أرقام عدم الإعجاب تقديرية من مشروع Return YouTube Dislike، لأن يوتيوب لم يعد ينشرها. returnyoutubedislike.com
di panggung Politik aktornya semua dari Jawa enam capres cawapres ini Jawa semua sekarang kalian ngatur kalian rusak kami kami enggak mau lagi bagian dari Republik Indonesia itu meningkat dia menganggap remeh eh mengelola Indonesia seperti mengelola Solo atau Jakarta apakah Pak Prabowo sanggup meninggalkan Legacy stempel sebagai orang yang menutup demokrasi gu i ini mungkin tidak banyak diketahui
publik tapi karena sudah mau selesaikan Pak Jokowi jadi saya boleh ceritakan Jaksa Agung Saya merindukan sosok Pak [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] lupa Selamat hari raya Idul Fitri Mohon maaf lahir dan batin saya ingin membuka ucapan itu dengan kalimat
ini Saya yakin anda sedang bersama dengan ketupat-ketupat dan opor-opor ayam di depan anda untuk menemani anda saya akan mengangkat kami di sini akan mengangkat sebuah tema yang saya yakin kita sangat membutuhkan hari ini sebab ini sungguh-sungguh ee apa adalah sebuah realitas atau inti magma dari bagaimana kekuasan itu dikejar selama pada pemilu kemarin apa yang saya maksud adalah
ee hari ini kita akan membahas tentang arsitektur kabinet pemerintahan yang akan datang siapapun presidennya tentu saja sedang ada proses di Mahkamah Konstitusi tetapi kita tidak akan berbicara tentang hasil dari itu kita berbicara tentang kita sebagai sebuah bangsa membutuhkan kabinet seperti apa sih atau lebih detailnya lagi manusia-manusia atau orang-orang atau figur-figur seperti apa sih yang layak
disodorkan kepada kita untuk mengurusin kita atas nama kekuasaan itu Saya mengundang dua orang yang saya hormati orang yang sangat capable untuk membahas ini yang pertama adalah sahabat saya saya menjebutnya cief SS serman saidamualaikum Waalaikumsalam kita sering-sering ya akuundang ya minid wfizin wfizin dan kemudian agar semakin seru dan saya yakin memang pasti seru kalau ada abang saya saat ini Bang Faisal Basri untuk e kita bicara tentang
ini Bang Faisal makasih bang lahir batin lir batin itu eh pembukaannya so eh sudah banyak pemerintahan dan karakter e Kabinet itu ee ternyata memang beda-beda disesuaikan dengan ee kemauan dan itu tentu saja wajar saja dari presidennya ee tetapi ee agar kemudian terbaca secara akademik kami sudah menyiapkan eh satu data di sini eh apa namanya sebuah e komparasi ya dengan kabinet-kabinet sebelumnya untuk ini
barangkali eh cief silakan saya mulai dulu dari e Bang Said silakan I ini satu paparan yang baik saya kira eh teman-teman menyiapkan dan saya dapat share ini juga jadi kalau kita lihat ya dari waktu ke waktu ya barangkali karena usia kita ini kan baru 79 tahun pasti proses belajar masih terjadi He tapi ee terlihat dari waktu ke waktu pada umumnya di awal-awal itu pemerintahan berjalan baik karena
mengisi kabinetnya dengan orang-orang yang memang dibutuhkan ya ada warna Teknokrat di sana ada warna profesionalisme Gitu Ee yang menarik saya mulai dari ujung sinilah dari dari pemerintahan yang sekarang dua periode pemerintahan itu warna teknokratiknya makin hari makin hilang gitu Iya bobot politiknya Makin tebal dan kita tahu pak Jokowi itu dua periode barangkali presiden yang melakukan
resuffel paling banyak oke Oke pada periode pertama lima kali resavel periode kedua tujuh kali resuel resavel itu bukan sesuatu yang diharamkan memang Tapi menteri-menteri itu kan seperti lokomotif dari gerbong panjang He kalau menterinya berganti-ganti terlalu sering itu juga dari segi polusi dari konsistensi itu akan terganggu dan EE itu juga menunjukkan pada waktu mencari atau menetapkan menteri itu eh pertimbangannya barangkali kurang
dalam sehingga dengan mudah berganti bergantin memang alasnya macam-macam ada yang karena ee ditangkap oleh KPK tapi sebagian karena alasan-alasan politik itu yang yang menurus kita Kita bisa belajar dari kabinet yang sekarang tetapi di masa Pak Harto umpamanya itu terlihat sekali warna teknokrasinya H karena sepanjang 30 tahun lebih memang orang-orang terbaik masuk ke pemerintahan gitu dan kita mengenal tuh satu pola kalau Rektor ya Rektor yang
paling bagus ya itu kemudian profesor-profesor terbaik masuk dalam bidang-bidang yang memerlukan aspek teknokrasi dan pengetahuan gitu Jadi kalau kita bicara ke depan barangkali dengan keadaan yang sekarang mau siapapun yang memimpin itu ee nomor satu Bisakah kita mengembalikan aspek teknokrasi ke dalam Kabinet itu itu itu penting yang kedua ee menteri itu hanya 34 orang se-indonesia oke Artinya kita mencari
menteri itu mencari 34 orang pal paling penting kan I karena itu pertimbangannya mesti matang sehingga begitu install begitu masuk sebagiknya diberi kesempatan bekerja sampai selesai karena itu menyangkut mempelajari masalah besar di sana memperkuat Tim membangun kekompakan sampainya polisi-polisinya kan harus cukup lama dipikirkan Nah kalau 2 tahun berganti setahun berganti dulu Ada Kementerian yang 3 tahun ganti 3 menteri itu termasuk sekarang kan ada
I itu nah ini ini sesuatu yang jadi teknokratik di dimasukkan kemudian jangan terlalu sering berganti karena itu akan mengacukokan pekerjaan yang ketiga adalah kita mengerti bahwa terjadi koalisi besar pasti tidak mudah membangun satu konselasi Tapi kalau para pimpinan partai diminta orang-orang terbaik begitu ya kemudian dilakukan seleksi yang baik saya kira akan ketemu kader-kader partai atau
orang profesional yang berafilasi dengan partai politik yang bersangkutan jadi eh proses-proses seperti yang dikerjakan oleh Pak SB pada waktu itu Pak Jo awal itu barangkali perlu dipertimbangan karena review orang tuh betul-betul bukan asal Maaf ya bukan asal comot kemudian atau yang dipaksakan harus ini Itu itu yang akan mengacokan juga e perjalanan kabinet jadi kita punya harapan bahwa siapun yang mintta ke depan akan baik kalau kita
mengembalikan semangat teknokrasi kemudian jaga stabilitas supaya ee pr-pr besar itu bisa ditangani dengan baik tentu saja saya agak paham sih sebenarnya pada peristiwa 2014 Bagaimana nama-nama bapakan tim transisi nama-nama menteri itu masuk pada awal pemerintahan Pak Jokowi eh Bang Faisal waktu itu eh kami di tim transisi itu membikin Lis ya list Tapi waktu itu list nya itu kita bikin tanda petiklis ya supaya tidak
menyederhanakan masalahnya itu banyak sekali pertimbangan penanggung jawabnya waktu itu tuh Andi Wijayanto dialah penanggung jawab tentang arsitektur kabinet pada masa itu di mana yang saya maksud adalah orang itu kita lihat betul dia punya kapasitas kredibilitas ya tingkat penerimaan publik dan segala macam gitu ya kemudian kita sodorkan kepada Eh Pak Jokowi waktu itu dan pak Jokowi waktu itu mungkin karena proses belajar ya ee itu
tampaknya membuka ruang untuk e kita diskusikan gitu ya pada poin ini sebenarnya ini yang saya mau sampaikan ini saya harus hati-hati ini adalah waktu itu em orang dengan latar belakang Pedagang pedagang itu ee tidak terlalu tidak terlalu jelas arsiran ee apa itu diwar tidak terlalu mewarnai itu jadi Mas Andi waktu itu membikinnya itu dengan mas Asto waktu itu agak agak detail pada bagian ini sebenarnya kan
