakai sarung itu ya Indonesia itu muslim second class the first classnya itu pakai gamis enggak ada second class diukur daripada pakaian in akramakumallahakum yang The First Class itu adalah yang paling bertakwa bukan diukur pakaiannya kan ya Jadi saya juga tetap memberikan kesempatan kepada orang yang mau bercadar itu hak asasi kok

jangan dilarang tapi yang salah itu kalau dia katakan bahwa cadar itu adalah the First dan untuk first class dalam Islam enggak lah seandainya cadar itu the best dress itu untuk Muslim Kenapa membatalkan Haji kalau orang pakai cadar tidak sehajinya kan oke kan harus buka semuanya ini Nah kalau itu memang betul-betul pakaian yang paling Islami Kenapa membatalkan Haji jadi saya kira kita jangan sampai

ee salah kaprah terhadap atribut-atribut ini jadi tidak mesti kita harus menyerupai orang Arab untuk menjadi thebas muslim kita bisa menjadi orang Indonesia pada saat bamaan kita bisa menjadi debas muslim ya akhirnya ini yang sangat menarik apa yang disampaikan kemarin ada asosiasi ilmuan dari timur tengah itu yang di berada di baah struktur pemerintahan raja apa di Dubai itu datang ke Indonesia di depan Wapres dia ceramah

menarik itu bangal karena gini dulu kalian para ulama datang ke Timur Tengah belajar tentang islam buku-buku berbahasa Arab itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk memahami Islam sekarang harus dibalik buku-buku yang berbahasa Indonesia harus diterjemahkan ke dalam bahasa Arab untuk mengajari orang Arab tentang Islam ini Pengakuan dari ketua umum daripada asosiasi ilmuwan muslim intelektual muslim jadi Jadi mereka itu

melihat bahwa Indonesia sekarang ini menampilkan suatu sosok yang sangat mencerahkan mereka itu menganjurkan supaya bahasa Indonesia itu buku-buku keislaman yang berbahasa Indonesia itu harus diterjemahkan segera ke dalam bahasa Arab untuk memberikan pemahaman keislaman terh tentang orang-orang Arab Kenapa ee masih ada sebagian di antara orang-orang yang mengaku memahami Islam itu Pak kiai itu menampilkan wajah yang berbeda dengan

apa yang Pak Kiai sampaikan tadi contoh nih saya itu Kalau hari Jumat Pak kiai itu degdegan masjid mana lagi yang harus saya datangi karena banyak sekali masjid yang saya datangi itu itu membuat kita itu menjadi apa ya k itu ada kemarahan di situ penceramahnya Maksudnya gitu ya Ada kemarahan ada caci maki tentu saja dengan dengan berbagai gaya bahasa makanya Ketika saya dapat masjid yang tiba-tiba itu Adam menawarkan apa namanya itu e cara pandang yang berbeda

seperti yang sering kita lihat termasuk di media sosial itu kok menjadi sangat istimewa Rasanya bagaimana Harus menyikapi seperti itu Iya Nah itu tadi ya manajemen masjid kita juga memang belum tertangani dengan baik ya jadi karena masjid kita di sini kan lebih kepada masjid pribadi atau kelompok ya kalau kita bandingkan dengan masjid masid di timur tengah itu masjid negara yang bikin masjid ya kan Malaysia pun juga

jadi masjid-masjid yang ada itu adalah Masjid punya pemerintah ya maka itu khatibnya pun juga harus menggunakan bahasa pemerintah kita kan kita bangun sendiri ya terserah mau mengundang khatibnya siapa jadi kita itu betul-betul negara yang sangat merdeka untuk tidak mengatakan negara sangat bebas ya tidak pernah ada sensor khotbah ya kalau di Malaysia Brunei bahkan di Singapura mana ada semuanya satu bahasa tuh di Timur Tengah Arab tuh berapa

masjid di Dubai ada mahasiswa PT E alumni PT kita di situ jadi imam kan enak katanya jadi Khatib di Timur Tengah kita tinggal baca aja enggak boleh enggak dibaca nah Indonesia itu paling Merdeka tuh masjidnya jadi Saya melihat itu konfigurasi keilmuan yang ada di Indonesia itu juga akibat daripada ada kebebasan untuk memberikan informasi tentang Islam yang bermacam-macam tadi itu jadi Jangan melihat aspek negatifnya semua itu juga saya melihat ada aspek

