Denny Siregar: PAK JOKOWI MARAH MULU, HATI-HATI STROKE, PAK... (Gaspol #124)

Denny Siregar: PAK JOKOWI MARAH MULU, HATI-HATI STROKE, PAK... (Gaspol #124)

2045 TV

yangdannggakpresidenharusuntukadaseorangkarenamerekaitukita

521,7 k
görüntülenme
17,3 k
Beğeni
296
Beğenmeme (tahmini)
3.3 %
👍 / 👁
10:45
Süre
29 mars 2022
Yayınlanma
1,1 k
kelime
id · otomatik
Altyazılar

Beğenmeme sayıları, YouTube artık yayınlamadığı için Return YouTube Dislike projesinin tahminidir. returnyoutubedislike.com

Tam transkript

tempat tidur untuk Rumah Sakit produksi saya lihat di Jogja ada Bekasi Tangerang ada beli impor mau kita terus-teruskan silahkan nanti mau umumkan kok saya udah jengkel ini [Musik] saya itu nggak sadar nyengir sendiri waktu ngelihat Presiden Jokowi marah-marah ketika bicara tentang banyaknya barang impor di negeri kita ini mungkin marah yang kesekian kali dari Presiden karena Setahu saya dia

juga marah yang sama sebelumnya Ketika tahu kalau cangkul aja kita mesti impor ke Cina tugas seorang presiden itu besar dan berat banget karena dia harus memastikan kalau seluruh Indonesia dalam waktu jabatannya yang singkat harus terpenuhi kebutuhannya Karena itulah seorang presiden harus punya pembantu-pembantu yang mengawasi secara teknis kepingan-kepingan mimpi besarnya dan para pembantu Presiden itu disebut

menteri para menteri Inilah yang harus menjabarkan dan mengawal visi dan misi seorang presiden masalahnya di negeri yang demokrasinya keterlaluan ini seorang presiden nggak bisa bergerak dengan bebas sebebas-bebasnya karena sehebat apapun dia seorang presiden harus berkoalisi dengan partai pendukungnya jadi ketika seorang presiden ingin mengangkat seorang menteri dia harus berkomunikasi dengan partai-partai pendukungnya dan

partai koalisi inilah yang membawa nama seseorang dari partainya untuk dijadikan menteri inilah yang menjadi masalah besar bagaimana seandainya seorang presiden nggak mengambil seseorang yang diajukan oleh partainya sebagai menteri yang nggak apa-apa toh itu keputusan mengangkat seorang menteri itu ada di Presiden bukan di partai tapi siap-siap aja kalau begitu Keputusan

Presiden akan dijegal di DPR sehingga program programnya bakalan mandek nah daripada mengorbankan rakyat banyak hanya karena ego politik maka biasanya diambil keputusan kompromi diantara presiden dan Partai pendukungnya itulah kenyataannya pahit memang tapi begitulah adanya beda contohnya dengan negara yang otoriter yang mengacu pada satu kepemimpinan atau satu partai seperti di Cina misalnya di sana keributan di partai hanya untuk memilih seorang

Presiden selanjutnya ketika seorang presiden sudah terpilih Dia bebas memilih menterinya yang dianggapnya bisa bekerja sama dan bisa menjabarkan semua visinya tentu yang dicari oleh Presiden seperti di Cina misalnya adalah seorang yang profesional bukan seorang birokrat nggak ada keributan tuh ketika menterinya diganti rakyat nggak boleh campur tangan masalah politik kerja aja deh lu untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri

karena jabatan menteri harus dikompromikan itulah sering sekali Nama yang diajukan partai bukan seorang profesional sejati tetapi malah politik Gus Murni dia juga membantu tugas partai untuk membuat kebijakan-kebijakan yang sekian persennya bisa menguntungkan partai Inilah yang disebut dengan politik dagang sapi dan di Indonesia ini terjadi benar-benar terjadi Jadi wajar saja kalau presiden suka marah-marah Karena programnya banyak

yang tidak terlaksana dan wajar juga seorang Jokowi harus gonta-ganti menteri karena ternyata menteri yang disodorkan partai banyak yang nggak ketable ada yang lelet ada yang membangkang ada yang lebih Senang jumpa pers Daripada kerja bahkan yang ketangkap karena korupsi ada juga dan Salah satu program yang dicanangkan Jokowi sejak lama lewat menteri-menterinya adalah kurangi belanja impor kuatkan produk di dalam

negeri tapi seruan Jokowi itu seperti angin lewat aja di depan menterinya tapi nggak Mereka laksanakan kalau rapat aja kayak Sok Yes ngangguk-ngangguk sok ngerti tetapi sesudah itu plus hilang lagi dan bekerja sesuai rutinitas saja banyak menteri Jokowi yang seperti robot bekerja hanya karena harus bekerja bukan karena dia ingin menciptakan sesuatu yang berbeda Padahal kalau kita mau melihat di negara-negara produsen seperti Cina