waktu itu kan yang jadi menteri juga kan I saya salah satu salah satu menteri waktu itu korbannya tim transis Nah kenapa kemudian tiba-tiba dalam perjalanan Ya seperti yang yang cip SS tadi sampaikan itu kok tiba-tiba menjadi seperti itu maksud saya adalah bahkan sampai ada tiga menteri yang di apa itu diesavel dalam waktu 3 bulan dan segala macam pada bagian ini pertanyaan yang paling mendasar adalah
eh kesalahan seperti apa gegerangan yang dilakukan oleh Presiden hingga kemudian dia tampak mencederai kabinetnya sendiri tent Bang Faisal punya pandangan lebih jis karena saya bagian dari proses itu he memang di awal-awal kami itu seperti punya optimisme yang tinggi bahwa presiden kita ini berorientasi pada reform ya Eh bukan karena saya bagian Dar di dalam tapi terlihat beberapa decision itu ya memang kita pengin berbenah gitu He
tetapi pada resavel kedua Saya kira E menjelas saya bagian dari resel kedua itu benar-benar pertimbangannya sangat politis bahkan kepada saya pun tidak diucapkan alasan yang yang clear ya E ee Beliau mengatakan ada penyesuaian segala macam nah yang menarik Memang betul sekali makin ke sini di samping tadi war warna teknokrat makin hilang Iya tapi juga berganti politik plus terlalu banyak suasana bisnis di dalam kabinet gitu
kalau dilihat wajah-wajah itu banyak sekali orang-orang yang punya background pengusaha tetapi masih berusaha gitu masih menjalankan perusahannya gitu Itu itu yang disebut sebagai paginya menandatangani polisi malamnya rapat bisnis membicarakan Bagaimana memanfaatkan polisi itu gitu apa yang tentang apa yang dia t bahkan ada satu isu ini ini bukan rumor karena disassikan oleh semua seorang menteri yang sangat
powerful itu ya membuka kantor dagangnya di di kantor itu bertemu dengan Mitra bisnis di kantor itu saya juga pernah mengalami dipanggil menteri itu untuk dipertemukan dengan kolega-kolega yang berurusan sama dagangannya ini sesuatu praktik yang menurut saya mudah-mudahan presiden ke depan itu berani memisahkan antara private domain dagangan itu kan private domain dengan public domain gitu Jadi boleh saja orang punya background pengusaha tapi
betul-betul ketika jadi menteri itu full Hearted dedikasi hanya ngurus publik tinggalkan dulu sementara dakang a nanti 5 tahun lagi kembali kepada ini yang mungkin nanti Bang westal sangat sangat e apa namanya jernih melihat ini karena menurut saya menjadi menteri itu satu kehormatan karena saya ut hanya 34 orang yang dipilih dan dari 270 juta penduduk kita gitu Nah kalau kesempatan itu tidak digunakan untuk memberikan yang terbaik sepenuh-penuhnya menurut saya sih sayang
aja buat apa kita membuat pemilu dengan biaya puluhan triliun ratusan triliun bahkan kalau menghitung Bansos segala macam tapi hasilnya bukan manusia terbaik yang bisa apa meluruskan kembali jalannya negara ini Bang Faisal tadi ee kam sudah buka dengan cerita seperti itu saya sebagai orang yang sedikit terlibat pada pembuatannya ee strukturnya kemudian menterinya adalah beliau dan kemudian di apa terpotong di tengah jalan bahkan
terpotongnya pun saya terlibat karena kenapa Waktu itu saya anggota itu e mkd pada pada kasus e Papa minta saham itu kan kami ketemu lagi di sana Jadi kenapa sampai saya selalu merasa beliau harus bertanggung jawab pada hidup saya Bang Faisal apa catatan Abang menyangkut pada bagian awal diskusi kita ini bahwa ee bagaimana agar kemudian kabinet yang akan datang itu adalah kabinet yang bisa berbicara tentang nilai bisa berbicara tentang keadilan dan tidak berbicara
bahkan barangkali menggunakan kantor negara itu untuk bisnisnya itu gambaran besarnya seperti itu bang I EE kriteria jadi ee Ini kan Hampir setiap 5 tahun juga saya diminta bicara soal ini gitu ee ee kriteria he jadi presiden itu ada kesepakatan dengan partai kan Iya ada kesepakatan dengan partai partai dapat jatah berapa He tapi yang menentukan kriteria yang terbaik buat bangsa ini
tetap presiden Oke jadi misalnya nih partai ee koalisi keluarkan apa masukkan nama masuk enggak Dik kalau enggak kembalikan pilih yang lain gitu itu tidak terjadi Oke jadi cek kosong yang disampaikan oleh partai itu kemudian yang kedua Eh integritas itu kan dipertaruhkan oleh Jokowi pada yang pertama itu semua eh senarai eh menteri itu calon menteri itu disks
KPK he h i Nah itu kan ee dia tidak mau ambil risiko kan dan Itu netral dan Pak Pak Jokowi dengan kriteria dan masukkan ke KPK itu dia nolaknya juga jadi lebih mudah kan bukan didasarkan pada suka atau tidak suka Iya nah namun yang satu eh saya rasa ada trade off semakin banyak menteri semakin lambat Jalan pemerintahan itu e oh kan Indonesia Besar Cina kurang besar da dari kita tapi menterinya cuma 17 kita
34 jadi arsitektur e kabinet kita itu eh kompromi rangkul semua kekuatan menjadi gemuk dan jalannya menjadi lambat kan konsekuensinya itu saya waktu itu sarankan juga tidak perlu ada Menko tidak perlu ada Menko tidak perlu ada Menko Menko itu diperlukan untuk tujuan tertentu jadi misalnya menteri utama di Singapura untuk regenerasi karena go cohong bentar lagi udah apa bijili
bentar lagi enggak bisa n kemungkinan besar yang jadi pengganti bijili adalah yang senior Minister nomor sat ada sen Min juga ada sat dua gitu yang sekarang minist of Min Finance ya itu yang untuk regenerasi ini kan bukan kan ee eh menteri itu bukan regenerasi untuk perdana menteri orang kita presidensil jadi gugur jangan ikut Singapura gitu kemudian di China juga enggak ada mko besar kurang Kompleks apa ngurusin satu
apa berapa miliar penduduk gitu kan di India juga gak nak nak jadi kabinet ituenung ramping karena yang di di di di diperkuat adalah institusinya Jadi bukan improvisasi dari menterinya karena visinya kan dari Presiden Bang visi dari Presiden bahkan Pak Jokowi dulu mengelar Menteri enggak punya visi kan gak boleh punya visi gitu nah jadi gampang kordinating-nya misanya seminggu sekali meeting menteri urusan ekonomi
Minggu keduanya urusan polkam Minggu ketiganya misalnya sosial terus gitu presiden sendiri yang mimpin buat apaagi ada Menko dalam konteks ini Bang Faisal kira-kira dengan melihat problem kita Abang kan begitu kritis melihat semua problem yang ada kita sebenarnya itu eh Butuh berapa menteri sih dalam arsitektur yang kita bayangkan objektif dan terbaik untuk kita hari ini i ini kira-kira aja ya Bang ya 25 lah maksimum 25 ya 25 tanpa minko ya jadi E
ratas itu langsung dipimpin oleh presiden karena sumber masalah eh utama di di kabinet Joko ini para menkonya justru namanya Menko itu mengkoordinir bukan mengambil alih tugas Kementerian Oke ini mengambil alih Lang har-arto gitu terutama luhud Panjaitan ya itu luar biasa mengambil alih tugas Kementerian Jadi kalau dilihat tugastugas kantor menkonya Pak luhud ada Harusnya dikerjakan cukup oleh menteri
KKP H gitu nah kemudian sampai e penentuan apa eh lawyer di WTO juga kantor Menko jadi dia eksekusi karena kepentingan gitu pentingan diambil alih tugas-tugas menco itu kan tugasnya apa Bang kalau ada empat menteri atau lima menteri misalnya seperti kereta cepat gitu kan kemarin kereta cepat Jonan Marini berubah berbeda semenkya yang mengkoordinir Menko mengkoordinir untuk lintas sektoral dan lintas daerah Oh ini