positifnya ada ada pluralitas pemahaman keagamaan kita yang penting buat saya tuh jangan sampai nanti menyalah-nyalahkan orang menyesatkan orang sepanjang tidak saling menyesatkan berbeda pendapat itu kan ee adalah Rahmat ya kan yang kurang pas itu untuk negara plural seperti bahangasa Indonesia ini ya kita Jangan saling menyalahkan saya sering mengatakan kalau ada orang yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya menandakan dirinya

masih harus belajar Hm tapi kalau sudah mulai mengintrospeksi dirinya sendiri Oh Ternyata saya keliru ya saya enggak sadar kalau menggunakan kacamata ribben ini pantas semuanya gelap I kan Iya Nah setelah sadar itu itu sudah mulai belajar itu seperulnya kalau tidak menyalahkan orang lain tidak juga menyalahkan dirinya sendiri itu sudah Arif itu hampir selesai belajarnya itu kan jadi orang yang Arif itu tidak pernah mencari kambing hitam kambing

putih tapi diam-diam menyelesaikan persoalan yang ada tanpa menepuk dada kalau menepuk D ada juga belum Arif ini yang kita harapkan semua orang semua orang Arif itu pintar tapi tidak semua orang pintar itu Ar di Indonesia pandangan saya sudah terlalu banyak orang parnya tapi yang terbatas orang arifnya orang Arif itu kita perlukan di bangsa ini luar biasa pak Kiai ini bulan puasa dan ini podcas politik tak Elok

rasanya kalau saya tidak bertanya hal-hal yang agak menyerempet ke situ Bagaimana seharusnya kekuasaan itu diperlakukan di dalam Islam terutama pada situasi bulan puasa seperti ini di mana kita diminta untuk lebih banyak sujud kita diminta untuk lebih banyak menahan diri kalau perspektif saya itu bulan Ramadan ini harus dimaknai politis Oke 11 bulan kita menjadi maskulin maka bulan Ramadan ini kita

diminta untuk menjadi feminin jadi kita kalau over feminin over maskulin ya over maskulin over jantan gitu ya power struggle kita menonjolkan pokoknya salah yang lain kita menepuk dada semua orang lain salah kecuali kita E itu kan maskulin nah bulan Ramadan ini kita diminta untuk membalik keadaan kita Bagaimana menjadi feminin 11 bulan kita menjadi maskulin kita diminta ada bulan penyeimbang bulan Ramadan ini adalah

bulan feminin buat kita kan dan ini yang sangat penting karena ada hadis nabi Kanah contohilah akhlak n Allah bagaimana akhlaknya Allah itu kita lihat Bagaimana mengukur Allah subhanahu wa taala tidak bisa karena dia maha segalanya kan maha mutlak tidak bisa kita mengukur selain apa yang ditampilkan pada dirinya sendiri yaitu Asmaul husnanya 99 nama Allah itu jendela untuk memahami Siapa dirinya kan Mari kita

lihat 99 itu 80% itu sifat-sifat femin ini hanya 20% maskulin ya itu yang maskulin pun juga jarang terulang almuntaqi Maha pendendam almutakabir Maha sombong ya itu hanya terulang satu kali dalam al-qur'an bandingkan dengan sifat feminin ar-rahim 114 kali berulang ar-rahman 57 kali jadi nama-nama kelembutan Allah itu yang paling mewarni al-quran jadi Quran itu sebetulnya kitab feminin akhirnya

nabinya pun Nabi Muhammad itu kan itu lebih feminin kan bukan power seragalnya menonjol tapi nurturnya apa ya kelembutan Allah pun juga seperti itu kan Coba Enggak ada tuh bismillah qahar Wal Jabbar Dengan nama Allah yang Maha pemaksar maha Maha Kuat gitu tidak ada bismillahil mtaqim Wal mutakabbir Dengan nama Allah yang Maha pendendam dan maha Ang enggak ada yang ada cuman seragam Bismillahirrahmanirrahim setiap surah

kecuali surah Taubah karena isinya peperangan itu ya Semua menggunakan Bismillahirrahmanirrahim itu kan artinya allah memperkenalkan dirinya sebagai Feminine God ya Alhamdulillahi rabbil alamin segala puji bagi Allah rabbul Alamin Ya pemelihara pengasuh alam semesta Tuhan tidak mengatakan Alhamdulillahi ilahil alamin ya maha suci Allah yang penguasa alam semesta ilahun itu nama maskulinnya

