Yusuf Muhammad: KERJA GAK BENER, ANIES MENDADAK TOLERAN !! CONTOLAH GANJAR !! (Oke Dum #136)

Yusuf Muhammad: KERJA GAK BENER, ANIES MENDADAK TOLERAN !! CONTOLAH GANJAR !! (Oke Dum #136)

2045 TV

iniyangdanitugubernurnahjakartadariuntuksudahbandarabisa

116,9 k
व्यूज़
4 k
लाइक
114
डिसलाइक (अनुमान)
3.4 %
👍 / 👁
12:22
अवधि
29 déc. 2021
प्रकाशित
1,6 k
शब्द
id · ऑटो
सबटाइटल

डिसलाइक Return YouTube Dislike प्रोजेक्ट का अनुमान हैं, क्योंकि YouTube अब इन्हें नहीं दिखाता। returnyoutubedislike.com

पूरा ट्रांसक्रिप्ट

⬇ TXT⬇ SRT⬇ VTT

Hai Jadi pertanyaan saya selama hampir lima tahun Anies Baswedan menjabat ini ngapain saja Apakah sibuk nyari lokasi sirkuit formula e hahaha [Musik] ya jumpa lagi dengan saya cuma Mad Jujur saja saya gak habis pikir dengan tingkah laku gubernur yang dulu saat kampanye ini dikenal dengan slogan Gubernur seiman hahaha dan segera Gubernur seiman itu pun mendadak gemar keliling gereja bahkan

seminggu ini sampai dua kali hanya karena ingin dianggap sebagai gubernur yang toleran hahaha nah muncul juga banyak pertanyaan Ada apa dengan semua ini kok tiba-tiba saja ini berubah Saya kira tidak semudah itu untuk melupakan betapa brutal dan jahatnya Pilkada DKI Jakarta yang dulu ini dimainkan oleh Anies Baswedan dan para pendukungnya bahkan sampai sekarang banyak publik yang masih ingat ada jenazah nenek Hindu yang diancam tidak

diurus dan dishalatkan hanya karena beliau ini telah memilih Ahok sebagai calon gubernur pada saat itu nah belum lagi soal spanduk-spanduk menjijikkan yang bernada ancaman terhadap umat Islam spanduk spanduk itu dipasang di masjid dengan ancaman bahwa siapapun yang mendukung dan membela penistaagama maka jenazahnya ini tidak akan diurus dan tidak akan dishalatkan nah Jujur saja tidak ada Pilkada yang lebih brutal dari Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017 lalu

akibat kebrutalan itulah kemudian lahir Gubernur seiman yang belakangan ini sibuk keliling gereja sembari berharap agar Natal pada tahun ini menjadi momentum persatuan hahaha lucu sekali Memang Gubernur ini Ya wajar saja sih namanya juga ini akhir tahun jadi yang ngejar pencitraan Hai padahal kan sudah sangat jelas bahwa yang merusak persatuan selama ini ini kan dia dan para pendukungnya lah kok sekarang bisa-bisanya dia bicara soal persatuan

Coba ah ah nah ini apa nggak punya kaca dan tidak hanya itu belakangan ini Anies Baswedan juga suka pamer penghargaan bahkan kalau dihitung seminggu ini bisa sampai dua kali menerima penghargaan coba akehe luar biasa Gan Ya mungkin saja nanti kalau sudah pensiun Anies Baswedan ini bisa membuka toko jualan piala haha Ya siapa tahu kan Ya jujur saja dari semua penghargaan itu muncul banyak sekali pertanyaan Apakah semua penghargaan itu

dibayar pakai kerja keras atau pakai dana APBD Hal ini penting karena beredar anggapan bahwa penghargaan itu bisa didapatkan dengan cara bayar entah Bayarnya pakai apa Jadi menurut pengakuan salah seorang Ayo kalau mau mendapatkan penghargaan maka caranya cukup mudah tinggal bayar saja ini akan beres nah bayarnya itu nanti dalam bentuk sumbangan acara dia pun mengaku bahwa hal tersebut sudah pernah ditanyakan langsung kepada Ahok ketika

dulu Ahok ini masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta Nah pertanyaannya Benarkah semua penghargaan yang diterima oleh Gubernur DKI Jakarta saat ini itu adalah banyak Nah terus kalau bayar ini bayar pakai apa Pakai kerja nyata atau pakai Cuan Nah kan itu pertanyaannya dan saya kira masyarakat di Indonesia ini sudah tahu jawabannya Nah sekarang begini Anggaplah semua penghargaan itu karena prestasi terus dari semua penghargaan yang didapatkan itu Apa

manfaat yang sudah diperoleh atau yang sudah dirasakan oleh masyarakat kan gak ada sama sekali dan belakangan ini Pemprov DKI Jakarta mengusulkan untuk belanja dana hibah Tahun 2022 sebesar 2,7 Triliun Rupiah nah anehnya giliran bikin program untuk menyelesaikan ikan warga dari ancaman banjir malah Pemprov DKI Jakarta ini bilangnya nggak ada duitnya coba hahaha parah sekali gan lah ini gimana coba disaat untuk belanja iba duitnya ini ada