melebihi dua dua provinsi k yang urus tapi kenapa Pak Jokowi pada kasus ini kan k kita lihat itu ya itu terbaca dengan sangat e detail di ruang publik Kenapa Pak Jokowi membirkannya Eh Pak Jokowi tidak yang di periode kedua dia tidak menggunakan instrumen filter KPK lagi H dan sejak e pertama sampai yang kedua dia menerima begitu saja apa yang disodorkan oleh partai tanpa ada kriteria karena dia tidak punya kriteria
He nah waktu itu kita dorong kan eh eh pakai kriteria Pak Jokowi jadi misalnya calon calon menterinya di satu posisi ada lima misalnya kan karena semua kan ini masuk kan ke mesin itu difilter sendiri oleh mesin menggunakan kriteria itu He nah jadi itu yang missing itu sehingga setiap menteri masukkan orang yang memang paling piawai untuk mencari rente karena di setor kan ya lihat oke Ada ada satu cerita segitu ah hari pertama sidang
kabinet Paripurna tanggal 28 Oktober 2014 2014 setelah membuka direktif pertama adalah kata-katanya begini kurang lebih saudara-saudara Yang menjadi pengurus Partai politik harap mengundurkan diri terus ada seorang menteri angkat tangan kira-kira mau bilang saya ini tinggi Pak jabatannya Apakah mundur jadi bagaimana Pak Presiden kalau posisinya
adalah wakil ketua umum gitu beliau tidak menjawab tapi hanya mengulang yang hari ini menjadi pengurus Partai politik harus mengundurkan diri gitu jadi itu signal awal yang oh ini serius ini mau kerja beneran gitu kan iya iya Eh tapi itu kan ketika tadi saya sebut resavel kedua tadi sudah tidak ada kriteria Apalagi terakhir-terakhir itu benar-benar ee proses akomodasi lebih dominan
daripada memikirkan ee efektivitas maupun tadi Eh eh apa namanya kapasitas dari orang-orang itu jadi memang ada tikungan-tikungan tajam E eh yang kembali maka saya katakan kalau mau memberesi negara ini memang tergantung pada leadershipnya gitu n nanti ini semua yang dikatakan bang bel tadi juga tergantung pada leadershipnya siapa yang akan memimpin itu kalau leadershipnya punya wawasan atau punya pemahaman tentang konsekuensi dari ditunjuknya
orang-orang itu saya kira dia akan memilih yang terbaik dan saya pernah sampaikan di forum ini masa kita enggak punya si 50 orang terbaik gitu Katakanlah 25 tadi dijadikan patokan dikalikan dua deh satu pos kalau 50 orang posisi menteri terbaik itu dia akan mencari dirjan terbaik tuh 10 orang kan gitu kan 10 orang kali 50 500 tuhon sat kalau dirinya baik-baik Katakanlah tidak 100% 70% deh maka dia akan memilih direktur terbaik itu akan
cascading down dan mewarnai nah itu yang yang menurut saya memang benar sekali ini adalah titik kulminasi dari satu proses di mana kekuasaan diselenggarakan ketika presiden terpilh nanti membentuk kabinet gitu engak poin ini saya ingin E tanya kepada abang-abang berdua poin ini perlu kita elaborasi sedikit sebelum lebih jauh lagi tayangan ini sebenarnya adalah pesan yang akan kita kirim kepada pemerintah yang akan datang ada sebuah peristiwa dulu bernama pemerintahan
Jokowi melakukan ini dan hasilnya seperti apa kalau kemudian ternyata adalah kesalahan harus diperbaiki Seperti apa gitu ya Nah ee pada ini ada ada hal yang harus kita bahas ee bapak-bapak berdua adalah bagaimana agar kemudian partai politik itu menyodorkan orang terbaik di internalnya dan kemudian presiden terpilih bersikap yang terbaik pula agar kemudian e terjadi e pertemuan di mana kita sebagai publik itu tidak terbaikan
dalam kepentingan-kepentingan itu silakan eh mungkin ada periode di mana menteri-menteri yang luar biasa itu e hadir zaman Pak Harto eh Saya tidak tahu ya proses Pak Harto mjilih menteri Kalau dulu kan ditelepon gitu ya Kok sudah ditelepon oleh cand Nanda gitu Tapi kan telepon adalah akhir prosesnya itu saya rasa ada tim Pak Harto Coba anda bayangkan kita
punya Pak Sutami Menteri PU sampai kesehatannya pun dia tidak pikirkan dan meninggal karena kekurangan gizi Pak Emil Salim ya Pak Sadli eh BKKBN Suryono Surya Ningrat menteri kesehatan yang Profesor suyudi itu luar biasa loh bang luar biasa sekaliik orang-orang terbaik gitu Itu bisa kok karena di di partai juga bak orang-orang yang baik kan jangan jangan jangan sekali-kali mendikotomikan ini harus sipil militer oh ini
macam-macam itu ee dan luar biasanya lagi komposisinya itu ee mencerminkan kebinekaan kita dari berbagai kawasan ya dari berbagai kawasan itu ada nah ini juga menurut saya buat yang mendatang tolong sangat diperhatikan karena potensi disintegrasi bangsa ini meningkat ini Bang jadi ini eksploitasi daerah luar Jawa oleh Jawa saya kita juga Jawa ini Bang jadi kita pengeksploitasi nih bukan karena sukunya gitu tapi eksploitasi luar Jawa oleh
Jawa eh mantan Gubernur eh Sumatera Utara yang Insyaallah akan maju lagi untuk Menghadang Bobi eh mengatakan g diitung-hitung sama dia sumber daya sumber daya alam kekayaan alam dari Sumatera Utara itu kira-kira saya lupa angka persisnya ya tapi 300 atau 400 triliun yang masuk yang keluar Sumatera Utara tapi yang balik cuman 4%nya ini sekarang jadi konsen harus hati-hati gitu nah jadi kemudian dia
lihat gitu udah kami diperas miskinnya banyak masih tetap banyak di panggung politik aktornya semua dari Jawa enam capres caapres ini Jawa semua dulu masih ada Bung Hatta Bang H masih ada Adam Malik masih ada Pak JK sekarang kalian ngatur kalian rusak kami kami enggak mau lagi bagian dari Republik Indonesia itu meningkat ini ya anu ya ujung-ujungnya bisa menjadi Serius ini i jadi arkitektur itu harus mempererat H rumah Indonesia itu Bang ada cerita
eh praktik ini kemudian dilakukan oleh Pak SB Jadi sebelum munching Kabinet itu dibuat matrik dilihat dilihat baik-baik ini orang Bali sudah ada belum orang sudah ada belum yang dari Timur yang dari kalangan profesi dokter sudah ada belum jadi sebelum diunching itu betul-betul lihat tadi keseimbangan dan itu artinya memerlukan proses berpikiran cukup lama gitu nah ee tadi bangal memberikan satu satu ilustrasi betapa
hebatnya menteri-menteri zaman suatu dan saya ingat almarhum franseda Bang I almarhum franseda bilang begini menteri itu punya tiga peran nomor satu tentu pembantu Presiden Nomor dia dia pemimpin di bidangnya gitu Yang ketiga tadi adalah tokoh masyarakat artinya siapapun jadi menteri itu omongannya tindakannya didengerin dengar dan menjadi referensi karena itu memang sebbaiknya tidak sembarang orang yang masuk ke dalam posisi itu karena sesudah dia berhenti
pun harus tetap menjaga Marwah dari negara ini gitu jadi ee ini Ini kan ada menteri yang baru masuk 3 bulan ketangkap KPK gitu ya pada zaman Pak Jokowi Karena betul-betul dia tidak melakukan satu screning saya menduga walaupun Pak Harto dikatakan sangat otorit tapi saya sepakat beliau pasti punya tim tuh yang ngelihatin prestasi orang ini seperti apa Punya masalah apa enggak sampai pada mohon maaf rumah tangganya
pun dilihat seperti itu I ada tokoh yang sangat luar biasa tapi karena ada urusan-urusan di belakang yang tidak sejalan dengan waktu itu kan butin sangat menjaga kan jadi di samping tadi diharapkan kompetensi teknokrasi juga juga sangat memade tapi juga tadi keseimbangan sangat penting karena itu Kabinet Indonesia adalah mewakili seluruh ee kalangan kira-kira gitu satu lagi Bang yang yang eh eh menjadi ciri zaman Pak