Allah rabon itu nama femininnya Allah jadi Alhamdulillahi rabbil alamin ya segala puji bagi Allah rabbul alamin bukan ilahul alamin kalau rabbun itu nurturing yang mengasuh merawat mencintaiim alam bukan ilahul alamin yang jantan yang maskulin yang maha kuasa enggak diambung ayat berikutnya arrahmanirrahim maha pengasih maha penyayang jadi ada dua nama Allah di situ ya Allah itu laful jalalah ya itu bagaimana Allah itu

arrahmanirrahim kalau kemudian rabon bagaimana rabon itu rrahmanirrahim ya contoh misalnya presiden Pak Jokowi itu person Ya kan ya tapi juga kadang-kadang presiden jadi Allah itu Allah as person Sebagai pribadi kan Tapi rabon itu itu fungsinya Allah sebagai pemelihara alam Bagaimana Allah person arahmanirahim Bagaimana Allah sebagai ituahmanahim juga baik secara pribadi Maun sebagai jabatannya itu juga

dua-duanya rahmanirahim jadi baik sebagai presiden maupun sebagai pribadi Harusnya juga mencontoh Sifat Tuhan arrahmanirrahim menekankan aspek femininitynya kan jadi bukan aspek maskulinnya Nah kan kapan alam ini dikelola secara overmkulin Kapan kita menjadi khalifah over maskulin umur dunia ini akan pendek kalau ingin mempertahankanun dunia ini awet Lestari kita harus mencontoh Tuhan

kita kan khalifah khalifah itu bagaimana feminin Bagaimana Nabi menjadi merepresentasikan dirinya sebagai teladan I feminin dan jadi jangan sampai nanti Tuhannya feminin nabinya feminin kitab sucinya feminin tapi umatnya over maskulin itu kan kontradiktif ada ada yang salah di siniul kok kitab sucinya begitu lembutnya Tuhannya begitu halusnya nabinya begitu santunnya umatnya kok garang H What's wrong jadi

ini pasti ada yang yang enggak nyamu di sini ni maka itu kita perlu mengevaluasi metodologi apa yang kita harus gunakan memperkenalkan substansi ajaran Islam ini bahkan ada hadisnya kan kalau Quran itu dipadatkan pemadatannya surah al-fatihah tujuh ayat kalau dipadatkan lagi pemadatannya ayat pertamanya Bismillahirrahmanirrahim jika dipadatkan lagi itu di situ ada ummus sifah arrahmanirrahim Ummul asma Apa artinya arrahmanirrahim maha

pengasih maha penyayang dua kata ini berasal dari satu akar kata yang sama Arrahman dan arrahim itu dari akar kata rahima Apa artinya rahima cinta Wah jadi kalau 6666 ayat itu dipadatkan menjadi satu kata maka kata itu adalah cinta Rahimah Iya Rahimah artinya cinta Jadi kalau ada memperkenalkan Islam menampilkan kemurkaan ya kasar benci itu berkontradiksi dengan intinya Islam itu sendiri Islam itu kan

cinta bukan murka bukan benci luar biasa nah bulan suci Ramadan ini kita diajak untuk kembali ke Fitrah Ya kan saya saya katakan tadi 11 bulan kita maskulin kita diajak untuk melakukan balancing ya kan Jangan overmkulin lah ada balancing harus di sini ini bulan Ramadan itu kita banyak terlarangnya kan ya jangan melayani nafsu ya Apakah itu nafsu birahi nafsu makan ya nafsu Ambisi pribadi dan seterusnya Nah jadi kalau ini kita mampu

mengendalikan diri kita dengan Ramadan maka diharapkan 11 bulan nanti akan datang itu ada dampak ramadannya iya ya kan ya super ambisinya muncul tapi begitu ditekan oleh Ramadan keluar dari Ramadan ini kembali menjadi manusia normal Fitrah maka itu Idul Fitri ya kan sub dia terlahir kembali menjadi manusia Fitrah Fitrah itu kan Islam sejati itu ya Ya semua orang dalam rahim ibu apapun agama ibunya itu tetap dianggap sebagai agama Islam fitrahkan

Iya jadi saya ingin menitipkan di sini dalam forum yang sangat saya kagumi ini ya Mari kita apa ya memperkenalkan Islam itu dengan esensi Islam itu sendiri adalah santun ya kan damai ya Kenapa Tuhan memberi nama Islam dari segi kosakata saja ya innaddina indallah alislam agama yang diakui di mata tuhan itu

adalah Islam Barang siapa yang mencari Islam itu alislam di situ kan ya Al kami rela agama kalian itu agama Islam Kenapa Tuhan tidak mengatakan ininaallah alalam Kenapa engak dikatakan ininaallah al-istislam dalam bahasa Arab Ya bangabar itu kan ada susunannya ada sulaasi ada rubai ada khumasi ada sudasi semakin bertambah kata jadian itu itu semakin intensitas meing diperlukan di

