
KOALISI BARU PRABOWO POTENSI PECAH: CAK IMIN ATAU ERICK TERANCAM GIBRAN
ituyanginikitapakdansayaadasudahdenganprabowomas
Dislikes sind eine Schätzung des Projekts Return YouTube Dislike, da YouTube sie nicht mehr veröffentlicht. returnyoutubedislike.com
tentu hari ini kita juga harus mendengarkan Pak Prabowo kan Pak kita sudah menyampaikan apa nama-nama dari kita semua cawapresnya tapi kan kita belum tahu kira-kira kriteria cwapres dari Pak praboho itu seperti apa atau kalau misal tidak maka muncul satu nama yang per hari ini seolah eh sudah sayup-sayup terdengar yaitu nama Gibran Raka bumi ngeraga koalisi eh kkir plus Golkar dan Pan masih butuh eh perbincangan dan diskusi panjang gitu
karena kita kita belum masuk pada substansi yang sesungguhnya yaitu menyangkut soal Bagaimana menetapkan cawapres Pak Prabowo [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Misalnya ini bukan karena sistem audio kami bermasalah memang saya yang bermasalah lagi bindeng kayak gini tapi apapun namanya dari
forum ini harus selalu menemani Anda semuanya untuk mendapatkan informasi yang terukur dari para pelaku politik sebab ini adalah podc politik eh saya kedatangan teman-teman saya teman-teman terbaik saya Eh se jenpan orang kedua di partai amanat nasional Mas Ed suarno anggota DPR dari Jawa Barat 3 itu di daerah mana ya kota bogor kab poens Cianjur Oh oke ee duduk di komisi ee 7 ya dan EE ini adalah periode yang pertama Ya akan randing lagi untuk kedua
di ujung ee zum sana teman lama saya Mas Saiful Huda mas halo ya ini adalah wasekjen DPP PKB partai kebangkitan bangsa eh tidak bisa hadir Tapi kita bertemu lewat Zoom dan kemudian eh pengamat politik e Khairul Umam dari para Madina yang sudah menjadi tandem Saya di sini untuk beberapa episode Apa yang akan kita bahas di sini menyangkut dengan manuver terbaru Saya memilih menggunakan kata manuver partai-partai politik di mana
kemudian Eh Pak Prabowo sebagai e bakal calon presiden dari Gerindra yang sudah ada di PKB di situ kemudian mendapatkan suntikan darah baru setidaknya ada sebuah kesepahaman dari Partai Golkar dan dari Pan kita akan membicarakan itu maka kemudian saya harus ke Mas Edi dulu ini Pak Sekjen ini apa pula ceritanya barang ini silakan mas apa apa yang terjadi Kenapa tiba-tiba Anda berada di sini karena ee Ini kan menjadi koalisi
keduanya Pan setelah awalnya itu ada koalisi Indonesia bersatu bersatu di situ ada Golkar Eh pan dan P3 P3 lebih dulu mencelat I bergabung dengan PDIP di sini Romi sahabat kita saya tanya kenapa pergi dia bilang enggak sudah bubar itu e KB itu kenapa karena ternyata mereka tidak lagi berada pada semangat yang sama Lawang punya calon presiden sendiri wakil presiden sendiri sebuah logika yang menurut saya juga bisa diterima gitu nah sekarang tiba-tiba ada bersama
dengan Pak prabo Pak Sekjen ya apa yang terjadi Baik terima kasih eh Bang Akbar Mas kiril dan e Mas Saiful hudah yang bergabung intinya begini kita ini sebagai partai mungkin kalau dapat Award mestinya dapat Award yang eh terbaik di bidang politik dari aspek konsistensi dan istikamah he karena kita di tiga Pilpres mendukung Pak prabo Subianto oh 2014 2019 2024 Nah jadi kita sudah menjalin hubungan yang sangat panjang dengan Pak
Prabowo dan ee eh ini bergabungnya Pan ke Pak Prabowo melalui sebuah proses proses di mana itu diawali dari kunjungan pak Zulkifli Hasan dengan seluruh pimpinan partai ke Pak Probowo di ee Kertanegara di rumah Kertanegara ee di bulan Ramadan tahun 2023 ini jadi Setelah Pak Prabowo hadir bersama pimpinan partai politik lainnya di rumah Pan dalam acara e salat zuhur yang dihadiri juga oleh pak presiden Nah setelah itu kita mengunjungi Pak Prabowo
di dalam pertemuan itu Pak Zul mengatakan Pak Prabowo saya ini berada di rumah Pak Prabowo ini saya sudah tahu sudah hafal semua ruangan-ruangannya saya sudah tahu sudut-sudutnya saya sudah kenal semua orang-orangnya bahkan saya di sini tidur pun saya sudah pernah pada saat kita sedang berjuang bersama-sama 2014 dan 2019 Jadi jika Pan kemudian bergabung bersama-sama Pak Prabowo di 2024 ya itu merupakan sebuah keputusan alamiah bagi kita dan kita
kerja sama kita sudah begitu baik tinggal klik saja kita sudah bisa bekerja sama masalahnya adalah pada beberapa waktu yang lalu Apan tampak ee terlalu lincah memainkan gerak politiknya hingga kemudian yang terbaca hanya satu Apa itu mencarikan tempat untuk Erik thahir sebagai calon wakil presiden so kemudian apa yang terjadi dengan kesepakatan ini apakah e teman-teman dipan sudah eh deal dengan Pak Prabowo dan teman-teman yang
lainnya dari partai-partai yang lainnya bahwa ee kartu Erik harus hidup di koalisi baru ini ee mungkin sebelum saya menjawab itu Bang Akbar saya perlu sampaikan juga bahwa dalam pembicaraan terakhir antara Pak Zul dengan Pak Prabowo tercetuslah kata-kata Pak Zul mengatakan Pak Prabowo Mari kita tuntaskan nih ikhtiar kita mudah-mudahan 2024 Pak Prabowo akan memimpin negeri ini dan di situlah kita kemudian memutuskan bahwa Pan akan bergabung
dengan Gerindra mendukung Pak Prabowo dengan teman-teman yang lain nah tetapi sekarang ke topik Cak Wapres Memang dari awal kita itu berbeda dengan partai-partai lain ketika partai-partai lain itu mengusung capres-capres profil capresnya kita satu-satunya mungkin partai mengusung profil cawapres dan itu kita sampaikan kepada Ibu Megawati dalam pertemuan kita yang baik eh di kantor PDIP Begitu juga dengan Pak Prabowo nah tetapi pada kesempatan ini ketika kita
sudah sepakat menjalin koalisi dan itu juga disampaikan oleh Pak Prabowo empat partai ini kemudian akan duduk bersama duduk bersama pimpinan-pimpinan parpolnya nya ketua parpolnya juga dipimpin oleh Pak Prabowo untuk kita membahas rencana untuk mengkaji siapa cawapres yang paling cocok Oh artinya belum ada kesepakatan menyangkut soal wakil belum ada karena kan memang sangat lazim ya Ee dari awal teman-teman PKB tentu eh apa mengusung Pak Gus Muhaimin