Harto Pak Harto tuh gak enggak sekedar ngumpulin orang-orang terbaik gak tapi tim jadi misalnya tim ekonominya lepas dari orang atau suka atau tidak jadi kompak seia sejalan dalam setiap derap itu jadi namanya mafia berkley ya itu mereka Saya dengar dari anak-anak dari putrinya Pak Wijoyo mudah-mudahan Dr Widya gak keberatan saya cerita gitu eh mereka itu kalau akhir pekan keluarga itu juga berkumpul di kepulan seribu
gitu Itu untuk tidak sekedar tim tapi juga keluarganya sehingga tidak ada yang namanya itu kontroversi kebijakan Kementerian Perdagangan jalan sendiri Kementerian Pertanian jalan sendiri Kementerian apa jalan sendiri bulok jalan sendiri saling menjaga gitu ya saling menjaga karena satu tim Bapenas itu kan itu tim itu tim benar dan kalau ada yang balelo nih dipacat minta eh e ketua mafianya
datang ke Pak Harto pecat gitu Bang karena tim ini menunjuk apa membuat senyawa Kabinet itu menjadi gak ada agenda di belakang Kang Nah ini kan Agak repot sekarang kan bang kita lihat banyak sekali Bu Risma kemarin agak beda dengan yang apa jadi partai beda enggak apa-apa Tapi satu tim gitu Iya dan kebijakannya itu adalah sama tujuan di sana G Saya ingin mendekatkan problem kita eh bapak-bapak yang terhormat yang saya maksud itu
adalah kalau berkaca pada kita bicara tentang periode keduanya Pak Jokowi I terlihat banget bahwa obsesinya terhadap modal itu demikian besar untuk menarik investasi yang kemudian ujungnya adalah ee apa infrastruktur dan segala macam gitu Ya tentu saja tidak salah tidak salah bahwa kemudian ada yang terabaikan di situ yang bernama Bagaimana ee apa itu perbaikan kinerja ee politik hukum itu yang terabaikan itu nanti kita bahas tapi pada karakter pemerintahan Pak
Jokowi yang kedua terutama itu adalah dia begitu ramah kepada yang namanya ee modal ya Sekali lagi saya katakan tidak salah sebab kita menikmati banyak infrastruktur hari ini tetapi ini sekaligus mengirim sinyal kepada pemerintahan yang akan datang Apakah pola seperti ini harus dipakai kembali atau dipertahankan dan atau bahkan ditingkatkan oleh pemerintahan berikutnya sebab banyak risiko di situ
Salah satu risikonya sudah saya sebutkan tadi bahwa pendekatan dan apa perbaikan politik hukum kita ternyata amburadul cief ini mungkin tidak banyak diketahui publik tapi karena sudah mau selesaikan Pak Jokowi jadi saya boleh ceritakan setelah dilantik Bang setelah sidang barikipuna hari kedua beberapa menteri dipanggil kemudian eh Masuklah ke suatu ruang kerja di istana di situ sudah ada
pedagang besar pedagang besar yang belakangan kontroversi karena dikejar-kejar oleh pemerintah Cina dan konon di di tembak Mat itu namanya sampa oke oke ya Dan kami di digilir diminta bercerita soal rencana projek-projek strategis dari mulai mlu juga yaud Dis tapi kami bersepakat menolak karena kita kita tidak ingin I jadi ada perekonomian ada menteri BUMN Menteri Perhubungan saya juga bususi juga ya kami ini kan awal-awal memang melihat
ini kita mesih jaga bareng-bareng lah jadi pada waktu diminta MOU di istana segala macam kita mengatakan kalau urusan Project ya B2B ketemunya bmn atau perusahaan swasta yang ada di tapi kita tidak mungkin tiba-tiba apalagi Har hari pertama paham lapangan juga belum jadi kalau tadi dikatakan ramah dengan modal sebetulnya sejak awal itu orientasi beliau Pada investasi itu sangat sangat kuat gitu ya Iya seperti ada ketakutan bahwa uang
kita tidak cukup karena itu kita mesti mengundang investor nah kebetulan mungkin yang paling lose paling mudah paling cepat governmentnya akan eh tidak terlalu baik kan dari satu kalangan dari Chinese ya jadi itu memang betul-betul terasa kita sering sekali dipertemukan dengan urusan-urusan seperti itu Nah kenapa begitu Ee Saya tidak tahu Apakah ini soal wawasan ee makanya Ee kita sering guyonan begini menjadi seorang presiden
itu sebaiknya dalam perjalanan hidupnya itu pernah membicarakan banyak hal gitu ya membicarakan kesehatan membicarakan penduduk membicarakan ekonomi membicarakan hukum membicarakan nah ini kelihatannya linear Nih Bapak kita ini sehingga begitu duduk yang diurus sampai hari ini kan terus-menerus investor Ee kita ingat pada tahun-tahun awal itu Bu menteri luar negeri sampai agak risau karena kok bolak-balik pergi satu negara ke Cina gitu Padahal satu kalip pun
belum sempat berhubungan sama negara besar lain misalnya us gitu Jadi kalau perkara itu memang ini orientasi dari kepala negara atau presiden sangat penting tetapi kembali pada diskusi kita ee kita punya harapan dari tiga calon presiden siapun yang kepilih itu ya itu mereka relatif punya wawasan yang lebih baik dan dan karena itu mungkin ee orientasi pada satu aspek mudah-mudahan bisa nalisi dan dia ini kan urusan hukum kita kan Bapak blur ya
urusan penegakan hukum pemberasan korupsi Itu kan Bapak Pur itu juga tidak kalah pentingnya untuk Memberi signal bahwa pemerintah mendatang harus serius mengembalikan itu karena apa ya kita ngebut segala macam bank Faisal tidak sepakat bahwa urusan kita investasi karena investasi kita baik-baik saja tapi pendegakan hukum korupsi yang membuat orang itu menjadi takut untuk melakukan eh dealing-dealing bisnis di Indonesia gitu nah ini barangkali juga
satu aspek yang perlu kita pesankan pada pemerintah mendatang do serius effort kepada urusan-urusan pendekakan hukum dan penanggulangan korupsi gitu Bang Faisal pertanyaan yang sama tadi saya malah Sebenarnya ada sebuah informasi lain yang lebih lebih dahsyat dari itu sebenarnya Tapi kan bapak-bapak tamu saya jangan saya menjadi narasumber gitu tentang e klomerat yang dari itu Oke Bang Faisal pada kasus yang sama apa catatan Abang
eh sampah ini kalau boleh saya lanjutkan itu karena saya kan ditugaskan sama Mas Dirman kan berantas mafia migas gitu kan transformasi Oh iya i ketemu sampahnya juga ketemu jadi ret Dan Kita ingatilnya jadi tidak transparen jadi Rini Sumarno eh itu Intens sekali eh ke China waktu itu dan bagi-bagi enggak diminta nih bank-bank BUMN tiba-tiba dapat eh 5 miliar us dolar dari
Development Bank of China kemudian juga kereta api yang urus Rini yang begini-begini kan menjadi tidak jelas ini nah jadi ee ke depan ee yang harus ditegakkan ada adalah disiplin dan yang pertama harus ada visi yang sama dari awal kalau Pak Jokowi ini eh eh Pokoke jadi saya ingat eh waktu Bu Mega jadi Presiden eh kan ada Ravel juga tentu saja Eh salah satu yang e dipanggil itu dari Washington Pak dorojatun Nah Pak jatun
dipanggil Nah Pak jatun panggil saya malam-malam ke Ciputat pas datangal bantu saya e macam-macam gitu ya sidang kabinet pertama itu saya yang nyiapkan apa slide-nya itu kan Eh Pak jatun masih belum Prof jatun belum punya staf kan saya yang menyiapkan apa slide satu slide aja untuk guide sidang kabinet pertama itu bagaimana Buga akan membawa ekonomi itu seperti apa dan apa yang harus dilakukan gitu nah jadi Eh Pak Jokowi itu serba
formalistik Bang Akbar tahu sekali apa namanya E nawacita itu nawacita nawacita itu Jokowi enggak pernah baca lengkap Jokowi tidak paling tidak pernah bicara nawacita Pokoknya dia bilang silakan kerja gua kerja suukka-suka gua gitu loh Nah jadi presiden juga harus disiplin eh apa yang dia katakan itu dia yang dia akan laksanakan ini dia mencederai semua jadi ada komitmen dari Presiden untuk menyerahkan e pelaksanaan ini dengan