situ Itu kan Iya jadi apa contohnya ee Islam itu kan dari akart kata Salimah itu tiga huruf kan SIM Lam Mim Salima itu artinya tunduk pasrah tapi standar ditambah satu huruf aslama yastaslimun e aslama ya aslama itu eh empat alif lam alif SIM Lam Mim EMP berarti lebih tunduk lagi kan kalau yang pertama kan tadi tunduk biasa ya kan sopan biasa pasra biasa tapi kalau as

itu lebih kenapa Tambah hurufnya kan ditambah lagi satu huruf misalnya apalagi sampai mentoknya itu sudahasi namanya istaslama yastaslimu istislamun istislam istaslama itu pokoknya harus tunduk total 100% enggak boleh ada cacatnya sedikit pun Nah kenapa Tuhan tidak mengatakan inallah alistislam itu kan perfect sempurna Tuhan juga tidak mengatakanallah Assalam itu

karena kalau indallahalam itu liberal di mana-mana nanti jadinya Bebas Kok hanya ada nilai tanpa norma kalau Asalam tapi kalau istislam kita buka malaikat kita ada kelemahan kan kelemahan kemanusiaannya ada kalau dikatakan innadinaallah alistislam tidak boleh ada dosa sedikit pun kita bukan malaikat jadi Allah memberikan nama alislam itu tawasud moderat jadi kalau kita mengatakan Islam tawasutiah itu

redundance apa itu redundance itu mubazir kata-kata kan Islam itu kan sudah tawasud in between antara eh tig dan eh l atau en ya kan jadi nama Islam itu sendiri juga itu sudah moderat karena bukan salam bukan juga istislam istislam itu bisa mengajak orang menjadi radikal itu kan tidak boleh cacat sedikit pun tapi kalau salam itu teralu encer itu bisa orang jadi liberal jadi Islam itu garis tengahnya ya jangan ada nilai tanpa

norma itu lembek banget itu kan ya tapi juga jangan terlalu perpa kita Bukan Malaikat dan Allah maha pengampun ya Jadi kalau enggak ada yang berdosa Bagaimana bisa mengatakan Allah itu algafur Allah maha pengampun apa yang mau diampuni enggak ada yang yang salah kan maka itu ada hadis nabi kalau seandainya manusia itu Jadi Malaikat semuanya enggak ada yang berdosa pasti Tuhan akan menciptakan makhluk lain yang berdosa karena kalau

enggak ada yang berdosa tidak sempurna Tuhan H karena Allah memperkenalkan dirinya itu Alfu maha pemaaf kalau enggak ada yang salah siapa yang mau dimaafkan Allah memperkenalkan dirinya algafur maha pengampun kalau enggak ada yang berdosa Siapa yang mau diampun iya iya ya Allah mah Maha Penerima Taubat atawab kalau enggak ada yang salah siapa yang mau bertobat ya kan ya kan enggak mungkin malaikat tuh minta ampun dia enggak pernah bersalah kok jadi

kesempurnaan Allah itu terletak pada nama-namanya kita lihat kan Nah jadi iblis itu pun juga kalau orang sudah sampai ke tingkat makrifah lebih tinggi tidak perlu dibenci Kenapa karena iblis itu kan representasi daripada almudil ada nama Allah kan maha menyesatkan kalau enggak ada yang tersesat masih Bisakah Allah disebut Maha menyesatkan Apakah bisa kita menyebut Allah itu Al

Khaliq Maha Pencipta kalau enggak ada ciptaannya kan enggak mungkin Bisakah Allah disebut alwahab Maha Pemberi kalau enggak ada objek yang mau diberi Bisakah Allah disebut Eh almudil Maha menyesatkan kalau enggak ada bukti bahwa dia ada makhluk yang tersesat W itu kan iblis enggak level manusia juga ada ada Firaun kan Oh itu kan Firaun Enggak di sini juga ada Pran yang jahat itu kan itu merepresentasikan almudil maha menyesatkan tapi di seberan

sini juga ada nama Allah Alhadi Maha Pemberi Petunjuk buktinya ada ada malaikat itu kah Malaikat ada juga yang lain manusia yaitu Nabi ada juga Ustaz ada kita Insyaallah yang berpuasa ini semoga itu kita merepresentasikan Alhadi jadi iblis itu Iya itu juga adalah bagian yang tak terpisahkan dari Asmaul Husna ya kan kalau enggak ada iblis siapa yang akan merepresentasikan almudil Apakah kita mau menutupi itu