untuk menjadi cawa presesnya Pak irlangga juga oleh teman-teman Golkar tetap akan diusung kita juga pada posisi kita tetap menawarkan Pak Erik thhir kepada Pak Prabowo tetap tapi nanti akan ada forum forum pimpinan parpol ketua-ketua parpol duduk bersama untuk menjalin sebuah musyawarah sehingga dicapai suatu kemufakatan Siapa di antara ini yang paling baik mendampingi Pak Prabowo tentu hari ini kita juga harus mendengarkan Pak Prabowo kan Pak
kita sudah menyampaikan apa nama-nama dari kita semua cawapresnya tapi kan kita belum tahu kira-kira kriteria cawapres dari Pak praboho itu seperti apa karena ketika Nanti Pak Prabowo menerima amanah dari masyarakat Indonesia tahun 2024 untuk memimpin negeri ini tentu dia kan harus punya ee kemitraan yang baik duit Tunggal dengan cawa persangkan pada bagian itu sebenarnya kenapa sampai saya bertanya tadi
Jen menyangkut dengan wakil presiden karena tadi sudah dikatakan Pan itu kami tidak minta banyak Kami cuma minta wakil presiden dan wakil presiden itu kami sudah punya bernama Erik itu yang kita ikuti identifikasi gerakan pan itu sampai kemudian ada banyak pengamat termasuk e umum barangkali juga pertanyaan-tanya ini mau ke mana sih Pan sebenarnya pertanyaannya adalah kalau kemudian ternyata pada diskusi berikutnya pada pertemuan
berikutnya para pimpinan parpol atau keempat koalisi ini ternyata pada akhirnya bukan mas Erik thahir yang disepakati Apakah Pan memikirkan lagi untuk pergi dari Koalisi ee politik ini kan seni dari segala kemungkinan he tetapi pada hari ini saya bisa sampaikan bahwa ketika kita menanda tangani memorandum kesepakatan untuk bergabung di dalam e kerja sama politik istilahnya Pak Prabowo kerja sama
politik yang kita jalin sejak kemarin hari minggu itu kita sudah mengikhlaskan keputusan untuk penetapan cawapres itu berada di tangan pimpinan parpol ketua-ketua parpol bersama-sama Pak Prabowo juga untuk menetapkan siapapun akan dipilih itulah yang nanti akan kita usung bersama-sama Karena tujuan kita kan pada saat ini adalah untuk mengusung Pasangan calon yang bisa menang iya siapapun itu nah sehingga kita kemudan sudah sepakat bahwa nanti keputusannya
itu diambil kita semua akan tegak lurus dengan keputusan yang diambil oleh seluruh ketua umum parpol artinya kalau ternyata keputusan dari para pimpinan parpol itu kelak entah kapan Iya Dan saya yakin tidak terlalu lama dari hari ini I bahwa ternyata itu bukan Pak Erik maka Pan akan tetap berada ada di koalisi ini kita sudah mendandat tangani itu kita komit untuk berada di dalam barisan ini cakap Tampilkan ee apa kesepakatannya ini ee penerimaan kerja
sama politik Ini judulnya bagus ini perlu kita kaji nih penerimaan kerja sama politik kalau mengatakan penerimaan kerja sama Tampaknya ada peluang tidak diterima kir gitu kan jadi judulnya adalah berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa pada hari ini Minggu 13 Agustus kami partai Gerakan Indonesia Raya Gerindra dan Partai kebangkitan bangsa yang masing-masing diwakili oleh ketua umumnya menerima bergabungnya partai golongan karya dan Partai amanan
nasional yang masing-masing diwakili oleh Pak Erlangga dan Pak sulg Hasan Demikian surat penerimaan kerjasama politik ini dibuat atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih bertanda tangan empat tempat I tentu saja saya karena saya orang bahasa Mas Saya tertarik dengan judulnya ya ya kan penerimaan kerjaasama politik Kenapa menggunakan kata penerimaan kerja sama Kenapa bukan kerja sama politik saja ya karena ee kan ini sudah terjalin kerja
sama politik sebelumnya antara itu antara go antara PKB dengan krindra begitu pula kita kan kita sudah menjalin kerja sama politik antara Golkar dengan pan dan P3 yang sudah kemudian menyatakan diri mendukung Pak Ganjar jadi saya kira dari segi narasi kami tidak keberatan karena memang kenyataannya lebih Sean gitu tetapi ee sesungguhnya spiritnya ini bahwa ini adalah kerja sama politik Sebelum saya ke berpindah ke PKB eh Semoga Mas ee apa
Huda ada di sana Apakah pada saat mau bersepakat itu ada syarat dari e kedua si penerima ini ee enggak tidak ada sama tidak ada sama sekali jadi ee karena ini kan kita berproses kita berproses bukan ujug-ujug Ee Kita Tentukan mendadak hari Minggu kemarin kita putuskan Minggu 13 Agustus 2023 kita deklarasi Enggak ini melalui sebuah proses yang panjang jadi pada saat proses itu sudah kita rasakan sudah matang baru kita deklarasi gitu yang
saya maksud dengan apa syarat itu misalnya kira-kira begini saya kan agak tahu tuh gayanya Cin tuh dan itu sudah keluar di media loh sudah keluar di media mengatakan ya Monggo saja tapi kan antrian dong ya Apakah hukum antrian terjadi juga di sini Pak sejan eh saya menangkap apa penandatanganan kerjasama politik tersebut itu menunjukkan bahwa seluruh partai politik berada di dalam eh level yang sama P posisi yang sama pada posisi yang sama menarik saya ke
Mas Huda masful dengar enggak pembicaraan kita tadi dengar dengar dengar dengan baik lah Iya Mak aku tak takuti ya Ini judulnya Ya mungkin karena saya agak banyak mempelajari tentang pilihan kata ya diksi gitu Penerimaan Apa tadi judulnya kerja sama penerimaan kerja sama aku pertanyaan pertama begini mas Seul I PKB enggak keberatan yo ya itulah Jadi kira-kira ibarat ini itu
semacam kuitansi penerimaan gitu kira-a I semacam tanda terima tanda terima begitu Iya itulah Lalu kenapa PKB menyampaikan bahwa momen kemarin itu sifatnya baru pra koalisi karena kita belum membahas mekanisme penetapan apapun menyangkut soal capres dan cawapres jadi momen kemarin itu adalah Eh Pak se melalui Pak mendeklarasikan dukungan terhadap Pak
