YouTubeが低評価数の公開を停止したため、Return YouTube Dislikeプロジェクトによる推定値を表示しています。 returnyoutubedislike.com
[Musik] oker 2002 [Musik] Peng penjara seumur [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] hidup [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]
begitu sores mau magrib ini si arnasan ini sedih saja Pak sedih terus saya tanya Mas Kenapa sedih kalau enggak Siap ggak usah nanti terserah saya saya bawa mobil saya rem dari jauh Apa jawabannya enggak Pak saya sedihnya Kenapa saya ini kok belum car nyetir memang ada keraguan saya nah balik lagi Jadi setelah di pertemuan di Solo itu kan di Lamongan tak Ingatkan lagi Muklas mohon dikaji lagi tentang hukum jihadnya perencanaan itu terakhir saya ingatkan tanggal 26
September bom sudah mau Kita rakit lewat amroizzi tolong ingatkan mukhlas waktu itu berbarengan dengan Amerika ada berita amerikaamerika apa mengeluarkan statemen bahwa Abu Bakar Basir ini gembongnya ter teroris nguki ini sarangnya ter teroris nanti berkenaan dengan ini kalau nanti terjadi pengeboman meyakinkan dunia bahwa ada teroris di Indonesia Tolong sampaikan ke malasi lewat am rozii karena am Roji yang bawa H hubungan sama
Muklas opo setelah laporan Muklas usulan saya itu loh di ah enggak ada urusannya terus saja ya saya jawab ya sudahlah kalau begitu saya gitu jalah ya kan gitu Itu jadi saya masih seperti itu itu jadi sudah begitu saya tahu jawabannya ternyata arnasan sedihnya Karang belum lancar nyetinnya harus saya antar bukan karena akan meledakkan diri bukan karena kalau kalau khawatir begitu batal enggak jadi itu sudah begitu kejadian itu Pak karena saya itu setelah ngasihkan mobil
itu berarti sudah di Jalan Legian jarak lurus sekitar dari Sari klub itu 100 iya i 100 met lah I Jadi sebetulnya mereka yang berdua ini yang gila melihat saya itu itu kalau mereka berdua kan memang siap mati itu kan jaraknya hampir 10 kilo itu I begitu sudah mau masuk ke Jalan Legian masih di Jalan Imam Bonjol Apa iya Imam Bonjol waktu itu kan saya katakan arnasan ini jadi kotak fairing devest untuk meledakkan bom itu kan ada kapal-kapal nanticolokkan ke kabel
detonator yang ada di mobil yang Mas colokkan saya sambil nyetir ini masih di jalan Imam bonzul Mas colokkan begitu sudah mau pertigaan jalan Lagian Mas sudah colokkan belum Pak kenapa lah nanti saya colokkan meledak saya yang tahu ilmunya colokkan dulu Sudah sudah di Jalan Legian jarak lurus Kan Berhenti Saya turun kendali dibawa oleh arnasan kalau yang isa ini di samping lah itu itu saya masih saksikan di kan kacanya saya Suruh buka saya masih berdiri Itu
aktifkan tombol itu tombol untuk standby bom itu lah mereka kan gila itu itu kan kan untuk meledakkan bom masih saya saksikan ini karena saya kan tahu ilmunya Iya itu karena apa nanti kalau tidak Dit tombol ini enggak akan meledak H tapi kalau tombol ini sudah dinyalakan meledak walaupun Enggak jadi di tombol karena bom mobil itu kita kasih cara empat meledakkan satu dengan tombol langsung dua dengan remote HP tiga dengan timer empat kalau kotak ini
diotakatik oleh aparat jadi bom itu dengan Apun mesti meledak Melak pasti meledak tetapi ketika sudah di standbkan mobil itu Pak Itu mobil L300 mobil L300 itu kalau tesen itu kan hanya 800 kilo he itu kita tumpangi 1 ton lebih bonbahan peledak itu makanya Begitu keluar dari garasi itu kriut kriut kut gitu enggak bisa cepat makanya saya pesan sama yang bunuh diri ini kalau nanti di tengah perjalanan pernya patah atau bannya meletup saya tinggal lari
terserah bomnya kamu apaakan Iya ya udah udah akhirnya begitu mereka ini sudah jalan pakai mobil saya dijemput Idris di jalan yang sana si anu sudah melanjutkan sudah melanjutkan saya pakai motor di tengah perjalanan Idris ini kurang cepat motornya saya ganti lah kok iso jadi di Jalan Imam Bonjol sudah menuju ke jalan tumar sana itu mau dekat Simpang ketu Kumar itu Idris baru bilang Mas ada HP yang ketinggalan di kontrakan HP opo HP yang mana dris ada kabelnya Oh
Goblok kamu ini H kan sudah saya pesan sejak Ya Allah dris kamu itu nanti meriksai barang-barang yang mencurigakan tempat kita ketika nanti mobil sudah keluar ada gak kan dia ngunci pintu itu ngunci rumah lah kok ada HP ketinggalan kok enggak bilang waktu itu saya masih di mobil jadi itu HP remote HP remote ini kan begini Jadi ini kotak ini sudah saya ajarkan sejak siang kearnasan itu ada HP ini tinggal nanti nyolokkan jadi begitu
jam 00 malam itu saya kan pamitan menuju mengantarkan tas jinjing ini ke konsulat Amerika Bom ini saya sudah Mas yang rompi sudah Isa sudah siap dengan rompi yang arnasan dengan kotak sama hp-nya sudah siap nah begitu saya sudah datang siap semuanya siap kan tinggal saya ajak ke mobil Jadi kita itu bertiga itu sudah naik dari dari dalam garasi mereka bertiga Edis nanti yang bukakan pintu itu nah kira-kira wong namanya mau mati yo tegang begitu ini tegang hp-nya