Tapi giliran untuk penanganan masalah banjir kok duitnya ini nggak ada Hahaha saya di gimana dan parahnya Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga sempat meminta agar masyarakat ini mau secara mandiri untuk membangun tanggul guna mencegah banjir coba hahaha lainnya apa-apaan coba masa yang masyarakat Ini disuruh bangun sendiri tanggulnya Lah terus apa gunanya kita bayar pajak Apa gunanya ada Gubernur cuma dan seperti tanpa rasa malu Wakil

Gubernur DKI Jakarta pun juga berharap bisa mendapatkan suntikan dana pemulihan ekonomi nasional atau fans dari pihak pemerintah pusat untuk menangani persoalan banjir high lah ini apa enggak salah coba Ya sekedar saja sebelumnya Pemprov DKI Jakarta ini kan sudah mendapatkan dana pendek dari pihak pemerintah pusat sebesar 3,2 Triliun Rupiah dan sebagian dari dana itulah yang digunakan untuk membangun Stadion BMW yang kini diganti

namanya dengan Jakarta International Stadium atau jis hal ini sebenarnya sudah pernah saya jelaskan di video saya sebelumnya dengan judul membongkar sejarah Stadion BMW atau Jazz yang diklaim sebagai karya Anis Baswedan silakan video itu bisa ditonton nah balik lagi soal suntikan dana untuk penanganan masalah banjir apakah Pemprov DKI Jakarta ini sudah terlalu miskin sehingga sampai ngemis minta suntikan dana dari pihak pemerintah pusat padahal

Pemprov DKI Jakarta saat ini masih mengendapkan dana sebesar 12,9 Triliun Rupiah dan itu belum diapa-apain sama sekali coba Jadi artinya Apa artinya ya serapan anggaran Pemprov DKI Jakarta ini masih sangat lemah program nyanyi yang tak jalan malah Banyak program yang bermasalah mulai dari masalah korupsi cuma dp0rupiah masalah Kelebihan bayar masalah formulae dan banyak lagi masalah yang lainnya bahkan normalisasi Sungai Kali Ciliwung ini pun sampai saat ini

belum selesai-selesai Nah sampai saat ini pihak Anies Baswedan ini belum juga bisa melakukan pembebasan lahan secara penuh dari total 33 KM yang harus dinormalisasi baru 16 KM yang sudah diselesaikan dan itupun terjadi di era Ahok coba nah ketika Anies Baswedan ini menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017 lalu pembangunan normalisasi Sungai Ciliwung ini pun terhenti Jadi sepanjang kali Ciliwung itu banyak terdapat rumah-rumah warga

yang harus direlokasi dan sampai sekarang proses relokasi itu pun belum bisa dituntaskan oleh pihak Anies Baswedan malah Anies Baswedan selama ini sibuk bermain kata-kata saja katanya dia ingin menaturalisasi Sungai bukan Sungai coba hahaha lah ini apa-apaan ya asal tahu saja kali Ciliwung ini membelah dua wilayah yaitu kawasan Kampung Melayu Jakarta Timur dan Kawasan Bukit Duri Jakarta Selatan Jadi jika dulu Ahok ini mampu merelokasi warga

kenapa sekarang answers nggak bisa nah Bukankah answers dan ini ahlinya kata-kata ah ah harusnya kan gampang tinggal perintahkan Walikota Jakarta Selatan dan Walikota Jakarta Timur untuk mendata warganya yang tinggal di bantaran kali Ciliwung untuk segera direlokasi dekati masyarakat ngomong dari hati ke hati atau Bila perlu diundang makan dan diskusi agar mau direlokasi kan begitu benar gak tapi Pak banyak Apakah semua

itu sudah dilakukan oleh Anies Baswedan kan tidak sudah hampir lima tahun Anis ini menjabat sebagai gubernur tapi yang dibebaskan ini baru sepanjang 7,6 KM jadi dari total 33 KM dan sudah berjalan 16 KM maka masih Hai bulu km lagi yang harus dibebaskan untuk bisa dilakukan normalisasi Jadi pertanyaan saya selama hampir lima tahun Anies Baswedan menjabat ini ngapain saja Apakah sibuk nyari lokasi sirkuit formula e hahaha Padahal seorang Gubernur DKI Jakarta ini

