डिसलाइक Return YouTube Dislike प्रोजेक्ट का अनुमान हैं, क्योंकि YouTube अब इन्हें नहीं दिखाता। returnyoutubedislike.com
Selamat datang di konten saya silahkan tonton sampai habis biar nggak salah paham terutama Kadun [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] ketika politik mengajarkan bahwa tugas politikus sesungguhnya melaksanakan kehendak rakyat namun yang terjadi mereka hanya mementingkan dirinya
sendiri itu kata Yosef menanggapi pemerintahan di Kompas dan juga di media lain dengan judul dengan tebal disampaikan bahwa Surya Paloh tak masalah jika tak jadi koalisi dengan Demokrat dan PKS ini penjelasannya saya anggap itu hanya lelucon seorang Surya [Tertawa] saya mencoba serius malam ini ya saya 2 hari nggak ngonten karena flu pertama
menelisik ke belakang ketika Nasdem mendeklarasikan Anies sebagai bakal capres 2024 padahal banyak sekali kritik terhadap kinerja Anis ketika jadi gubernur DKI Jakarta hasil kerja nyatanya masih dipertanyakan Nasdem yang merupakan bagian dari pemerintahan presiden Jokowi Tadinya saya sebut tadinya ya karena sekarang kayaknya sih de facto sudah nggak ya mestinya juga tahu bagaimana enggaknya Anis bekerja sama dengan jajaran
kementerian pupr dalam penanganan banjir dari stadion jeans yang pagarnya ambruk itu atau formula e yang sampai sekarang belum juga dikeluarkan perhitungan untung ruginya dan menjadi incaran pengawasan KPK lalu partai politik yang sedang didekati Nasdem untuk berkoalisi mengusung Anies adalah PKS dan Demokrat semuanya partai oposisi kita yang lihat aja malu iya tapi Nasdem tetap saja berkeras bahwa
mereka masih berada di sisi pemerintahan presiden Jokowi katanya begitu akan mengawal Pak Jokowi sampai 2024 saudara-saudara katanya begitu sampai mengungkit Bagaimana Nasdem mendukung kebijakan presiden Jokowi dalam mengurangi subsidi BBM diungkit lagi seakan mengungkap ada hutang Budi Presiden Jokowi kena Nasdem sungguh sebuah lelucon sekali yang kedua adalah pernyataan ketua umum
Nasdem Surya Paloh di awal tadi itu ya itu sama saja dengan menyeret Nasdem ke arus sungai yang deras dan pelan-pelan drawning tenggelam tenggelam kayak biji bisa usung calon presiden sendiri Pak suara saja tidak sampai 20% harus koalisi dengan partai lain artinya jangan belagu gitu loh Memangnya rakyat ini tidak tahu matematika politik dan pelitnya mencari koalisi dengan posisi Nasdem dengan
suara kecil itu pelik Pak susah ada-ada saja ya Bang Surya ini sedikit lucu tulisan politik ya katanya memberi hak pada Anis untuk menentukan calon wakil presiden atau cawapresnya sendiri itu sangat lucu ya Anis yang bukan kader partai tiba-tiba diambil oleh Nasdem dicapreskan lalu udah sana cari Wapres sendiri
gimana mau cari Wapres Anes itu cari wakilnya sendiri waktu jadi gubernur aja susah hahaha kalau Anis memilih pasangan dari non misalnya Apakah PKS dan Demokrat akan bersedia kabarnya ke Jawa Timur Khofifah Demokrat ngotot ayam maju soalnya sedangkan PKS juga mengusung amat Saiko atau mungkin akhir lalu Kalau dua-duanya ngotot tentu saja cawapres non parpol akan membuat mereka kesal dan melupakan
koalisi Masa bodoh dengan Koalisi tak dapat jatah buat apa PKS dan Demokrat pasti berpikir Nasdem ini pintar banget ya itung-itungan politik efek Anis akan sangat menguntungkan Nasdem Para pemilik pasti akan memilih Nasdem dengan cawapres non parpol Nasdem dan mungkin dapat duit ya Saya nggak tahu mungkin memilih tidak akan memilih mereka soalnya karena paketannya kalau Nasdem