Prabowo begituun pak aha menyampaikan dukungan kepada Pak Prabowo dan disaksikan oleh Gerindra dan eh PKB dalam hal ini Pak Prabowo danimin dan lalu dibikin surat tanda terima itu makanya istilahnya penerimaan Makanya bagi PKB ya tetap merujuk kepada piagam kerjaasama PKB dengan Gerindra yang ditandatangani Pas kemarin tanggal 13 Agustus pas 1 tahun itu pas ulang tahun Wow sudah 1 tahun ya dalam piagam itu dinyatakan
bahwa penetapan capres dan cawapres sepenuhnya menjadi kewenangan Pak prabow dan gusin tapi apapun Mas Akbar kita ucapkan selamat datang kepada teman-teman Pan dan eh golk ya Eh ucapan selamat datangnya diterima Mas tapi belum-belum ini tampaknya ini sudah ada dua narasi yang berbeda nih tadi Pak Sekjen sahabat kita Mas Sedi mengatakan kesepakatan ini itu telah menempatkan empat pihak yang ada
di dalam perjanjian ini sama rata sama rasa kira-kira begitu tapi jenengan mengatakan tadi tampaknya enggak Meskipun tidak dikatakan enggak sampai keluar kata kuitansi lah kalau begitu adanya Apakah tidak terbuka peluang akan terjadi deadlog yang bisa membuat ee anda-anda e tidak ketemu pada sebuah titik pada saat memang harus dibutuhkan ya kalau soal itu memang harus jujur diakui kita harus masih duduk e bersama dan itu pasti panjang
gitu jadi memang publik Saya kira disampaikan apa adanya saja bahwa memang koalisi eh kkir plus Golkar dan Pan masih butuh eh perbincangan dan diskusi panjang gitu karena kita belum masuk pada substansi yang sesungguhnya yaitu menyangkut soal Bagaimana menetapkan ee cawapres Pak Prabowo misalnya bagaimana nanti mekanismenya dan seterusnya itu belum dibahas sama sekali karena itu ee tanda terima yang semacam surat
penerimaan itu ya cuman itu aja bunyinya jadi belum ada sama sekali di situ narasi misalnya menyangkut soal bahwa eh partai bersepakat terkait dengan pembahasan cawapres akan di sepakati oleh empat partai dibahas bersama-sama belum ada tertulis sama sekali Mas Akbar Lah iya makanya eh mungkin sampean tadi dengar ya waktu saya ngobrol dengan Mas Edi yang mengatakan bahwa eh dalam eh kisahnya menyangkut posisi politik PAN untuk 24 itu mereka memang
tidak pernah berbicara tentang capres mereka hanya runtang-runtung membawa namanya Mas Erik thahir sebagai cawapres Oke dan itu clear saya Saya bahkan pernah berbicara juga dengan eh bangsul soal itu nah sementara di satu pihak tadi anda sudah apa mengatakannya dengan jelas bahwa ada piagam kesepakatan setahun yang lalu bahwa presiden nya adalah Prabowo wakil presidennya adalah cakimin dengan formulasi ee koalisi yang baru di mana
tidak ada kesepakatan yang jelas ternyata sementara ada potensi tiga kandidat mendampingi Pak Prabowo Apakah tidak akan menjadi masalah di kemudian hari Mas Saiful ya potensinya pasti ada Mas Akbar pasti ada gitu Iya tapi gini apa yang disampaikan oleh Pak Edi Pak Pak Sekjen Pan Saya kira betul ya kalau Pan kembali mendukung Pak Prabowo memang rute lama itu Mas Akbar itu kan rute 2014-29 jadi pasti pak Idi enggak akan
menemukan jalan susah itu jalan lurus itu karena memang sudah 10 tahun koalisi Kalau Mas kalau Pak Prabowo dengan Pan tadi sudah dijelasin Bang Sul dengan apa 08 itu kan sudah sangat dekat dua kali mereka bersama kalau kemudian bersama lagi yang ketiga ini itu bukan catatan yang istimewa karena seperti itulah alurnya Cuma kan problemnya yang saya sampaikan tadi kalau kita mau sampaikan bahwa ini adalah problem mereka sudah membawa cantolan sendiri sejak dari awal
bernama cawapres dan orang itu bernama Erik Tohir sementara anda sendiri sejak dari awal mengatakan hanya ada Cak Imin ah kira-kira begitu kan nah itu yang saya mau tanyakan Bagaimana formulanya nantinya tadi masih koma itu Jadi kalau Mas Edi dan Golkar gabung lagi ke pak prabo itu reunian Mas itu reunian dan jujur saja reunian ini belum menghasilkan karya pada putaran Pilpres 2014
2019 ya Nah pada konteks itu sebenarnya tinggal di ini saja dikparatifkan aja keunggulan masing-masing gitu Dan saya merasa keunggulan cimin bisa di atas misalnya mas erikhir maupun Pak aha Heeh catatan saya adalah yang pertama satu pak Prabowo kalah dalam putaran Pilpres 2014-219 karena tidak mendapatkan insentif elektoral yang kuat dan memadai di Jawa Timur dan Jawa Tengah dan kebetulan addr itu ada di Gus Imin dan
PKB tapi Anda masih yakin Mas PKB sor saya harus menanyakan ini Anda masih masih yakin bahwa e PKB itu bisa menjadi vitamin terbaik bagi ee Pak Prabowo pada konteks apa yang terakhir anda sampaikan tadi pada saat NU dengan dengan PKB itu Kelihatan banget itu sudah berada pada posisi berdiri masing-masing yang tampaknya memang tidak ingin disatukan yakin Mas di lapangan Enggak ada masalah Mas Akbar Oke coba kita kita mungkin Mas Umam juga punya catatan
menurut saya hasil survei Sigi dari semua lembaga survei ketika disimulasikan Pak Prabowo dengan erir misalnya Pako dengan Imin Pak Prabowo dengan siapa lagi begitu Itu soso aja enggak ada yang misalnya Pak Prabowo sama Erik 51% enggak ada masih dalam margin error selisihnya antar simulasi cawa preses itu itu artinya pada pilpres 2024 tinggal saya kira kita adu keunggulan komparatifnya gitu oke keunggulan
komparatif itu menurut saya begini Wapres itu menurut saya simbol anu ya representasi politik gitu Heeh karena itu saya sampaikan kepada Pak Prabowo dalam berbagai kesempatan Pak Bapak tidak butuh figur pragmatis yang dibutuhkan Bapak adalah figur ideologis gitu dan itu saya rasa yang tidak didapat oleh Pak Prabowo dalam ee berbagai putaran gitu jadi elemen kebaruan dari Koalisi Kak plus gold car dan eh plan elemen kebaruannya karena