ditinggal padahal itu remote padahal itu remote yang harus dipasang di B mobil di kota itu Saya lemas Pak Berarti satu cara untuk meledakkan kan sudah hilang Iya itu kan apinya disaku gitu sudah begitu waktu itu sudah lewat di Simpang Umar itu saya berhenti saya berhenti di pinggir jalan sudah saya meledakkan yang di konsulat Amerika pakai HP itu kan remote HP jadi HP itu HP itu dipegangi bukan HP saya dipegangi hanya untuk remote bom ke konsulat Amerika sama bom
mobil itu tak tak kasih kontaknya itu kecil sama besar maksudnya nomor kecil itu nomor yang di konsulat Amerika nomor besar nomor di mobil yang besar sudah enggak terpakai karena ketinggalan kan oke sudah saya bel tut tut tut sudah saya matikan saya Tut lagi sudah Veronika waktu itu kan melboknya Simpati kan Veronika Saya yakin bahwa di konsulat Amerika sudah meledak tapi enggak dengar karena jauh kan I karena di konsulat Amerika itu cuma 8 kilo TNT
jadi kecil enggak dengar sampai Jalan Imam Bonjol belum ada 2 menit Pak jadi dari arah kota Legian yang saya tinggal bergemaledak yang besar itu belum belum ada 2 menit saya ngbel yang di konsulat Amerika jadi itu hampir berbarengan padahal enggak ada perencanaan ini bukan timer waktu ya bukan timer jam berapa kita legakukkan kenapa bisa meledak yang Diar ya Berarti langsung tombol berarti sudah berhasil nah orang kalau berhasil kalau searang itu kan takbir-takbir kan
gitu poro-poro takbir senyum aja enggak bisa saya nah itu tadi pertanyaan sampean Tadi kenapa Kok sampai Saya merenung di masjid itu karena seperti itu jadi ketika bom itu sudah ledakan besar terjadi boro-boro takbir-takbir Ya senyum saja enggak bisa saya sama Idris itu makan enggak bisa nah Waktu itu saya rasakan begini kayaknya yang saya rasakan pada waktu itu keraguan terhadap jihad itu apa karena saya berkali-kali ke Ambon gak
ada keraguan seperti itu enak saja tapi begitu di Bali itu keraguan sehingga keraguan itulah yang membuat ketika bom itu sudah meledak kan berarti berhasil tapi gak ada kegembiraan belum lagi dengar ributnya orang Denpasar ini sirene polisi sirene ambulans itu Saya membayangkan karena ini sudah sudah tahu bahwa Sari klub itu kalau ramai itu isinya 700le itu waktu itu setelah saya dari konsulat meletakkan Bom ini kan
saya lewat situ lihat sendiri lihat sendiri Maksudnya lihat sebelum bom lihat bahwa bule ini sudah banyak baru saya balik ke kontrakan ngambil mobil itu kemudian bom itu bawa mobil itu kita buat menghantam ke kanan gini kekuatannya karena kiri Enggak karena kiri bang waktu itu malam kan sepi iya itu dah jadi itu jadi itu yang membuat Saya merenung apakah jihat ini benar atau tidak jadi itu dari sana itu sudah dari sana Itu sudah ragu-ragu makanya
begitu am Rozi ketangkap sebelum 1 bulan menambah keyakinan saya keraguan saya bahwa jihad ini enggak benar kalau benar tentunya amronzi engak ketangkap kita Jaya ditambahi lagi begitu amrzi ketangkap tanggal 5 November jam .30 pagi saya lari ke ngesik laporan ke mukhlas sebagai pimpinan sama Imam Samudra pimpinan lapangan apa mukas memutuskan amroji kayaknya ditangkap ini gimana oh kalau begitu kita lari sendiri-sendiri Waduh ini Amir opo iki
padahal maunya itu Mokas menentukan Ayo kita menyusut kekuatan lagi kita enggak akan mau ditangkap maunya saya begitu ternyata enggak ternyata enggak ayo kita lari sendiri-sendiri dan anda lari ke sebuah tempat di Kalimantan Nah itu itu itu hampir 2 minggu itu bawa pistol 5 saya ditangkap mesti melawan oke nah dalam perenungan inilah yang menyebabkan Ketika saya memutuskan Kalimantan sudah waktu itu sudah saya tinggal senjata ini saya hanya menunggu
takdir Waktu itu saya ada krentek Apakah saya harus menyerahkan diri tapi saya pikir lagi loh Apa kata dunia Ali Imran alumni Afghanistan korlabom Bali terus menyerahkan diri Kan Cemeng itu jadi lari tetap berusaha untuk kabur Nah jadi jadi begitu Jadi perenungannya terus pak jadi tambah dasar bahwa ini harus saya kampanyakan ini salah ini hingga saya ketangkap itu makanya saya ketangkap Itu polisi yang nangkap saya pada waktu itu dipimpin oleh Pak Karlo tewu kan mungkin
saya Pak Karlo tewu itu mereka kaget sampai teriak dig guubuk Ketika saya ditangkap itu sampai berkali-kali betul Kamu aliimron betul betul kamu adiknya am Rozi betul betul kamu Pelaku Bom Bali betul Engak enggak percaya enggak percaya Karena cilik kecil kurus terus sama sekali enggak melawan Jangan melawan gerak aja enggak H Anda kan ditangkap di sebuah muara sungai ada Delta muara sungai Makam itu kan kan ribuan pulau kecil-kecil 1 hektar untuk