tata cara dan aturan yang terukur nah misalnya contohnya eh ravel-ravel ini juga berkaitan dengan eh cara Jokowi gitu Saya ingat waktu itu eh pajak eh pajak naikkan 30% terus misalnya dulu Bambang brjonegoro Kalau enggak salah itu kalau Pak Bambang brajonegoro mengatakan tidak sanggup Pasti enggak dipilih jadi menteri jadi Pokoknya saya ganti kalau Nah gitu-gitu loh 30% itu tidak realistis gitu nah jadi dia kecewa
seperti itu kemudian akhirnya keluarlah yang aneh-aneh itu keanehan Pak Jokowi kan dimulai dari situ dia menganggap remeh ee mengelola mengelola ee ee Indonesia seperti mengelola Solo atau Jakarta kan Totally different gitu nah dari situ muncullah eh apa yang lain-lain termasuk investasi kalau dia sudah percaya dengan timnya Kalau Pak Pak Pak Harto dulu patuh tunduk dan taat apa yang disampaikan oleh
timnya yang benar tidak punya agenda Kenapa sih beres karena tidak punya agenda pribadi Nah kalau timnya Punya agenda pribadi yang bicara ya Iya kemudian keluarlah tiba-tiba Pak Jokowi ingat enggak bang ini di kantong Saya ada nih daftar kekayaan orang-orang Indonesia di Singapura Jumlahnya sekian ribu triliun itu didapat dari Pegawai pajak di Lampung dak Kredibel I itu jadi acuan Nah jadi Pak Pak Pak Pak Harto juga dulu ada pembisik nah pembisik itu
balancing atau Reck dari apa yang di sampaikan oleh timnya ini tampaknya sejarah dikatakan tadi Pak Sudirman Said bahwa seorang pemimpin itu dia pernah melakukan apa apa-apa memikirkan apa gitu ya betul Dang oke wah maksudnya gini Jangan sampai salah diagnostik yang kita hadapi adalah negeri bukan perusahaan itu dia Bang Karena begini coba bapak-bapak saya yakin bisa mengidentifikasi tapi coba kita cermati
dari tiga calon Presiden eh dua kan sudah menunjukkan wajah bahwa tampaknya memang eh mereka eh akan berada pada Resim yang relatively akan lebih memilih ber apa ya bersahabat atau menyerahkan diri bahkan kepada modal dua tim sukses dipimpin oleh pemilik model loh kelurahnya iya nomor urut dua pak Prabowo Gibran itu ketua timnya itu eh Mas rosan sahabat saya juga sih sahabat kita ya mantan ketua umum Kadin mantan
Kadin gitu dia pengusaha apakah ada yang salah enggak yang salah tapi k kita bicara tentang kecenderungan di sini eh ketua tim suksesnya yang ketiga itu eh masarset mantan ketua Kadin juga masih ket Oh masih ya masih ya masih hanya mantan ketua tim nya cpss yang EE angkatan udara itu juga kita bertanya karena bukan orang politik ya Nah kembali pada ee ini maka kemudian kita bisa melihat bahwa sebenarnya ee pola pikir kecenderungan atau bahkan
Apa yang dipikirkan oleh setidaknya dua kandidat itu tampaknya tidak akan berbeda dengan apa yang dilakukan Pak Jokowi Iya kan teori yang gampang dipahami itu kan negara ini tegak karena tiga pilar katanya kan oke satu state sendirilah institusi kenegaraan Heeh eksekutif legislatif yudikatif dan perangkat lainnya kemudian pelaku bisnis e ekonomi kan penghela ekonomi yang ketiga adalah Civil Society jadi menurut saya seorang
presiden diharapkan paham dinamika ketiganya ini dan tidak boleh karena yang satu adalah Sebagai penyelenggara negara yang satu sebagai penghela ekonomi satunya jadi penyeimbang kan he jadi kalau kita kemudian hanya fokus pada satu aspek pasti pincang jalannya Nah karena itu tadi misalnya meskipun sebutlah yang akan jadi Pak Prabowo atau Pak Ganjar atau Pak Anis saya tiga-tiganya ngelihat orang-orang yang pernah melampaui
masa-masa memimpin institusi besar yang pasti kompleksitas pernah belajar mas Ganjar 10 tahun jadi gubernur ya kemudian Pak Prabowo mimpin Kemhan mimpin Angkatan Darat segala macam dan juga menjadi pelaku bisnis yang cukup skalanya cukup besar Anis pernah jadi gubernur pernah jadi Rektor pernah jadi menteri Jadi diharapkan ini semua akan akan memberi warna bahwa mereka tidak tadi Tidak
sembarangan atau orang Jawa Pengin apa hari ini dikerjakan pengin ibukota negara orang-orang yang mengerti proses lah betul menghargai proses Mengapa karena ini kan namanya kepemimpinan institusional karena besar sekali gitu nah ciri-ciri kepemimpinan institusional adalah Dia percaya pada proses tadi ada regularittis ada ada apa namanya ket aturan ada standar-standar nah termasuk tadi pada waktu milih Tentu saja Ini adalah haknya partai politik untuk
bergabung tapi Mintalah orang-orang terbaik pada partai kan e dengan itu dia punya punya pilihan nanti begitu ditata Dalam matrik tadi Oh sudah mewakili seluruh wilayah sudah mewakili seluruh profesi sudah mewakili seluruh kepentingan eh pet kepentingan eh mungkin akan didengar sebagai kok terlalu ideal begitu tapi kan Ini kesempatan Li tahun sekali Pak H kalau 5 tahun sekali tidak kita bisa melakukan itu ya sayang betul untuk sampai pada
itu iya oke seperti itu yang terjadi tapi lagi-lagi saya ingin apa namanya meminta bapak-bapak sekalian untuk e membicarakan hal yang sudah salempar tadi bahwa eh ada pemerintahan yang pernah ditunjukkan oleh Pak Jokowi kecenderungannya seperti apa Apakah berhasil pada beberapa bagian berhasil harus kita Akuilah itu oke Katakanlah infrastruktur ya oke meskipun ada beberapa apa yang kemudian menjadi kritikannya Bang Faisal dalam hal ini
adalah ker cepat nah ke depan ini seperti apa Katakanlah misalnya Coba kita Katakanlah misalnya presidennya ke depan itu e siapa Katakanlah Pak Prabowo Pak Prabowo misalnya saya sudah bilang tadi ketua timnya itu adalah pengusaha berarti kan di memorinya Pak Prabowo kecenderungan untuk memberi respon dan tempat P pengusaha itu itu tampaknya sudah kental di situ oke toh dia juga pengusaha oke yang kedua dia
mengatakan bahwa akan melanjutkan seluruh kebijakan yang pernah dilakukan Pak Jokowi dan itu disampaikan kepada kepala pemerintahan negara sahabat Katakanlah di Cina kemudian Presiden Jokowi memberikan support penuh kepadanya selama kampanye yang saya mau sampaikan pada bagian ini pada kasusnya Pak Prabowo berarti tampaknya situasi ini akan berlanjut nih Bang Faisal apa catatan Bang Faisal menyangkut itu
eh karakternya ya kalau kongsi Jokowi dan Prabowo Saya rasa akan cepat Ee bubar itu Eh tapi eh karakternya Iya nah karakternya alasannya begini Oke kita lihat konglomerat yang sampai mengatakan kami sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia siap menjadikan Pak Prabowo Gibran satu periode gitu satu putaran satu putaran oke nah itu luar biasa jadi semua gerbong Pak Jokowi masuk ke Pak Prabowo
he dan mereka kembali tidak ada walaupun akan diberikan makan siang gratis tapi tidak ada makan siang gratis dalam politik ya politik gitu nah semua misalnya ada konsesi Oh saya saya ditambah dong konsesi ee tambang saya gitu kan tambah lokasinya ditambah jatah ekspornya ditambah jatah jual ke pln-nya macam-macam G itu suatu keniscayaan yang bisa kita mahfumi gitu Hm kemudian
eh partai yang terlibat sedemikian sangat banyak ya Ini E dan akan diperluas lagi ini koalisinya kan besar dan akan diperluas lagi menjadi nasional nah ini yang e menurut saya akan akan akan membuat situasinya kok Kian memburuk gitu eh apalagi tidak ada satuun pernyataan Ya wajar gitu bahwa tidak ada yang salah pada apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi selama 10 tahun terakhir kalau yang nyata-nyata udah salah ah kerap dibedah