ada PKB gitu Oh oke Saya kira kalau PKB tidak ada di situ ya akan mengulangi reuni 2014 saya tahu maksudnya kalau gitu sampai di situ dulu Mas saya ke masirul Umam Mas ini saya kok jadi muncul banyak pertanyaan gitu loh mereka berkoalisi tetapi belum ada kesepakatan di mana kesepakatan itu bisa mempengaruhi posisi mereka nanti di ujung eh Saya tidak ingin mengatakan ini akan
mengganggu meskipun lontaran lontaran narasi dari para pihak terutama dari PKB tadi kan Mas Mas Saiful Huda tadi kan sudah agak tajam tuh mengatakannya so Bagaimana masa depan eh koalisi ini bingung mereka S bingung Apalagi kita Iya bang eh saya menangkap ada cukup banyak informasi yang EE ee ternyata juga cukup unik ee bahwa bahwa penerimaan kemarin itu eh bank Akbar tadi kan menggunakan istilah
mafhum mukhalafah jadi logika terbalik kalau ada penerimaan ada yang tidak diterima kita pikir itu sudah diterima tetapi ternyata versi dari PKB ini belum tentu diterima masih sifatnya Ahlan wahlan Tetapi bagaimana kemudian proses negosiasinya Apakah ada skema kompromi Apakah ada skema negosiasi dan lain sebagainya itu masih belum di ee dibahas dan memang betul Eh tadi bank Sekjen Saya pikir sudah barangkali Bang sejen ikut ngedraft Eh tadi itu ee apa namanya
dokumen tadi Kalau misal memang bentuknya seperti itu memang persis itu Itu kuitansi itu karena belum ada pendetailan misalnya Apakah eh yang menerima Pak Prabowo dan juga e Gus muaimin kemudian kemud e memiliki eh hak Veto yang sama ee dibanding dengan masuknya Golkar dengan pan ini apakah kemudian setara ataukah memang ada eh degradasi atau klasifikasi kekuatan di situ kalau misal kemudian dibuat Eh sama tentu terutama teman-teman dari
Golkar akan berteriak ini kita kekuatannya berbeda Memang secara fatsun politik harusnya cimin karena beliau sudah ngantri dari awal membentuk koalisi memberikan ruang dan juga e pencapresan Pak Prabowo sejak 1 tahun lalu sehingga hidup ini tapi kemudian begitu masuk kekuatan baru hak veto politik dari PKB seolah kemudian di-take out begitu saja nah ini yang kemudian tidak mudah untuk ee di eegosiasikan tetapi ee saya pikir ini
Bang menurut informasi spekulatif memang ada upaya untuk meyakinkan mengontrol atau bahkan mengarahkan ee partai-partai tertentu dalam konteks ini termasuk melibatkan dinamika di internal Golkar yang konon kabarnya mencoba untuk diarahkan untuk memberikan dukungan kepada Pak Prabowo yang salah satunya adalah untuk melemahkan basis negosiasi sekaligus hak Veto politik dari PKB Nah itulah kemudian situasinya
kemudian menjadi berubah semuanya Eh PKB seolah kemudian ada PKB atau enggak ada PKB sekarang posisi Pak Prabowo Solid dia tetap akan berlayar nah ini yang kemudian tidak mudah Bang tidak mudah tetapi ketidakmudahan ini bukan hanya di level eeung Tunggu dulu tadi Anda mengatakan sekarang dalam posisi dengan masuknya Golkar kita belum bicara Golkar Harusnya sih ada golker juga di sini tapi sampai ee tadi ee ternyata mereka tidak mengirim orang meskipun sudah ada
nama yang dikirim ke Kami sayang kalau tidak dimanfaatkan purum ini sebenarnya tapi gini ee tadi kan Mas sebul mengatakan gini dua kali Pak Prabowo itu bertarung dan kalah itu karena tidak ada asupan iya ee dari dia mengatakan dari kelompok Islam ya kira-kira seperti itu Iya anda tadi mengatakan sekarang mereka bisa saja mengabaikan PKB eh apa pada situasi ini Tidakkah itu malah berbanding terbalik dengan logika yang sedang dipakai oleh
Mas Saiful tadi Iya memang betul saya e setuju juga dengan argumen yang disampaikan oleh eh Mas safuluda tadi tetapi begini ada satu produk yang harus dipahami e dipisahkan antara produk keputusan elit dalam konteks penentu Tuan cawapres dengan produk dalam konteks strategi pemenangan eh dalam upaya pembentukan infrastruktur pemenangan e di Pilpres nanti oke nah Ini semua harus dijadikan satu bang harus e e dibuat Solid nah Oleh karena
itu kalau misal memang Pak Prabowo ingin kemudian menghadirkan eh seorang Capres yang memang memberikan insentif elektoral yang kuat elektabilitas itu hanya satu faktor kecil Bang tetapi harus di-breakdown dulu ada cukup banyak faktor ada elektabilitas dicek lebih dulu penguasa teritorial di basis-basis tertentu terutama tadi betul Jawa Tengah Jawa Timur karena praktis memang ee dari basis data kemarin Pak Prabowo menguasai Jawa barat menguasai Banten menguasai
Sumatera tetapi kemudian jeblok di ee Jawa Timur dan Jawa Tengah dan itu adalah wilayah PKB itu W salah satunya karena Jombang ijo dan abang e PDIP dan juga basis Nahin Nahdatul Ulama nah tetapi kemudian di saat yang sama kita juga tahu ee Selain faktor elektoral ada faktor-faktor yang lain yang harus dihitung secara betul pertama faktor logistik kedua ya faktor logistik ketiga faktor jaringan partai nah jaringan partai kemarin konteksnya ketika masih
ada Gerindra dengan PKB berging position PKB sangat kuat kalau PKB mutung Pak pabro belum tentu akan e maju di e capres tapi begitu kemudian masuk ini nah situasi menjadi berbeda jaringan partai yang kedua Eh selanjutnya jaringan non partai iniya enggak basis akar sosial ee dengan ormas keislaman tertentu dengan jaringan ee purnawirawan dan lain sebagainya ini harus dihitung secara betul dan last p leist faktor kerentanan capres cawapres ini punya
enggak kasus hukum punya enggak isu eh etika yang berpotensi kalau misal kemudian ini dimasukkan tetapi ternyata ada aspek kerentanan itu dia bisa men-downngrade dan mendegradasi bukan hanya cawapresnya tetapi juga capresnya juga koalisinya semua ini Bang harus dihitung secara matang oleh Pak prabo Sebelum saya ke Mas Edi Tidakkah pada bagian poin terakhir tadi itu sejarah sejarah politik kita maksud saya di sini itu menunjukkan bahwa ternyata kita tuh
