Denny Siregar: INDONESIA, NEGARA MABOK AGAMA (Gaspol #107)

Denny Siregar: INDONESIA, NEGARA MABOK AGAMA (Gaspol #107)

2045 TV

agamayangsingapuradankitalebihdaridengannegarasekolahitutidak

810 k
مشاهدة
26 k
الإعجابات
551
عدم الإعجاب (تقديري)
3.2 %
👍 / 👁
10:10
المدة
11 janv. 2022
تاريخ النشر
967
كلمة
id · تلقائية
الترجمات

أرقام عدم الإعجاب تقديرية من مشروع Return YouTube Dislike، لأن يوتيوب لم يعد ينشرها. returnyoutubedislike.com

التفريغ النصي الكامل

Hai [Musik] saya sebenarnya iri dengan banyak negara maju yang lebih prioritas pada ekonomi teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan mereka fokus pada Bagaimana berpikir ke depan dan menjadikan agama sebagai ruang pribadi manusia bukan sebagai arena debat publik yang tidak berujung arahnya Ayo kita harus belajar dari Singapura salah satu negara tetangga kita yang sudah sangat maju ekonominya

Singapura tahun 1984 memasukkan pelajaran agama di kurikulum sekolah siswa sekolah diberi kebebasan memilih salah satu pelajaran agama yang mereka suka yaitu Islam Kristen dan Buddha sebagai catatan ya mayoritas warga Singapura penganut agama Buddha sebanyak 31 persen kemudian ada tahu Baru Islam dan Kristen lipat tahun kemudian pemerintah Singapura mencabut kebijakan itu pelajaran agama tidak boleh lagi

diajarkan di sekolah negeri kecuali di sekolah agama pemerintah Singapura di bawah Perdana Menteri Lee Kwan Yu melihat kalau ternyata pelajaran agama malah membuat guru dan siswa di sekolah Hai menjadi terkotak-kotak bahkan ada ketegangan di masing-masing agama malah ada satu kejadian di Singapura yang membuat negeri itu sempat tegang karena ada seorang guru yang mengajari siswa kepada agama tertentu Singapura kemudian menetapkan negaranya

sebagai negara sekuler yang memisahkan antara agama dengan kebijakan negara itu bukan berarti Singapura melarang penduduknya beragama tetapi agama dalam bentuk apapun seperti diskusi dan penerapan ibadahnya haruslah cuma ada di ruang pribadi mukanya ruang publik keputusan itu dilakukan Singapura supaya negaranya yang terdiri dari berbagai etnis dan agama itu tidak terpecah-belah dan lebih sibuk berbicara dan berdiskusi tentang ekonomi dan teknologi daripada

sibuk berdebat tentang agama berhasil di Singapura sangat berhasil Singapura menurut world Atlas tahun 2019 adalah negara paling kaya Dinilai dari pendapatan domestik brutonya di Asia Tenggara pada Singapura adalah negara yang tidak punya tambang dan luas negaranya juga hanya sedikit lebih luas dari Jakarta penduduk Singapura pun hanya kurang dari enam juta orang hampir separuh dari penduduk Jakarta yang punya 10 juta orang penduduk dan kita juga

jarang mendengar di Singapura ada konflik masalah Sara kalaupun ada itu biasanya terjadi di kalangan imigran yang kerja di sana Singapura berhasil menjaga negaranya dari permasalahan yang basic dan sia-sia dan lebih mengutamakan hal yang menguntungkan mereka Itulah kenapa Singapura menjadi jatuh Juan investasi dunia internasional di Singapura di negara yang sering dijuluki negara kafir oleh para kadron di Indonesia korupsinya sangat sedikit

karena akan ditindak tegas oleh aparat Singapura juga melarang agama dalam politik ataupun politisasi agama pemerintah Singapura sangat keras dalam hal ini bahkan pemerintah Singapura mengeluarkan Isa atau internal security.exe sebuah undang-undang keras yang akan menangkap Siapa saja yang punya potensi menjadikan rusuh Negeri mereka coba bandingkan beda banget dengan Indonesia dengan jumlah luas negara yang berlipat-lipat luas

yang dari Singapura dan jumlah penduduk yang puluhan kali lipatnya dari Singapura ekonomi kita kalah dari mereka kita ini lebih sibuk dengan agama daripada kemajuan ekonomi hal lagi ilmu pengetahuan kita Tertinggal jauh dengan mereka karena lebih sibuk berdebat tentang agama lebih sibuk membahas penistaan agama lebih sibuk dengan pelajaran agama yang bukannya membuat kita maju kedepan malah Tertinggal mundur kebelakang