tambak itulah kami ini menyamar sebagai pengganti penjaga Tambak sama Ustaz Muba Mubarok Jadi kami itu sudah kabur di pusatnya Buaya itu muah kan pusatnya buaya masih ketemu polisi Pak itu sudah jadi karena saya mengaku bersalah inilah saya santai jadi begitu kami dibawa dari speedbud dari gubuk itu ke Rik kapal pengeburan minyak lepas pantai di sana itu kan ditanyai itu Pak ustaz Kenapa kok enggak melawan kan nangkap mukhlasmukhlas melawan sampai keli kok
sampean Enggak melawan lah sampean terii dari luar kami polisi di tempat maka apa melawan Jangan melawan ya saya enggak melawan sampean terii Jangan melawan kok jadi mulai saat itu jadi santai kita H itu tapi namanya teroris S santai-santai apapun maling ayam Mas digebuki apalagi ter teroris nah ini ini keadilan yang harus kita sampaikan kepada umat kepada keluarga sampai di situ dulu Ustaz saya ke Mas Ken saya sampai kebingungan harus
menyelah seperti apa cerita-cerita teman-teman semua ini maka saya melompat ke depan tadi anda menjelaskan anggota di untuk wilayah Indramayu Jawa Barat saja sampai 250.000 orang dan rekrutmen itu ter terus terjadi maka kemudian tibalah kita pada sebuah pertanyaan sebenarnya mimpi keinginan dan harapan tentang berdirinya negara Islam versi ni itu itu masih ada enggak sih dan kemudian hari ini bagaimana bentuk gerakan
mereka sampai hari ini kami dari ni center masih menerima laporan orang yang yang masih aktif bahkan ada yang orang yang baru keluar juga ada jadiru di era media sosial ini mereka memanfaatkan betul jumlah mereka memang lebih sedikit dari kita yang mayoritas tapi mereka itu 24 jam bergerak kita yang mayoritas cenderung diam karena ya ketika di media sosial kita mengkritik mereka kamu anti Islam ya Kamu komunis gitu jadi masyarakat akhirnya Ya sudah malas Gitu
kan bahkan sekarang diteriakkan di tempat-tempat ibadah khotbah Jumat sekarang sudah mengarah seperti itu Jadi ini menurut saya ee ngeri sekali karena ke depan ee orang yang sudah melakukan aksi teror memang bahaya Tapi orang yang sudah sudah teradikalisasi pemikiran yang dia belum ngebom kawan-kawan saya ini kalau ketemu sama Bang Muklas sudah selesai itu jihad jangan ngomong doang nih sama sama kita lah itu yang terjadi jadi ee
menurut saya pencegahan ini memang sudah dilakukan oleh kementerian dan lembaga Tapi menurut saya ini ee ibarat menyalakan api kita tuh masih lilin mereka itu obor masih kalah jauh Apa yang harus dilakukan dengan Ya kita harus ee memasyarakatkan terutama Pancasila saya bergabung karena memahami tadi Pancasila dengan cara yang salah Pancasila dulu saya lempar saya injak-injak tohud kalau kita masih meyakini ini sebagai sumber
dari segala sumber hukum kita belum diterima ibadahnya sama Allah jadi kita harus memakan Pancasila P Pancasila bukanlah thagud Pancasila bukanlah berhala yang harus kita tolak ingkari dan tinggal Pancasila adalah sebuah kesepakatan bersama yang harus kita terima ada binika Tunggal Ika berbeda-beda tetapi tetap satu selama ini masyarakat masih melihat Pancasila dianggap kuno kaku jadul bahkan beberapa kegiatan kita keliling di Indonesia kita
masuk ke sekolah saya tanya eh 300 peserta saya kasih lembar kertas dan pulpen Siapa yang hafal lagu Indonesia Raya tunjuk semua 300 Butuh berapa menit untuk menuliskan lagu itu di kertas woh 1 menit selesai Pak sudah ngelotok di luar kepala serius serius saya putarkan lagunya enj itu kan Di suatu hari tanpa sengaja kan hafal semua saya putarkan saya kerasin sekarang tuliskan lagu Indonesia R Kerta saya kasih 3
menit yang sudah selesai tolong e tunjuk jari biar kita ambil ternyata dalam 3 menit dari 300 siswa yang selesai menuliskan lagu ini Indonesia Raya itu 15 anak coba yang selesai maju ke depan ditukar barangkali ada yang salah dan ternyata yang menyelesaikan dengan benar hanya tiga anak artinya apa nasionalisme yang katanya kita sudah di luar kepala yang sudah wiih kita sudah pokoknya paling terdepan tapi ini belum belum bicara tentang Global belum bicara
tentang konspirasi ini baru lagu Artinya kita mudah sekali goyang oleh hal-hal baru globalisasi sekarang arabisasi jadi ini yang menjadi tantangan kita bersama yang katanya nasionalisme bagi saya Nasionalisme adalah merasa terancam Kenapa kita harus waspada bahkan Dulu ketika nongkrong di depan ee markas bahasa kita dulu malja ada jalan raya tiba-tiba tukang bakso lewat dan berhenti di depan markas malja banyak yang beli kita
mikirnya Tukang Bakso ini kok lama jangan-jangan Intel tukang baksonya pergi kita pindahan k apa kita merasa terancam jangan sampai keberadaan kita membahayakan diri dan teman-teman yang lain sampai begitu ya jadi bagi saya Nasionalisme adalah merasa terancam ada athg ancaman tantangan hambatan dan gangguan dan kalau mau jujur hari ini kita sudah sudah terkepung dari segala penjuru Pancasila sakit sakitnya bukan sakit bias sakit