dalam banyak kasus itu terlalu pemaaf kasus disebutkan bahkan nyata-nyata kok disebutkan namanya di dalam persidangan ada di dalam BAP ternyata lancar-lancar Jaya tuh Iya Bang memang ada situasi seperti ituapi di saat yang sama kita juga tahu mencermati per hari ini ada tangan-tangan kekuasaan yang menggunakan instrumen penegakan hukum yang bisa digunakan sebagai alat baku atur di dalam konteks mengarahkan ke mana partai politik akan diarahkan ya tidak perlu
bang menyebut namaNya partaiya Seperti apa tapi ini sudah menjadi mafhum Nas semua orang sudah tahu Dan mungkin Pak Edi Bang Saiful Huda tidak perlu menyebutkan nama tapi bagi mereka yang paham sudah tahu arahnya kita Kita paham Maksudnya saya akan ke situ di bagian-bagian akhir Nantinya saya ke Pak se ya tadi Mas heul sudah menyatakannya dengan nyata Mas Edi tampaknya menjadi tidak sederhana loh
eh Apa antisipasi anda untuk kemudian ee koalisi ini bisa berakhir dengan kemenangan tanpa harus eh apa ya kebongkar ya atau kembali retak lagi seperti yang ada pada koalisi anda yang sebelumnya Iya jadi begini Bang Akbar pertama kita hadir bergabung di dalam e kerja sama politik ini dengan pikiran terbuka Oke bahwa segala sesuatu itu Open for discussion bisa dibahas di antara apalagi spirit kita adalah spirit
kebersamaan dan spirit kita yang kebersamaan itu punya tujuan yang sama satu memenangkan Pilpres nah itu jadi saya kira karena kita sudah punya ee apa ee sudah sepakat akan kebersamaan ini dan tujuannya targetnya adalah untuk memenangkan Saya kira pada akhirnya yang nanti akan menjadi tujuan kita adalah untuk memenangkan pertarungan bagaimana kita kemudian mendapatkan kemenangan itu melalui pemilihan cawapres kemudian melalui pembagian tugas siapa bertugas
untuk di wilayah mana di jaringan masyarakat siapa yang akan mengelola dan lain-lain itu kan merupakan hal teknis untuk mencapai tujuan t target tersebut tetapi menurut saya yang paling penting hari ini kita semua sepakat bahwa satu kita semua datang dengan kepala terbuka pemikiranpikiran terbuka segala sesuatu itu kita rembukkan bersama-sama E dan akan Ee kita semua sepakat bahwa ini harus pasangan ini harus menang Nah iya Mas Hedi ee pada beberapa komunitas Ya
tentu saja kita masih komunitas politik ya I itu ada sempat apa desas desus yang sudah berubah menjadi informasi yang bisa diukur ke validitasnya bahwa Sebenarnya ada ruang bagi Pan itu untuk bergabung dengan mas GJ dan atau PDIP di sana gitu ya Apakah upaya itu tidak pernah di dicoba atau memang tidak ada tawaran menyangkut itu ee kita kan pada saat melakukan kunjungan yang sudah kita publikasikan
juga masyarakat sudah tahu kita kunjungan ke PDIP diterima baik oleh Ibu Mega dengan seluruh pimpinan dari partai kita sudah membahas hal tersebut bahkan Ee Kita juga sudah membahas bahwa nanti akan ada kunjungan balasan dari teman-teman PDP ke kantor PAN untuk menindak lanjuti ini nah tetapi mungkin dengan berbagai dinamika politik yang ada Apalagi kan sekarang ini silaturahim politik dalam beberapa bulan belakang ini kan terlihat sekali saling
mengunjungi saling mendatangi ya saling berdiskusi satu dengan lain Saya kira belum sampai belum tersampaikan bahwa kita akhirnya bertemu kembali antara PDIP dengan pan nah tetapi eh pembicaraan itu sudah ada pertemuan kemarin bukan pertemuan formalitas kita tindaklanjuti dengan pembahasan-pembahasan yang sifatnya lebih teknis maksudnya dengan PDP Iya dengan PDP Oh itu ada tetapi memang tentu itu tidak
dipublikasikan tetapi pembahasan itu ada tindak lanjutnya ada hanya saja memang pada akhirnya ya kita memutuskan untuk kemudian bergabung dengan Pak Prabowo dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu termasuk yang paling kuat juga yang sangat mendesak kita untuk melakukan eh deklarasi itu adalah seluruh jaringan akar rumput di dalam partai aman nasional dan itu kita sudah Suarakan ke ke seluruh jaringan kita dan semua mengatakan demikian eh apa namanya
bahwa prabawolah yang memang mereka kehendaki dan di daerah pun karena memang sudah terjalin kerjaasama yang baik dengan Gerindra dalam dalam dua Pilpres e belakangan ini ya apa kerja sama itu tinggal kita mengulang saja tapi saya tidak terlalu yakin dengan itu Pak Sean he eh di tempat Anda duduk sekarang ini itu pernah datang kadar anda dan itu kadar eh High Level I Seti tidaknya dia tokooh di partai anda itu he itu dia fight
untuk pasangan Anis Baswedan he Entah dengan siapa gitu kan tapi mereka ada di situ dan bahkan sampai sekarang masih ada di situ identifikasi kami di sini mengatakan bahwa pemilihnya Pan itu terbagi tiga ada yang ke Anis bahkan tampaknya agak militan yang ke Anis Itu ada yang memilih dengan mas Ganjar Iya nah pertanyaannya berapa banyak yang bisa Anda bawa untuk memberikan dukungan kepada Pak Prabowo he ee saya baca di salah satu media tadi itu ada bahkan
pengurus dari DPC mana gitu ya kalau enggak tahu apa anda menybutnya DPC atau DPD yang mengatakan membalelo terhadap keputusan Anda dan memilih bersama dengan Pak Ganjar Ganjar pranowo iya ya jadi begini kita pun sudah melakukan eh survei dan kajian internal he jadi memang pemilih Pan itu terbagi tiga dan itu hampir equal kalau kita lihat kalaupun ada yang lebih besar itu tidak signifikan berbagi tiga antara Pak Prabowo Pak Anis dan Pak Ganjar uniknya
pemilih Anis itu tidak menolok Pak Prabowo tidak menolok Pak probabowo jadi ketika kita sampaikan itu ya yang tadinya memiliki preferensi Pak Anis itu tidak menolak ketika kita umumkan Pak Prabowo gitu l nah masalah Pak Ganjar ini ya tentu di basis kita di mana kita Kedodoran sekali di tahun 2019 kita punya An anggota DPR RI di Jawa Tengah itu habis ya hilang sama sekali Habis tentu Mereka menghendaki dukungan kita kepada Pak Ganjar Tetapi kan Pan itu
tidak hanya Jawa Tengah Jawa Timur saja Tetapi lebih luas daripada itu coba tampilkan komposisi suara pendukung Pak Prabowo sekarang sekarang ini Pak Prabowo sebagai baca pres itu dominan nih dari komposisi yang ada nih mereka Sekarang Anda ya Pak sejen itu berada pada apa posisi terbanyak 256 kursi 66,09% dari 4 partai itu gerintra 78 kursi PKB 58 Pan 44 Golkar 85 Coba kita bandingkan dengan PDIP misalnya yang untuk sementara masih