Saya juga punya pengalaman bingung ketika anak saya baru saja masuk ke Universitas Negeri khusus seni dan dia dipaksa teman-temannya untuk masuk aktivitas keagamaan saya sampai mengancam dia kamu mau jadi sutradara atau maju di Ustad pilih sekarang juga saya nggak paham apa sih korelasinya aktivitas keagamaan di sebuah universitas kesenian apalagi kalau itu ada di universitas yang fokus pada teknologi dan keuangan akhirnya

kampus-kampus kita lebih banyak mengeluarkan ustad-ustad agama daripada ahli-ahli di Tekno tinggal ilmu pengetahuan sedangkan negara-negara disekitar kita yang sering dituding kafir kafir itu lebih banyak mengeluarkan ahli-ahli teknologi dari para penceramah agama tapi mau bagaimana lagi Singapura bisa begitu tegas dalam mengeluarkan perintah untuk mengeluarkan pelajaran agama dari kurikulum sekolah karena mereka menganut

sistem pemerintahan yang otoriter orang di Singapura bebas melakukan apapun bebas berbisnis apapun bahkan difasilitasi oleh negara tapi kalau sudah bicara politik dalam negeri hati-hati karena mereka akan dengan ketat mengawasi politik di sana dijaga ketat oleh pemerintahnya tidak sembarang orang bisa bicara atau menyampaikan pendapatnya ke publik Arogan bisa jadi tetapi sudah terbukti Singapura aman dan tentram

ekonominya maju dan investor asing juga tenang tidak ada demokrasi dalam politik di Singapura demokrasinya hanyalah di sisi ekonomi teknologi dan hal-hal lain yang bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak di Indonesia dengan begitu banyaknya partai maka setiap hari kita hanya dia Sufi dengan politik dan politik apapun dipolitisasi acara debat politik lebih laku daripada kompetisi teknologi karena itu sulit sekali kepala pemerintahan di

sini mengambil keputusan karena akan selalu dipolitisasi oleh oposisi apalagi kalau berkaitan dengan agama Wah bisa jadi rusuh nanti jangan pernah coba-coba menyentuh wilayah itu apalagi berpikir untuk mencabutnya dari kurikulum sekolah Bisa demo berjilid-jilid nantinya Hai pada akhirnya kita disini semua terjebak dalam situasi yang kita ciptakan sendiri Kita terlalu liberal dalam demokrasi tapi kita tidak siap

dengan akibat yang kita buat sendiri masalah kita hari demi hari mengurus tentang penistaan agama sekte-sekte pemujaan individu dengan bungkus agama bermunculan dimana-mana orang-orang banyak yang semakin bodoh dimainkan oleh teknologi yang semakin pintar agama bukan lagi menjadi ruang pribadi manusia dengan Tuhannya tapi sudah dimainkan untuk mencari uang sebagai jualan supaya bisa membeli kenikmatan dunia

penceramah agama juga sudah semakin menurun kualitasnya sibuk pencaci maki pemerintah bukannya bicara tentang kesejukan hati penipuan atas nama agama terjadi dimana-mana pemerkosaan santri terjadi di mana kaum agamawan tidak pernah berhasil menelurkan ilmuwan-ilmuwan canggih karena lebih sibuk haram mengharamkan sesama inilah buah dari benih-benih yang ditanam Ketika masalah agama lebih mendapat tempat di sekolah-sekolah daripada

pelajaran sains Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yu almarhum mungkin waktu melihat Indonesia negara besar tetapi rumit karena lebih sibuk membahas Tuhan daripada mencetak ilmuwan Akhirnya bisa bilang ke penerusnya tuh kalau dulu saya tidak mencabut pelajaran agama dari kurikulum sekolah negara kita sudah pasti seperti Indonesia lebih banyak Ustaz nya daripada ekonominya sruput dulu kopinya

Hai ah ah Hai Gaspol [Musik] clear.co.id [Musik]

الفصول

  1. 00:00مقدمة
  2. 02:02Singapura, Yang, Negara
  3. 04:04Agama, Yang, Singapura
  4. 06:06Kita, Politik, Dengan
  5. 08:08Agama, Lebih, Mana

الوسوم

لا توجد وسوم لهذا الفيديو.

التعليقات

لم تُحمَّل التعليقات بعد.

← العودة إلى الأدوات