akut kalau sakit masih terasa sakit oh wajar tapi sakit itu enggak merasa sakit jadi masyarakat kita enggak merasa terancam Kenapa Pancasila merasa harus sakit Seu dikepung oleh tadi radikalisme intoleransi dan pemikiran-pemikiran global kita dikepung dari segala penjuru dan kita tidak merasa terkepung jadi Nasionalisme adalah merasa terancam jadi kalau kita tidak merasa terancam kita yang penting yang penting saya hidup misalnya
terserah yang lain apa menurut saya enggak nasionalisme nasionalisme bukan sekedar kita nonton sepak bola misalnya Indones dan Malaysia tapi bagaimana kita ee bisa menyadari bahwa di sekitar kita ada ancam dan aplikasinya dengan bela negara Jadi bukan hanya tanggung jawab apa tapi tanggung jawab kita bersama untuk berbuat sesuatuidang yang kita bisa mas pertanyaan terakhir dari saya dari informasi yang anda dapatkan dari pergaulan Anda komunikasi dengan
teman-teman anda yang masih berada pada jaringan NII Apakah mereka merencanakan untuk melakukan sesuatu Katakanlah misalnya aksi besar karena sudah terlalu lama menunggu barangkali Kapan Negara Islam itu berdiri Apakah anda mendengarkan bahwa mereka sedang merencanakan dalam waktu yang dekat kawan-kawan hari ini sekarang ee mereka berusaha untuk menyatukan
persepsi menjadikan pemerintah itu sebagai musuh bersama jadi apapun kelompoknya ketika misalnya turun ke jalan Dia ikut ikut numpang di situ jadi musuh bersama jadi sementara kita tidak menganggap mereka sebagai musuh ini kan sebenarnya tidak seimbang sebenarnya jadi mereka memang saat ini belum berpikir tentang tentang teror bom tapi mereka adalah robot yang mereka bisa dimanfaatkan apalagi ketika kawan-kawan ini sudah ketemu dengan jaringan yang
sudah matang ini sangatsangat mudah sekali mereka untuk berb berubah haluan melakukan aksi-aksi teror yang di luar Nalar ee potensi untuk melakukan kekerasan itu ada sangat mungkin terjadi karena hari ini media sosial itu luar biasa bahkan banyak kawan-kawan yang tidak perlu bergabung pada kelompok radikal yang lonwof yang mereka hanya ketemu di medsos bahwa negara ini toghud negara ini salah dan mereka punya keterampilan
punya kebenar keberanian dan mereka itu yang yang mungkin tidak bisa dimonitor oleh Danus '88 Karena Mereka berdiri sendiri belajarnya di medzos ketemu dengan usaznya misalnya kan karena kita banyak tahu juga banyak sekarang yang digandrung itu bukan hanya kalangan biasa kalangan artis juga banyak sekarang yang mengidolakan penegakan Khilafah Lah ini kan mereka punya punya power untuk mempengaruhi lingkungan dan ini kita sekarang diam kepada
mereka sangat mengkhawatirkan Ustaz pada akhirnya saya harus bertanya kepada anda em mimpi tentang perjuangan atas nama agama yang ingin ditegakkan itu anda berada pada situasi dan posisi yang sudah berbeda dengan teman-teman anda Tetapi saya yakin atas kebesaran nama anda and dan Bagaimana peran anda di masa yang lalu pasti informasi itu masih ada Saya dengar gerakan yang pernah anda berada di situ Itu
yakin bahwa dengan kekuatan 15.000 orang itu itu sudah bisa menggerakkan sebuah Perlawanan secara total pertanyaan saya itu mimpi itu masih ada enggak jadi begini kalau itu dianggap mimpi ya eh terusiknya kami sebagai ee teroris atau dengan munculnya
undang-undang yang sampean juga ikut menelurkan itu itu hanya sebagian kecil itu adapun secara menyeluruh mayoritas kelompok itu masih ada Makanya ada beberapa pengamat penulis bahkan dari luar negeri orang boleh ketika tanya kepada mantan di mantan Ji dikatakan Ji gak ada sudah gak ada yang ada adalah nah terus Tanya ke saya Saya jawab ada Oke loh kok bisa beda saya
tanya begini aja memang pernah ada pelang nama sekretariat jamaah islamiah jalan kan enggak ada Darul Islam kan Engak ada Iya tapi sebuah gerakan ada ada kan gitu Itu dan masih masif sekali sebagaimana yang disampaikan oleh Mas Ken tadi ya jadi belum terusik kalaupun toh ada anggota J yang hingga sekarang ada penangkapan itu belum pelaku yang kami saja membawa orang yang
kami bawa orang J ya seberapa gara-gara menyembunyikan informasi tentang kami kemudian akhir-akhir ini pengiriman ke Suria belum ke arah sana itu belum Nah kalau sampaian tadi Sebutkan 15.000 itu itu tahun 92 oke yang disampaikan oleh Ustaz Abdullah Sungkar pada waktu saya kelas 2 Ustaz Abdullah Sungkar ini besuk kami ke Afganistan namanya Kami anak muda kami militer ini selalu kita ojo-ojoi kapan kita mulai jihad
ini kapan kita mulai jihad ini waktu itu Ustaz menjawab 92 ini kita bisaul gerakan konfrontasi melawan NKRI itu paling tidak harus ada 15.000 tentara mujahid yang siap perang itu tahun 92 saiki tentunya Ustaz pada waktu itu kuantitas Polri kuantitas TNI kekuatan Indonesia kanan dibaca Oke tentunya kalau sekarang ini tetap enggak cukup 15ib mesti harus Le lebih Nah itu makanya sering saya hibur BNPT Densus ya