mendorong Anis udah gitu akhirnya tidak dari dua partai tadi ya dua partai tadi cuma jadi penonton dapat apa Pemilih tidak akan memilih mereka ibarat dua partai ini dapat ampas atau rumah roti doang sedangkan Nasdem makan enak sampai kenyang dan perut buncit bulat sempurna hahaha Selamat datang bersama saya Mas Joko jadi begini Bos
PKS dan Demokrat disuruh jadi mesin pendorong elektabilitas Nasdem tapi tak dapat jatah apa-apa itu kabarnya ini sama saja kerja bakti Bung hari gini kerja bakti dalam politik jarang ada yang namanya kerja bakti gratis seperti relawan relawan aja kadang minta [Tertawa] kalau mau makan sendiri mending PKS dan Demokrat mundur saja mundur lebih baik tidak usah ikut Pilpres Tapi itu kan dilarang oleh undang-undang sekalian
biar Nasdem juga tidak bisa mencapaikan Anies dan Anis pun tak bisa ikut Pilpres mungkin inilah skenario yang paling diharapkan banyak orang saat ini Jadi kalau beberapa waktu lalu Pak SBY bilang saya mendengar saya mengetahui akan ada upaya-upaya kecurangan Ternyata kalau toh Anis nggak bisa karena ulah dari partai pendukungnya sendiri kalau dulu kelompok sebelah memiliki
mentalitas asal bukan Ahok atau Jokowi dulu maka kali ini kita yang gantian bilang asal bukan Anis memperluas keahlian tata kata ke satu negara ibarat rumah makan tidak enak tapi mau buka cabang dimana-mana dan orang-orang dipaksa suruh beli jangan bikin PKS dan Demokrat ngamuk bos Kalau mereka ngamuk [Tertawa] kita pengen lihat kalau ngamuk kan bagus Biar mereka bertiga tanggal lebaran
Nasdem bakal tinggal sendirian SBY sudah capek-capek turun gunung sekarang udah kembali lagi masa turun gunung lagi karena anaknya terancam tak bisa jadi cawapres mungkin nggak itu ya sudah turun capek-capek kemarin sempat naik mungkin begitu sampai atas anaknya nggak jadi-jadi juga cawapres bisa turun lagi loh kasihan dikit dong orang tua supaya naik turun gunung yang ketiga adalah JK dan juga Akbar Tanjung tidak dukung Anis sebagai capres
2004 katanya Apa benar begitu karena sudah jadi rahasia publik kalau JK selalu dianggap sebagai King Maker buat Anies publik menganggap bahwa JK tentu saja mendukung pecahpresan Anis ini apalagi muncul pula berita bahwa Akbar Tanjung partisi senior dari Golkar turut mendukung Anis siapa itu Baking sama Surya Paloh jika dan Akbar Tanjung lalu akrab dengan SBY dan Ahmad saiku presiden PKS tapi apa yang terjadi selanjutnya durian
yang runtuh itu tidak lagi terasa wangi dan enak duri-durinya mulai mengenai aneh dan akhirnya juga bakal mengenai Surya Palo dimulai dari klarifikasi oleh sejumlah tinggi Golkar soal dukungan Akbar Tanjung terhadap Anis waktu itu katanya pernyataan bertanjung itu sekedar normatif lah seperti mengucapkan selamat kepada Anisa langsung padahal Nasdem sudah ikutan seneng tuh dengan adanya dukungan Akbar Tanjung
terhadap Anis Apa Daya akhirnya bertanjung sendiri memberikan klarifikasi bahwa dia tidak menyatakan mendukung pencaplosan Anis Mak jelek nggak tuh hahaha jika yang dianggap sebagai orang penting di belakang kiprah politik Anis Baswedan orang yang telah dicapreskan oleh Surya Paloh dengan partai nasdemnya jika juga dianggap sebagai motor utama penopang logistiknya Anies fasilitas sejak kemunculan dan kemenangannya diberkaki