di podcast ini juga akan dilanjutkan Bukankah ini akan mendekat kepada bencana jadi saya rasa di sekeliling presiden siap pun itu bukanlah orang-orang bodoh mereka akan evaluasi kembali Oke kemudian kan ada siapapun presidennya kan harus patuh tunduk dan taat pada ee hasil tenokratik ada ada RPJM oke Ada macam-macam itu kan yang memagari supaya kita tidak masuk jurang ya karena ini sudah teruji gitu udah di karena kalau di dalam ee kampanye kan
tidak tidak sedetail itu kan lebih pada gimik apa memberikan penjelasan tapi kalau sudah diturunkan jadi ee naskah teknokratik presiden yang janjinya banyak pun harus tunduk kan Nah ini yang EE pada akhirnya menurut saya kalau ini akan dirusak juga akan dipaksakan nanti rpjm-nya minta diubah dan sebag dan sebagainya dan sebagainya Nah kita harus Ingatkan itu jadi saya rasa Civil Society di masa akan datang harus lebih ee Intens untuk memastikan bahwa
pemerintahan ini tetap di relnya tidak mendekatkan atau tidak mengarah kepada ee masuk jurang itu ee realitas lainnya yang harus kita bahas di sini bapak-bapak Sekalian adalah E ini sudah semakin melebar kita bahwa memang Tampaknya ada situasi yang tidak Bisa dihindarkan oleh siapapun presiden nantinya yang akan dilantik kita tadi sudah membahas ee siapa kalau misalnya Pak Prabowo ya Apa yang saya maksud adalah Pemilu ini brutal dan sangat
mahal sangat mahal berarti berbicara tentang biaya Maka kalau bicara tentang biaya membutuhkan pemodal dan pemodal itu harus ada orangnya dan orangnya itu adalah orang-orang kaya kita menyebutnya konglomerat atau pengusaha yang kemudian melihat bahwa ada potensi untuk menambah kekayaan dan mendekatkan diri dengan kekuasaan kira-kira kan begitu urut-urutannya nah pada bagian ini menjadi tidak Sederhana itu yang kita
bahas sejak tadi Pemilu semakin mahal dan mereka mengeluarkan jasa yang harus dicatat oleh si kandidat siapapun nanti menang pada bagian ini ada enggak jalan keluar dari bapak-bapak sekalian yang kita bisa kirim pesan kepada presiden terpilih nantinya Bang SS Saya pernah ngobrol sama seorang indonesianis ya belum lama lah kira-kira 2 bulan lalu dan membahas kemungkinan-kemungkinan termasuk kemungkinan kalau yang jadi presiden
adalah Pak Prabowo he juga membicaraan orang lain Saya teruskan asumsi tadi bahwa Pak prabowwa akan dilantik umpamanya Dua pertanyaan dari kawan ini satu apakah Pak Prabowo sanggup meninggalkan Legacy stempel sebagai orang yang menutup demokrasi itu oke yang kedua betul bahwa Pak Jokowi Adalah kuat sampai hari ini tapi setelah 20 Oktober suasananya akan berbeda sama sekali karena selama ini penyangga kekuatannya nya hampir seluruhnya itu
datang dari formalitas H jadi begitu formalitas selesai dia akan selesai juga artinya apa di sini kita punya harapan terhadap pert pertanyaan pertama tadi jawaban kita itu Pak Prabowo sejak muda terekspos pada negara-negara yang punya sistem yang baik kemudian Ee Jalan pikirannya juga baik masa iya dia mau tega meninggalkan jejak sebagai penutup demokrasi jadi jawabannya kemungkinannya kecil nah karena itu tadi kalau ditanya jalan keluar memang
sebutlah tadi kita melihat Pak prabowwa akan dilantik memang harapannya pada pada beliau nih presiden yang terpilih nanti ee karena di tangannya dipegang satu kekuasaan yang sangat besar yang bisa menata seluruh instrumen Gitu Ee memang tadi disebut ketua timnya kebetulan pengusaha kawan baik kita semu tapi rasanya seorang Prabowo seorang Anis seorang Ganjar sekalipun tidak mungkin
hanya mendengar satu input saja gitu jadi pasti juga punya masukan-masukan e termasuk dari para ahliah Jadi kalau ditanya jalan keluar ya memang kita sangat tergantung pada sikap beliau menghadapi tugas ke depan kalau usaha-usaha untuk memperoleh kekuasaan kemud kemudian dibayar dengan tindakan-tindakan menata lagi saya kira itu akan akan punya harapan dan rasanya para partai yang masuk dalam koalisinya Pak Prabowo juga punya orang-orang
terbaik yang bisa kita harapkan tadi masuk dalam dalam tim itu Bang Faisal kembali ke kriteria Eh ini kan kasarnya Pak praboni dipenjara kan banyak janji banyak komitmen nah kemudian Bagaimana menjaga agar kabinet nnya Solid gitu ya makanya terapkanlah kriteria silakan diodorkan nama nanti dicek e kalau enggak Maaf saya kembalikan tapi jatah dia apa masukkan yang baru Nah itu kalau harus disiplin ini kalau satu jebol itu bisa mempengaruhi semua bang Kemudian
yang kedua ee Lihatlah ee jadi misalnya ini tidak bisa dikompromikan misalnya kementerian keuangan ya jangan dikasih ke partailah itu misalnya karena Oh risiko sekali berbahaya banget ya karena kementerian keuangan itu istilah Menteri Keuangan itu istilahnya rem Bang kan semua menteri ngegas minta anggaran min minta anggaran Nah kan yang gasnya ini kalau gasnya jebol ya Eh parah satu
itu tuh yang penting kemudian menteri pendidikan itu betul-betul yang punya visi punya filosofi punya apa Jangan menteri pendidikan yang karakternya instan iya ya rusak gitu karena ini satu ketiga tolong riset riset kita itu sudah dicampakkan di era Pak Jokowi di kubangan yang enggak jelas begitu ya yang tidak jelas riset ini adalah masa depan Indonesia tatkala sumber daya alam habis bentar
lagi habis ya nikel gak sampai 10 tahun lagi sudah ada kepandaian dan kemampuan riset di ee rakyat ee apa anak-anak muda kita ini untuk berinovasi dan melakukan pembaruan Ini tiga ini tolong dijadikan apa ya ee jangan ada kompromi politik gitu Ini tiga ini Bang masa depan kita bergantung pada tiga ini Satu lagi kalau boleh yang mewujudkan visi maritim kita ya mewujudkan visi maritim kita eh betul-betul orang yang paham sekali
tentang bagaimana memadukan Indonesia mengintegrasikan Indonesia sebagai negara kepulauan itu nah satu-satunya orang enggak apa-apaak sebut nama ya Oh enggak apa-ap Eh kalau perlu sebut nama kita Bambang susantono itu justru Dia tersesat itu di KN itu ya Dia tersesat itu di IKN ee menjadi di bukang susanton jadi orang yang paling memahami tentang bagaimana mengintegrasikan publik ini
lewat moda transportasi dan dimulai dari sesat pikir jadi gantilah kementerian perhubungan itu perhubungan di Ministry of communication yang diurus transportasi jadi menteri transportasi namanya jangan Perhubungan lagi Jadi kalau dari namanya UD rusak kan Pak Jokowi bilangnya tol laut otak darat ke bawa ke laut di laut mah enggak ada jalan tol semua udah jalan tol gitu Nah itu barangkali Bang perkuat KUD
satuu lagi kalau boleh Mendagri itu yang mengerat mempererat itu bang sehingga disintegrasi bangsa sebut nama di sini ini adalah saat gak apa-apa menurut saya ini ini adalah pikiran yang terlontar di meja saya pemirsa ee bahwa kemudian Apakah itu apa terlintas di kepalanya pimpinan parpol atau juga bahkan e presiden terpilih kelak siapapun dia dalam hal ini kita bicara tentang Pak Prabowo itu adalah hal yang lain tetapi boleh kita