J ini kawan-kawan J ini sampai sekarang masih lurus masih lurus apa masih lurus bahwa untuk memulai aksi itu pasti perhitungan kuantitas ini juga diperhitungkan enggak mungkin mencapai kuantitas sebagaimana kekuatan NKRI Oleh karena itu yang harus kita antisipasi itu jangan ada sesuatu yang membuat mereka ada kesempatan keos oke jangan terjadi lagi kerusuhan Ambon sama posuso jangan terjadi kalau orang normal menangis ketika melihat itu kalau
kita tepuk tangan karena ada Medan jihad Gatal tangan kita kok tiba-tiba ada yang etek-etek car Jowo Saya berangkat 9-9 kerusuhan baru 1 bulan di amboni Saya berangkat dari Lamongan itu bawa senjata bawa bom naik kapal Pelni itu sampai di pelabuhan Yos Sudarso nah seperti itu jadi jangan ada itu kemudian keos-keos yang lain itu nah sekarang ini yang saya prihatinkan kan kolaborasi antara setengah radikal dengan radikal Oh saya nyebut setengah radikal ini siapa
mungkin nanti sampean juga termasuk setengah Radi radikal itu setengah radikal itu apa bilangnya saya ini pancasilais Oke NKRI harga mati tapi merongrong NKRI itu baru setengah radikal oke itu banyak itu nah ketika ini kolaborasi dengan yang radikal bahaya dan saya baca akhir-akhir ini sudah mengarah ke situ kolaborasi antara yang setengah radikal dengan yang radikal sebetulnya kelompok intoleransi
itu bukan teroris kelompok intoleransi ini adalah kelompok yang setengah radikal kami teroris enggak intoleransi total Anda ini bukan bukan begitu Kalau kami teroris ini intoleransi banyak Mayat bergelimpangan kita bunuhi oke kan intoleransi kan berarti anti agama Iya kan kelihatan itu orang-orang Ini loh kami ini terutama leting saya itu pembunuhan cara apapun kami pelajari makanya leting 9 Afganistan itu yang
paling best mempelajari nuklir leting saya jadi ketika misalkan Saya benci sama orang saya buatkan ramuan saya oles dicangkir dijamah tanpa kaos tangan mati saya kirim surat amplop di buka bukan bom tapi mati dengan racun itu sampai seperti itu kami punya kemampuan Makanya kalau kami teroris ini intoleransi sudah banyak berkalimbangan mayat yang kita bunuhi Oh itu ada aliran sesat Islam kan gampang
dibunuh masjidnya dibom kan lumayan itu kalau Jumatan kan gitu tapi bukan itu kami justru yang intoleransi itu kalau pernah itu saya ikut survei itu di Universitas Indonesia ya universitas Indonesia ini ada yang jatuh non mususlim jatuh dari motor ini berapa yang menolong kemudian yang muslim berapa yang menolong ternyata yang nonmuslim ini sedikit yang menolong berarti intoleransi yang digemborkan oleh kelompok setengah radikal itu sudah
masif sekali terutama di perguruan-perguruan tinggi nah itu jadi ingat bahwa kita ini harus mengantisipasi itu kemudian ada hal-hal yang keos yang sering sekali politikus ini menggunakan itu contohnya menuduh atau statemen bahwa aksi-aksi ini rekayasa konspirasi ketika ada statemen seperti itu teroris itu kipas-kipas saking senangnya karena apa teroris yang ditakuti di manapun Ya baik yang
afiliasinya ke alkaida ataupun ke ISIS yang ditakuti oleh teroris manakala masyarakat secara umum itu tahu tujuan sebenarnya mereka itu yang ditakuti Makanya kalau saya sampaian saksikan persidangan kawan-kawan teroris ini Baik ISIS ataupun alkaidah itu enggak ada yang terus terang di depan persidangan karena nanti kalau terus terang diketahui tujuan paling mentoknya y ini kezaliman polisi nah supaya sampaian kemudian
masyarakat juga tahu kapan toh aksi ini dicujukan kepada polisi sehingga nanti jangan sampai kita ini hanya menyalahkanl is sebetulnya Gak ada hubungannya jadi begini aksi yang pertama kami kobarkan ini adalah aksi yang dimotori oleh mukhlas sama Hambali yang punya hubungan sama Usama bin ladin alkaidah maka terjadilah pengebumanpengeboman ini nah kapan perubahan penyerangan itu dilakukan terutama di Indonesia jadi
begini penyerangan terhadap polisi pertama kali dilakukan Kalau tidak salah tahun 2004 giloki Seram Barat yaitu pos brimop pada waktu itu kawan-kawan yang kita Didik waktu itu kita Didik di Ambon itu melakukan penyerangan asalnya mau menyerangkan Kampung Kristen menyerang Kampung Kristen tapi dibelokkan menyerang pos primmop dasarnya apa karena ustaz-ustaz kami ditangkap itu dasar pertama itu Jadi pertama
pencerangan terhadap polisi seperti itu karena dianggap ini ee polisi menzalimi kami tangkap enggak dipikir kami ditangkap karena apa kan gitu Sebetulnya sudah impas sebetulnya sudah Nah hal ini Diteruskan oleh kelompok Santoso di boso Santoso itu didikannya J nah supaya sampean tahu kenapa toh kok Poso begitu kuat sedangkan Ambon enggak begitu kuat ke depannya jadi begini sebetulnya kalau dikatakan biang itu biangnya itu kami semuanya oke