Jepang dan Korea Selatan mereka membangun ekonominya justru dari barang produksi di dalam negeri jangan salah ya dulu merk-merek besar seperti Sony Honda Samsung Hyundai dan segala macam brand besar awalnya tumbuh dari pabrikan kecil di daerah pemerintah Mereka kemudian campur tangan dengan memberikan segala macam fasilitas termasuk pembelian sehingga mereka menjadi besar pemerintah China Jepang dan Korea Selatan

memerintahkan seluruh Kementerian mereka juga BUMN mereka untuk membeli barang kebutuhan dari dalam negeri dan hasilnya ekonomi mereka tumbuh serapan tenaga kerja mereka tinggi Pertumbuhan pabrik kemana-mana dan sesudah yang dalam negeri bisa dikuasai Maka pasar selanjutnya adalah ekspor dan penguatan brand supaya makin terkenal juga mahal oke Apa kuncinya di sini yang bisa kita pelajari kuncinya ada dicampur tangan pemerintah itu dia tanpa

ada campur tangan tanpa ada fasilitas tanpa ada kekuatan mustahil produk dalam negeri kita akan tumbuh besar di sini jadi menurut saya Pak Jokowi juga salah daripada marah-marah karena para menterinya terus impor untuk memenuhi kebutuhannya lebih baik Bapak Bikin peraturan mewajibkan seluruh Kementerian pemerintah daerah dan BUMN di Indonesia untuk membeli produksi dalam negeri jadi wajib adalah kata kuncinya orang

Indonesia ini agak benar harus ada kata perintahnya baru mereka jalan bayangkan untuk belanja barang di pusat saja belanja barang di pusat saja duitnya lebih dari 500 Triliun Rupiah di daerah juga sama lebih dari 500 Triliun Rupiah dan gilanya duit segede itu dipakai untuk beli barang impor untuk kebutuhan negara sayang banget kan kalau kalau saja duit sebesar 1000 Triliun Itu diwajibkan untuk dibelikan barang dari dalam negeri tentu ekonomi kita akan

berputar dengan Dahsyat pabrik yang dapat tender dari pemerintah harus bekerja sama dengan pengrajin di daerah-daerah untuk memenuhi kebutuhannya orang jadi bisa bekerja menjadi wiraswastawan dan uang yang mereka dapat juga bisa memutar ekonomi di sekitarnya dan pembelian barang dalam negeri khusus untuk Kementerian Pemda dan BUMN itu bentuknya harus wajib dijadikan peraturan dengan sanksi yang keras ya

Harus begitu di Indonesia memang harus dipecut Kalau nggak ya nggak jalan nggak kreatif lah para menterinya kalau nggak ada kewajiban nggak ada peraturan ya jadinya suka-suka mereka apa nggak capek Pak Presiden marah-marah mulu tapi nggak ada yang jalan Buatlah peraturan buat kewajiban pastilah mereka jalan kalau pengen produksi dalam negeri berhasil harus pakai tangan besi Jangan cuman diminta diminta doang Tapi bahasanya harus

perintah itu yang benar ya kayak di Cina Jepang sama Korea Selatan mereka sudah mencontohkan ke kita Masa sih kita nggak mau belajar dari mereka banyak banget yang saya pengen curhatkan di sini masalah ketidakberdayaan produk kita karena tidak difasilitasi dan didukung oleh pemerintah belum lagi masalah aplikasi digital yang hampir semuanya produk luar negeri mulai Facebook Instagram sampai TV streaming harus dari luar Masa sih pemerintah

nggak mau dan nggak bisa menciptakan sendiri mengelolanya sendiri dan membangun lapangan kerja baru untuk aplikasi digital yang potensi pendapatannya bisa ribuan Triliun Rupiah itu atau memang kita ditakdirkan hanya sebagai konsumen saja karena pemerintahnya nggak mau memikirkan Bagaimana nasib bangsa ini ke depan apa ini kritikan buat Pak Jokowi Iya ini kritikan yang datang dari rasa sayang

saya senang Pak Jokowi marah tapi marah-marahnya jangan sampai keterusan lah Pak mending energinya dihabiskan untuk membuat solusi supaya pelan-pelan kita bisa menjadi bangsa yang besar setuju Pakde seruput dulu kopinya [Musik]

Bölümler

  1. 00:00Giriş
  2. 02:10Yang, Partai, Seorang
  3. 04:20Mereka, Yang, Dalam
  4. 06:29Untuk, Nggak, Harus
  5. 08:38Yang, Kita, Nggak

Etiketler

Bu videonun etiketi yok.

Yorumlar

Yorumlar henüz yüklenmedi.

← Araçlara dön