bersuara Ayo kita keluarkan nama CIF I eh sebelum nama ya kan kompetisi ada tiga pihak kemarin ya ditambah satu sih 01 02 03 sama Pak Jokowi empat kandidat tapi tiga tiga cem ini kan masing-masing punya political leadership pemimpin politik eh menurut saya pemimpin politik ya yang berhak masuk ke dalam struktur pemerintah mendatang yang menang yang kalah tadiang kali ada negosiasi tapi teknokratnya baik itu teknokrat yang ada di kubunya 0
020 a maupun yang sekarang di di pemerintahan menurut saya punya punya hak untuk atau punya apa ya punya kans untuk diambil dalam pemerintahan mendatang jadi misalnya orang-orang kayak saya sebut namaanya kayak eh Mahendra sergar Ya itu kan orang yang tidak punya cacat eh menjadi Wamen ber dia sekarang menjadi ketua otor ketuajk ya eetua jadi dubes juga jadi dubes dubes yang sangat baik juga kemudian masuk sebagai jadi portfolionya sudah
sangat sangat lengkap itu contoh orang-orang yang siapapun pemerintahnya dia layak untuk masuk ke dalam eh tim ini atau eh orang-orang seperti kalau ngomong akademisi eh orang-orang seperti Arif Satria misalnya gitu ya itu kan Rektor IPB retor IPB misal itu itu saya kira layak untuk diambil Eh nah yang lain lagi adalah sebetulnya kita juga perlu sangat serius memikirkan penegakan hukum Nah itu dia Saya mau melontarkan bagian ini ke kepada bapak-bapak agar
kemudian kita mulai juga membahas ini Saya membayangkan Boleh dong Saya menyebut nama juga ya Saya membayangkan itu orang yang ditunjuk untuk menjadi bagian dari tim Kementerian atau kabinet hukumnya siapapun nantinya ya katanganlah Pak Prabowo itu orang yang kira-kira karakternya dengan performa itu orang seperti Pak Mahfud gitu loh berani menabrak berani menghadapi bahkan DPR dia hadapi dan dia pahami betul problemnya Masa gak ada banyak k orang
di sekitarnya Pak Prabowo misalnya kanitu atau siapa lagi misalnya cip ada nama yang lain mirip itu kalau sosok Ya mirip Pak Emil Pak Emil itu apa aja tangannya dingin dia Menteri Perhubungan keren Menteri Lingkungan kerennya Pak Sekar saya ada di diikin Oh ya sekarang Menteri Kesehatan kesatan Menteri Kesehatan itu ter tapi susah kawan ini berkomunikasi jelek komunikasi publiknya
meskipun sekarang bikin yang namanya tiktok ya mudah-mudahan bisa dipoles itu karena budiuna disadikin ini yang dia pegang tu berhasil semua Hm dingin gitu dia sarjana nuklir tapi diperbangkan berhasil pernah dimandiri di kesehatan di BUMN dingin gitu dan eh ada ada satu lagi kartiko kartiko juga kartiko Wamen sekarang Wamen itu yang bisa mengatakan tidak kepada Pak Jokowi dan oleh Pak Jokowi direspeki gitu tatkala misalnya Dia mengingatkan enggak
mungkin Pak bangun jalan tol di Sumatera 2700 kilo saya cuma bisa bertanggung jawab untuk ngawal kalau 1000 kilo aja oke gitu Nah itu susah itu orang yang ee tegas tapi diterima oleh oleh oleh Bos Gitu ya E itu ada jadi dia problem solving kalau yang masalah-masalah dia memfixkan gitu Memang agak agak sedikit kalau kita lihat kemudian kalau ya Bi sih beda ya prosesnya bukan kabinet gitu tapi e keuangan ini menurut saya
saatnya Kia keuangan ini dipegang oleh orang yang punya sosok mengedepankan ekonomi kelas bawah jadi yang diurus jangan yang besar-besar saja karena intinya Bang hanya 52% orang dewasa di Indonesia yang eh kect ke bank jadi kalau dia BLT dia enggak bisa punya bank Coba sebutkan nama B Bang untuk Menteri keuanganlah Katakan ada bayangan Enggak siapa kira-kira yang layak dan kuat untuk
posisi itu dan kita butuhkan bangsa ini butuhkan saya belum cuma satu tapi ya Kenapa ituitu saja saya mohon maaf ya he ee karakter yang bisa karena Menteri Keuangan ini harus merangkap mirip seniman juga gitu Bang He seniman arkitek gitu ya ya saya lihat sekarang ini Ting cuman hati Basri maaf hati Basri Oh iya ya hati menurut saya Eh punya prinsip punya intelektual yang tinggi diterima internasional Gitu Ee dan dia e Malang melintang gitu nah
satu lagi Bapenas Barangkali saya tuh lihat kok ada Arif Satria di situ eh tapi saya pikir Arif Satria yang terbaik di pertanian lah guusan pangan sangatusan pangan Karena dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan terhadap dominasi gandum dan sebagainya itu ada juga kalau yang ngebenahi Bansos ini udah berantakan ini kan Bansos menata ulang eh sistem jaminan sosial saya cuma satu nama eh Profesor Arif Ansori Yusuf dari Unpad
eh yang ngerti banget rohnya tuh itu ya kalau bepenas di Mungkin dia beapenas atau yang mendesain Social welfare program gitu-gitu ada dua pos Meri yang saya pengin tanya nama ya atau kriteria dari bapak-bapak sekalian Wah jauh kita mainnya episode ini apa itu posisi meskipun ada yang mengatakan ini kita sudah enggak butuh menteri BUMN
ya Ada banyak pikiran seperti itu tapi kalau ternyata itu masih ada siapa nama yang lalak satu yang kedua tempatnya cip Sudir pansai dulu SDM ini penting sekali loh karena apa hari ini tampaknya semua orang pengin menjadi penambang hari ini tampaknya ini datanya Bang Faisal nih orang yang kaya raya di Republik ini tu hidup dari situ saya enggak bisa sebut nama tapi gini buen itu menurut saya menteri terbaik adalah yang saya pernahatah namanya Sofian Jalil menurut
saya Karena dia tidak mikro manajemen tidak m mikro managing kemudian secara governance dia baik dan di tangan Pak Sofan Jalil tumbuh banyak sekali pemimpin dari BUMN Jonan dari BUMN dulu ada Oh iya kita harus menyebut Jonan l e banyak sekali diut bmn yang kemudian termasuk Pak Agus marardo kan muncul sebagai pemimpin makro jadi bmn itu harusnya tidak bukan orang yang e Melihat sebagai perusahaan tapi ini ini
adalah satu entitas yang menjadi holding owner dari satu holding Tapi dia bisa menumbuhkan orang-orang di lewat entitas PN itu itu saya kira eh perlu dicari orangnya nah SDM memang dulu itu SDM seperti black box ya bang faal Iya hanya sedikit orang yang tahu dan memang pemain energy kan tidak banyak-banyak mengapa karena nature-nya adalah intensif Capital Capital intensif pulu modal besar kemudian pulu teknologi karena itu memang yang main di situ
Enggak banyak Nah ee Kalau boleh menyebut kriteria sebaiknya bukan orang politik kemudian ee betul-betul memahami bahwa energi itu merupakan penghela dari seluruh proses ekonomi gitu karena energi mesti di depan itu kan undang-undangnya mengatakan begitu semangatnya adalah energi bukan lagi sebagai komoditi semata-mata tapi sebagai infrastruktur yang merupakan mesin dari pendorongan ekonomi Saya tidak tahu siapa-siapa tapi
saya kira di partai-partai juga muncul orang-orang itu ee nama-nama yang bisa di tapi saya saya enggak bisa sebut nama nah sedikit soal bagian yang paling bawah tadi ee saya sering mengatakan problem kita Indonesia adalah sebetulnya problem 40% paling bawah rakyat karena yang 60% itu sudah jalan sendirilah kita bagian dari 60% jadi kalau kita bisa urus 40% mengangkat mereka itu soal kita banyak sekali Selesai tetapi dari waktu ke
waktu portfolio yang berkaitan dengan 40% itu selalu kelas du kelas 3 minta maaf ya menteri UKM itu dari dulu tidak pernah ada orang yang paling hebat gitu Padahal sebetulnya kalau itu ditangani dengan baik itu akan luar biasa menteri Desa itu Iya kan orang-orang yang merupakan second third class gitu atau Menteri Sosial Jadi kalau Menteri Sosial menteri Desa tadi sudah disebut pendidikan kesehatan diisi orang-orang terbaik itu % itu akan lompat dan kita