iya jadi begini ketika kerusuhan Ambon yang diperintahkan untuk membantu desain tim khusus tim khusus yang dipimpin oleh Ustaz Zulkarnain yang berapa bulan yang lalu ditangkap di Lampung itu pimpinan kami jadi kami tim khusus inilah yang membantu Ji di Ambon Ambon hanya bantuan kita ke sana karena pernah saya coba mempengaruhi masyarakat Ambon masyarakat Ambon kuat Waktu itu saya katakan setelah ceramah bahwa kita sekarang ini sudah jihat melawan
orang Kristen yang ada hubungannya dengan RMS Gimana kalau nanti selesai kita tingkatkan jihad kita ke NKRI malahmah to toko itu makanya gagal diambun diambun engak kita utik-utik lagi untuk jihat melawan NK Poso beda Poso ini dipusatkan perhatian oleh jemah Islamiah Indonesia kalau dalam istilah J itu ada mantiki manti di Indonesia itu memusatkan perhatian di sana pada waktu itu sudah hampir sudah bisa dipastikan menjadi basic
untukemulai perjuangan mendirikan Negara Islam oleh karena itu tarbiahnya lebih lebih menyeluru dan lebih mil militan di antaranya adalah Santo Santoso Nah setelah permasalahan Ambon sama Poso diselesaikan dengan perjanjian Malino 1 Malino 2 pada waktu itu perjanjian Malino 2 di antaranya ada poinnya Barang siapa dari Kristen atau muslim yang terlibat kerusuhan sebelum perjanjian Malino maka tidak akan dibawa Karana hukum Tapi sebaliknya Barang
siapa dari muslim atau Kristen terlibat setelah perjanjian Malino maka akan dibawa k Rana hukum terjadilah kawan-kawan didikan J ini menyembelih tiga Siswi itu tiga siswi Kristen Yo dikejarlah sama polisi bom pasar kristen tentena Yo dikejarlah sama polisi begitu juga pihak Kristen ada serombongan orang kampung taripa di dekat puso sana membunuh dua orang penjual ikan muslim ditangkap juga oleh Mabes Polri 17 orang dititipkan di
Polda Metro Jaya waktu itu yang teroris muslim di lantai dua bersama saya yang teroris Kristen karena membunuh itu di lantai 4 masing-masing ketemu nah ini ketika terjadi seperti itu kalau kita ini orang normal orang Islam walaupun teroris walaupun jihadis ketika perjanjian damai kan kita harus terima karena terjadi seperti itulah makanya orang-orang yang DPO di Poso ini terutama Santoso pada waktu itu membuat isu baru karena ini adalah
kezaliman aparat kepolisian kampanyay-kampanyaye inilah yang akhirnya meny menyebar hingga munculnya ISIS tambah lagi itu jadi perbedaan isi sama alkaidah itu walaupun walaupun sama-sama teroris itu perbedaannya ada mendasar jadi istilahnya kalau alkaidah itu masihlah misalkan Oh orang ini enggak boleh dibunuh karena begini-begini kalau ISIS kan enggak enggak ada pokoknya yang enggak setuju
sama mereka adalah musuh yang muslim murtad yang non muslim tentunya tetap kafir kan gitu nah ini tapi kalau Kid enggak begitu Jadi gak semuanya orang halal di dimusuhi nah hingga sekarang itulah yang digodok oleh pihak-pihak ini Jadi bagaimana apa situasi Itu bisa menjadi komfor sehingga terbentuknya Medan jihad lah yang sekarang Kesulitan saya pribadi mungkin Mas Ken juga kesulitan Bagaimana memahamkan ikhwan-ikhwan ini untuk tidak berharap
atau berusaha terciptanya Medan jihat di Indonesia mayoritas J masih seperti itu dalam pandangan Anda apa yang telah dilakukan pemerintah telah cukup optimalkah untuk menangani apa yang jenengan bilang tadi terakhir jadi begini optimal semuanya sudah berusaha tetapi ingat bahwa deradikalisasi atau penanggulangan terorisme itu tanggung jawab kita bersama ya oke makanya paling pertama itu mohon sosialisasi ke masyarakat Apa
maksudnya sosialisasi menerangkan bahwa teroris itu ada fakta kemudian masyarakat harus tahu bahwa latar belakang teroris itu siapa toh itu kalau sampean belum ketemu saya mungkin atau belum ketemu yang yang ngerti tentang terori teori ini mungkin enggak percaya tapi ketika sudah ketemu siapa tu latar belakang mereka ini kan gitu oh latar belakangnya ini orang apa penganut ni NII kan gitu latar belakang Kok bisa ngebom lah wong belajar di Afganistan
Afghanistan sama fipin kan gitu jangan jangankan Hanya seperti bom Bali 10 kali lipat pun kami mampu Makanya selalu saya katakan kalau bom Bali itu program saya enggak begitu ya buat bom yang sekalian bom kimia kan gitu tapi alhamdulillah itu bukan program saya Walaupun saya korlapnya kan gitu karena samna WNA dengan mukhlas itu nah ini yang harus kita sampaikan kepada umat sehingga umat itu tahu bahwa ini fakta Lah gimana ada
aksi ada aksi ee bom penyerangan di jalan thrin waktu itu ini rekayasa konspirasi nah ini kalau ini Mas kalau ini didengar teroris masyarakat dengar seperti itu teroris senang aja alhamdulillah masyarakat enggak tahu aslinya itu kemudian orang itu harus berpikir terutama para tokoh itu siapa sekarang ini rekayasa atau konspirasi sampai mau berkeping-keping bunuh diri sampai anaknya pun diikutkan istrinya pun diikutkan enggak ada Itu semua