berdua PDIP eh 128 kursi eh terbanyak p31 itu baru 147 kursi ya 25,56 E pers Kalau Mas Anis ini sejujurnya saya Sampai sekarang masih bertanya sebenarnya ini serius enggak sih sebenarnya karena sampai sekarang ini malah perkelahian antara partai Nas dengan partai Demokrat yang terbaja di publik itu ya ini baru 16 bukan baru lumayan sih kalau memang ternyata mereka maju Beneran ya 163 28 35% Jadi sebenarnya kalau kita lihat
dari sudut pandang ini Pak Sekjen anda berada pada jalan yang benar kan gitu ya cuma itu tadi mau tidak mau kita harus membaca di sini di tempat ini kami terbiasa mengidentifikasi apa saja yang akan kira-kira menjadi apakah penghambat atau barangkali membuat lancar e segala urusan itu sampai di sini saya ke Mas e Saiful Huda dulu masful eh tadi ada catatan yang bagus tuh dari e Mas kirul Umam tuh bahwa mau tidak mau
anda tidak bisa diabaikan karena basis utamanya anda itu di Jawa Tengah dan Jawa Timur itu adalah tempat di mana Pak Prabowo itu jeblok pada beberapa Pemilu ya so kalau kemudian Begitu adanya Apakah anda akan menggunakan ini sebagai material untuk meyakinkan dua partai yang baru masuk bahwa ini adalah hak kami apalagi kalau kita menggunakan hukum antrian yang tampaknya itu Anda sangat kekeh dengan itu enggak sebenarnya kan itu objektif
politiknya Mas Akbar jadi itu Bu bukan sesuatu yang harus di dipaksakan objektif politiknya memang eh begitu keadaannya gitu bahwa Pak Prabowo butuh insentif elektoral yang cukup kuat di eh Jawa Timur sat tahun kita koalisi dan Pak Prabowo menangguk elektoral di Jawa Timur karena orang Jawa Timur tahu bahwa cawapresnya sudah pasti caimin karena itu orang Jawa Timur milih Pak Prabowo karena itu tingkat elektabilitas Pak
Prabowo mengalami kenaikan yang cukup signifikan di Jawa Timur dan sebagian eh Jawa Tengah itu tidak bisa dinafikan menurut Saya dan Pak Prabowo tahu persis bagaimana sikap para Kiai ketika kita ajak beliau keliling ketemu para kiai-kiai di tapal kuda dan eh seterusnya beliau menyampaikan para Kiai bahwa kami akan mendukung Pak Prabowo Kalau Pak Prabowo mengambil Gus Imin gitu itu itu yang yang pertama Ya yang kedua mungkin apa yang disampaikan
oleh Mas Um betul ya bahwa misalnya kalau misalnya grindra sekarang meninggalkan PKB sudah memenuhi eh 20% presiden sudah enggak ada masalah itu betul tapi lagi-lagi bawa akan mengalami dan mengambil pola lama itu yang Saya khawatir ketika koalisi ini tidak ada PKB ya artinya tidak ada elemen kebaruan dalam eh koalisi ini terutama pada konteks PKB yang bisa
merekatkan sebagai partai yang yang ideologis menurut saya yang punya addr yang jelas terkait dengan NU dan seterusnya itu jadi memang mudah Pak Prabowo akan maju tanpa PKB tapi juga mudah potensi Pak Prabowo untuk bisa kalah tanpa PKB dan dan Gus ini e Mas ini dibilang Mas sael tadi Kalau koalisi ini tidak ada PKB Apakah ini bentuk ancaman PKB akan keluar koalisi kan Ini saya baru maertanya nih Jadi
apakah bisa kita pikirkan dan khawatirkan bahwa ada potensi PKB akan pergi jika kemudian ternyata kesepakatan awal Anda berdua itu dengan gerinda itu tidak dipenuhi ya Mas proposal kami tunggal Mas Akbar masan proposal kami tunggal di manapun koalisinya Gus Imin sebagai capres atau cawapres ini mandatori Muktamar bagi PKB memang tidak mudah tapi untuk Pilpres 2024 kelihatannya ini opsi tunggal dan e
Apun risikonya akan kita realisasikan termasuk pergi dari Koalisi kalau ternyata ada keputusan baru dari EMP koalisi yang sekarang baru ini sangat ideal Kalau Mas Edi dan Golkar menerima pasangan eh suimin akan menang mudah itu tu the point benar saya saya sekarang melanjutkan pembahasan yang luar biasa ini lah misalnya misalnya aku enggak ngompor-ngompori loh mas misalnya benaran ternyata teman-teman di PKB mengatakan Oh tampaknya ini proposal ini
dianggap tidak berlaku Emang mau ke mana Mas Belum ada Mas Akbar Kami yakin Kami yakin Pak Prabowo sebagai Kesatria akan menunaikan janjinya dan janji pak prabow ini sudah disampaikan baik secara tertutup maupun terbuka I mungkin mungkin pak Gini loh Mas Mungkin 08nya itu oke dia tak masalah orang itu yang saya pahami pakabowo itu 08 itu dia orang yang sangat memegang komitmen tapi kan realitasnya anda sudah
berempat sekarang anda tidak bisa menafikan misalnya teman baru ini apapun namanya mereka sebuah kekuatan Kenapa tidak membalikkan situasi bahwa demi menjaga keamanan dan keselamatan koalisi ya kan maka kemudian Apapun yang terjadi kita bersama-sama mungkin barangkali tawarannya menjadi turun selevel tetapi dengan kemenangan besar misal misal anggota kabinet dari empat menjadi misalnya gitu kan
kita belum ada opsi lain selain e Gus Imin kalau dalam koalisi ini eh selain cawapres jadi sampai hari ini ya kita meyakini Pak Prabowo masih komit dengan apa yang sudah disampaikan beliau kepada para Kiai para Ajengan P pengurus PKB ya kita tunggu saja kita kembalikan lagi kepada Pak Prabowo Apakah opsi ini akan tetap ada ketika Mas Edi dan Golkar gabung atau berubah kita lihat saja perkembangannya Seperti
apa Oke sampai di situ dulu Mas saya ke Mas Umam Ee kita bisa membayangkan ya kita bisa berimajinasi nih Ada apa yang akan terjadi di depan dan tampaknya menjadi tidak sederhana karena apapun namanya itu ruang politik Boleh dong orang saling tawarpenawar soal Apakah kemudian bisa ketemu di Ung itu adalah Yang lain lagi iya ee ini menyangkut dengan kenyamanan eh koalisi apa yang saya pahami bahwa sejak Gerindra dengan PKB