kan punya kewenangan penuh untuk memecat dan mengangkat walikotanya beda dengan gubernur Jatim Gubernur Jabar dan Gubernur Jawa Tengah nah tapi sepertinya dalam hal ini Anies Baswedan masih perlu belajar dari seorang Gubernur Jawa Tengah yaitu Ganjar pranowo dalam hal lobi-lobi dan Keluwesan dalam berkomunikasi memang sosok Ganjar pranowo ini adalah jagonya tapi kalau soal bermain kata-kata yang memang Anies Baswedan adalah juaranya hahaha

ya sekarang kita bisa melihat sendiri bagaimana ketika Ganjar pranowo ini menyelesaikan persoalan bandara Ahmad Yani misalnya persoalan ini muncul karena ada banyak sekali lembaga yang punya kepentingan sendiri mulai dari kepentingan politik hingga kepentingan ekonomi Jadi ceritanya itu begini rencana pembangunan bandara Ahmad Yani ini kan sudah muncul sejak tahun 2003 dan sedikitnya ada tiga gubernur yang sebelum Ganjar pranowo ini berusaha

membangun bandara yang dulu ini terlihat masih sangat jadul Nah dari tiga gubernur yang ada semua ini menyerah dengan berbagai alasan dan hambatan Coba sekarang bayangkan banyak lembaga yang harus disatukan untuk membangun bandara tersebut mulai dari Kementerian BUMN Angkasa Pura sebagai pengelola bandara TNI AD sebagai pemilik otoritas lapangan terbang kemudian kementerian keuangan yang punya uang kemudian Kementerian Perhubungan yang mengurusi transportasi

udara dan pemerintah kota Semarang yang punya wilayah serta Jalan akses ke bandara semua itu harus disatukan nah ketika Ganjar diangkat menjadi gubernur pada tahun 2013 lalu ia pun mengusulkan kembali pengembangan bandara Ahmad Yani awalnya juga sama banyak sekali kendala dan hambatan tapi Ganjar kemudian berhasil menemukan solusi yang bisa menyatukan semua instansi tersebut nah ahirnya bandara Ahmad Yani pun mulai dibangun

pada tahun 2017 setahun kemudian pada tahun 2018 Ahmad Yani menjadi bandara megah di atas air pertama di Indonesia dan hal itu berlanjut dengan pembangunan bandara wirasaba Purbalingga dan bandara ngloram Blora keduanya itu juga awalnya bernasib sama seperti Ahmad Yani dan seperti biasa dan jari pun merangkul beberapa kepala daerah terkait untuk diajak kerjasama melobi pemerintah pusat agar bandara Purbalingga dan Blora ini bisa direvitalisasi dan dimanfaatkan

untuk masyarakat bahkan untuk yang bandara Blora Ganjar pranowo ini sampai harus merangkul Bupati Bojonegoro Jawa Timur coba luar biasa kan Nah dengan contoh kerjasama yang baik Itulah akhirnya semua pekerjaan ini bisa diselesaikan bahkan Presiden Jokowi sendirilah yang telah meresmikan operasional bandara Blora pada akhir tahun 2021 ini nah perlu dicatat juga bahwa contoh pembangunan bandara ini setidaknya memberikan sedikit gambaran

Bagaimana cara Ganjar pranowo membangun dengan cara kebersamaan bandara itu memang yang membangun adalah pihak pemerintah pusat uangnya juga ini dari pihak pemerintah pusat pelaksanaannya juga dari pihak pemerintah pusat tapi uang saja ini tidak cukup dibutuhkan sosok yang mampu merajut kerjasama dengan semua pihak agar pekerjaan itu bisa terselesaikan Nah jadi gimana Apakah sampai di sini sudah paham semua Ya silahkan berikan komentar di bawah ya

Saya kira demikian dulu opini singkat Oke diam kali ini pesan saya buat Anies Baswedan teruslah menjadi gubernur seiman tidak perlu lagi berlagak sok toleran Hahaha Ya saya pikir itu tidak lupa saya ingatkan jaga terus NKRI ya terima kasih sudah like dan menonton video ini dari awal hingga akhir dan sampai jumpa di episode selanjutnya ini [Musik] Hai

European hop-hop [Musik]

चैप्टर

  1. 00:00परिचय
  2. 02:06Penghargaan, Pakai, Sudah
  3. 04:07Jakarta, Yang, Untuk
  4. 06:11Anies, Baswedan, Yang
  5. 08:15Yang, Bandara, Gubernur
  6. 10:21Bandara, Yang, Dengan

टैग

इस वीडियो में कोई टैग नहीं है।

कमेंट

कमेंट अभी लोड नहीं हुए हैं।

← टूल पर वापस