keyakinan dari situ nah sekarang yang perlu kita sampaikan Bagaimana Keyakinan itu kita kikis tadi Kalau masken mengarah kepada bagaimana kita sebagai Indonesia ini Pancasila Pancasila sudah bagus itu Tapi kalau saya pribadi bukan ke arah situ ke arah Ayo kita introspeksi terhadap fikih jihad itu fikih jihad itu penting Kenapa Tobong Bali itu salah karena keluar dari fikih jihad itu padahal sewaktu itu itu mukhlas itu
sebenarnya sebelum bom Bali itu sudah saya ingatkan kan ketika bom Kedubes Filipin itu yang meninggalkan satpam muslim itu mukhlas cerita saya Usama bin ladin itu membayar Diat 60 unta pada waktu itu karena salah pembu pembunuhan terus saya tanya begini loh dia kan seharusnya diitukan ke keluarganya terus dikemanakan saya gitu Terus mlas bilang gini lah kalau kita sampaikan ke keluarganya ya nanti kita ditangkap berarti kita P pelakunya
Akhirnya saya kembalikan begini Itulah kalau kita melakukan jihad tetapi belum ada negara bidahnya kita di situ sampai salah pembununan pun enggak bisa membayar Diat ke yang itu J jadi ke arah jihat ini yang harus kita itukan baru secara umum apa yang disampaikan tadi Iya banyak yang ingin saya dengarkan tapi waktu juga yang membatasi kita yang paling terakhir ada dua peristiwa terakhir Makassar dan yang di mabas Polri ada beberapa analisis mengatakan
sel-sel teroris itu hidup kembali mulai bergerah kembali tapi kan ini adalah Lon wolf I Apa yang harus kita ee kesimpulkan dari dua peristiwa ini jadi jangan jangan pernyataan jangan hidup kembali enggak pernah mati kok enggak pernah mati Iyalah Jangan hidup kembali meskipun dia pernah agak meredap ya Heeh jadi jangan hidup kembali Jadi orang-orang ini misalkan J ya J yang ikut pemikiran mukhlas sama Hambali satu dua orang
masih ada Oke Ikut pemikiran Nurdin mtp sama Dr Azari satu dua orang ada itu Nah itulah mereka inilah yang sekarang ini introspeksi Oke bahwa hal-hal yang semacam itu itu enggak benar Nah itu makanya kan yang dilakukan oleh J dan hubungan dengan alkaidah itu yang terakhir adalah tahun 2009 H bom Rich cton sama mari mariot nah ini secara umum supaya tahu teroris juga supaya tahu ya apa toh perbedaan al-kaidah atau yang berafiliasi dengan
alkaidah dengan ISIS kita sudah tahu bahwa setelah Bom Bali 2 Dr Azhari sudah ditembak oleh Polisi Batu Malang tapi Nurdin aksinya belum ke arah polisi karena apa permasalahan jihad ini menurut Nurdin dan alkaidah dan J permasalahan-permasalahan hubungan dengan Syari walaupun menurut undang-undang Indonesia sama-sama salah tetapi menurut akidah harus diteliti jadi belum diarahkan ke polisi masih kepentingan asing walaupun secara hukum
positif sama-sama salah nah sekarang yang bermain itu yang saya lihat Saya lihat adalah ini yang yang Ruti sekarang ini yang setengah radikal ini terus didukung yang radikal terutama dari ISIS Kalau kami orang orang Ji J ketika demo 212 itu perbedaan pendapat mayoritas enggak setuju tapi ada sebagian yang sudah siap di Jakarta ini ikut itu kita ini jangan merasa aman Oke jangan merasa aman dari teroris dan pemikirannya itu kemudian kita semuanya harus waspada
terutama tolong tokoh-tokoh politik ini jangan mengeluarkan statemen yang akhirnya memberi angin sama teroris iku itu jadi jangan saya ini tahu faktanya ya kalau salah-salahan bukan polisi yang salah itu adapun kekurangan-kekurangan di lapangan itu memang ada kan gitu nah seperti ini jadi semuanya itu harus semuanya itu Harus apa harus bersama-sama makanya Ketika saya dipanggil diundang ke Senayan pada waktu itu ee ee revisi tentang undang-undang
anti teroris kan saya katakan kalau undang-undang di Indonesia itu lemah begini nanti bisa Indonesia ini jadikan tempat berlarinya kawan-kawan teroris dari berbagai nega negara Makanya jangan S takut kita membuat undang-undang saya katakan gitu waktu itu itu tapi sekarang ini Alhamdulillah karena apa Masyaallah Los sekali di Indonesia ini ya Khatib mau ngumpat-ngumpat apapun enak saja kan gitu nah ini ini yang harus juga Betul juga ini Iyalah
itu kita kan gampang kalau kita menyebutkan orang-orang kafir enggak ada undang-undang itu H tapi kalau orang-orang kafir nonmuslim harus dibunuh Nah baru harus ditangkap Iya dia seb pidana itu gu Iya karena apa Kenapa saya enggak setuju Kalau orang-orang kafir Ketika saya Mau ngebom gereja pendetanya yang ceramah juga menyebut kafir kan gitu jadi enggak salah menyebut kafir bagi masing-masing
Aga agama kalau dari dari sisi situnya tapi kalau sudah mengarah ke situ Itu yang harus ada hukum dan jangan takut kita ini negara kalau kita takut nanti kalau kita takut nanti akan apa istilahnya ee pemikiran terorisme radikalisme itu akan men kemudian yang terakhir perlu saya sampaikan juga kan ada yang menyamakan Kenapa Indonesia kok seperti ini kok enggak seperti Malaysia Enggak seperti Brunei yang mayoritas Islam itu