itu bekerja sama dan membangun sebuah komitmen yang tadi disampaikan oleh masirul itu Mas Saiful itu memang tampaknya PKB enggak pernah ke mana-mana ya Iya dia tetap di situ aja ya PKB termasuk yang cukup istikamah ketika membangun basis koalisi sejak awal dengan Gerindra dan per hari ini tidak ke mana-mana tetap istikomah di eh di sana bersama Gerindra Oh mencapreskan Pak Prabowo jadi saya langsung masuk bang terkait dengan apa yang tadi
disampaikan oleh eh masful Huda saya pikir ini sudah bisa memberikan gambaran clear ada potensi deadlock dalam proses negosiasi di sana betul karena bagaimanapun juga proposal politik ini cukup clear ini bukan hanya soal negosiasi angka kalkulasi untung rugi ini ada ego Bang ada pride ee ada aspek kedaulatan partai juga yang kemudian dipertaruhkan Karena bagaimanapun juga negosiasi sejak awal disampaikan sudah sangat ee jelas dan tentu ee itu
dibahasakan dalam e sebuah proposal yang diajukan dan diiyakan oleh Sumpah Prajurit eh yang kemudian kalau misal tidak tentu ini situasinya bisa berubah kalau misal eh Cak Imin ternyata eh tidak dicapreskan oleh Pak Prabowo besar kemungkinan PKB akan melakukan eh koreksi total terhadap skema koalisi ini maka yang bisa dilakukan Bang eh pertama ini kan e porosnya kan dua setidaknya Sepertinya kalau e Golkar ada pihak tertentu yang bisa menetralisir atau
bahkan mengendalikan eh supaya kemudian tidak terjadi e berontak-berontak e di internal Tetapi kalau misal dalam konteks ini di satu sisi PKB cukup firm sementara di sisi lain Pak Erik tadi disampaikan eh bank seken Pak Erik juga tampaknya juga ee cukup FM bukan hanya karena diusung oleh Pan tapi sepertinya juga mendapatkan Restu politik dari Presiden Jokowi Kemarin Bang apa yang terjadi di ee pindat di kabupaten Malang itu bukan soal kebijakan pertahanan
enggak ada isu pertahanan sangat urgen per hari ini kalau ada isu pertahanan urgen itu di Papua kemarin yang tim gabungan kemudian eh menghadapi OPM yang kemudian agak E problematik itu Jadi kalau misal kemarin itu itu adalah panggung politik yang sengaja dibuat untuk memberikan ruang pada Pak Prabowo dengan Pak Erik thhir nah artinya apa ini ada representasi kuat di di sana problemnya adalah ketika kemudian PKB sangat kuat Proposalnya sangat firm dan
ini merepresentasikan basis kekuatan Nahdatul Ulama di sisi lain Pak Erik Memang betul Pak Erik sudah mencoba melakukan quote by Quote investasi politik dengan mendekati Nahdatul Ulama dalam konteks ini adalah PBNU pengurus besar Nahdatul Ulama di saat yang sama juga melakukan pdekatan dengan pan yang juga representasi basis kekuatan politik Muhammadiyah Oke ini tidak mudah karena kalau misal dikuatkan salah satu tentu Ada kecemburuan ada jealy di sini Maka
itulah muncul kemarin secara tidak langsung ada keyword yang disampaikan oleh Pak Prabowo yaitu cawa preses yang bisa diterima oleh semua kalangan partai politik pendukungnya maka yang bisa dilakukan satu apakah Pak Erik bisa menyelesaikan quot by Que kepada cakimin Apakah ada skema kompensasi ataukah ada skema negosiasi yang lain atau kalau misal tidak maka muncul satu nama yang per hari ini seolah eh sudah sayup-sayup
terdengar yaitu nama Gibran Raka bumiraka memang ini isu spekulatif Tetapi kalau misal kita cermati Bagaimana pergerakannya judicial review di Mahkamah Konstitusi kita pikir It doesn't make sense tetapi pergerakan itu ada meskipun konon kabarnya eh eh itu bukan menjadi opsi utama tetapi mencoba untuk melakukan upaya negosiasi eh eh yang ada ini tetapi opsi itu tetap tidak bisa dianggap remeh itu akan tetap hidup sampai keputusan diambil pada akhirnya
memang tampaknya kita menuju pada bagian akhir dari diskusi kita Mas Umam sudah membuka satu nama itu tadi menyangkut dengan kibran tentu saja Kita mendengarkan itu bahkan saya dengar-dengar ee Pengumuman itu tidak dalam waktu lama ini ee dari Mahkamah Konstitusi pada gugatan ee anak-anak dari PSI itu ya untuk usia 29 tahun itu putusannya gimana Bang nanti takutnya dianggap membocorkan lagi loh itu kena pidana juga gua nantinya
itu kan tetapi kalau begitu ceritanya Pak Sekjen nama yang tadi disampaikan Mas Umam dalam Hadina adalah Gibran ternyata benar-benar muncul kita abaikan dulu e efek dari e nama ini terhadap pasangan Pak Pak Ganjar dengan PDIP ya pada anda dululah pada koalisi baru ini apakah itu Anda bisa terima dalam hal ini bahwa oh nampnya memang Ternyata bukan Erik dan tentu saja mungkin bukan cimin juga Anda bisa
menerima dengan adanya atau tidak adanya nama Mas Gibran yang sekarang ini hipotetik kita masukkan di dalam perhitungan ya kita sudah sepakat bahwa Apun yang akan diputuskan oleh koalisi itu akan diterima karena tadi yang saya sampaikan di awal bahwaget kita adalah menang untuk mencapai kemenangan itu apa formula jitu yang harus kita miliki apa kendaraan politik yang harus kita lengkapi supaya kita bisa menang itu saya kira Ultimate goal-nya itulah yang
kita capai sehingga kita kemudian ya Bagi Pan kita siap untuk menerima keputusan ini apapun nanti ak diputuskan oleh e para ketua umum dalam hal ini tujuannya menang Pan ini dengan grindra kurang lebih apa tekad menangnya tuh Saya kira luar biasa karena apa Pak Prabowo sudah maju tiga kali dari dalam pilpres ini Pan mendukung Pak per tiga kali jadi kita tuh betul-betul sudah ibaratnya ya Ee berjuang habis-habisan ibaratnya kader-kader partai nanti ya
punya kompor di rumah rumahnya kompornya dijual itu untuk menangkan itu itu tadi kita sudah bahas P Tapi maksud saya adalah e Wajar dong dan saya bisa paham forum ini acara saya ini bisa paham kalau kemudian Pan pada kali ini menaikkan level permainan dengan meminta sesuatu he karena sudah mau akan bersama tig k kali ya meminta sesuatu yang mereka sudah rawat sejak dari awal tadi saya gunakan kata apa runtang-runtung sama Erik lah gitu ya dan tampaknya juga