menjadi negara yang sangat kuat Kementerian penderitaanlah kira-kira Nah karena judulnya begitu seolah-olah dicari orang-orang ya pokoknya asal kamu ada sajalah kita Nah itu itu masih dibalik tuh paradigmanya karena kalau kita bisa selesaikan yang paling bawah itu sebetulnya padahal sebenarnya kan problem kita kan ada di situ hari ini kita berbicara tentang stunting tetapi orang yang Kita tunjuk untuk mengurusin itu adalah orang-orang yang tampaknya
lebih banyak politik di kepalanya I luar biasa p pembicaran kita ini terutama yang eh eh apa cip SS tadi itu sampaikan gitu ya Sebelum saya lupa saya tadi saya katakan kita harus menyebut nama Jonan sahabat kita ini eh secara personally kawan ini sahabatku ini ini orangnya keras kepala ini tidak bisa diatur-atur bagi saya pribadi saya selalu ingin orang mengingat apa yang
telah dilakukan di kereta api ya ya apa yang dicatat oleh Jonan Jo gua sebut nama lu Nih apa yang dicatat oleh Jonan di kereta Apit itu adalah Dahsyat Harusnya kalau orang bicara BUMN tak usah menterinya lah Direktur Utama bumn-nya lah iki loh contoh l Apa yang dilakukan Jonan berhasil Betul tidak ada lagi orang seperti di Bangladesh Sri Lanka atau di India orang di atas atap itu segala macam gitu Oke kembali ke ke e laptop kita sudah menyebutkan beberapa
nama tadi saya bawa ke poin di mana yang hal yang paling harus kita berikan perhatian hari ini menyangkut dengan hukum setidaknya untuk tiga Jaksa Agung Menteri Hukum Menteri Hukum dan kepolisian Bang Faisal saya gelap tapi saya setuju bahwa yang rusak dan makin dirusak di era Jokowi ini adalah
fondasi institusi oleh karena itulah Dan institusinya kalau engak salah kita pernah diskusikan juga justru yang sudah mulai inklusif political institution oleh Pak Jokowi menjadi ex political institution Economic juga dariudah Mulai inklusif mengarah kerakus ikan untuk Economic institution and instition itu eh bertransformasi
dari ekstraktif ke inklusif nah sosoknya saya bukan dunia yang dekat dengan saya sehingga lebih Elok saya daripada spekulasi gitu tidak sebut nama karena saya tidak begitu memahami tapi sosok yang seperti pak pak pakar biasa Agung Saya merindukan sosok Pak Lopa Ya sakopa saya sangat rindu sekali sosok Pak Lopa untuk hadir dan mudah-mudahan siapun yang jadi presiden menghadirkan
sosok dan semangat Pak Lopa dalam pendagakan hukum karena sedang di titik Nadir ini dalam hal pol sendiri meskipun dia adalah sebuganis Bang faal tetapi ee dalam kenyataannya hari ini ada banyak catatan yang yang sedang terbaca di ruang publik Apa yang Abang bisa berikan catatan menyangkut dengan kepis eh saya eh ingin mulai dari eh reform di polisi jadi ee Polisi ada pada dasarnya adalah e keamanan dan eh setiap
ee provinsi diserah diserahkan ke kepada provinsi provinsi jadi yang namanya polisi ee nasional hanya yang crime-kme yang bersifat nasional seperti eh terorisme narkoba eh lintas apa ee lintas negara gitu itu negara yang yang ngurus polisi negara tapi keamanan 100% diserahkan kepada ee provinsi itu ee cara terbaik karena kalau polisi saya Gubernur tapi polisi aparatnya pusat polisinya engak mau
tunduk pada saya jadi dalam bagian dalam konteks ini harus ada reformasi sejalan dengan penguatan otonomi daerah eh khususnya distribusi kewenangan ya Disi kemainanganoke Oke dia tidak tunduk kepada Gubernur guubernur mau gimana bet susah Oke CIF pertanyaan yang sama ya polisi tentu punya struktur dan cara sendiri memilih pemimpin ya karena tapi memang kita semua punya konsen pada situasi
kepolisian hari ini bahkan dari mulai pendidikannya pun ya masuk ke Akpol itu sudah sudah bukan lagi meritokrasi itu semua orang memahami itu jadi memang perlu ada keseriusan untuk mereform polisi sangat fundamental gu eh Saya khawatir pada satu titik kehadiran polisi yang harusnya filosofi ya itu katanya to protect and serve ya to serve and to protect melindungi dan melayani tapi malah jadi momok jadi orang takut pada polisi itu
karena itu kalau nanti presiden kita ke depan itu punya keberanian untuk menata itu saya kira sangat sangat baik nah hukum Saya kira kita mesti melebar proses rekrutmennya tidak hanya sekedar politisi di sekitar calon He tapi juga ee akademisi ee bahkan mungkin aktivis e Civil Society yang dirasa cukup eh apa namanya Kredibel misalnya nih kalau Papar berani orang kayak Haris itu bisa jadiagung itu Haris asar ya punya keberanian punya integritas punya
keteguhan dalam bersikap dan itu diperlukan di kejaksaan eh itu akan akan memberi warna atau Memberi signal bahwa eh presiden datang sebutlah prabow atau Anis itu e ternyata memang akan melakukan serius oke terima terima kasih pada e cip SS dan Bang Faisal ya tapi sejujurnya juga saya kaget eh Bang Faisal eh Mas SS karena ternyata kita jauh nih menyebut nama nih enggak apa-apa ya Menurut saya ini harus kita biasakan Ya seperti ini agar kemudian
kita tidak hanya disodorin ini orang ini siapa sih Ya kan dan ketika jadi menteri ngomongnya berantakan gitu kok ada menteri ngancam masyarakat Seperti apa sih gitu kan nah hal seperti itu kita tidak mau gitu ya Kita disuruh keluar ee Indonesia disuh pindah itu bahkan itu tadi termasuk juga dalam hal berkomunikasi ada banyak menteri yang tidak mau berbicara Oke Bicara dong kecuali kalau ada yang anda S sembunyikan gitu saya agak sengit di
sini Bang Ada beberapa menteri saya undang tidak datang Saya enggak ngerti Apakah tidak mau berbicara atau bagaimana Tapi menurut saya tampaknya memang menghindari karena saya tahu banyak banyak Mas mungkin takut barangkali kita apa utakatik lah gitu terpaksa saya gunakan bahasa gini Masa sih ada menteri sampai saya undang lima kali enggak hadir g kan atau barangkali kalau tidak mau datang ke tempat saya datang ke tempat lain Bicara dong dan
itu ternyata tidak dilakukan dalam pada bagian ini adalah saya pengin eh masyarakat mendapatkan asupan informasi Apa yang kau lakukan ini kan berhubungan dengan kita kok you mengelola pajak kita Iya dia dong you mengelola uang kita atas nama pajak tapi ketika kita bertanya apa yang lakukan dia melipir gitu kan agak dongkol kayaknya saya bicaranya sekali lagi e Mas SS bal Makasih ya pemirsa itu diskusi yang
panjang ini tampaknya ini yang paling panjang Selama ada ak sensor eh kami ingin mengirim sinyal kepada pemerintahan yang akan datang presiden yang akan datang Kami berbicara tentang eksekutif eh sementara sebenarnya pemerintah itu tidak berjalan sendiri akan ada di DPR Saya tidak perlu menjelaskan kepada anda bahwa produk DPR kali ini adalah problem besar karena Kara mereka itu hampir dikatakan kalaupun ada yang tidak bermain duit
atau apa menggunakan politik uang sampai apa terpilih jadi DPR itu mungkin hanya 1 2% Tapi menurut saya ini problem besar Kami sedang menyiapkan tayangan untuk itu nah eh sambil menikmati eh suasana lebaran ini saksikanlah kami dengarkan Kami berbicara dan kami akan hadir e pada banyak bagian lagi nantinya panjang para penutupannya Saya ingin mengatakan minalidin wal faizin mohon maaf lahir
dan [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] batin

التعليقات
لم تُحمَّل التعليقات بعد.