jangan lenga kita ini latar belakang Indonesia dengan mereka berbeda I Iya Indonesia pernah ada NII kemudian ke sini lagi pernah ada DI TII ke sininya lagi zaman modern pernah ada Peristiwa Tanjung Priuk ke sini lagi pernah ada peristiwa Talangsari Lampung Lampung ke sini lagi ada peristiwa Ambon sama Poso peristiwa-peristiwa inilah yang jadi menu yang baik sekali untuk mempengaruhi orang Kenapa tuh harus ke Afganistan
gara-gara di Talangsari itu kalau disebut dari dari kelompok ini Mujahid ini ya sudah ada yang menguasai M16 militan TNI tapi enggak bisa menggunakan hanya terkunci saja kalau begitu harus kita belajar militer Heh di Tanjung Prio ngerampas senjata revolver send FN Enggak bisa juga mengunakan latar belakang inilah yang yang menyebabkan Indonesia seperti ini jangan niru-niru Malaysia Malaysia gak punya latar belakang seperti itu kita
ini negara kita Kemudian yang kedua negara kita ini besar Nah makanya kita ini harus all out dalam masalah deradikalisasi Iya jadi kearah Pancasila kita harus ini gampang Insyaallah masken gampang saya gampang dalam mendakwahkan Bagaimana Panca Pancasila wong dakwahkan untuk bunuh diri a gampang apalagi ke arah Pancasila kan gitu nah itu jadi yang penting kita semuanya harus sepakat Jangan sampai ada yang nyeleneai yang nyelene inilah yang menghambat
deradikalisasi kemudian yang yang terakhir juga jangan menyangka saya ada yang menyetir enggak ada yang nyetir sama sekali sampai detik ini apa yang saya sampaikan di youtube di ceramah-ceramah enggak ada yang menyetir ini murni saya sebuah kesadaran baru kesadaran dan saya Eman saya itu sebetulnya mau mengembalikan arti jihad dan arti negara Islam orang muslim sendiri Fobia terhadap jihad karena kita tunjukkan dengan pengeboman di Bali mok
jihad begitu maka harus dikembalikan jihad bukan begitu bom Bali adalah ziat yang salah Kemudian yang kedua orang pobi terhadap negara Islam karena sebagai pelaku pengeboman itu Kita niatnya Negara Islam kalau mereka punya negara itu orang dibantai semuanya kan gitu nah ini yang harus saya kembalikan kemudian saya Eman Pak terhadap generasi ini contoh ada pernah terjadi bom gereja pintunya hanya gosong karena enggak bisa Mat Bom karena tapi yang ditangkap 20
orang kan rugi toh Nah makanya itu nah saya Eman kalau saya cuek-cuekan enggak akan itu saya sudah seumur hidup ngapain I kalau sombong-sombongan teroris di Indonesia itu saya yang paling berak sombong karena belum ada yang menyamai saya Hambali yang di guantanamu saja enggak pernah langsung terjun ke la lapangan tapi saya ngotot ini demi kebaikan bersa bersama Jadi enggak usah enggak usah nyangka Mac macam-macam dan saya senang sekali sekarang ini sampean
mudah-mudahan nanti ada politikus-politikus yang lain terutama yang aktif ini mau ketemu saya unukik bersama aminallah ustazin ya rabbal alamin saya sampai habis kehabisan kata-kata acara ini saya adakan khusus untuk apa namanya itu program yang kita bicarakan tadi deradikalisasi karena saya pernah terlibat penuh dalam bentuk e Pembuatan undang-undang itu dan EE Sejujurnya Ternyata apa yang disampaikan oleh dua
narasumber saya ada banyak hal-hal yang baru yang baru pertama kali Diceritakan bahkan gitu dan di sini kita lihat bahwa Betul kata Ustaz Al tadi masken jangan lengah jangan lengah semakin kita ribut semakin kita suka berkelai semakin sering ada problem di antara masyarakat kita itu adalah tempat bagi mereka untuk masuk mereka itu siapa ya itu yang sedang kita bicarakan tadi pemirsa tanpa terasa ini adalah durasi terlama semenjak Akbar Faisal
ansorakdir saya memang membiarkan mereka berbicara Saya tidak tidak berusaha untuk memotongnya supaya kemudian gambaran tentang apa itu terorism apa itu deradikalisasi apa itu pikiran-pikiran radikal cara pandang warga negara terhadap Indonesia hari ini Apa yang harus kita lakukan bersama bagaimana para para elit-elit politik harus bersikap tadi muncul dari pembicaraan ini Kesimpulannya adalah kalau memang mau negara kita ini Aman
tentram maka itu adalah tanggung jawab kita bersama Tidakkah begitu Ustaz I tidak begitu Mas Ken Nah untuk itu Pak ustaz Mas Ken Terima kasih telah hadir di sini sungguh-sungguh saya hormati sungguh sungguh saya hargai e kedatangan kali ini semoga saja kemudian kita mendapatkan pelajaran dari ee diskusi kita yang luar biasa hari ini mohon maaf apabila ada kata yang salah dan berlebihan dengan itu saya ucapkan wabillahi taufik wal hidayah
asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi [Musik] [Tepuk tangan] wabarakatuh

コメント
コメントはまだ読み込まれていません。