dulu sehingga Anis bisa mencapai posisinya hingga seperti sekarang ini itu semua dianggap bahwa Anis adalah anak ideologisnya jika orang udah ngomong kayak gitu Anis adalah bentuk mudanya Jusuf Kalla mungkin begitu sementara itu klarifikasi juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa yang juga keponakannya JK menyatakan bahwa JK tidak mendukung Ani sebagai bakal capres dari Partai Nasdem ini beneran apa ya jika dipastikan
mendukung apapun keputusan partainya Golkar ingat ya Ini yang ngomong ponakannya sendiri kalau salah bawa Pak Yusuf Kalla itu akan mendukung apapun keputusan partainya yaitu Golkar Waduh berasa ditusuk Duri buah duren apalagi pada waktu hampir bersamaan saingan utamaan di situ Ganjar pranowo menyatakan kesiapannya nyapres kemarin yang saya sebut mengagetkan adalah Nasdem dan Anis karena memang tidak
disangka-sangka pintu dukungan dari berbagai partai tentunya bakal terbuka buat Ganjar makin besar tantangan buat Anis dalam mendongkrak citranya karena dalam berbagai survei jelas-jelaskan saat ini mengungguli aneh walaupun kemarin Ganjar kemudian mendapat tindakan disiplin dari partainya tapi itu Okelah ya biasa seperti itu karena memang disiplin dalam berpartai itu menjadi yang nomor satu di
PDI Perjuangan Dan saya pribadi tentu merespek itu oke di luar itu yang terjadi selanjutnya lebih tidak disangka oleh Anis maupun Surya Palo adalah mereka tidak menyangka Jika seorang Jokowi juga bisa menyentuh dengan frontal di depan publik di depan para Ketum partai politik momennya adalah waktu acara peringatan Hut Golkar yang digelar pada tanggal 21 Oktober kemarin hadir tuh di acara itu selain
presiden Jokowi ada Luhut binsar Panjaitan dan beberapa tokoh umum atau perwakilan partai politik seperti ahy Hari Tanu Pak Mardian mardiono ya dari P3 ada Sekjen PKS Abu Bakar Al Habsyi ada raja juliantonis Sahabat saya di PSSI tentu saja ada juga bertanjung Jusuf Kalla dan ketua umum Golkar yaitu Pak Erlangga disinilah ketika presiden Jokowi memberikan kata sambutan beliau sekalian melempar bom
ke arah wajah Surya Paloh dan juga Anis meskipun Anis nggak dateng ini ya kata-kata Presiden Jokowi waktu itu bilang begini saya yakin Golkar akan dengan cermat akan dengan teliti akan dengan hati-hati tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan wakil presiden 2024 saya juga meyakini bahwa yang akan dipilih oleh Partai Golkar capres maupun
cawapres ini adalah tokoh-tokoh yang benar silahkan Terjemahkan sendiri [Tepuk tangan] ini udah nggak bukan peluru lagi tapi tonjokan berasa banget tuh kalau nonton Presiden Jokowi membanting Surya Paloh dan Anis dalam sebuah pertandingan UFC perhatikan kata-kata presiden tadi silahkan Terjemahkan sendiri itu Sama persis dengan kata-kata Surya Paloh Sebelumnya
kan jadi jelas bahwa ini adalah balasan dari Presiden Jokowi terhadap Suriah pasti Surya Palo maupun Anis tidak menyangka bahwa presiden Jokowi juga bisa mengeluarkan kata-kata yang menusuk Golkar nggak akan sembrono mendeklarasikan capres 2024 yang sembrono itu adalah Nasdem maksudnya itu adalah tokoh-tokoh yang bener bukan nggak bener intropeksi dan teliti Sebelum
mengeluarkan statement apalagi memilih capres 2024 jangan sampai membuat partai lain sakit hati dan tentu saja jadi blunder untuk Nasdem itu sendiri sedih bukan hahaha saya masuk kita dukung aksi melawan intoleran radikalisme dan juga terorisme Demi Indonesia yang lebih baik dengan cara subscribe di channel 24 TV makasih [Musik]

कमेंट
कमेंट अभी लोड नहीं हुए हैं।