itu mendapatkan tempat di memori publik kenyataannya bahwa surveinya mas Erik itu itu ternyata muncul gitu ya Meskipun tidak tidak tinggi-tinggi amat lah pertanyaan yang tadi saya katakan adalah kalau ternyata pada akhirnya realitas politiknya gibnan misalnya he Kita sebenarnya butuh satu episode lagi menyangkut itu ya tapi tadi Mas Umam sudah menyebut nama itu karena kulkar sudah menerima Pak itu makanya ini kulkar temanya saya
kejar-kejar secara clear secara tegas Saya dari tadi meminta staf saya itu mengejar Pak apa dari golkard hadir untuk itu sebenarnya gak ada masalah Mas ya pokoknya tujuan tercapai G tercapai tujuan memenangkan Pak Prabowo siapapun nanti kandidat cawapresnya gitu berarti diterima ini Mas Saiful Oh sudah out ya oh sayang sekali mas saya P sudah sudah pergi Saya mau tanya sebenarnya bahwa Apakah juga PKB akan bisa menerima kalau ternyata ee
Gibran yang akhirnya muncul ya iya ee lagi-lagi mohon maaf kenapa sampai kita Munculkan nama Gibran karena memang sudah muncul di ruang publik ya nama itu ya tadi juga e Umam mengatakan golker tampaknya Enggak ada masalah dan saya suka tadi pendekatan mengatakan bahwa di Golkar itu ada satu orang yang tampaknya bisa memadamkan api kalau terjadi sesuatu keributan politik di situ saya saya saya paham e nama yang Anda maksud powerful
sekali Nah sekarang terakhir ke mas eh apa Hairul Umam maka kemudian menurut penerawangan politik anda sebagai seorang pengamat arahnya ke mana Pak Prabowo ini dengan pasangannya karena kalau lihat komposisinya tadi ini tampaknya i bisa menang mereka ini jadi ketiga kalinya Masa kalah lagi kan sudah tiga kali bersama Nanti jadi kan sudah tiga kali kan gitu Ya wajarlah gitu kan Sebuah upaya bersabar yang luar biasa tapi
menurut arahnya ke mana Eh mas Umam ya kalau aturan kemudian bisa dikondisikan di mana Mahkamah Konstitusi memberikan ruang bagi judicial review yang diajukan oleh teman-teman PSI dan sebagainya maka terbuka kemungkinan Gibran akan mendapatkan karpet merah untuk menjadi capres Prabowo Subianto secara kalkulasi politik itu juga memiliki eh eh impakct e positif dalam konteks elektoral Karena bagaimanapun juga Gibran saat ini menjadi walikota
Surakarta dia berposisi di Jawa Tengah meskipun dia kader partai di PDIP tetapi ketika kemudian dicawapreskan di sana maka akan satu e mungkin di pertemu apa di diskusi selanjutnya Bagaimana pola relasi antara keluarga Jokowi dengan PDIP Tetapi kalau misal Gibran dicpreskan dia bisa menjadi mesin politik yang sangat efektif untuk memecah kekuatan merah di Jawa Tengah dan selama ini merah di Jawa Tengah adalah salah satu kekuatan yang tidak
mudah digoyahkan Pak He dan dengan kemudian melakukan ini maka potensi menang akan lebih besar untuk memastikan kemenangan seperti yang disampaikan tadi ya betul meskipun Bang bahwa secara angka meskipun tadi koalisi 46% e koalisi perubahan 28,5% PDIP yang sudah 9 tahun menjadi pemimpin koalisi pemerintahan ternyata hanya berpuas ee dengan angka 25% bahkan di posisi paling buncit ini menjadi sebuah pertanyaan Tetapi kalau misal
kemudian ini e sudah terjadi catatannya angka itu tidak menjadi jaminan apapun besarnya kekuatan koalisi tidak menjamin sebuah ee pasangan capres-capres akan memenangkan pertandingan tergantung Bagaimana kemudian mereka mampu meyakinkan eh ya keyakinan ee narasi dan lain sebagainya kepada masyarakat tetapi tadi semua harus dihitung betul tetapi angka tidak menjamin apapun catatan yang bagus masedi terima kasih telah memberikan
kita informasi yang terukur karena anda adalah orang kedua di partai menurut saya ee publik layak mendapatkan ini dan untuk itu saya ingin memberikan penghargaan juga bahwa saya akan mengaal anda bahwa eh para pemirsa Mas Edi Suparno ini adalah calek dari Pan dari eh Jabar dan beliau sekarang berada di komisi 7 bidang energi ee saya dan kita menemukan namanya berada di ruang publik tentu saja karena
dia seken Maka menurut saya dia layak untuk mendapatkan dan memperjuangkan kembali untuk duduk di parlemen I kami sudah bersikap di sini Sekjen bukan saya memuji anda tetapi eh kami di sini berani untuk mengatakan Siapa yang layak dan siapa yang tidak layak karena ee adalah Saatnya untuk ee memberikan sebuah harapan pada masyarakat yang il dan selama ini saya dibantu olehirul Umam untuk mendeteksi mereka-mereka ini sekali lagi terima kasih banyak Eh para
pembicara para narsum saya terima kasih kami diundang I eh pemirsa itu catatan dari forum inies sensor jangan disimpulkan ini masih panjang nih tapi ada banyak catatan yang akan kita lihat nanti ke depan dan menarik seperti yang disampaikan tadi oleh Mas Umam juga terima kasih kepada Mas Saul Huda yang sudah terputus kayaknya lagi ada di di Dapil sebelum kita mengakhiri pertemuan kita eh kami melakukan e poling juga yang kedua kalinya poulingnya adalah
menurut anda Siapakah di antara bakal calon presiden yang akan meneruskan segala keberhasilan pembangunan Jokowi ada tiga nama a Ganjar pranowo b anisedan c Prabowo Subianto Eh pada Lini e masa medsos kami mendapatkan ee beberapa gugatan yang tampaknya harus kami mengelus dada bahwa ee memang ada yang bisa dilanjutkan ee saya terpaksa harus mengungkapkan ini di sini sebab tampaknya kita harus belajar untuk menghormati apa yang telah
dilakukan orang lain eh apa namanya Saya pendukung Pak Jokowi Anda tahu di tahun 2014 tapi di ruangan ini Ada banyak kritik kepada ee pemerintahan beliau baik apa yang dilakukan beliau sebagai presiden maupun juga dari para menterinya tetapi saya memberikan apresiasi pada banyak hal kita mulai belajar untuk menghargai sebab kalau ruang publik kita penuhi dengan caci maki kita tidak ke manaa dan kami tidak ingin seperti itu
nantinya Terima kasih telah menyaksikan acara [Musik] [Tepuk tangan] ini foreign
Kommentare
Die Kommentare wurden noch nicht geladen.