jadi iblis itu kita juga kasihan karena mau jadi tumbal untuk almudil itu kan ya kalau enggak kalau enggak ada iblis kan enggak ada neraka kan kalau enggak ada neraka apa ada surga surga itu ada karena ada neraka neraka itu ada karena ada surga juga kan Coba P kalau kita kita lahir dari rahim rahim ini rahim api dunia ini dunia api kuburan kita kuburan api sana juga nanti api

menyakitkan enggak neraka itu memang dari sononya kita memang bersahabat dengan api iya i i kan atau sebaliknya kita di rahim surga dunia ini surga kuburan itu surga di akhirat nanti itu surga enggak ada neraka nikmat enggak surga nikmatnya Surga itu kan ada pembandingnya neraka kan Pedihnya neraka itu kan ada pembandingya surga jadi nikmatnya siang itu karena ada malam kalau enggak ada malam apa ada sih yang

enggak ada kan jadi Allah itu membuat perkawinan ada namanya perkawinan nama-nama Allah Ya kan jadi perkawinan itu ada tujuh dalam Islam perkawinan makrokosmos perkawin perkawinan mikrokosmos perkawinan Asmaul Husna dan seterusnya kan ya kalau kita memahami ini semua pasti kita akan menjadi Arif maka itu perlu waktu jam pelajaran agama ini untuk masuk lebih mendalam karena kalau kurang kita hanya memahami kulit-kulitnya agama itu yang bikin

orang itu ekstrem Saya rasa itu intinya Pak intinya di situ Itu I luar biasa untuk pertama kalinya saya tidak banyak bertanya Pak sudah kita sudah sampai pada 140 episode saya tidak pernah berposisi seperti ini saya diam saya mendengarkan sebab sungguh-sungguh sebenarnya ini sangat-sangat dalam Seandainya saja informasi ceramah kajian agama lebih sering ditampilkan yang seperti ini saya rasa barangkali pikiran-pikiran yang

terlalu berlebihan di dalam memaknai sebuah dakwah itu bisa kita hindarkan Pak Kiai Nah untuk itu Pak Kiai terima kasih luar biasa sekali saya terpana mendengarkannya sering saya mendengarkan Pak Kiai berceramah tapi kali ini langsung di hadapan saya Menjelaskan hal yang jarang disampaikan Saya rasa kita harus memberikan sebuah tempat yang terbaik nantinya pada hari pertama puasa nantinya Pak Kiai Terima kasih banyak

terima kasih saya mohon maaf juga kepada para pemirsa ya kalau ada statement saya yang kurang pas ya saya mohon maaf Jadi tempatnyaalah kita berber pendapat dapat tapi yang penting kita jangan ada saling membenci ya Saya ingin sekali menjadikan bangsa Indonesia ini sebagai kiblat peradaban dunia islam modern yang akan datang Insyaallah Timur Tengah selesai tugasnya melahirkan Islam tapi estafet kepemimpinan mengantarkan Islam bermasa depan akan datang tempatnya di Indonesia

bukan di tempat lainhanallahyaall Insyaallah Pak Kiai saya merinding l mendengarkan itu tugas Timur Tengah telah selesai matahari Islam akan kembali bersinar dari Indonesia Insyaallah subhanallah subhanallah Oke terima kasih banyak okea kasih pemirsa saya harus ngomong apa ini adalah episode yang sangat istimewa semoga saja tayangan ini

kehadiran imam besar Masjid Istiqlal masjid yang sangat tersohor itu Pak k. H nasarudin Umar di tempat kita ini memberikan sebuah informasi sebuah ilmu yang sangat sangat baik setidaknya untuk menjalani bulan puasa kita yang dimulai hari ini Terima kasih telah menyaksikan acara ini saya dan kita tentu saja sat terima kasih kepada Pak k.i ha nasaruddin Umar Imam besar yang juga adalah mantan wakil menteri agama dengan berbagai jawatan-jabatan dan latar

belakang keilmuan sempurna rasanya kita memasuki bulan puasa Ini demikian pemirsa sampai di sini acara kita Billahi taufik wal hidayayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]

Bölümler

  1. 00:00Giriş
  2. 08:20Saya, Jadi, Enggak
  3. 16:36Kita, Jadi, Yang
  4. 24:53Kita, Agama, Yang
  5. 33:10Kita, Orang, Yang
  6. 41:29Kita, Yang, Orang
  7. 49:45Yang, Allah, Islam
  8. 58:03Yang, Kita, Enggak

Etiketler

Akbar faisalakbar faizalnagarainstituteakbarfaizalfaisalDPRpolitikrockyRocky GerungRefly HarunRefly

Yorumlar

Yorumlar henüz yüklenmedi.

← Araçlara dön